NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:50.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 01. Misteri kepala

''Aduh sesak mau buang air besar pula.'' keluh Ulya.

''Mau pergi sendirian juga takut, sih rasa nya malam ini agak merinding memang.'' Ulya menatap seluruh kamar nya yang rapi itu.

''Mas Auzar kalau di bangunkan marah tidak ya? dia kan mengeluh lelah sejak tadi sore.'' batin Ulya sangat panik dan bingung.

Sebab sekarang isi perut sudah meronta-ronta ingin keluar dan dia juga tidak berani kalau pergi sendirian ke kamar mandi, meski kamar mandi ada di dalam rumah namun tetap saja entah kenapa Ulya merasa malam ini dia merasa sangat merinding dan tidak berani untuk keluar dari dalam kamar tersebut.

Orang akan berpikiran bahwa Ulya sedang manja karena mereka adalah pengantin baru dan kemungkinan ingin terus bersama dengan sang suami, padahal nyatanya saat ini Ulya memang merasakan ketakutan sehingga dia memutuskan untuk menahan saja terlebih dahulu karena rasa takut itu lebih besar daripada rasa sakit pada perut yang ingin buang air tersebut.

Auzar tertidur pulas sejak tadi sore karena dia mengatakan sendiri bahwa hari ini terasa begitu lelah kerja di kebun sawit milik mereka, jadi Ulya merasa agak sungkan untuk membangunkan sang suami, namun untuk bertahan sampai pagi sepertinya dia juga tidak sanggup karena perut ini sangat mendesak dan ingin segera keluar.

Sudah berguling-guling ke sana kemari untuk menahan rasa sakit itu namun tetap tidak mau hilang sehingga wanita ini pun berbalik menatap tubuh Sang suami yang tertutup dengan selimut tebal, tangan Ulya maju mundur untuk membuka selimut itu karena bingung dan juga rasa takut di dalam diri dia semakin besar.

Auzar adalah sosok yang tegas dan bila dia sudah mengatakan lelah maka sudah pasti dirinya tidak akan pernah mau diganggu, terlebih lagi Ulya terkadang merasa bahwa kamar mandi ini sangat dekat dan tidak pantas bila dia sampai menyimpan rasa takut, tapi tetap saja dirinya tidak sanggup pula menahan rasa takut itu untuk pergi seorang diri.

''Ah bodo amat lah, perut kok sakit sekali kok ini.'' Ulya memang sudah tidak tahan.

Terserah Auzar yang akan memarahi dia atau akan menjitak kepala dia. namun yang jelas Ulya sudah tidak sanggup menahan rasa sakit perut itu dan dia memutuskan untuk membangunkan sang suami agar bisa mengantar ke kamar mandi.

''Sayang.''

Wuuuuttt.

Ulya terdiam seribu bahasa dengan pandangan mata tak lepas dari tubuh Sang suami yang sedang berbaring itu, jangankan untuk berteriak ini dia mengucap sepatah kata saja sudah tidak mampu karena ini sangat di luar nalar dan juga kebingungan yang sangat besar menghampiri wanita muda ini.

''Ya allah, Ya allah!'' Ulya kebingungan dan tangan dia gemetar sembari memperhatikan dengan seksama.

''Mas Auzar, ka... kamu tidak prank aku kan?'' Ulya masih mengira bahwa ini semua hanya tipuan.

''Mas ini membuat aku takut, Mas!'' Ulya berteriak karena melihat kepala sang suami sudah tidak ada dan pada bagian leher terdapat sayatan yang begitu rapi.

Darah sebenarnya begitu banyak tapi karena mereka tidur di atas kasur empuk maka darah itu bisa meresap kemana-mana dan sepenuhnya telah tertutup oleh selimut, kalau saja Ulya tidak membuka maka dia tidak akan mengetahui bahwa sang suami sudah meninggal dalam keadaan kepala hilang.

''IBUUUUUUU!'' kuliah berteriak keras sembari membuka pintu kamar.

Braaak.

Braaaak.

''Bu bangun, Bu!'' pekik Ulya sudah seperti orang gila.

Braaak, Braaaak.

''Buka pintu nya sekarang, Bu! aku takut sendirian di luar.'' Ulya semakin tidak karuan karena takut dan juga syok ini.

