NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Zaman Kuno

Terlempar Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi / Ruang Ajaib
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anisa Ammoera(_)

Jia Li adalah seorang dokter genius dari modern. Meski begitu, keluarganya sendiri tidak pernah menghargainya dan lebih menyayangi kakak laki-laki nya yang menjadi pengangguran.

Tepat setelah Jia Li selesai melakukan operasi. Sebuah tamparan menantinya di pintu keluar. Awal dari segalanya.

Jiwa Jia Li terseret ke zaman kuno, lebih tepat nya memasuki raga Lin Jia. Lin Jia adalah putri dari Kaisar Lin Dong dan selir kedua. Diam - diam di belakang Kaisar. Lin Jia di remehkan karena tidak memiliki Elemen apapun dalam tubuhnya.

Namun semua berubah saat jiwa Jia Li menempati raga Lin Jia. Berkat bantuan sistem dan ruang ajaib. Jia Li akan mengubah takdir Lin Jia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Ammoera(_), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elemen Cahaya Aktif

Di tengah pertarungan yang sedang terjadi, Lin Jia tidak gugup. Dengan wajah tenang, ia menghunus pedangnya yang terbungkus aura biru tua ke arah langit.

Pedang Lin Jia tidak lagi berkilau seperti baja biasa, melainkan memancarkan medan gaya yang kuat, menarik segala sesuatu di sekitarnya.

Serigala Roh Hewan itu menyadari bahaya ini. Dengan deru cahaya yang memekakkan telinga, ia melancarkan serangan terakhir: Hujan Meteor Cahaya. Ribuan bola api cahaya kecil dan satu bola energi raksasa di tengah-tengahnya melesat ke arah Lin Jia, siap memusnahkan segalanya.

Ia mengayunkan pedang magnetnya perlahan.

Benturan Dahsyat Terjadi!

Medan magnet yang diciptakan oleh Lin Jia dan hujan cahaya bertemu di udara.

Serigala Roh mencoba menembus dengan kecepatan cahaya, memanaskan udara di sekitarnya.

Lin Jia merespons dengan mengubah arah aliran serangan. Lin Jia menggunakan trik yang lebih cerdas: ia memanipulasi medan magnet di sekitar medan cahaya itu sendiri.

Cahaya itu mulai terbelokkan, tidak bisa bergerak lurus. Ribuan bola api raksasa yang seharusnya menghujam Lin Jia kini melayang-layang di atasnya, berputar dalam orbit tak terduga, ditarik dan ditolak oleh medan magnet pedangnya. Menciptakan sebuah bola pusaran cahaya yang berdenting dan berdesir hebat, tertahan oleh kekuatan magnet yang tidak terlihat.

"Kita akhiri sekarang!" seru Lin Jia lantang. Meski keringat terus bercucuran karena rasa panas.

Lin Jia mulai menggerakkan pedangnya melingkar. Ia mengontrol medan magnet semakin kuat, memaksa bola api cahaya itu terkumpul di titik pusat di atas kepalanya, menciptakan satu bola energi raksasa yang sangat stabil namun sangat panas.

Serigala Roh Hewan itu merintih. Ia tidak bisa lagi mengendalikan cahayanya. Cahaya itu, yang seharusnya dia kendalikan, kini justru menjadi sumber energi yang terjebak dan melawan nya.

Elemen cahaya yang terbentuk tiba-tiba berubah arah, menarik seluruh bola energi cahaya yang telah terbentuk itu ke bawah, langsung ke arah tanah tempat Serigala Roh Hewan berdiri.

Sementara itu, tangan Lin Jia yang tampak kosong mengeluarkan kekuatan elemen tanah untuk membuat perisai yang kokoh agar ledakan itu tidak menghancurkan sekitar.

BOOM!

Ledakan terjadi.

Serigala Roh Hewan tidak bisa menahan serangan itu. Tanah bergetar, pepohonan di sekitar menjadi kacau balau, debu berterbangan.

Sampai akhirnya.

Serigala Roh itu tumbang dan kehilangan kesadarannya.

Sementara itu di sisi lain, Mei Mei tampak membeku. Gadis itu masih mematung dengan apa yang baru saja dia lihat secara langsung.

Matanya membelalak sempurna, mulutnya setengah terbuka, bahkan seluruh tubuhnya gemetar hebat menahan gelombang keterkejutan yang luar biasa.

Bukan hanya terkejut dengan kekuatan sang nona, namun cadar Lin Jia yang terlepas karena pertarungan itu memperlihatkan wajah cantiknya. Berbeda dengan wajah Lin Jia yang dia kenal. Sangat buruk. Namun wanita yang ada di hadapan nya ini, begitu terlihat sangat cantik.

"I--Itu.. e--elemen.. magnet," bisik Mei Mei dengan suara sepelan desau angin."Dan... wajah, Nona? B--bagaimana mungkin?"

Mei Mei langsung menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangan. Jantungnya berdegup kencang di balik pakaiannya yang tampak kusut. Sepertinya, terlalu banyak rahasia besar yang selama ini nonanya sembunyikan rapat-rapat darinya.

