NovelToon NovelToon
Aku Hanya Berulah, Kenapa Jadi Bulan Purnama Mereka?

Aku Hanya Berulah, Kenapa Jadi Bulan Purnama Mereka?

Status: tamat
Genre:Sistem / Romansa / CEO / Tamat
Popularitas:416
Nilai: 5
Nama Author: Estrellaaya_

Begitu terbangun dari tidur, pikiran Su Niannian tiba-tiba terhubung dengan sebuah sistem bernama Sistem Cahaya Bulan. Dengan nada dingin, sistem itu memberikan perintah: Tugasmu adalah—menimbulkan masalah, memfitnah orang lain, dan menjadi wanita paling dibenci di seluruh kota. Su Niannian: ???

Tugas pertama: Memarahi Direktur Utama Jiang Lin di depan umum dan menyebutnya pria yang sombong. Dengan terpaksa dia melakukannya, lalu menunggu keputusan pemecatan. Namun nyatanya, pria itu sama sekali tidak marah, malah tersenyum dan berkata: "Kau menarik."

Tugas kedua: Memuji pria lain secara berlebihan di hadapannya. Dia memuji dengan cara yang kaku dan canggung, dalam hatinya dia merasa pasti kali ini masalah besar akan menimpanya.Namun Jiang Lin malah mengerutkan dahi dan bertanya: "Menurutmu, apa kelebihanku? "—Tunggu dulu, bukankah itu bukan inti permasalahannya?

Tugas ketiga, tugas keempat, dan seterusnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Estrellaaya_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan

Su Niannian tidak bisa tidur nyenyak semalaman.

Setiap kali ponselnya bergetar, detak jantungnya ikut berpacu. Dia meletakkan ponselnya menghadap ke bawah di meja samping tempat tidur, takut untuk melihatnya, namun setiap beberapa menit dia tetap membaliknya sekilas.

Lin Xiaohe membalas pesannya: "Hahaha kamu kenapa sih mengirim foto itu di tengah malam? Dagingnya terlihat enak di foto lho."

Tuan Zhang membalas: "Terlihat sangat lezat."

Hanya tanda tanya dari Jiang Lin yang terasa seperti duri yang menusuk hatinya.

Apa maksud tanda tanya itu?

Apakah dia mengira Su Niannian tidak waras? Atau merasa dia sedang mengganggu atasannya? Atau bahkan sudah mempertimbangkan untuk memindahkannya ke bagian penyimpanan barang?

Su Niannian terus berguling-guling di tempat tidur, dan akhirnya baru bisa terlelap sekitar pukul tiga pagi.

Pukul tujuh lewat tiga puluh menit pagi, jam weker berbunyi.

Begitu membuka matanya, hal pertama yang dia lakukan adalah mengambil ponselnya.

Tidak ada pesan baru.

Jiang Lin tidak menanyakan lebih lanjut, tidak memarahinya, dan tidak memberikan reaksi apa pun.

Namun justru hal itu membuatnya merasa semakin cemas.

[Pemberitahuan Sistem: Hukuman telah selesai dijalankan. Tugas baru akan diumumkan dalam waktu 24 jam, harap pengguna bersiap.]

Su Niannian melirik panel itu dengan pandangan kesal, lalu bangun untuk membersihkan diri.

Hari ini dia terlihat sangat pendiam.

Sesampainya di perusahaan, dia berjalan cepat sambil menunduk menuju tempat kerjanya, sambil berdoa agar tidak bertemu siapa pun.

"Niannian!"

Suara Lin Xiaohe terdengar dari belakang. Su Niannian berpura-pura tidak mendengar, namun Lin Xiaohe sudah berlari dan merangkul lengannya.

"Ada apa sebenarnya dengan foto daging masak kecap yang dikirim semalam? Apakah kamu lapar di tengah malam?"

"Ponselku tergeletak di dalam saku, jadi tidak sengaja tertekan," jawab Su Niannian dengan alasan yang dibuat-buat, meski dia sendiri merasa itu tidak masuk akal.

Lin Xiaohe tidak menanyakannya lebih lanjut, lalu berbisik pelan, "Apakah kamu sudah melihat balasan dari Direktur Jiang? Cuma ada satu tanda tanya, apakah kamu tidak mau membalasnya?"

"Mau membalas apa? Menulis 'maaf salah kirim'?" Su Niannian menghela napas, "Bukankah hal itu malah akan membuat situasi semakin canggung?"

"Benar juga."

Mereka berdua masuk ke dalam lift, dan Su Niannian menekan tombol lantai dua belas.

Tepat saat pintu lift hendak menutup, sebuah tangan menjulur masuk.

Jiang Lin masuk ke dalam.

Jantung Su Niannian berdebar kencang hingga terasa menekan tenggorokannya.

Di dalam lift hanya ada tiga orang—dia, Lin Xiaohe, dan Jiang Lin.

Lin Xiaohe melirik Su Niannian, lalu menatap Jiang Lin, dan akhirnya mengerti diri untuk berdiri di sudut lift.

Jiang Lin menekan tombol lantai lima belas, lalu bersandar di dinding lift.

Suasana di dalam lift menjadi sangat hening hingga terdengar suara napas masing-masing.

"Su Niannian," panggil Jiang Lin.

Seluruh tubuh Su Niannian menegang, "Ya, saya di sini."

"Foto yang dikirim semalam."

Akhirnya dia membahasnya.

Su Niannian memejamkan matanya sejenak, "Direktur Jiang, itu karena ponselku tergeletak di saku sehingga tidak sengaja..."

"Daging masak kecap itu buatanmu sendiri?" potong Jiang Lin.

Su Niannian tertegun sejenak, "Eh?"

"Maksudku," lanjut Jiang Lin sambil menoleh dan menatapnya, "apakah daging masak kecap itu kamu yang memasaknya?"

Pikiran Su Niannian berputar cepat.

Dia membahas soal dagingnya? Bukan ingin menegurnya?

"Eh... iya, aku yang memasaknya," jawabnya mengikuti alur pembicaraan, "Semalam aku merasa lapar sebelum tidur, jadi memasak sedikit saja."

"Terlihat cukup enak," kata Jiang Lin. Tepat setelah itu, lift tiba di lantai dua belas.

Su Niannian hampir berlari keluar dari lift.

"Tunggu sebentar," panggil Jiang Lin.

Dia berbalik dan melihat Jiang Lin menjulurkan kepalanya dari dalam lift.

"Lain kali kalau kamu memasaknya lagi," katanya, "boleh bawakan satu porsi untukku."

Pintu lift tertutup.

Su Niannian berdiri diam di lorong, seolah waktu berhenti berjalan.

Lin Xiaohe berlari mendekat dari belakang dan mengguncang lengannya dengan antusias, "Niannian, kamu mendengarnya kan?! Direktur Jiang menyuruhmu membawakan daging masak kecap! Bukankah ini hanya alasan semata?!"

"Alasan apa?" tanya Su Niannian yang masih linglung.

"Alasan untuk mendekatimu dong!" mata Lin Xiaohe berbinar, "Seorang wakil direktur utama sepertinya tidak kekurangan makanan seperti itu kan? Dia bisa saja memesan makanan secara daring yang rasanya pasti lebih enak! Dia hanya ingin mencari kesempatan untuk berhubungan pribadi denganmu!"

Su Niannian ingin membantah, namun pikirannya menjadi kosong dan tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!