NovelToon NovelToon
PRINCESS AZURA

PRINCESS AZURA

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:596.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Putri Azura dari kerajaan Utara, menikah dengan pangeran Xavier, putra Mahkota kerajaan Selatan. Xavier membenci Azura saat mengetahui wanita itu hanya memanfaatkannya demi pernikahan politik. Semua orang yang pernah dekat dengan Azura pun berpaling darinya dan menganggapnya wanita jahat yang haus akan kekuasaan.

Namun, apakah sang putri benar-benar jahat? Atau dia hanya menjadi boneka politik yang berusaha bertahan hidup?

Nanti akan terungkap bahwa di balik keanggunan dan kepintarannya, Princess Azura diam-diam melindungi Xavier dan orang-orang yang dia sayangi dari bahaya yang jauh lebih besar. Kebencian perlahan berubah jadi keraguan, hingga akhirnya kebenaran mengejutkan terkuak, kebenaran tentang betapa pahitnya kisah hidup Azura dan cintanya yang tulus terhadap Xavier.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan ceroboh

Begitu kain pintu tenda itu tertutup rapat di belakang sosok Xavier, Azura perlahan membuka matanya yang terasa berat sekali. Pandangannya masih sedikit kabur, dan setiap inci tubuhnya terasa seolah baru saja dihantam ribuan batu besar. Nyeri dan perih menjalar dari ujung rambut hingga ujung kaki, terutama di bagian paling dalam tubuhnya yang kini terasa sakit luar biasa dan basah karena sisa cairan yang ditinggalkan Xavier.

Namun, anehnya, tidak ada rasa amarah yang membara di dalam hatinya. Tidak ada keinginan untuk membenci atau memaki lelaki yang baru saja memperlakukannya sekejam itu. Justru yang memenuhi hatinya saat ini adalah rasa bersalah yang begitu besar dan rasa pantas di perlakukan begitu.

Azura merasa, apa yang baru saja dia terima adalah bayaran yang setimpal atas semua kebohongan yang dia simpan, atas misi berbahaya yang dia lakukan, dan atas fakta bahwa dia berada di sisi Xavier untuk menjadi mata-mata. Dia merasa dia memang pantas dihina, pantas disakiti, dan pantas diperlakukan seperti benda kotoran. Ia tersenyum kecut,

"Pantas... Aku memang pantas mendapatkannya." gumamnya lirih, suaranya parau dan hampir tak terdengar.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara ketukan dari luar tenda.

"Putri Azura?" Suara itu adalah suara salah satu dayang yang ikut dengannya dari istana.

"Kami membawa barang-barang anda. Pangeran Xavier juga memerintahkan kami membantu anda bersiap. Siang ini kalian akan makan siang dengan seorang utusan dari Utara." ucap salah satu dayang.

Azura langsung duduk tegak. Utusan barat? Siapa? Apa ayahnya mengutus orang lain?

Azura menghela napas panjang, berusaha mengumpulkan sisa tenaga. Dia berusaha bangkit, meski rasanya tulang-tulangnya seperti akan lepas satu per satu. Dia meraih potongan kain gaun yang sobek berantakan di lantai, mencoba menutupi tubuhnya yang penuh memar itu sebaik mungkin. Gaun itu sudah tak berbentuk lagi, ada bagian yang robek hingga hampir tak ada gunanya dipakai, tapi setidaknya itu lebih baik daripada telanjang bulat.

"Masuklah, " ucapnya, berusaha membuat nada bicaranya terdengar tenang dan wajar, meski gagal total karena suaranya terdengar serak dan lemah sekali.

Kain pintu terbuka, membiarkan cahaya matahari siang masuk menerangi isi tenda yang berantakan itu. Kedua dayang itu masuk membawa ember berisi air hangat, kain, dan perlengkapan mandi serta pakaian ganti. Namun langkah mereka terhenti seketika, mata mereka membelalak kaget melihat pemandangan di depan mereka.

