NovelToon NovelToon
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: de'rini

Ayu dan Adi adalah sepasang suami istri yang hidup bahagia, walaupun belum di beri keturunan di usia pernikahan mereka yang sudah menginjak tahun kedua. namun, kebahagiaan itu sirna. ketika hadir nya wanita kedua di kehidupan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ep.23 AKU INGIN CERAI

"Terimakasih, saya bahkan tidak bisa membedakan kamu dengan Isabel"

Ucap Bapak Hendy saat dirinya sedang duduk di belakang rumah sambil menikmati teh di sore hari. Ayu hanya tersenyum simpul.

"Semua milik Isabel di kamarnya, sekarang menjadi milikmu. Jangan ragu untuk memakainya. dan ini, credit card untuk mu. Pakai ini dan kamu bebas membeli apa saja yang kau mau. Dan satu lagi, ini kunci mobil baru untukmu. Aku akan menyingkirkan mobil mu, sebagai gantinya kau pakai ini. Kau sekarang anak ku, kau tidak boleh memakai barang-barang seperti itu lagi. Dan kamu harus mengundurkan diri dari perusahaan tempatmu bekerja. Sekarang bekerjalah diperusahaan ku, aku akan menyiapkan orang-orang yang akan mengajarkanmu tentang perusahaanku. Kamu paham? ada pertanyaan ?"

Bapak Hendy menerangkan apa saja yang akan Ayu lakukan selama berperan menjadi anaknya.

"Tidak ada pertanyaan, tetapi aku ingin sesuatu"

Ucap Ayu dengan serius.

"Apa itu? kau katakan saja, aku akan membereskannya untuk mu dan membeli apa saja permintaanmu, asal kau tetap disini."

"Pak.. eh, Papi"

Ayu terdiam sejenak.

"Aku hanya ingin bercerai dari suami ku"

Bapak Hendy menatap Ayu dengan seksama. Lalu mengangguk-anggukan kepalanya dengan pelan.

"Aku akan mempersiapkan pengacara terbaik untukmu"

"Terimakasih Papi"

Ucap Ayu dengan wajah yang sumringah.

"Tapi satu syaratnya"

sambung Bapak Hendy .

Ayu terdiam dan menatap bapak Hendy dengan serius.

"Setelah perceraian, Ayu sudah hilang dari muka bumi ini. Kau akan berganti identitas menjadi Isabel. Aku akan mengurusnya"

Ayu terdiam mendengar persyaratan dari bapak Hendy. Cukup lama ia menimbang baik dan buruk sebuah keputusan yang saat itu juga harus dia pilih.

"Maksud Papi, aku akan menjadi Isabel seumur hidup ku?"

Tanya Ayu dengan wajah yang serius.

Bapak Hendy menatap Ayu dengan tatapan memohon.

"Aku rasa, saat ini itu yang terbaik, Aku sangat menyayangi Isabel. Aku pun terguncang setelah kepergiannya. Bila ada aku masih muda, mungkin aku bisa memiliki anak yang baru. Isabel menjadi anak satu-satunya karena istriku mengalami masalah di rahimnya, Dia tidak dapat lagi mempunyai anak."

Pak Hendy menghela napas dengan berat. Lalu ia melanjutkan kisahnya.

"Beruntung kami sudah mempunyai Isabel sebelumnya. Aku ingin menganggapmu menjadi anakku selamanya. Jadi, tetap lah disini tanpa berpikir untuk meninggalkan kami"

Air mata Bapak Hendy berlinang. Tidak terlihat lagi dirinya yang tegas dan berwibawa. Yang terlihat hanya orang tua yang hancur karena kepergian anak semata wayangnya. Melihat hal itu, Ayu pun tak dapat membendung air matanya. Ayu menyentuh lembut punggung tangan bapak Hendy.

"Aku tidak akan kemana-mana. Mulai saat ini, aku adalah Isabel. Anak papi"

Ucapnya dengan bersungguh-sungguh. Bapak Hendy menatap Ayu dengan haru Dan memeluk putrinya yang baru saja kembali ke dunia ini.

.............

Adi menatap surat panggilan dari pengadilan agama. Dirinya masih belum percaya bahwa ia baru saja di gugat cerai oleh Ayu. Adi merasa sangat kacau, jauh di lubuk hatinya yang terdalam nama Ayu masih menguasai relung-relung hatinya. Ia baru menyadari bahwa dirinya dan Luna hanya nafsu belaka. Sedangkan Ayu, wanita itu adalah wanita yang paling sempurna yang pernah dia miliki. Dirinya tidak ingin bercerai dengan Ayu. Apa pun yang terjadi. di hatinya hanya ingin meminta maaf dan terus meminta maaf kepada Ayu. Adi akan melakukan apapun demi Ayu kembali. Adi berusaha menghubungi Ayu. Tetapi sejak perpisahan mereka, sepertinya Ayu sudah memblokir nomor ponsel Adi. Dengan putus asa Adi cuma bisa menangis di atas ranjangnya.

.......

"Mau mu apa!"

