NovelToon NovelToon
Ketulusan Cinta Nabila

Ketulusan Cinta Nabila

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / CEO / Tamat
Popularitas:24.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Merpati_Manis

Kisah seorang gadis desa yang merantau ke ibukota, dikhianati oleh sang tunangan yang selingkuh dengan sahabatnya sendiri.

Nasib tragis kembali menimpa, dia di pecat dari perusahaan tempatnya bekerja dengan tidak hormat.

Hingga takdir kemudian mempertemukannya dengan seorang pengusaha muda yang juga memiliki masa lalu kelam, melalui putra kecil pengusaha tersebut yang sangat menyayangi Nabila.

Akankah kebahagiaan berpihak pada Nabila?

Yuk, ikuti perjalanan cinta Nabila dan sang pengusaha, yang mengharukan, romantis, sekaligus kocak 🥰

____

Dalam tahap revisi PUEBI ☺🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merpati_Manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keyla Putri Alamsyah

Akhir pekan ini, seperti biasa Nabila menepati janjinya untuk bermain bersama Kevin. Namun ada yang berbeda dengan hari ini, jika biasanya Nabila pergi dengan menggunakan transportasi online, kali ini dia dijemput oleh Kevin dan deddy nya.

Rehan berencana untuk ziarah ke makam mommy nya Kevin, dan bocah kecil itu merajuk agar Nabila tante mommy nya di ajak serta.

Mobil Rehan berhenti tepat di depan pagar teralis besi yang berdiri kokoh, Rehan buru-buru keluar dari mobil untuk memanggil Nabila, tapi baru saja melangkah terlihat Nabila sudah muncul dari balik pintu gerbang.

"Bill,, sudah siap?" tanya Rehan dengan senyum hangatnya, sambil mengitari mobil untuk membukakan pintu depan buat Nabila.

"Bang, Billa dibelakang aja sama Kevin boleh?" pintanya sopan.

"Di belakang sudah ada bik Ani," ucap Rehan memberi tahu Nabila, "ayo, masuklah..." titahnya memohon.

Nabila menganggukkan kepala mengerti, dan segera masuk kedalam mobil. Setelah Nabila duduk, Rehan segera menutup pintunya perlahan dan segera berlari kecil mengitari mobilnya untuk masuk dan duduk di belakang setir.

"Pagi tante mommy,,," sapa Kevin sambil berdiri dan memeluk lengan Nabila dari belakang.

Reflek Nabila menoleh kearah sumber suara di belakang, dan tampak bik Ani tersenyum dan menganggukkan kepala kearah Nabila.

"Hai, pagi sayang,,," balas Nabila tersenyum hangat dan mengelus pipi gembul bocah kecil itu lembut. "Kevin dah maem belum?" tanya Nabila penuh perhatian.

"Sudah tante mommy, tadi bik Surti bikin nasi goreng," celoteh nya dengan riang

"Wah, pasti enak dong..." ucap Nabila menimpali dengan gaya yang dibuat seperti anak-anak.

"Kalau tante mommy mau, nanti sepulang dari makam mommy Keyla kita bisa makan siang bareng di apartemen. Bik Surti pasti sudah membuat makanan yang enak untuk kita, ya kan ded?" sambil melihat kearah deddy nya meminta persetujuan.

Rehan yang sudah mulai melajukan mobilnya hanya menganggukkan kepala menanggapi ocehan putranya, sambil sesekali melirik kearah Nabila melalui kaca spion.

Sepanjang perjalanan Kevin tak berhenti berceloteh, sesekali terdengar bik Ani ikut menimpali ucapan momongan nya itu. Obrolan itu terkadang di selingi gelak tawa dari mereka bertiga karena ulah lucu Kevin, minus Rehan tentunya yang tetap fokus dengan laju kendaraannya.

Tak terasa satu jam terlewati, kini mobil yang dikendarai Rehan mulai memasuki kawasan pemakaman yang cukup luas di pinggiran kota. Suasana sejuk dan sunyi begitu terasa, hamparan rumput hijau dengan hiasan batu-batu nisan nampak rapi berjajar.

