NovelToon NovelToon
Kembalinya Dewa Kematian

Kembalinya Dewa Kematian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:148.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Boqin Changing

Ini adalah cerita tentang seseorang yang kembali ke masa lalunya. Seorang pendekar kuat yang berhasil mendapatkan pusaka untuk mengulang waktu.

Sembilan tahun telah berlalu semenjak kembalinya dia ke masa lalu. Banyak hal yang telah ia ubah. Kekuatannya juga perlahan mendekat ke puncak kekuatannya di kehidupan pertama.

Namun ancaman lain akhirnya muncul. Sejarah telah berubah karena campur tangannya. Kini ia harus bersiap menghadapi musuh lain yang rumit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing

Boqin Changing memandang ketiga pengikutnya secara bergantian. Senyum tipis di wajahnya perlahan menghilang, berganti dengan ekspresi serius.

"Ada alasan kenapa aku memanggil kalian."

Suasana aula langsung berubah lebih hening. Tatapan Boqin Changing mengarah ke luar jendela.

"Aku mengkhawatirkan sesuatu."

Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan,

"Ada sebuah keluarga yang ingin kuselidiki."

"Keluarga itu berpotensi menjadi ancaman bagi Kekaisaran Qin."

Long Aotian mengernyit.

"Ancaman?"

Boqin Changing menganggukkan kepala.

"Aku khawatir mereka sedang berusaha merusak ketenteraman Kekaisaran Qin."

"Namun sampai saat ini aku masih belum mengetahui tujuan mereka yang sebenarnya."

Ia kembali terdiam beberapa saat.

"Lagipula, semua yang kumiliki saat ini masih sebatas dugaan."

Wu Xing kemudian bertanya,

"Keluarga siapa yang Tuan Besar maksud?"

Boqin Changing menatap mereka satu per satu.

"...Keluarga Pei. Dari Kekaisaran Jiu."

Begitu nama itu keluar, suasana aula mendadak menjadi jauh lebih sunyi.

Boqin Changing melanjutkan ucapannya.

"Dalam misi sebelumnya, aku menemukan petunjuk yang mengarah kepada mereka."

"Kelompok Bulan Kelam yang baru saja kumusnahkan... kemungkinan besar hanyalah salah satu kelompok bayangan milik Keluarga Pei."

Tatapan Long Aotian dan Wu Xing langsung berubah serius.

"Mereka telah memasuki wilayah Kekaisaran Qin."

"Dan berdasarkan informasi yang kudapat... mereka bahkan sempat berencana menculik kedua orang tuaku untuk dijadikan sandera."

Aura dingin perlahan memenuhi aula. Long Aotian mengepalkan tangannya.

"Berani sekali mereka."

Wu Xing pun ikut memasang wajah dingin.

"Kalau benar begitu, mereka memang tidak bisa dibiarkan."

Namun, sebelum Boqin Changing sempat melanjutkan ucapannya, Yan Luo yang sejak tadi diam mendadak berbicara.

"Keluarga Pei..."

Nada suaranya terdengar lebih berat dari biasanya.

"Itu keluarga yang sangat berbahaya."

Boqin Changing menoleh.

"Kau mengenal mereka?"

Yan Luo menganggukkan kepala pelan.

"Sedikit."

"Keluarga Pei bukan hanya kuat. Mereka juga sangat kaya."

"Di bawah mereka terdapat banyak sekali kelompok. Sebagian diketahui publik. Sebagian lainnya benar-benar dirahasiakan."

Ia menarik napas panjang.

"Dua tahun yang lalu... Keluarga Pei pernah mencoba berinvestasi besar-besaran di Kekaisaran Zhou."

Ucapan itu langsung menarik perhatian semua orang.

Yan Luo melanjutkan,

"Pada saat itu aku meminta Kaisar Zhou untuk menolak tawaran mereka."

Long Aotian tampak heran.

"Menolak investasi itu?"

Yan Luo mengangguk.

"Karena aku tahu keluarga itu sangat berbahaya."

Wu Xing bertanya,

"Apa mereka memang berniat menguasai sebuah kekaisaran?"

Yan Luo menggeleng.

"Itulah yang membuat mereka berbeda. Mereka hampir tidak pernah mencoba menggulingkan seorang kaisar secara langsung."

"Mereka justru memilih cara yang jauh lebih halus."

Tatapannya perlahan menjadi serius.

