NovelToon NovelToon
My Angel Valeria

My Angel Valeria

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:531.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bundew

Kenyataan bahwa dirinya bukanlah anak kandung Papa Theo dan hanya merupakan anak hasil pemerkosaan, membuat hati Valeria Rainer cukup terguncang.

Kyle Aditya Arthur, yang merupakan kekasih Valeria terus meyakinkan Valeria kalau ia menerima Valeria apa adanya dan tak memandang asal usul serta masalalu Valeria.

Namun saat Valeria sudah berdamai dengan hatinya, dan pernikahannya bersama Kyle hanya tinggal menghitung hari, Valeria justru menjadi korban penculikan, mengalami amnesia, dan tersesat di sebuah kota kecil tanpa identitas apapun.

Hingga akhirnya Valeria ditolong oleh seorang pria baik hati bernama Argadiba yang merupakan seorang ayah tunggal dari putri cantik yang juga bernama Valeria.

Lalu bagaimana nasib Valeria selanjutnya?

Apalah Valeria akan menemukan kembali ingatannya, dan kembali pulang lalu menikah dengan Kyle?

Atau Valeria lebih memilih jalan hidupnya yang lain bersama Arga dan Valeria kecil?

Karena konflik awal di cerita ini berkaitan erat dengan masa lalu Mama Airin, jadi othor sarankan membaca "Bidadari untuk Theo" terlebih dahulu bagi yang belum membacanya, terutama di bab 24-25.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEPUTUSAN

Arga tiba di rumah saat hari beranjak siang. Pria itu langsung menuju ke toko untuk memetiksa Vale dan Vaia yang mungkin masih berada di toko.

Tidak ada!

Namun barang-barang di toko sudah dipisah-pisahkan ke dalam troli dan tak lagi berhamburan di lantai.

Hanya rak toko saja yang sebagian masih ambruk di lantai dan belum dibenarkan.

"Hai, kau sudah kembali?" Sapa Vale yang baru masuk ke dalam toko dan segera menghampiri Arga.

"Kau yang merapikan semuanya?" Tanya Arga yang sedang membenarkan posisi rak toko yang jatuh.

Vale bergegas membantu Arga.

"Ya, tadi aku dan Vaia yang memisah-misahkan barang-barang ini. Agar saat kau kembali aku hanya tinggal menatanya," jelas Vale seraya tersenyum pada Arga.

"Vaia kemana?" Tanya Arga selanjutnya.

"Tidur siang. Aku rasa dia kelelahan setelah membantuku tadi," jawab Vale sedikit bercerita.

Vale dan Arga sudah selesai menyusun rak toko kembali ke tempatnya.

"Jadi, kau sudah membuat laporan tadi?" Tanya Vale memecah kebisian di antara dirinya dan Arga.

"Ya!" Jawab Arga singkat.

Mendadak Arga ingat pada kertas pengumuman kehilangan tadi.

"Vale, aku boleh bicara sebentar kepadamu?" Tanya Arga yang sudah membimbing Vale untuk duduk di kursi yang ada di dekat meja kasir.

"Mau bicara apa?" Tanya Vale penasaran.

"Begini," Arga mendadak bingung akan mulai bertanya darimana.

Sementara Vale masih menyimak dengan serius.

"Kau ingat dengan nama Valeria Rainer?" Tanya Arga akhirnya yang langsung membuat Vale mengerutkan kedua alisnya.

"Valeria Rainer?" Vale balik bertanya pada Arga.

"Iya,Valeria Rainer." Arga berucap sekali lagi dengan nada tegas.

Valeria tampak berpikir sebentar dan mengingat-ingat sesuatu.

"Mungkin dia salah satu pemilik Rainer's Resto yang terkenal itu," ujar Vale akhirnya seraya mengendikkan bahu.

"Rainer's Resto?" Gantian Arga yang mengernyitkan kedua alisnya.

Arga bahkan baru mendengar nama restorant itu satu kali ini.

Mungkinkah Valeria memang putri dari pemilik Rainer's Resto yang tadi disebutkan oleh Vale?

"Kau ingat dimana letak Rainer's Resto?" Tanya Arga memastikan.

Namun Vale sudah menggeleng dengan cepat.

"Jadi, siapa itu Valeria Rainer?" Tanya Vale yang ternyata sama sekali tak ingat dengan namanya tersebut.

Arga mengusap wajahnya terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan Vale.

"Kau sungguh tak ingat?"

Vale menggeleng dengan sangat yakin.

"Aku amnesia dan tak ingat apapun," Vale tertawa sumbang.

Ting!

Suara pintu toko yang dibuka membuat Arga dan Vale menoleh bersamaan ke arah pintu.

"Apa aku sedang mengganggu pasangan yang sedang memadu kasih?" Sapa Paman Jo yang masih mengenakan jaket dan masuk ke dalam toko. Sepuou arga itu tampak terkejut mendapati isi dalam toko yang bisa dibilang setengah berantakan.

"Apa ada sesuatu yang aku lewatkan? Apa kau mendekor ulang tokomu, Arga?" Cecar Paman Jo lagi mengernyit tak mengerti.

"Remaja-remaja nakal itu yang mengacak-acak toko semalam," jawab Arga sembari beranjak dari duduknya.

"Kau sudah lapor polisi?" Tanya Paman Jo lagi.

"Ya! Aku baru kembali dari kantor polisi," jawab arga yang sufah mulai menata barang-barang di troli ke atas rak.

Jeritan Vaia yang sepertinya terbangun dari tidur siangnya terdengar samar-samar dari dalam toko.

"Aku akan memeriksa Vaia!" Ucap Vale menyela obrolan dua pria tadi dan bergegas keluar dari toko.