Kasur tempat sang putri berbaring tadi terlihat seperti kapal pecah. Seprai dan selimut kusut masai, ada noda cairan di sana-sini, bantal berantakan terlempar ke mana-mana. Lalu pandangan mereka jatuh pada sosok Azura yang duduk di tepi kasur. Gaunnya robek di sana-sini, rambutnya panjangnya kusut dan berantakan tak beraturan, wajahnya pucat sekali dengan bibir yang bengkak dan merah menyala.

Kedua dayang itu langsung menundukkan kepala dengan wajah yang memerah. Mereka paham betul apa yang baru saja terjadi di sini. Melihat keadaan kamar yang kacau balau dan penampilan sang putri, mereka tentu bisa menebak kalau putri dan pangeran baru saja melakukan hubungan intim yang intens.

"Pu... Putri..." ucap salah satu dayang, tak berani menatap lebih lama.

"Jangan katakan apapun,"

Kata Azura, ia berusaha berdiri meski kakinya gemetar hebat dan hampir tak sanggup menopang berat tubuhnya. Kedua dayang itu segera berlari mendekat untuk menopang tubuh majikan mereka.

"Bantu aku bersiap," perintah Azura pelan namun tegas.

"Kita tidak punya banyak waktu."

Ketika mereka membantu Azura membersihkan diri dan memandikannya dengan air hangat, keduanya kembali menahan napas dan menutup mulut karena terkejut luar biasa. Di bawah pakaian yang robek itu, seluruh tubuh Azura yang putih mulus kini penuh dengan bekas cengkeraman tangan yang membiru, bekas gigitan yang merah menyala, serta memar di sana-sini.

Mulai dari leher, dada, perut, punggung, hingga paha bagian dalam, semuanya tertutup jejak kekerasan yang begitu nyata. Jejak bahwa sang putri baru saja diperlakukan sangat ganas. Azura menyadari tatapan ngeri dan iba dari kedua pelayannya itu.

"Tutupi semuanya," perintahnya datar, matanya menatap tajam ke pantulan dirinya yang menyedihkan di cermin kecil.

"Gunakan bedak tebal, gunakan kain tambahan, apa saja. Pastikan tidak ada satu pun bekas ini yang terlihat oleh orang lain. Kalian tahu caranya kan?"

"Ba... Baik, putri. Kami mengerti," jawab mereka serempak dengan suara takut, lalu segera bekerja dengan cekatan.

***

60 puluh menit kemudian, Azura akhirnya selesai bersiap. Semua tanda-tanda memar ditubuhnya berhasil di tutupi dengan make-up. Dia puas.

"Ayo, pergi. Jangan sampai pangeran Xavier menunggu." katanya.

Mereka lalu keluar. Azura tetap berjalan dengan wajahnya seperti biasa. Sebagai putri yang terkenal angkuh dan tidak bisa disentuh. Punggungnya tegak sempurna, dagu terangkat tinggi, dan tatapan matanya kembali dingin serta berwibawa.

Tak ada satu pun orang yang bisa menebak bahwa di balik wajah cantik yang tampak bercahaya itu, tersembunyi rasa sakit yang luar biasa dan luka lebam di sekujur tubuhnya. Setiap ia melangkah, selangkangannya masih ngilu. Sejak kejadian bertahun-tahun lalu, dia memang tidak pernah di sentuh laki-laki lain lagi. Itu sebabnya rasanya seperti baru melakukan itu lagi, apalagi Xavier brutal sekali.

Saat mereka sampai di ruang makan, Xavier sudah duduk di meja makan dengan wajah datarnya. Seorang lelaki yang lain duduk berhadapan dengannya, membelakangi Azura. Dari belakang, penampilannya gagah. Usianya sepantaran Xavier. Tapi, tubuhnya familiar. Begitu pria itu berbalik, Azura kaget bukan main. Dia bahkan hampir tidak bisa menopang berat badannya sendiri kalau saja dua dayang di belakangnya tidak menahannya.

