NovelToon NovelToon
Secret Love

Secret Love

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / Anak Kembar / One Night Stand / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:283.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

Nusantara Alam Lestari, seorang wanita yang tak percaya cinta sejati. Suatu ketika, ia tak sengaja bertemu dengan seorang pria bernama Langit di Kala Sore di sebuah pinggir pantai di pulau Dewata.

Mereka berkenalan dan terlibat obrolan seru. Namun siapa sangka alkohol yang menemani obrolan mereka, membuat mereka hilang kendali dan membuat mereka terlibat cinta satu malam.

Keesokan paginya mereka terbangun oleh ketukan kencang di kaca mobil Kala, para nelayan setempat memergoki mereka berduaan di mobil tanpa busana. Di tengah kepanikan karena penggerbegan itu, Tari berhasil melarikan diri dari amukan para nelayan. Ia bisa kembali ke hotelnya dengan selamat dan terbang ke Jakarta meninggalkan Kala yang harus menghadapi amukan masa seorang diri.


Selang lima tahun kemudian Kala bertemu dengan dua anak kembar yang begitu mirip dengan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Kala datang pagi-pagi sekali ke kediaman Tari untuk memenuhi janjinya, menemani kedua anak kembarnya hadir dalam peringatan hari Ayah di sekolah. "Morning Boy," sapa Kala seraya membuka pintu mobil lebar-lebar mempersilahkan kedua mereka masuk.

"Morning Kapten!" sapa Lingga dan Lintang kompak dan penuh semangat sembari menepuk tangan Kala (Tos) kemudian mereka masuk, di ikuti oleh pengasuh mereka.

Setelah mereka bertiga masuk, Kala menutup pintu dan membuka pintu depan untuk Tari, namun Tari tak bergerak masuk, wanita itu justru menggelengkan kepalanya.

"Masuklah jangan malu-malu! Aku akan mengantarmu ke toko," ucap Kala sembari melihat jam di pergelangan tangannya, masih ada waktu empat puluh menit untuk mengantar Tari ke Be Bread!

"Hari ini aku tidak ke toko."

"Lalu?" tanya Kala bingung dan penasaran sebab Tari berpakaian rapih.

"Aku mau ke bandara, dan terbang menuju Bali," jawabnya. "Ada hal penting yang harus aku urus, jadi bolehkah aku titip anak-anak?" pinta Tari dengan ragu. "Hanya sampai sore, aku langsung pulang lagi ke Jakarta."

Kala tersenyum sumringah. "Serahkan saja semuanya padaku, aku akan menjaga anak-anak dengan baik."

Tari melirik ke arah mobil, memastikan anak-anaknya tidak melihat dirinya barulah ia menarik tangan Kala menjauh. "Kau jangan coba-coba berencana menculik mereka dariku! Aku sudah menyuruh pengasuhnya untuk tidak membiarkanmu bertigaan dengan anak-anak," ucap Tari dengan tegas. "Bik Tina pandai bela diri, jadi kalau kau macam-macam, dia akan mematahkan tulangmu!" ancam Tari dengan wajah serius.

"Wow aku takut sekali dengan ancamanmu, Nona manis," ledek Kala sembari tertawa, ia kemudian memasang wajah serius. "Sudah ku katakan aku tidak akan pernah memisahkanmu dengan anak-anak kalau pun aku merencanakan penculikan, tentu aku akan lebih dahulu menculikmu. Menjadikanmu ratu di rumahku," Kala menoel dagu Tari yang menggemaskan bagi Kala.

Tari menepis tangan Kala dengan kasar. "Aku tidak termakan oleh gombalan recehmu!" ucap Tari kesal. "Aku bukan seperti wanita-wanita murahan yang bisa kau tiduri sesuka hatimu!"

"Hei Nona, apa maksud ucapanmu?" Kala tak terima, ia tak pernah merasa tidur dengan wanita mana pun selain Tari.

"Mengajak seorang wanita minum hingga mabuk, lalu menidurinya. Sungguh itu cara murahan yang kau pakai untuk menjerat para wanita. Kau mengambil kesempatan dalam kesempitan..." Tari meluapkan semua kekesalan yang selama ini ia pendam.

"Hei... Aku tidak sepicik itu. Aku tidak pernah melakukan hal yang kau tuduhkan, bahkan aku tidak pernah..."

"Kapten, apakah kapal kita tidak jadi berlayar?" tanya Lingga memotong kalimat Kala, bocah itu melongok melalu kaca jendela.

Seketika Kala menoleh. "Tentu saja jadi, Nak. Tunggu sebentar!" jawabnya tersenyum padahal baru saja ia memasang wajah kesalnya kepada Tari. Kala kembali lagi ke Tari. "Bahkan aku tidak pernah tidur dengan wanita manapun selain dirimu," bisiknya dengan lembut, setelah itu ia melangkah menuju mobil.

Sebelum mengemudikan mobilnya, Kala meminta salah satu diantara Lingga dan Lintang untuk duduk di depan. Mereka berebut untuk duduk di samping Kala, akhirnya sang pengasuh menyuruh anak-anak suit dan menjajikan ketika pulang akan bertukar posisi.

"Yeee.." Lingga bersorak, memenangkan suit dan bocah itu pindah ke bangku depan, barulah Kala melajukan kendaraannya menuju sekolah.

