NovelToon NovelToon
Tragedi Cinta Satu Malam

Tragedi Cinta Satu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Lusica Jung 2

Jessica yang dikhianati di hari pernikahannya sendiri merasa begitu hancur. Calon suaminya berselingkuh dengan wanita lain yang tak lain dan tak bukan adalah kakak sepupunya sendiri.

Di khianati orang yang paling dia sayangi membuat Jessica sangat-sangat hancur.

Jessica pikir bisa mempercayai mereka berdua. Tapi ternyata tidak. Mark adalah satu-satunya pria yang bisa dia percayai, tapi dia malah menghianatinya juga.

Jessica yang kalut memutuskan untuk tidak pulang ke rumahnya, bukan untuk hal lain, dia hanya ingin menenangkan dirinya.

Tapi kesalahan fatal justru terjadi, di mana dia harus kehilangan mahkota paling berharganya karena salah masuk kamar. Jessica terlibat hubungan satu malam dengan pria asing.

Dan akibat dari hubungan satu malam itu. Jessica memiliki anak di luar nikah. Yang membuatnya di buang oleh keluarganya sendiri, di tendang dari rumahnya. Bahkan ayahnya sendiri pun semakin membencinya dan tidak mau mengakui anak yang ia lahirkan.

Dan delapan tahun kemudian dia kembali untuk membalas dendam pada orang yang telah menghancurkan hidupnya!! Dan dari situlah awal kisahnya di mulai!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERNIKAHAN

Puluhan orang berpakaian glamour memenuhi sebuah dek kapal pesiar yang tengah berlabuh mengarungi lautan.

Mereka semua turut memeriahkan resepsi pernikahan seorang CEO muda yang begitu terkenal dengan seorang dokter cantik yang telah memberinya sepasang permata yang tak akan pernah ternilai harganya. Dan pasangan pengantin itu adalah Rey dan Jessica.

Jika di tanya apakah Jessica bahagia dengan pernikahannya tersebut? Maka jawabannya tidak, dibandingkan dengan kata bahagia, bingung sepertinya lebih mewakili apa yang dirasakannya saat ini.

Bagaimana tidak, tanpa ada persiapan, tanpa ada rencana, tiba-tiba dia menikah. Jessica pikir, sebuah pesta di dalam kapal pesiar itu hanyalah sebuah pesta kecil-kecilan saja antara Rey dan rekan bisnisnya. Tapi siapa yang menyangka jika itu adalah hari yang paling bersejarah dalam hidupnya.

"Selamat, atas pernikahan Anda, Tuan Lu."

Kedua mempelai tersenyum bahagia mendengar ucapan selamat dari keluarga serta rekan mereka. Meskipun bingung masih menyelimuti perasaan Jessica saat ini. Namun sebisa mungkin dia mencoba untuk bersikap biasa saja dan mengikuti alur cerita.

"Terima kasih, Tuan Park.." sahut Rey sambil menjabat tangan rekan bisnisnya tersebut dengan senyum di bibirnya yang sedikit mengembang.

Tak hanya para koleganya saja. Pesta itu juga dihadiri oleh orang-orang terdekat merekam. Bahkan Sunny juga turut hadir juga atas undangan Rey. Sunny datang bersama Antolin.

"Sica, selamat ya untukmu. Aku sangat-sangat bahagia dengan pesta pernikahanmu jni. Akhirnya keluarga kecil kalian bisa berkumpul dan bersatu. Aku benar-benar terharu." Kedua perempuan itu saling berpelukan dan berbagi perasaan.

Jessica tertawa renyah, tapi terdengar sedikit konyol lalu melepaskan pelukan Sunny. Ia menatap Sunny dan Antolin bergantian. "Kalian berdua terlihat sangat cocok. Kenapa tidak segera jadian saja? Tidak-tidak, sebaiknya cepat ajak Sunny menikah, aku jamin dia tida akan menolaknya," goda Jessica sambil terkikik geli dan Sunny melebarkan matanya kesal.

