Seorang bayi perempuan sendirian di tengah hutan belantara di dunia dewa ditemukan oleh seorang dewa. Dewa tersebut mengangkat bayi itu menjadi muridnya. Bayi itu diberi nama Xi Xiu mengikuti marga dari sang dewa Xi Zhufu.
Siapa sangka Xi Xiu memiliki bakat yang sangat langka di dunia dewa sekali pun. Xi Xiu memiliki sifat semangat yang tinggi dan juga sangat nakal hingga membuat para dewa kewalahan dengan sikap Xi Xiu walaupun dia seorang genius. Akhirnya para dewa tersebut memutuskan untuk memberi tugas kepada Xi Xiu ke dunia fana untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dihadapi oleh orang dunia fana tersebut. Bagaimanakah kisah petualangan Xi Xiu, apakah dia bisa menyelesaikannya....?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diajeng Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PENYERANGAN SEKTE SERIBU PEDANG NAGA II
Trang..
suara dentingan pedang yang saling pertabrakan.
xi xiu melawan patriak sekte hujan darah.
patriak hujan darah lebih dulu menyerang xi xiu dengan beberapa jurusnya.
TRANG...
BOOM...
''heh.. lumayan juga kau gadis kecil" kata patriak
''hahahaha.... tak kusangka patriak sekte hujan darah akan selemah ini'' ucap xi xiu memprovikasi patriak sekte hujan darah.
patriak sekte hujan darah yang sudah tersulut emosinya kenudian menyerang xi xiu.
'JURUS SERIBU KEMATIAN - LANGKAH PERTAMA, TEBASAN MAUT'
ucap patriak sekte hujan darah
xi xiu hanya menanggapinya dengan santai dan hanya menghkndari beberapa serangannya.
'' jangan menghindar gadis kecil!!!'' teriak patriak sekte kesal karena semua serangannya sapat dihindari oleh xi xiu
" jika aku tidak menghindar aku yang akan terkena seranganmu... BODOH" ucap Xi xiu memprovokasi patriak hujan darah lagi dan lagi.
''dasar b******n kecil" ucap patriak sekte darah.
xi xiu hanya terkekeh geli saja menghadapi serangan demi serangan dari patriak sekte hujan sarah. jika dia mau dia bisasaja membunuh patriak sekte hujan darah dengan hanya satu kali kibasan tangan. karena perbedaan kekuatan bagaikan langit dan bumi.
"hei.. kenapa dari tadi hanya kau saja yang menyerang?" ucap xi xiu
"jangan harap kau bisa melepaskan serangan kepada diriku" ucap patriak sekte hujan darah.
beberapa menit kemudian
'hosh..hosh..hosh'
suara napas patriak sektehujan darah mulai memberat. bajunya telah dibasahi dengan keringatnya.
namun, berbeda dengan xi xiu yang napasnya masih teratur bahkan pakaian yang dikenakannga masih sanyat bersih.
''segitu saja? baiklah sekarabg giliranku" ucap xi xiu dengna senyum jahatnya
'JURUS PEDANG SURGAWI - BENTUK PERTAMA- PHOENIX API' ucap xi xiu sambil mengalirkan sedikit qinya ke pedang yang digunakannya.
saat mengucapkan jurusnya pada pedang xi xiu muncul cahaya ungu yang kemudian membentuk seekor phoenix di ujung pedangnya.
kemudian xi xiu menebaskan pedangnya mengarah ke patriak sekte hujan darah. karena masih mengatur napasnya dia tidak sempat menghindari serabgan xi. xiu dan terjadilah ledakan yang sangat besar.
BOOM
orang-orang yang mendengarkan ledakan itu segera menghentikan serangan mereka dan meihat apa yang bisa membuat ledakan yang begitu besar.
mereka mengira bahwa yang terkena ledakan adalah xi xiu. namun mereka terkejut karena dugaan mereka malah sebaliknya dari yang mereka pikirkan. karena mereka melihat tempat berdirinya patriak sekte hujan darah sudah hancur dan patriak sekte hujan darah sudah terpental hingga ribuan meter.
penampulan patriak sekte hujan darah sudah tidak gagah sepeti awal dia saat menggunakan zirah merah darahnya.
sekarang zirah yang dipakainya sudah sangat buruk untuk dipakai dan penampilan patriak sekte hujan darah pun tidak lebih baik. darah keluar dari mulutnya dan lengan kirinya sudah hilang terbakar oleh api serangan xi xiu.
'' wah... kau hebat sekali bisa selanat dari seranganku padalah itu mengandubg qi-ku sebanyak 5% kekuatanku. kau benar-benar hebat" ucap xi xiu. namun sangat jelas terdebgar kalau dia sedang meremehkan kekuatan patriak sekte hujan darah.
''patriak dan tetua sekalian kalian urus sisanya. aku akan membantu murid-murid sekte kita'' ucap xi xiu
''baiklah'' ucap patriak
kemudian xi xiu melesat membantu para murid sekte seribu pedang naga yang sedang bertarung. tidak samapai satu jam murid sekte hujan darah sudah tersisa setengahnya dari 3000 pasukan yang mereka bawa karena habis dibantai oleh xi xiu. mereka yang melihat pembantaian xi xiu kini sangat takut, semangat bertarung mereka melemah. namun tidak dengan murid sekte seribu pedabg naga, mereka merasa sangat senang, walaupun mereka berjumblah 800-an orang dengan adanya xi xiu korban dipihak mereka tidak terlalu banyak. dengan semangat mereka semua membantai murid sekte hujan darah.
DI SEBUAH BANGUNAN SEPERTI ISTANA DI PEDALAMAN HUTAN
''bagaimana apakan penyerangannya sudah selesai?'' ucap seseorang yang duduk di sebuah singgasana yang sangat megah.
''maafkan hamba yang mulia dewa. keadaannya sangat buruk. kita mengirimkan 3000 pasukan murid tingkat elit sedangkan mereka hanya mengirimkan 800 pasukan murid namun sudah setengah pasukan kita dibantai oleh mereka yang mulia'' ucap orang yang memberikan informasi kepada oeang yang dipanggilnya yang mulia dewa.
''bagaimana bisa? dimanapatriak bodoh kalian?'' kata orang yang duduk di singgasana dengan wajah geram
" a-ampun yang mulia dewa. patriak tengah dikalahkan oleh seorang gadis kecil hanya dengan satu serangan saja'' ucap informan itu debgan nada gemetar
''dasar tidak berguna!! sepertinya aku harus menunjukan diriku lebih awal'' ucapnya dengan nada liciknya.
namun dia tidak menyadari apa yang akan ditemuinya di tempat penyerangan itu..
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG...
pdahal lgi sru²nya loh eh malah ga d lanjut/Cry//Whimper/