"Mereka menciptakan huru-hara. Melakukan sabotase. Menyebarkan fitnah. Memasang jebakan. Bahkan mengendalikan utang."

"Lalu mereka akan memberikan tekanan ekonomi, politik, bahkan sosial."

"Sedikit demi sedikit mereka membuat sebuah kekaisaran bergantung kepada mereka."

"Dan ketika waktunya tiba... kekaisaran itu akan jatuh ke tangan mereka dengan sendirinya."

Suasana aula menjadi semakin sunyi.

Yan Luo kembali berkata,

"Sudah ada beberapa kekaisaran yang mengalami nasib seperti itu."

"Mereka tidak hancur karena perang. Melainkan runtuh dari dalam."

Boqin Changing menatap Yan Luo beberapa saat sebelum akhirnya tersenyum tipis.

"Ternyata... Kau tahu cukup banyak."

Yan Luo tersenyum tipis.

"Aku memang pernah menyelidiki mereka. Walaupun informasi yang kumiliki juga tidak lengkap."

"Masih banyak bagian yang hingga sekarang belum bisa kupastikan."

Ia berhenti sejenak.

"Lagipula... Aku adalah orang dari masa depan yang kembali ke masa lalu."

"Aku mengetahui bayangan berbagai peristiwa yang terjadi pada masa ini... bahkan sebagian yang akan terjadi di masa mendatang."

Yan Luo tersenyum pahit.

"Walaupun... belum tentu semuanya benar."

"Karena masa depan bisa berubah. Dan apa yang kubaca dan kudengar di masa depan belum tentu benar."

Boqin Changing menganggukkan kepala pelan. Apa yang dirasakan Yan Luo sama persis dengan apa yang ia rasakan.

Kemudian ia melirik ke arah Long Aotian dan Wu Xing. Lalu kembali menatap Yan Luo.

"Kalau begitu... mereka berdua sudah mengetahui bahwa kau adalah orang yang kembali dari masa depan?"

Yan Luo menganggukkan kepala tanpa ragu.

"Sudah. Aku telah menceritakan semuanya kepada Saudara Ao dan Saudara Wu Xing. Termasuk identitasku."

"Dan juga... bahwa aku adalah murid dari Guru Zhi Shen."

Ucapan itu membuat Boqin Changing sedikit mengangkat alisnya. Tatapannya kembali beralih kepada Long Aotian dan Wu Xing, menunggu reaksi kedua pengikutnya tersebut.

Long Aotian dan Wu Xing saling berpandangan selama beberapa saat. Detik berikutnya, keduanya justru tertawa kecil.

"Hahaha..."

Yan Luo menoleh bingung.

Long Aotian menggeleng sambil masih tersenyum.

"Sebenarnya... aku tidak pernah meminta Saudara Luo menceritakan semua itu."

Wu Xing mengangguk setuju.

"Benar."

Long Aotian melanjutkan,

"Menurutku, sejak Tuan Besar mengatakan bahwa kau adalah salah satu pengikutnya, sama seperti kami berdua... itu sudah lebih dari cukup."

"Kami tidak membutuhkan penjelasan lain."

Wu Xing tersenyum.

"Tuan Besar tidak pernah salah menilai orang."

"Kalau ia mengatakan kau adalah orangnya, maka kau memang rekan kami."

Yan Luo tampak sedikit terdiam.

"Namun... aku tetap merasa perlu menceritakan semuanya. Aku ingin kalian percaya kepadaku."

Wu Xing langsung menggeleng sambil tertawa pelan.

"Tanpa kau bercerita pun kami sudah percaya. Kau adalah saudara kami."

Long Aotian menepuk bahu Yan Luo.

"Benar. Justru kalau kau terus menjelaskan panjang lebar waktu itu, aku malah bingung harus menanggapi bagaimana."

Yan Luo menghela napas pelan sebelum akhirnya ikut tertawa.

"Hahaha... mungkin aku memang terlalu banyak berpikir."

Wu Xing ikut tertawa.

"Sedikit."

Long Aotian segera menambahkan,

"Bukan sedikit. Menurutku memang terlalu banyak."

"Hahaha..."

Ketiganya akhirnya tertawa bersama.

Melihat pemandangan itu, Boqin Changing hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum tipis.

"Baik. Kalau urusan itu sudah selesai..."

"Waktunya membahas tugas kalian."

