NovelToon NovelToon
Pendekar Naga Sakti

Pendekar Naga Sakti

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Kultivasi / Pendekar / Fantasi Timur / Ahli Bela Diri Kuno / Dan budidaya abadi
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Idwan Virca

Dunia persilatan dan kehidupan rakyat biasa selalu berhubungan, golongan putih dan golongan hitam, golongan putih dan golongan hitam selalu berlawanan.
Golongan hitam selalu menindas rakyat yang lemah.
Golongan putih selalu beusaha membela orang orang yang lemah.
Cerita ini berawal di sebuah Kerajaan yang mengalami pemberontakan.
Anggala yang harus menyelamatkan diri ketika terjadi kekacauan di Kerajaannya itu, akibat pukulan seorang tokoh golongan hitam, ia jatuh ke dalam jurang, beruntung ia di selamatkan seekor rajawali raksasa milik seorang Pertapa.
Inilah awal perjalanan seorang Anggala si Pendekar Naga Sakti.
Anggala di perintahkan kakek gurunya mencari dua orang paman gurunya yang menghilang dan tersesat menjadi golongan hitam.
Dapatkah Anggala bertemu kedua pendekar itu?
Dapatkah Pendekar Naga Sakti merebut kitab Naga Hitam?
Ikuti kisah petualangan Anggala dalam menolong orang yang kesusahan dan membutuhkan bantuannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Idwan Virca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prahara di Galuh Permata

Anggala menyerahkan golok Rajawali Hitam pada ki Sera Data, Orang tua itu kini kembali ke pertapaannya, membawa golok Rajawali Hitam bersamanya.

Anggala dan Wulan Ayu, kini meneruskan perjalanan mereka menuju Kerajaan Galuh Permata. Dua hari perjalanan mereka, kini mereka telah memasuki wilayah Kerajaan Galuh Permata.

Anggala dan Wulan Ayu memperlambat lari kuda mereka, begitu memasuki sebuah desa di wilayah Kerajaan Galuh Permata tersebut.

Anggala dan Wulan Ayu memasuki sebuah warung makan, untuk mengisi perut mereka yang mulai keroncongan, kebetulan hari pun sudah mulai sore.

Anggala dan Wulan Ayu makan, setelah itu mereka berniat mencari penginapan.

Namun tiba tiba orang orang kampung itu, ramai berlarian masuk ke rumah rumah mereka, orang-orang itu pada lari ketakutan.

Tampak di arah gerbang desa para prajurit berbaju hitam memasuki kampung itu.

Jumlah mereka ada sekitar lima puluh orang, dengan satu orang yang sepertinya pimpinan regu para prajurit itu.

Orang-orang yang ada di warung tampak terdiam, mereka berhenti makan karena takut.

Hanya Anggala dan Wulan Ayu yang tetap tenang, mereka berdua menunggu makanan, pesanan mereka di antar.

Tidak lama pelayan warung itu mengantar makanan, untuk Anggala dan Wulan Ayu.

"Maap kisanak, siapa prajurit prajurit di luar itu?" tanya Anggala, pada pelayan warung tersebut.

"Mereka prajurit pemberontak kisanak," jawab pelayan tersebut.

"Prajurit pemberontak?" Anggala tampak terkejut, suaranya di dengar orang orang di dalam warung, sehingga mereka semua melihat ke arah Anggala.

"Ya, Kisanak, di Kerajaan Galuh ini sedang terjadi pemberontakan.!" jawab pelayan itu.

"Siapa pemimpinnya kisanak?" selidik Anggala.

"Pemimpinnya adik seayah Baginda Surya Galuh, Roksa Galuh.!" jelas pelayan itu.

"Kenapa Roksa Raluh memberontak kisanak?" Wulan Ayu ikut bertanya.

"Karna beliau tidak menerima, Putri Galuh Permani yang memegang tampuk kekuasaan Galuh Permata, katanya dia lebih berhak atas tahta kerajaan," jelas pelayan itu.

"Baginda Raja Surya Galuh kemana Kisanak, apa dia sudah mangkat?" tanya Anggala lagi.

"Tidak kisanak, Sudah empat tahun ini Baginda Raja Surya Galuh saya dengar dari orang-orang, beliau sakit.!" jawab laki laki itu lagi, "Ya sudah kisanak silahkan makan, mereka menuju kemari," tambah pelayan warung itu sambil berlalu.

Terlihat pemimpin prajurit itu di depan warung, ia dan para prajuritnya hendak memasuki warung itu. Begitu mereka masuk orang-orang yang lagi makan itu, lansung ke luar tanpa di usir.

Pimpinan para prajurit itu memandang ke arah Anggala dan Wulan Ayu, yang asyik menyantap makanan mereka, tanpa mempedulikan para prajurit yang baru masuk itu.

"Hei.! Kisanak kenapa kalian tak keluar?" tanya pimpinan prajurit itu. Anggala tetap saja makan makanannya, tanpa mempedulikan pimpinan para prajurit itu.