"Ck, apa yang kau bicarakan. Sebaiknya kau tidak berkata sembarangan. Lagipula mana mungkin aku dan senior akan menikah. Itu sangat mustahil mengingat... Ahh, sudahlah lupakan saja!!"

Tau sepertinya Antolin tidak sependapat dengan Sunny. Pria itu tiba-tiba meraih pinggang Sunny dan memeluknya . "Aku sudah siap menikah. Kalau perlu saat ini juga boleh." Antolin menyahuti sambil berkedip genit ke Sunny.

Sunny langsung gelagapan. Dengan kesal dia memukul bahu Antolin . "Apaan sih kau, Senior?!" hardik Sunny lalu kembali mengalihkan pandangannya ke Jessica. "Aku tidak menduga jika pernikahanmu akan di adakan di sebuah kapal pesiar yang mewah nan megah ini." Tutur Sunny menyampaikan kekagumannya.

"Jangankan kau, bahkan aku sendiri tidak menduganya. Saat anak-anak mengatakan akan ada pesta dalam perjalanan, aku pikir hanya sebuah pesta kecil saja. Tapi ternyata dugaanku salah," jawab Jessica seraya menggamit lengan suaminya.

"Dan ngomong-ngomong di mana si kembar?" tanya Antolin karena tidak melihat keberadaan Laurent dan Kevin.

"Mereka sedang bersenang-senang dengan kakek buyutnya."Jawab Rey menimpali.

"Oya, Rey. Aku rasa sudah saatnya kalian memberikan adik pada si kembar. Mereka sudah besar dan memang sudah waktunya mendapatkan adik lagi,"

"Wah, ide yang bagus itu. Kalau tidak, Rey hyung bisa karatan nantinya. Hahaha..." ledek Jimin yang entah dari mana datangnya tiba-tiba sudah diantara kedua mempelai dan Sunny serta Antolin.

"Hahaha.. Kau benar. Milik Rey bisa karatan kalau terlalu lama." Rico menampali dengan tersenyum genit pada Jessic.

Jessica mendecih dan bersemu merah karena malu. "Dasar para pria mesum!"

Jimin dan Rico tertawa. "Pokoknya harus membawa kabar baik setidaknya, satu bulan dari sekarang." Tapi kali ini justru Sunny yang membuka suaranya.

"Sunny .. Kenapa jadi ikut-ikutan mereka sih?" Jessica langsung memasang wajah sebal. Dan kata-kata Sunny membuat Jessica malah semakin memerah.

Rey terkikik lagi lalu merangkul pinggang sang istri. Pria itu berbisik pelan. "Sepertinya kita harus benar-benar berusaha, baby," bisik Rey dengan menjilat sekilas telinga Jessica dan membuat wanita itu merangsa**.

"Rey.. Sudahlah, hentikan dan jangan mulai.." rengek Jessica dengan menutupi wajahnya yang merona. Pasalnya semua orang meledeknya dan tertawa pelan membuat dirinya semakin malu di buatnya

"Hyung, harus sukses! Jangan sampai lemas!"

"Sica, fighting!"

"Arrkkhh, kenapa kalian begitu menyebalkan!!"

-

Resepsi pernikahan sudah selesai sejak satu jam yang lalu. Kini pasangan pengantin baru itu sedang berada di dalam kamar pengantin. Kamar itu telah di dekor dengan sedemikian rupa membuat kamar pengantin ini menjadi terlihat begitu mewah dan sangat mengagumkan.

Ribuan bahkan jutaan kelopak bunga mawar memenuhi lantai dengan kombinasi tiga warna. Merah, putih dan merah jambu. Sedangkan bentuk hati di atas tempat tidur hanya satu warna saja, yakni merah.

Jessica menatap takjub kamar tersebut. Antara bahagia dan terharu, berbagai perasaan kini bercampur aduk menjadi satu. Sampai-sampai Jessica tidak bisa menjabarkan lagi dengan kata-kata bagaimana bentuk kebahagiaannya. Semua terlalu sempurna.