Mata Azura tetap tertuju pada laki-laki utusan dari Utara itu. Bukan, lebih tepatnya ... Laki-laki itu adalah seorang pangeran terhormat di Kerajaannya, sepupu yang tak ada hubungan n darah dengannya, juga satu-satunya sosok yang sudah membuat hidupnya hancur.

Pangeran Wessel.

Kenapa, kenapa dia ke sini?

Kau harus bersikap biasa Azura. Harus.

Gumamnya pada dirinya sendiri. Ia tersenyum, lalu kembali berjalan santai ke arah meja makan. Ketika ia tersandung sesuatu yang membuatnya hampir jatuh, Xavier segera berdiri menangkapnya. Tangan lelaki itu mencengkeram pinggangnya dan berbisik pelan di telinganya.

"Jangan ceroboh."

Hanya dua kata itu, tetapi sukses membuat pipi Azura memerah. Bagaimana tidak merah coba kalah bibir Xavier mengenai telinganya saat pria itu berbisik. Otomatis teringat percintaan brutal mereka satu jam yang lalu.

1
Dian Rahmawati
wah kakek david ternyata ayah nya raja
ardiana dili
lanjut
memei
minta nikah lagi
mety
udah Azura ...berdamai saja, salahmu juga di awal menipu Xavier...
mimief
setujuu
jgan kasih Xavier lolos dengan mudah 🫣🤣🤣
Bunda Hilal
si kakek bisa ajah 😂🥰
itin
balas dendam terbaik azura adalah dengan menunda memberikan hak prioritas sikecilnya xavier 🤭😄🤣
faridah ida
nanti malah ke balikan nya ini kamu Azura , malah kamu di kerjain Xavier ...😁
Rizky Manik
kali ini Xavier akan dihukum habis²an🤣🤣
faridah ida
hari ini lumayan laah pendekatan kalian , semoga setelah ini makin dekat yaa...😁
faridah ida
ciiee yang lagi ngerayu istri ..
😁😜🤭
🌿🌺WINA🌸🌿
Berdamailah dengan keadaan azura dan xavier kalian dah dewasa, malu bertengkar terus sama orion dan violet, mereka berdua masih membutuhkan kalian berdua mendampinginya sampai dewasa...
orion telah tubuh jadi anak remaja yg gagah dan berani seperti pangeran xavier...

sabar xavier berjuanglah terus sampai meluluhkan hati azura... azura tidak akan mudah memaafkanmu, masih marah dan dendam dulu menyakiti azura....
Syifa Azhar
siap-siap Xavier bikin jebakan apa lagi buat dapatkan perhatian istrimu karena istrimu bakal gak mudah luluh sama kamu😀
Nona aan Chayank
Thor, kok gk dibahas sich, mengenai isu Xavier yg katanya dulu mandul...?
Nona aan Chayank
Setuju Azura... 👍
Jangan mudah luluh dengan segala godaan Xavier... kasih pelajaran biar tobat....👍👍
Syifa Azhar
perjuangan mu masih panjang Xavier sepanjang jalan rel kereta api😂😂😂
Zaujatu Poer
🤣🤭hayo loooohhh vier... mau di kerjain kamu sama zura
Rina
senangnya😍😍
🌿🌺WINA🌸🌿
Azura masih akan kasih pelajaran dulu xavier, dan azura masih jual mahal tidak akan luluh hatinya...
padahal xavier telah banyak berubah selama berpisah sama azura, sekarang lebih manja dan cari perhatian azura...

azura masih mempertahankan sifatnya dingin dan datar, galak dan ketus, tapi didepan anak-anaknya pura2 baikan...

berjuanglah pangeran xavier meluluhkan hati azura, karena dulu banyak sakit hatinya...itu hukuman buat xavier dulu salahpaham terus dan gak percaya sama xavier....
🌿🌺WINA🌸🌿: Azura kasih menghukum dulu pangeran xavier kak😀 belum mau memaafkan pangeran xavier kak....
total 2 replies
Nandi Ni
meski Azura seorang ratu,ternyata tetep seperti emak2 pd umumnya,ras tetkuat dibumi yg tdk pernah salah 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!