Tari melambaikan tangannya ke arah mobil, namun pikirannya masih memikirkan kalimat terakhir yang Kala ucapkan tadi. Bahkan aku tidak pernah tidur dengan wanita manapun selain dirimu. "Mana mungkin pria seperti dia tidak pernah melakukan itu," gumam Tari, ia mencoba mengabaikan pikirannya dan memilih untuk bergegas pergi menuju bandara.

...****************...

Lingga dan Lintang dengan bangganya menggandeng tangan Kala menuju ruang aula tempat acara tersebut berlangsung, beberapa anak nampak terkejut melihat kemiripan Kala dengan si kembar. Keduanya kompak mengabaikan keterkejutan teman-temannya.

Acara di awali dengan pertunjukan anak-anak menyanyikan lagu Yang Terbaik Bagimu, yang di populerkan oleh grup musik ADA Band bersama penyanyi Gita Gutawa.

Sembari merekam penampilan mereka, Kala tak dapat menahan rasa harunya. Beberapa kali ia kedapatan mengusap air matanya. "Maafkan Daddy, Nak." Ia menyesali mengapa ia tak berusaha lebih keras dalam mencari keberadaan Tari. "Daddy janji, mulai hari ini dan seterusnya Daddy akan selalu ada untuk kalian," gumamnya.

Acara berikutnya di lanjutkan dengan lomba membuat kartu ucapan. Lingga dan Lintang kompak memilih tema alam bawah laut, secara bergantian Kala membantu keduanya melukis kartu ucapan tersebut. Di bagian akhir saat menulis isi kartu ucapan, Lintang dan Lingga melarang Kala untuk melihat. Mereka menulis dengan cepat kemudian langsung di kumpulkan ke guru kelas mereka untuk di nilai.

Lomba kedua, sekaligus lomba terakhir pada acara A Day With Daddy adalah memasak. Kedengarannya mudah hanya membuat pancake, tapi bagi mereka bertiga yang hampir tak pernah menyentuh dapur, sudah pasti mengalami kesulitan.

"Demi Tuhan, aku berharap Mommy ada di sini," gerutu Lingga yang wajahnya sudah tertutup oleh tepung.

Tak jauh berbeda dengan Lingga, Lintang dan Kala pun sama berantakannya. Adonan pancake mengotori kemeja dan wajah Kala, belum lagi tangan mereka di lengket karena telur yang pecah di tangan mereka.

Alih-alih stres dengan kekacauan meja masak mereka, Kala justru mengajak kedua anaknya berfoto dan mengirimkannya ke Tari. Tari yang tengah bersama dengan Dahlia mempersiapkan pembukaan toko kue, tak kuasa menahan tawanya hingga membuat Dahlia penasaran dan bertanya. "Ada apa Tari?"

Tari menggeleng, ia langsung memasukan handphonenya ke tas. "Tidak ada, hanya ayahnya anak-anakku mengirimkan foto. Mereka bertiga sedang membuat pancake di acara peringatan hari ayah di sekolah," jawab Tari. "Mereka bertiga tampak kotor dan berantakan sekali," Tari kembali tertawa.

Dahlia tersenyum. "Pasti sangat menyenangkan memiliki anak kembar yang dekat dengan ayahnya, aku juga berharap semoga putraku bisa segera menikahi wanita pujaannya dan segera memberiku cucu kembar."

"Aamiin, aku doakan Bu Dahlia."

Tari dan Dahlia memeriksa sekali lagi persiapan toko, termasuk bagian depan toko. Tari mengantur karangan bunga yang di kirim oleh para kolega Dahlia, diantara karangan bunga yang berjejer, ada satu yang menarik perhatian Tari. Yaitu karangan bunga dari putra bungsu Dahlia.

Selamat atas dibukanya Sasa's Cake dari putra Mama yang paling tampan.

"Ternyata putra Bu Dahlia sungguh narsis," gumam Tari yang tak mengetahui bahwa itu adalah pemberian Kala.

Dan Kala sendiri pun tak tahu jika ibunya bekerja sama dengan Tari sebab mereka menamai toko kue mereka dengan nama Sasa's Cake bukan Be Bread!

Sasa's Cake di ambil dari nama anak Dahlia, karena wanita itu ingin menyumbangkan 20% keuntungannya ke panti asuhan atas nama almarhum putrinya, dan Tari sama sekali tidak keberatan dengan hal itu.

1
Maryam Renhoran
Alhamdulillah...
Happy ending...😍😍
embun hujan
kala kala.. terlalu menye menye eh meragukan istrinya sendiri pula ckck cerai aja udah cerai
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
Niar Zahniar
semangat berkarya
Rosnah Yusuf
sangat bagus, terima kasih
Fera Damayanti
Luar biasa
Dewi Hutabarat
Lumayan
Aqilla Aqilla
Ceritanya bagus.. tapi kok gk dilanjut endingnya gk puas 😁
Sativa Kyu
👍
aku_aja
Luar biasa
Fransiska Musilah
emang ya amber cs tipe tipe manusia culas
Fransiska Musilah
hm....
rumput cari kuda.
Srie Ciwis Ladahitam
hahaha...mimpi NU yee... nenek sihir..../Curse//Curse//Curse/
Mei Mei
Luar biasa
Hadijah Nadia
👍👍👍👍👍
Hadijah Nadia
👍👍👍👍👍
Suzy Fahda
Luar biasa
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Nahhh kaannn.... ingin memperkaya diri dengan menghalalkan segala cara akhirnya yaaa begitu....
bunda DF 💞
good story
bunda DF 💞
kala sifatnya mirip bgt sm papanya jagat,, ga tegas sm perempuan
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Luna posesif sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!