NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:170.3k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Ada Yang Spesial

Sementara itu, di dalam taksi yang melaju menuju Brooklyn. Clarissa membuka ponselnya di jok belakang. Ada pesan dari Jenni, pacar Julian.

[Clarissa, kau jadi datang ke yacht party Julian minggu depan, kan? Max Kingsford tertarik padamu. Jangan sia-siakan kesempatan ini.]

Clarissa membaca pesan itu sekali, dua kali, lalu tersenyum sendiri. Ia menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan kegirangan yang sesungguhnya membanjiri dadanya.

Jujur, sejak bertemu Max tadi, dia tidak bisa berhenti memikirkan pria itu.

Ia sangat ingin ikut ke penthouse-nya tadi. Sampai sekarang pun, dia masih membayangkan bagaimana rasanya berdiri di balkon penthouse mewah Max, melihat cakrawala Manhattan ditemani segelas wine mahal.

Tapi dia tahu, keputusannya menolak adalah langkah tepat. Ia tidak ingin menjadi wanita yang mudah dilupakan karena dia cukup tahu reputasi Max yang mudah bosan.

Dan sekarang, dengan adanya pesta yacht minggu depan, dia punya kesempatan kedua. Kali ini dia akan bermain lebih cerdas. Ia akan membuat Max jatuh lebih dulu.

[Baik, Jen. Aku akan datang] balas Clarissa sambil tersenyum lebar.

Ia memandang ke luar jendela taksi sambil masih tersenyum, “Minggu depan, Maxence Kingsford. Ayo tunjukkan seberapa jauh kau bisa mengejarku.”

*

*

Keesokan harinya Cassia bekerja seperti biasa. Tak ada yang berbeda dari rutinitasnya, tiba di kantor pukul setengah delapan pagi, menyiapkan kopi hitam tanpa gula untuk Max, menata dokumen, lalu mengetik jadwal Max yang padat.

Layar laptopnya menyala, menampakkan bayangan wajahnya yang kalem dan datar. Dia melihat sekilas ke arah Max di ruangan sebelah melalui kaca sekat.

Max bahkan tak menanyakan perihal tentang gaun yang dia beli kemarin. Dia mungkin berharap agar ada satu kalimat keluar dari mulut Max yang bukan tentang laporan pekerjaan.

Namun pria itu hanya melirik sekilas ketika Cassia masuk ke ruang kerjanya, lalu kembali menatap layar laptop dengan kening berkerut.

Seperti biasa.

Max sangat profesional dalam pekerjaannya meskipun pria itu brengsek dalam hal wanita. Sepengetahuan Cassia, bosnya itu berganti-ganti perempuan setiap satu atau dua minggu.

Kadang model, kadang artis, sosialita, pernah juga seorang pengusaha muda yang datang ke kantor dengan kacamata hitam dan bibir mengerut kesal karena Max membatalkan kencan di menit terakhir.

Tapi, dia tak pernah melecehkan wanita, karena dia lah yang dikejar oleh banyak wanita dari berbagai macam kalangan.

Cassia pernah melihat langsung di sebuah acara amal tahun lalu, wanita-wanita berdandan sempurna mengerumuni Max seperti lebah.

"Cass."

Cassia mendongak. Max sudah berdiri di ambang pintu ruang kerjanya—ruang sekretaris yang kecil penuh kaca dan rapi, hanya berjarak tiga meter dari ruang Max.

"Ya, Tuan Max?" Cassia menggeser kursinya sedikit, jarinya berhenti mengetik.

"Makan siang bisnis dengan Edward di restoran kuubah, jam setengah satu, sebentar lagi. Kau ikut, catat detail negosiasinya. Dan bawakan proposal revisi yang kemarin.”

"Baik, Tuan."

Max berbalik tanpa menambahkan sepatah kata pun. Cassia mendesah pelan, kemudian menyusun dokumen dan memasukkan laptop tipisnya ke dalam tas.

Ia sudah hafal ritme kerja seperti ini, perintah, eksekusi, laporan. Tak ada ruang untuk basa-basi. Cassia segera berlari menyusul sang bos ke lift.

Di dalam lift, Cassia berdiri di belakang Max. Posisi yang tetap sama sejak pertama dia bekerja dengan Max setahun lalu.

Dia tak berani melihat ke arah Max, hanya menunduk saja, karena Max bisa melihat pantulannya dan dinding kaca yang ada di sekitar mereka.

*

*

1
diah nursanti
ceritanya bagus
diah nursanti
posessive nya mulai keluar,km harus kasih kejelasan kalo bersikap seperti itu max
azelia
😢
Farda Nurjannah
semakin max menyangkal tidak memiliki rasa ke cassia tapi actionya menjawab kebalikan semuanya!
yuk semangatt cassia bentengi hati km yaa!
suka boleh, tapi dalam batas wajar.
biar kedepannya km tidak merasakan sakit mendalam.

ehh aku yakin cassia bukan type cwe yg bakal terpuruk oleh percintaan sii hihi
Kar Genjreng
setuju' Max memang sebenarnya ga boleh tetapi loe harus bisa mengambil hati Cassia karena Cassia merasa cintanya tidak berbalas,,, Cassia merasa ga pantas jadi loe yang harus meyakinkan bahwa loe akan bertanggung jawab bukan hanya anaknya bila nanti Cassia hamil,,, tetapi Cassia loe sayang jadi biar Cassia tidak bimbang,,siap Max Cassia terlalu malu atau merasa ga pantas buat loe,,
Chloe Bebe
Kaaa lanjutttt
happy oktavia
kak othor... tlg lah reader yg sdh penasaran gabut ini.. pliiisss up lg yaaa..😘😘
Daneen
Uhuy mulai cemburu
Lina Cuang
lanjut kak
Rinduin
Wih max telah tersihir dengan mantra perawan polos nan naif wkwk
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
manti
aku suka karya mbak nya ceritanya bagus bagus dan terlihat nyata. dan yg membaca terasa seperti berlakon dalam novel yang ditulis. secara tidak langsung seperti pemeran utamanya
Nonie Hlm
😕😕😕😕😕blm up hiks😕😏
Bela Viona
aw.aw..aw
Bela Viona
biasa nya aku no komen untuk visual novel mana pun.
tpi untuk visual max disini bikin aku sedikit 🤏 salting 🤭
Nonie Hlm
ayooooo uuuuppppp lagi
Shee_👚
cie max takut cia di ambil cowo lain🤣🤣
Shee_👚
karena cinta itu suka bikin buta mata dan hati max, nah contohnya cia buta mata hati ya🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!