"Bagaimana, Sayang. Apa kau menyukainya?" tanya Rey sambil memeluk Jessica dari belakang. Jessica mengangguk dalam posisi yang sama. "Dan semua ini aku persiapkan untukmu. Selamat ulang tahun, Sayangku." Bisik Rey.

Rey mengangkat tangannya dan sebuah kalung emas putih berliontin berlian berbentuk kelopak bunga Sakura menggantung di depan mata Jessica. Jessica membekap mulutnya, kemudian dia berbalik dan berhambur ke dalam pelukan Rey.

"Terimakasih, aku menyukai kejutannya."

"Jadi kau menyukainya?" Jessica mengangguk.

Rey melepaskan pelukan Jessica kemudian memakaikan kalung itu di leher jenjangnya. Rey tersenyum puas, kalung itu begitu pas untuk Jessica pakai. Jessica tersenyum bahagia, dia tidak menduga jika kebahagiaan akan datang padanya setelah duka yang berkepanjangan dan seperti tiada akhir.

-

Dua orang bocah terlihat berdiri di depan sebuah kamar yang pintunya tertutup rapat. Telinga kanan mereka menempel pada daun pintu seperti sedang menguping sesuatu.

Si anak perempuan menjauhkan telinganya kemudian menatap bocah laki-laki di depannya.

"Kakak Kevin, apa kau mendengar sesuatu dari dalam sana? Kenapa aku tidak mendengar apapun ya?!" ucap bocah perempuan itu 'Laurent' sedikit kebingungan.

"Aku juga tidak tau. Mungkin saja mereka sedang ada di kamar mandi," jawab Kevin acuh tak acuh.

"Tapi kau sudah memasukkan obat itu ke dalam minuman mereka bukan?" tanya Laurent memastikan. Dia menatap Kevin penasaran. Tapi Kevin tak menjawab. "Kakak Kevin, kenapa kau diam saja? Aku sedang bertanya padamu!!" seru Laurent sedikit kesal, pasalnya Kevin mengabaikannya.

Kevin menoleh dan menatap Laurent dengan kesal. "Ck, kenapa kau ini cerewet sekali sih?! Persis seperti mami!!"

"Karena aku adalah putrinya!!" jawab Laurent membanggakan diri. Dan Kevin hanya memutar jengah matanya.

"Sebaiknya kau diam dan dengarkan baik-baik apa yang terjadi di dalam sana." Kevin memutar kepala Laurent dan menghadapkan pada pintu. Bocah perempuan itu mencerutkan bibirnya kesal.

"Kakak Kevin menyebalkan!!"

"Apa yang sedang kalian berdua lakukan di depan kamar paman Leon?"

Deg...!

"PAPA!!"

-

Bersambung

1
Ani Kurniati
bagus
Ita Sekar
Buruk
Bunda
Luar biasa
Bunda
typo thor😊😊
74 Jameela
Luar biasa
74 Jameela
Lumayan
Bunda
nyimak Thor 🙏🏻🙏🏻
Sri Udaningsih Widjaya
Keren ceritanya thor
imprity<
sangat buruk sekali dari alur sampai ke-nama² pemeran tidak nyambung /Smug/
Natalia Lingling
Buruk
Natalia Lingling
Kecewa
guntur 1609
rasain kalain berdua. kena tula kelian
guntur 1609
hahahahah ketahuan sm si beruang kutub mini
guntur 1609
yabialah. darah llebih kental dr pada air
guntur 1609
jesica seorangbdoketer. masa bisa di bodohi sm saudaranya tentangbkehamilan kembar nya
Siti Nurjanah
belum nikah kok main celap celup
Vivin Yulistian Pradesti
lanjutin ka cerita laurent dan sean
kevin sma luna
Dafila Nurul
bagus ceritanya
Straykids Felix
ini tuh 6 ato 7 ato 8 ato 9 tahun sih bingung aku
Berry 🦖
Jadi ke inget ghost doctor, suka banget yang berbau medis 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!