Angga menatap Luna yang sedang terbaring diruang rawat inap rumah sakit di Bandung. Luna terpaksa harus di larikan kerumah sakit untuk dirawat, karena Luna mogok makan sudah berhari-hari. Hingga tubuhnya jatuh pingsan karena tidak dapat asupan apapun.

"Aku hanya ingin bersama Adi"

Jawab Luna tanpa menoleh kepada kakak nya, Angga.

"Dasar keras kepala!"

Hardik Angga dengan menahan emosinya yang hampir memuncak.

"Apa yang kau harap dari Adi? hah..!"

"Aku mencintai Adi.. Apakah kakak tidak berpikir siapa yang mau menikahi wanita yang sudah tidak perawan lagi?"

Luna menatap Angga dengan sinis. Angga pun terdiam.

"Adi harus tanggung jawab kak.."

Sambung Luna lagi. Mendengar ucapan Luna, membuat kuping Angga terasa panas dan ia lebih memilih untuk pergi dari ruangan itu. Sedangkan Luna menangis sejadi-jadinya.

Angga duduk disamping Ibunya di depan ruangan Luna. Kedua tangannya mengusap wajahnya dengan gusar.

"Apa yang harus aku lakukan Bu? aku sudah gagal menjadi seorang kakak. Luna adalah tanggung jawabku semenjak bapak pergi"

Katanya sambil menangis didepan Ibunya. Ibunya Angga menarik nafas berat. Air matanya mulai membanjiri pipinya yang sudah mulai keriput.

"Nikahkan Luna dengan Adi. Itu jalan keluarnya nak"

Angga menatap Ibunya dengan tidak percaya.

"Ibu pasrah, bila itu memang pilihan Luna"

Sambung Ibunya lagi.

"Tetapi Bu, Adi itu suami orang..!"

Nada suara Angga mulai meninggi.

"Nak.., tidak ada wanita yang mau dengan suaminya lagi setelah ia melihat suaminya tidur dengan wanita lain. Ibu yakin, dalam waktu dekat Adi pasti menceraikan istrinya. Dan ibu mau kamu memastikan, bahwa Adi akan tanggungjawab terhadap Luna"

Angga terdiam mendengar ucapan Ibunya. Perasaannya menjadi tidak menentu. Lalu Angga beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan Ibunya begitu saja.

Ayu menatap dirinya di cermin. tidak tampak lagi disana seorang Ayu yang sederhana. Yang terlihat hanya seorang Isabel yang cantik dan berkelas. Ayu meraba wajahnya, lalu meraba foto Isabel yang berada di dalam pigura di atas meja rias.

"Kenapa kita bisa mirip?"

Bisik Ayu sambil memandangi wajah Isabel di dalam foto.

Cringgg.. cringgggg.. cringgggg

Bunyi ponsel Ayu mengalihkan pandangan Ayu dari foto Isabel. Ia kembali meletakan foto Isabel di atas meja rias. Ia meraih ponselnya yang tergeletak di atas ranjang lalu ia membaca pesan yang baru saja diterimanya.

Niken

"Jangan lupa besok..! Awas kalau lupa. gue ngambek..!"

Ayu tersenyum lalu dengan cepat ia membalas pesan dari sahabatnya itu.

"Iya cerewet.., subuh-subuh gue bakal udah sampai disana"

Ketik Ayu lalu mengirimkan pesan itu untuk Niken. Ayu menaruh ponselnya lalu kembali menatap foto Isabel.

"wait... Isabel? Aku pernah mendengar nama itu sebelum nya, tapi dimana ya?"

Ayu berusaha untuk mengingat-ingat nama tersebut. Tiba-tiba dirinya teringat pada orang yang pernah mengatakan bahwa Ayu mirip sekali dengan mantan tunangannya yang sudah meninggal dunia.

"Dia...! iya dia...! Dokter Prakoso!!!! Apa Isabel yang dia maksud adalah Isabel ini? Apa benar dokter itu tunangan Isabel?"

Hati Ayu terus bertanya-tanya.

"Apa kabar lelaki itu ya, pesan-pesan nya belum sempat ku balas"

Ayu membuka ponsel nya, lalu membaca sepuluh pesan dari Prakoso. Dirinya selalu tersenyum saat membaca satu persatu pesan dari Prakoso.

"Hai.. kabarku baik-baik saja, kamu tidak ada kerjaan ya? ngirim pesan banyak sekali?"

Ayu membalas pesan dari Prakoso. tidak butuh waktu yang lama, Prakoso langsung menghubungi Ayu.

"Hai... kemana aja? Kenapa baru balas pesan ku?"

Terdengar suara riang dari lelaki itu

"Kamu mau di prioritaskan?"

pertanyaan Ayu membuat Dokter Prakoso tertawa.

"Iya, soal nya aku orang yang tidak mampu"

Jawab Dokter Prakoso.

"Tidak mampu?

"Iya, tidak mampu jauh dari kamu"

"Orang gila"

Ucap Ayu dengan sebal.

"Hahahaa.. bercanda kok. Kalo kamu marah aku bercanda, kalo kamu gak marah aku serius"

"Garing"

Jawab Ayu singkat.