Rehan segera menghentikan mobilnya di pelataran parkir yang telah disediakan oleh pihak pengelola makam, tempat parkir itu sepi dan hanya ada beberapa kendaraan saja yang terparkir di sana.

Setelah semua turun dari mobil, "tunggu sebentar, saya ke sana dulu," titah Rehan sambil menunjuk ke salah satu toko penjual bunga dan segera berlalu meninggalkan mereka bertiga.

Melihat tuan mudanya sudah kembali sambil membawa seikat bunga mawar putih, bik Ani segera meminta untuk membawakan nya, "biar saya aja yang bawa tuan muda," sambil meraih bunga itu dari tangan majikannya.

Rehan menggandeng tangan putranya dan berjalan di jalanan setapak menuju makam mommy nya Kevin, diikuti oleh Nabila dan bik Ani yang berjalan bersama tanpa mengeluarkan suara sepatah katapun.

"Assalamu'alaikum mommy,,," lirih Kevin ketika mereka berhenti tepat di sebuah makam yang di batu nisannya bertuliskan nama Keyla Putri Alamsyah, "Kevin datang sama deddy, bibik dan juga tante mommy," lanjut Kevin sambil bersimpuh di depan pusara mommy nya dan diikuti oleh Rehan.

Nabila dan bik Ani masih berdiri terpaku di belakang Rehan dan putranya, tidak mau mengganggu kekhusyukan Rehan dan Kevin yang tengah berdo'a untuk mommy nya Kevin.

Setelah beberapa saat Kevin berdiri, "mommy, Kevin pulang dulu ya, lain waktu Kevin pasti kembali lagi untuk menemui mommy," janjinya sambil berjongkok mencium batu nisan Keyla mommy nya, dan segera berbalik menggandeng tangan bik Ani untuk meninggalkan makam itu.

"Tante mommy disini dulu ya,,, temani deddy ku," pintanya merajuk.

Bik Ani yang memahami kebingungan Nabila segera menimpali, "tuan Rehan biasanya butuh waktu beberapa saat untuk ngobrol bersama adiknya, Non Billa tunggu sampai tuan muda selesai," berbisik lirih kepada Nabila, dan kemudian segera berlalu membawa momongan nya menjauh dari makam Keyla.

Sepeninggal bik Ani dan Kevin Nabila hanya terdiam berdiri di tempatnya semula, dan tatapan matanya tiba-tiba terpaku pada punggung pria yang saat ini tengah terguncang di hadapannya. "Begitu besar cinta bang Rehan kepada mommy nya Kevin, meski sudah hampir tiga tahun berlalu tapi bang Rehan masih menangisinya," gumamnya dalam hati, "sungguh beruntung wanita itu, dicintai oleh suami sebegitu besarnya," lanjutnya tersenyum penuh arti. "Tapi.. tadi bik Ani bilang, kalau bang Rehan butuh ngobrol sama adiknya? maksudnya apa ya?" pertanyaan tiba-tiba muncul di benaknya, "ah sudahlah,,, bukan urusanku juga."

Nabila masih sibuk dengan pikirannya, hingga suara seseorang membuyarkan lamunannya...

"Bill, kamu masih disini?" Rehan bertanya keheranan, dan sedetik kemudian mengalihkan pandangannya dari Nabila, dia terlihat salah tingkah sebab telah ketahuan oleh Nabila tengah menangis tadi.

"Eh, iya bang,,," Nabila terlonjak kaget, "tadi bik Ani dan Kevin yang meminta saya agar tetap menunggu bang Rehan di sini," kilahnya tak enak hati.

"Oh,,," Rehan hanya menjawab pendek dan tersenyum masam, "sialan, kirain Nabila sudah ikut pergi tadi," bisik Rehan dalam hati dan segera berlalu mendahului Nabila meninggalkan makam mommy nya Kevin.