''Kakak kenapa sih?!'' Ina keluar dari kamar karena dia memang belum tidur.

Jadi ketika mendengar suara Ulya yang terus berteriak memanggil Ibu mereka di dalam kamar, Ina memutuskan untuk keluar dari kamar juga dan melihat apa yang telah terjadi sehingga Ulya berteriak seperti orang gila dan menggebrak pintu kamar seolah tidak memiliki rasa sopan sama sekali.

''Kenapa Kakak menangis?'' Ina datang mendekat karena Ulya memang terlihat sangat berantakan.

''Tolong Mas Auzar di kamar, Ina!'' rintih Ulya dengan tubuh gemetar.

''Kalian bertengkar ya? kenapa tangan mu penuh darah!'' Ina juga berteriak kaget melihat darah di tangan Ulya.

''Kalian berdua ini tidak tahu malam ya? Ibu mau istirahat dan sekarang kalian berdua ribut di depan kamar seperti ini.'' Bu Endang dari dalam kamar karena dia mendengar suara keributan itu.

''Yang ribut itu Kak Ulya, Mungkin dia bertengkar sama Mas Auzar sehingga tubuh dia penuh dengan darah itu.'' Ina menunjuk Ulya.

''Ya allah, Ulya! apa yang kamu lakukan sama Auzar?'' Bu Endang juga kaget sekali.

''Mas Auzar, tolong Mas Auzar di dalam kamar.'' Ulya menangis gemetar dan memeluk Bu Endang.

Bu Endang semakin kebingungan karena dia merasakan sendiri bagaimana tubuh Sang anak gemetar kencang, Ulya Pasti sangat ketakutan sehingga sampai seperti ini respon dia saat memeluk sang ibu, entah apa sebenarnya yang terjadi namun Ina memutuskan untuk segera masuk ke dalam kamar itu untuk memperhatikan lebih jauh.

''AAAAAARRRRRRK!'' Ina juga menjerit keras setelah melihat keadaan Auzar.

Ulya dan Bu Endang masuk juga ke dalam kamar itu dan kali ini mereka semua memang dilanda dengan rasa takut terta kaget yang sangat luar biasa, menantu keluarga ini sudah meninggal dunia dalam keadaan kepala hilang entah ke mana, tentu itu menjadi sebuah misteri karena mereka sama sekali tidak mendengar ada orang masuk di dalam rumah ini.

''Siapa yang sudah melakukan ini pada Mas Auzar, Bu?'' rintih Ulya di sela rasa takut nya.

Bu Endang sama sekali sudah tidak bisa menjawab karena sebenarnya dia juga menyimpan ketakutan yang begitu besar melihat tubuh Sang menantu sudah tidak punya kepala, Untung saja Ina masih ingat dan dia segera keluar dari rumah untuk meminta tolong kepada warga sekitar dan tak lupa mengabari ketua RT Kampung mereka saat ini.

''Siapa yang sudah membunuh suamiku seperti ini? Siapa yang masuk ke dalam rumah tadi, Bu!'' Ulya berteriak karena dia memang sangat ketakutan serta tidak terima.

''Nak tenang dulu, ini perlu penyelidikan besar karena rasanya aneh saja bila Kepala dia mendadak hilang.'' ujar Bu Endang.

''Aku sama sekali tidak mendengar ada suara aneh.'' ujar Ulya.

Ya, menurut Ulya ini sangat aneh dan tidak tahu kenapa bisa seperti itu karena dia sama sekali tidak mendengar suara dari sebelah, Padahal mereka tidur bergandengan namun entah kenapa wanita itu tidak mendengar suara sang suami merintih atau bahkan menjerit kesakitan saat Kepala dia terpenggal habis.

Hallo guys, jumpa lagi dengan cerita autor Novita Jungkook Untuk yang kesekian kalinya ya, semoga kalian suka dan semoga cerita ini juga dapat uang Sekian dan terima kasih. 🤣🤣

1
Ass Yfa
cinta Xavier...bertepuk sebelah tangan dong...kasihan dia..ntar patah hati,jadi jahat lagi...
Ela Jutek
widih cinta
Apriyanti
lanjut thor 🙏
ismi
yg sebelah kok dihapus thhor
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
eehh mancing ratu ular memang ini si iis
Sabrina Qheyla Putrie
Siang thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!