"Ketemuan yuk.. sekarang"

"Maaf aku gak bisa, kapan-kapan aja. Udah ya.. bye.!"

Ayu langsung mengakhiri percakapan itu. Lalu beberapa menit kemudian masuk pesan dari Prakoso.

Dokter Prakoso

"Maaf ya.. kalau bercanda ku tidak pantas. Aku tau kamu sangat menjaga diri"

Ayu hanya membaca pesan tersebut, Dirinya tidak berani membalas. Bagaimanapun perasaan bahwa dirinya masih seorang istri tetap ada. Malam itu Ayu berdoa, semoga masalahnya dan Adi cepat berakhir. Ayu menuju ke ranjang milik Isabel, ranjang itu terasa sangat nyaman. Ayu merebahkan dirinya, ia menyentuh bantal di sampingnya

"Maaf Isabel.. aku menggantikan kamu"

Bisiknya lirih, lalu Ayu memejamkan matanya dan terlelap di dalam alam mimpi.

1
falea sezi
angga jg slaah adek mu itu jg jalang
Nining Chili
👍👍👍
R'vina
Luar biasa
Nuraini Aini
trimksh thor ceritanya keren👍👍❤️❤️
Nuraini Aini
aku kok g suka aja klu ayu menjadi pendendam walaupun adi sdh berbuat kesalahan tp g sehrsnya menjadi org pendendam krn sekarang ayu sdh py power apa bedanya klu begitu ayu dgn adi sm buruknya toh adi skrg sdh g py apa" lg
Andi Fitri
Ayu dendam tdk baik malah akan membuat hati mu tak tenang..dia sdh dpt karmanya Krn buang berlian dpt krikil..
Andi Fitri
benci banget dgn yg namanya pelakor TPI pelakor tak akan bertingkah klu suami tak beri harapan..
gembulers
bgs
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
total 1 replies
gembulers
kalo dulu...suami KL selingkuh pasti balik nya ke istri pertama.tp KL sekarang ttp aj nkh SM selingkuh an.
Ira_87
Novel yang sangat menginspirasi 💐
semoga semakin banyak para suami yg sadar ya Thor, bahwa pernikahan itu hal yg sangat sakral, hal yg harus dijaga itu adalah kesetiaan dalam berumah tangga ♥️
ditunggu novel berikutnya Thor 🤩🤩🤩
De'Rini: Terima kasih kak 🙏❤
novel selanjutnya sudah ada kak. kakak bisa lihat di profil ku ya kak 🙏❤
total 1 replies
Diana Susanti
terimakasih kak mantab atas karyanya love you
De'Rini: sama2 kakak. ❤
total 1 replies
Diana Susanti
bagus kak
De'Rini: Terima kasih kak ❤
total 1 replies
Batriani Betty
bener yah kata para ulama.. sesuatu yg haram itu memabukkan... indah, nyaman, bikin kangen. tak ada lawan lah pokoknya... mudah saja untuk dilakukan, ada saja jalan nya... tp penuh dgn gelimang dosa. jika sesuati yg halal berat yah.. dimata akan banyak tidak bagusnya. banyak salahnya, banyak kekurangan nya... dan malah harganya.
Sapto Mulyanto
disini ceritanya spt dipaksakan. luna dr lulus SMA umur 19 sudah nikah dg Adi kmudian diusir dr rmh. kmudian jd pramuria. kok dibilang lulus kuliah. kpn kuliahnya?
De'Rini: maaf ya kak kalau ada miss nya
total 1 replies
sherly
kisah dinovel ini dah banyak banget di NT tp tetep aja dibuat dgn versi berbedaapun selalu buat emosi jiwa..
Windarti08
aku suka cerita ini... tokoh utama wanita yang tersakiti tapi kuat, tegas dan gak cengeng, tapi gak bar-bar yang menyerang sang pelakor.
membalas perbuatan menjijikkan suami beserta selingkuhan dengan cara yang elegant.
cerita yang gak terlalu banyak konflik serta gak berlarut-larut, episode nya gak banyak jadi enak bacanya gak bosen, yang paling penting pasangan selingkuhan itu dapetin karmanya masing-masing. itu yang paling ditunggu para readers🥰
makasih untuk cerita yang bagus ini, tetap semangat nulisnya Thor... dinanti karya-karya selanjutnya🙏😘
De'Rini: halo kakak, Terima kasih banyak ya 🙏
total 1 replies
Windarti08
maaf visualnya aunty Lisa yang gak cocok Thor... masa Pak Hendy muka orang Jawa gitu adeknya muka blasteran 🙏✌🤭
Yen Margaret Purba
Luna 2x merusak ga metong,
si Adi lgsg metong ya Thor 😃
Windarti08
heh Pak Suhendra... anda sendiri yang mempercepat kiamat datang...
udah tau istrimu yang lebih kaya, berani-beraninya selingkuh sampai 3x, sekali dua kali dimaafkan malah keenakan, yang ketiga kalinya auto didepaklah anda...
makanya bersyukur Pak... udah tuir juga masih doyan cabe-cabean 🙄🙄🤦‍♀
Windarti08
sepertinya sugar daddy nya Luna itu suami aunty Lisa deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!