Nabila yang merasa diabaikan hanya menggelengkan kepala tak mengerti, "maaf, abang marah ya sama Billa," tanya Nabila penuh penyesalan sambil berjalan dengan cepat menyusul langkah Rehan yang panjang.

"Tidak," jawab Rehan menghentikan langkahnya, "jujur saya malu sama kamu Bill,,," ucapnya lirih sambil pandangannya menerawang jauh ke depan. "Huh,,," membuang kasar nafasnya, "yuk jalan," dan mengajak Nabila untuk kembali ke mobil.

1
Suyatno Galih
mobil kok kuda besi thor, kuda besi hrs nya motor
mobil jd gerobak besi
Merpati_Manis (Hind Hastry): wkwk ... harusnya gitu, ya, Kak.
Tapi aku ambil referensi di google;
"Kuda besi" adalah julukan yang digunakan untuk kendaraan bermotor, terutama mobil dan motor, karena melambangkan kekuatan dan ketahanan seperti kuda dengan bahan besi.
total 1 replies
Mama Gezkara
Assalamu'alaikum kak othor... ini ketiga kalinya aku baca cerita Rehan dan Nabila... aku suka aaaa banget cerita ini kaaakk .. semangaatt kaak... barakallah.. sukses selalu..aamiinn
Mama Gezkara: sama2 kak Othooorr
total 2 replies
Vien Habib
Luar biasa
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
WaTea Sp
good job
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh bintang limanya, Kak 😍
total 1 replies
🍾⃝ᴘᴀͩᴛᷞɴͧᴏᷠᴢͣ Aja
lanjut kak
D_Mayanti
Luar biasa
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰
total 1 replies
Nengs
lanjut kak
Merpati_Manis (Hind Hastry): siap, Kak. udah rilis, ya. cari aja judul: Menikah di Atas Perjanjian 🙏
total 1 replies
Retno Isusiloningtyas
SAH
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh hadirnya, Kak 🥰
total 1 replies
Farida Wahyuni
Luar biasa
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
Nuryati Yati
👍👍
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
Arwondo Arni
lanjut donk
Merpati_Manis (Hind Hastry): udah rilis, ya, Kak
judul : Menikah di Atas Perjanjian
total 1 replies
Nancy Nurwezia
kapan rilisnya nih thor.. ceritanya
Merpati_Manis (Hind Hastry): udah rilis, Kak
judul ; Menikah di Atas Perjanjian
Mampir, yah 🥰🙏
total 1 replies
Atik Marwati
ditunggu lanjutnya thor dah penasaran nich
Merpati_Manis (Hind Hastry): siap, Kak. udah tayang judul barunya, ya. Yuk, merapat ke sana "Menikah di Atas Perjanjian"
total 1 replies
Ita Rahmawati
lanjut kak
Ita Rahmawati
saya suka semua karya mu thor..kaget ini jg liat notifnya...lanjut ceritanya😁😁
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kka 🥰🙏
yuk, lanjut ke lapak si Winda "Menikah di Atas Perjanjian"
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
Merpati_Manis (Hind Hastry): siap, Kak. yuk, lanjut ke lapak si Winda "Menikah di Atas Perjanjian"
total 1 replies
Sonya Kapahang
Wangsitnya udh turun kah, Mba Hind..?? 😂😂😂
Merpati_Manis (Hind Hastry): Baru ngintip, belum tahu jadi turun apa nggak karena di luar hujan
total 1 replies
Sonya Kapahang
Bismillah.. mudah²an wangsitnya cepet turun.. jd bs up disini.. 😁😁😁
Merpati_Manis (Hind Hastry): 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Ira
Enak bgt hendra menyalahkan takdir.. Itu jg salah dia jg mau aja berdua ama saras.. Hbs jebakan dia jg trs melakukan nya.. Jgn salahkan takdir atas perbuatan diri sendiri..
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh hadirnya, Kka 🥰🙏
total 1 replies
merry yuliana
please stay di NT ya kak winda n mas dudanya
Merpati_Manis (Hind Hastry): hehe ... Insyaallah, Kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!