Seketika tawa mereka berhenti. Ketiga orang itu langsung kembali memasang wajah serius.

Boqin Changing lebih dahulu memandang Yan Luo.

"Yan Luo."

"Ya, Tuan Besar."

"Aku ingin kau pergi ke Kekaisaran Jiu."

Yan Luo sedikit mengernyit.

"Ke Kekaisaran Jiu?"

Boqin Changing mengangguk.

"Selidiki Keluarga Pei. Aku ingin mengetahui sebanyak mungkin mengenai mereka."

"Terutama hubungan mereka dengan berbagai kelompok bayangan."

"Semua informasi sekecil apa pun bisa menjadi petunjuk."

Yan Luo mengepalkan tangan.

"Aku mengerti. Aku pernah menyelidiki mereka sebelumnya."

"Mungkin akan lebih mudah bagiku untuk memulainya lagi."

Boqin Changing menganggukkan kepala puas.

"Bagus."

Kemudian tatapannya beralih kepada Long Aotian.

"Long Aotian."

Long Aotian langsung melangkah maju.

"Tuan Besar."

"Kau ikut denganku menuju ibu kota."

Long Aotian tersenyum lebar.

"Dengan senang hati."

Boqin Changing melanjutkan,

"Aku ingin bertemu dengan pihak istana. Sambil melihat sejauh mana pengaruh Keluarga Pei telah memasuki Kekaisaran Qin."

"Bila memang mereka sudah mulai bergerak... aku ingin mengetahuinya sebelum semuanya terlambat."

Long Aotian menganggukkan kepala mantap.

"Aku mengerti."

"Lalu..."

Boqin Changing perlahan menoleh kepada orang terakhir.

"Wu Xing."

Mendengar namanya disebut paling akhir, mata Wu Xing langsung berbinar.

Jantungnya bahkan berdetak sedikit lebih cepat. Di dalam benaknya hanya ada satu pikiran.

"Aku disebut terakhir. Berarti tugasku pasti yang paling penting. Atau mungkin yang paling berbahaya."

Anehnya, justru kemungkinan itu membuat darahnya berdesir penuh semangat. Ia bahkan tanpa sadar tersenyum lebar.

"Apa pun perintah Tuan Besar, aku siap menjalankannya."

Boqin Changing memandangnya cukup lama tanpa berkata apa-apa.

Keheningan itu justru membuat Wu Xing semakin bersemangat.

"Benar. Pasti tugas besar. Mungkin menyusup ke markas musuh atau membunuh seseorang."

Berbagai kemungkinan mulai memenuhi kepalanya.

Barulah beberapa saat kemudian Boqin Changing membuka mulut.

"Tugasmu..."

Wu Xing langsung menegakkan punggungnya.

"...tetap berada di sekte ini."

"..."

Senyum di wajah Wu Xing langsung membeku.

"Hah?"

1
Iban Hakim
Keren
budiman
satu mawar 🌹
Zainal Arifin
joooooooosssss 🤣🤣🤣🙏
Zainal Arifin
sehebat apapun pencapaian seorg anak,ddepan org tuanya dia ttaplh seorg anak yg harus menghormati ortunya,itulah pesan dan pelajaran bagi kita....😍🤲🤲
Mahayabank
Mantap Lanjuuuut lagi.. 🔁👍💪💪✅
Mahayabank
Yaudah lanjuuuut lagi 🔁🔁👀
Mahayabank
💪💪💪👍👍✅✅
Mahayabank
Makasih upnya 👍
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
Rinaldi Sigar
lnjut
Mahayabank: Lanjuuuuut 👍👍
total 1 replies
Baim Putra Kirana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Raju
hadeeeeech.....
ta apalah !!
biar alurnya lambat asal selamat
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍👍
Nanik S
Baru kejutan si Tuan muda menyerah 👍👍👍
Nanik S
Wkwkwkwkwk Tuan besar kalah sama Boqin Feng...🤣🤣🤣🤣
yayat
diracunin ayahnya untuk mancing n dpt ijin dr ibunya boqin ga berkutik
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe ayoooo mancing mania 👍🤣
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hiburan 🌽🔥
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Wu Xing tepat untuk tetap diSekte, karena dia Ketua Sekte yang ikut Boqin Changing ke Kaisaran Qin. selain menjaga Sekte bisa juga melatih orang diSekte.
Zainal Arifin
libur ???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!