Setelah Vale tidak terlihat lagi, Arga menghampiri Paman Jo yang baru melepas jaketnya dan hendak naik e lantai dua toko.

Arga menunjukkan selebaran orang hilang bergambar foto Vale pada Paman Jo.

"Apa ini?" Paman Jo membuka lipatan kertas yang disodorkan Arga, dan pria itu terlihat terkejut.

"Valeria Rainer?"

"Ya, itu nama lengkapnya. Putri dari pemilik Rainer's Resto aku rasa," Ujar Arga sddikit bergumam.

"Apa sebaiknya aku menghubungi nomor yang tertera? Tapi aku mendadak ragu mengingat Vale yang pernah menjadi korban penculikan."

"Apa maksudmu, aku tak mengerti?" Sela Paman Jo memotong kalimat Arga.

"Bagaimana kalau ternyata yang membuat selebaran itu adalah orang yang menculik Vale?" Tutur Arga berspekulasi.

Paman Jo terlihat berpikir sejenak.

Tapi ucapan Arga ada benarnya. Jaman sekarang kadang orang jahat mengaku sebagai keluarga demi kepentingan jahat mereka.

"Vale juga tidak ingat dengan nama Valeria Rainer saat aku menanyainya tadi. Dan aku yakin kalau Vale mungkin juga belum ingat dengan keluarganya. Siapa saja bisa mengaku-ngaku sebagai keluarga Vale," lanjut Arga lagi yang sepertinya khawatir sekali pada keselamatan Vale.

"Kau benar!" Gumam Paman Jo seraya manggut-manggut.

"Lalu kau mau bagaimana sekarang? Ini ada alamat lengkapnya dan nomor telepon," tanya Paman Jo menunjukkan alamat lengkap yang tercantum di selebaran.

"Aku akan mengantar Vale ke alamat ini saja, dan memastikan kalau mereka benar-benar adalah keluarga Vale," jawab Arga yang akhirnya membuat keputusan.

"Kau yakin?" Paman Jo merasa ragu dengan keputusan aneh Arga.

"Ya. Aku yakin! Apa Bibi May sudah sehat?" Tanya Arga mengalihkan topik pembicaraan.

"Sudah. Aku tak mungkin ada disini kalau May belum sehat," jawab Paman Jo sedikit terkekeh.

"Jadi kapan kau akan mengantar Vale? Tempatnya lumayan jauh dari sini. Bisa seharian kalau kau menyetir," tanya Paman Jo selanjutnya.

"Mungkin besok pagi saja." Arga mengendikkan bahu.

"Kau akan memberitahu Vale?"

Arga menggeleng.

"Mungkin nanti saja!" Jawab Arga sebelum lanjut menyusun barang-barang di rak toko.

"Bagaimana dengan Vaia jika Vale pulang ke keluarganya nanti?" Tanya Paman Jo tiba-tiba yang langsung membuat Arga menghentikan aktivitasnya.

"Apanya yang bagaimana? Vaia akan baik-baik saja! Sebelumnya juga Vaia hanya hidup bersamaku dan bersama kau serta Bibi May. Jadi tidak akan ada masalah!" Jawab Arga pura-pura acuh.

"Vaia sudah bergantung pada Vale, Arga!" Pendapat Paman Jo yang langsung membuat Arga terdiam.

"Itu hanya sementara. Nanti Vaia akan lupa jika Vale sudah tidak tinggal disini!" Jawab Arga akhirnya dengan tatapan mata kosong.

Tidak!

Arga sedang menatap pada Vale yang sedang memangku Vaia di atas ayunan yang ada di halaman rumah.

Mereka dekat,

Mereka akrab,

Benarkah Vaia sudah terlalu bergantung pada Vale?

.

.

.

Cerita ini mungkin akan tamat dibawah 50 eps.

Terima kasih yang sudah mampir.

Dukung othor dengan like dan komen di bab ini.

1
Ema
/Heart//Heart//Heart/
Sintia Dewi
wahh si vale yg lebih tergila2 sm suaminya..beruntungnya kamu arga..selamat berbahagia smoga cpt jd adek alvaleria kecil
Maria Christanti
semangat sll dlm berkarya thor.
Ran Aulia
dari anne, si kembar,liam, emily, di vale ini yg kisahnya serius tp tetep suka kok 👍👍👍👍😍😍😍😍
terimakasih author 👍👍👍👍😊😊😊
Yuli Silvy
cept x deh tamat ny🤭 tp suka SM alur ceritanya 👍 ga' bosen baca ny lnjut baca yg Laen deh klo gtu
Yuli Silvy
sungguh mulia hati ABG Kyle semoga dpt jodoh yg LBH baik lg
Yuli Silvy
ohhh sedih bget
Yuli Silvy
kesihan liht vaia, tp kesihan jg liht Kyle klo harus kehilangan vale
Yuli Silvy
gmn dgn Kyle thor
Yuli Silvy
kok ga' d tnya td kyle
Yuli Silvy
semoga cept sadar
Yuli Silvy
ihh pengganggu saja ne nenek lampir
Yuli Silvy
lngsung otw ank papa theo
kika
betul2 didikan nya dad nick... jd inget saat dad nick juga merelakan bellinda menikah dengan devan...mirip2...
Welda Arsy❤
bagus karya mu thoooorrr,,,semangat trus berkarya🤗
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
dream
iya bener org jahat matiin aja.... bt...
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
KISAH BEN YG LIBURAN KE TMPAT ARGA ADA DI NOVEL BEAUTY & BRONDONG...
Sulaiman Efendy
KIRA2 SIAPA NNTI NMA ANAK VALE & ARGA...??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!