Elemen magnet adalah kekuatan langka yang bahkan para tetua besar pun jarang miliki. Hanya beberapa orang di dunia ini yang memiliki kekuatan elemen magnet. Dari mana nonanya mendapatkan kekuatan mengerikan itu?

Sementara Mei Mei sibuk dengan kecamuk pikirannya, Lin Jia melangkah perlahan mendekati Serigala Hewan Roh yang baru saja dia kalahkan dalam pertarungan sengit.

Makhluk agung itu tampak terluka parah, terkapar di atas tanah berumput tipis. Cahaya emas yang awalnya memenuhi seluruh tubuh kekar sang serigala kini terlihat meredup dan memudar, menyisakan napasnya yang setiap detik menipis.

Jujur saja, melihat sorot mata makhluk itu, Lin Jia merasa kasihan pada sang Serigala Roh.

Lin Jia menghela nafas.

Ia mengibaskan tangan kanannya dengan anggun. Seketika, kilatan cahaya redup muncul dari telapak tangannya, dan sebuah tabung kecil yang berisikan Air Yanzhu murni—yang mengalir langsung dari Ruang Ajaib miliknya—muncul begitu saja di udara. Lin Jia berlutut, lalu dengan lembut meneteskan air suci itu tepat di atas kepala Serigala Roh yang sudah kehilangan kesadaran nya itu.

Keajaiban langsung terjadi. Seketika, cahaya emas yang tadinya padam di tubuh serigala itu kembali bersinar terang, bahkan jauh lebih murni dari sebelumnya.

Luka-luka di tubuhnya menutup dalam sekejap. Mata besar Serigala Roh itu perlahan terbuka, menatap langsung ke arah Lin Jia yang tengah tersenyum tipis dan tulus padanya.

Merasa tugasnya selesai, Lin Jia berdiri, menepis debu di pakaiannya, dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu. Namun baru beberapa langkah kakinya berayun, sebuah suara bergema di kepalanya.

"Tunggu, Nona..." Serigala Roh itu berbicara, menggunakan transmisi batin yang terdengar berat namun penuh hormat.

Langkah Lin Jia seketika berhenti. Dia berbalik dengan tenang, menatap Serigala Roh itu. Namun tidak sedingin sebelum nya, ada kehangatan disana.

"Bawalah aku bersamamu," lanjut suara batin sang serigala, terdengar memohon.

Lin Jia mengangkat satu alisnya, sedikit terkejut dengan permintaan tiba-tiba itu. "Kamu... mau ikut denganku?" tanyanya untuk memastikan.

Serigala Roh itu perlahan bangkit berdiri. Ia mendekat dengan kepala tertunduk rendah, aura intimidasinya yang berbahaya telah sepenuhnya hilang, digantikan oleh kepatuhan mutlak.

"Nona adalah satu-satunya manusia yang berhasil mengalahkanku dengan terhormat... karena itu, terimalah aku menjadi pengikut setia Nona. Aku bersumpah akan setia dan melindungi Anda," kata Serigala Roh itu dengan nada khidmat. "Aku bisa merasakan melalui aliran energi tadi... Nona memiliki hati yang sangat murni. Anda sangat berbeda dengan semua kultivator serakah di luar sana, yang berusaha menangkapku hanya demi mengambil inti rohku demi mencapai tujuan egois mereka. Tapi Nona... Anda benar-benar berbeda."

Belum sempat Lin Jia membuka mulut untuk memberikan jawaban atas sumpah setia itu, sebuah suara mekanis yang familiar tiba-tiba bergema di dalam kesadarannya.

Ting! Suara sistem miliknya berbunyi nyaring.

(Selamat, Nona! Anda bukan hanya berhasil mengalahkan Serigala Roh Hewan tingkat tinggi, tetapi Anda juga telah berhasil menaklukkan nya secara mutlak!) kata sistem dengan nada ceria yang khas.

(Hadiah telah terbuka: Kecepatan bertarung Anda meningkat 100%, dan Elemen Cahaya Legendaris kini telah Aktif!) lanjut sistem mengumumkan hadiah yang luar biasa.

Seketika, tubuh Lin Jia menegang. Dia merasakan hawa hangat yang sangat berbeda mengalir deras melalui pembuluh darah dan meridian dalam tubuhnya. Energi murni berwarna keemasan samar mulai berpendar dari pori-pori kulitnya, memanaskan seluruh tubuhnya dan memberikan kekuatan baru yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

1
Cty Badria
up lg ni hadiah /Rose/
Mydar Diamond
lanjuutt upnya mungkin calon suami masa depan telah di temukan🤔
Dewiendahsetiowati
apakah ini calon imam Lin Jia
Hendri Wirawan
bagus....lanjutkan
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Anonim
ceritanya bagus, masih awal tapi menarik buat dibaca. lanjut semangat yaaa/Determined//Rose/
Alia Chans
"Menulis cerita ini membutuhkan waktu berjam-jam, tetapi satu like mungkin mampu menghapus lelah itu dalam sekejap. semangat✍️👈😍☺
Ardella Ardellaarcell
lanjut
Dania
semangat tor di tunggu upnya
Ardella Ardellaarcell
lanjut kak bgus crita'y😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!