Pimpinan prajurit itu mendatangi meja tempat Anggala dn Wulan Ayu makan. Ia lantas duduk di depan Anggala dan Wulan Ayu.

"Hei! Kau tak punya telinga ya? sehingga tak mendengar di panggil orang..!" bentak pimpinan prajurit itu.

"Maaf kisanak, kami tidak tau kisanak memanggil kami." jawab Anggala kalem.

Merasa di remehkan pimpinan prajurit itu berniat membalikkan meja tempat Anggala dan Wulan Ayu makan. Ia berusaha mengangkat meja itu dari bawah, tapi ia tidak kunjung mampu membalikkan meja itu.

"Hup..!" pimpinan para prajurit itu mengerahkan tenaga dalamnya, namun tetap saja ia tidak mampu untuk membalikkan meja itu.

"Sudahlah kisanak, kami hanya lewat dan singgah makan.!" ucap Anggala, tampak tenang-tenang saja, sambil menghabiskan makanan di piringnya.

Pimpinan prajurit itu terdiam, ia tak bisa berbuat apa-apa lagi, ia sadar tenaga dalamnya jauh di bawah orang yang ada di hadapannya.

Selesai makan dan membayar Anggala dan Wulan Ayu lansung pergi dari warung itu. Mereka tidak mau terjadi keributan di warung itu, kalau mereka masih tetap di sana.

Anggala dan Wulan Ayu mengebah pelan kuda mereka, meninggalkan tempat itu, menuju arah Kota Raja Galuh Permata.

"Prajurit.! Bawa anggota dua puluh orang, kejar dua orang tadi.!" perintah pimpinan prajurit itu, pada seorang bawahannya.

"Baik ketua.!" jawab prajurit itu, mereka keluar dan lansung mengebah kudanya ke arah Anggala dan Wulan Ayu pergi tadi.

Anggala dan Wulan Ayu, perlahan keluar dari kampung itu, memasuki hutan.

Tak seberapa jauh mereka berjalan, suara kuda terdengar mengikuti mereka dari arah belakang.

"Kak Anggala, tampaknya mereka menyusul kita.!" kata Wulan Ayu sambil melihat ke arah belakangnya.

"Biarkan saja dinda, mungkin mereka punya tujuan lain.!?" jawab Anggala tenang dan tidak ingin berburuk sangka.

"Ya, tujuan mereka menghabisi kita. !" ucap Wulan ayu sambil tertawa kecil.

Suara deru kaki kuda semakin dekat, tampak sekitar dua puluh orang prajurit berbaju hitam berkuda ke arah mereka berdua.

"Hei..!" Berhenti kalian.! salah seorang prajurit itu berteriak, mereka lansung mengepung Anggala dan Wulan Ayu.

Bersambung...

1
Wisnu Wardhana
Luar biasa
Andi Tole
tidak semua ilmu yg dipelajari sesuai dengan badan kita
Hariadi Siregar
makin seru
Hariadi Siregar
makin seru ceritanya
Hariadi Siregar
biasa saja
Hariadi Siregar
mantap
Hariadi Siregar
Luar biasa
Andre Oetomo
keren thor
Gatot Hary
Alur ceritanya mudah di ikuti, saya kurang begitu tahu ttg sejarah di pulau Sumatra, setahu saya keyakinan jaman kerajaan masih Hindu, rasanya kok kurang pas menceritakan jaman kerajaan tetapi menggunakan keyakinan jaman sekarang. Semangat kang author, semoga sehat selalu shg bisa terus berkarya & semakin banyak penggemarnya.
Idwan Syahdani: Pulau Andalas lebih dulu di masuki penyebar agama Islam di banding pulau Jawa... Kerajaan Islam tertua di Indonesia adalah samudra pasai dan kerajaan Mataram... Kedua kerajaan ini jauh lebih dulu dari pada kerajaan Demak di pulau Jawa...
total 1 replies
Franciscus Eko Prasetyo Handojo
gak lanjut baca ya thor maaf mc nya terlalu lemah harusnya sdh mati itu thor mc kok mengandalkan keajaiban diselamatkan orang thor thor
Franciscus Eko Prasetyo Handojo
yang betullah buat cerita thor paling malas kalau mc nya lemah
Iron Mustapa
😂
anggita: moga author sehat selalu. diberi kelancaran dlam setiap usahanya.
total 2 replies
Mas Broww
Luar biasa
Mas Broww
Lumayan
Hydra
Ceritanya sama ,cuma ganti nama pemeran dan tempat ajah..🤣🤣🤣
Budi Purdan
aneh..golongan hitam kok GK dibunuh,padahal golongan hitam GK segan untuk membunuh,tiap pertempuran GK membunuh ya terbunuh
Putra Al - Bantani
salam dari "pendekar dari gunung toba"
hrizal jamil
sangat menarik
Mohamad Wakhidun
update nya lama banget thor
Idwan Syahdani: maaf, hp author yang di pakai nulis pendekar naga sakti lagi rusak... esok kalau udah di service author lanjut kok.,.🙏🙏🙏
total 1 replies
anggita
Datuk wajangkara.. jurus elang besi.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!