Kisah seorang gadis cantik berumur 22 tahun,anak tunggal dari keluarga Atmajaya yang baru pulang dari Luar Negri.
Dalam perjalanan pulang mobil yang mereka tumpangi mengalami rem blong dan terbakar,untung dia bisa menyelematkan diri.
Tapi naas kedua orang tuanya terjebak dalam mobil tersebut.
Andi adalah dokter muda di Kotanya,selain berwajah ganteng andi juga seorang dokter ahli bedah yang terkenal.Dia juga di idolakan para suster dan perawat tp sikapnya dingin tp jg ramah terhadap pasiennya.
Akankan andi dan anissa berjodoh,lanjut ke cerita saja ya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lebay
hari mereka tiba di sebuah hotel yang berada di Denpasar,mereka langsung memesan kamar yang berhadapan dengan pantai.
Saat andi baru membuka kamar,nisa langsung menerobos masuk duluan.
" Sayang,pelan-pelan jalannya nanti jatuh " kata andi sambil memasukkan kopernya ke dalam kamar dan menutup pintunya kembali.
" Maaf sayang,aku sedang menahan pipis " berlari menuju kamar mandi.
Andi tertawa melihat tingkah istrinya,dia membuka koper mengambil baju dan memasukkan bajunya ke lemari.
" Sayang kamu sedang apa ?" tanya nisa,sambil duduk di sebelah suaminya.
" Sayang apa kamu lapar ?" tanya andi.
Nisa mengangguk dan andi segera memesan makanan dari hotel tersebut,sambil menunggu makanannya datang andi dan nisa menyegarkan badannya secara bergantian.
30 menit kemudian makanan mereka datang,mereka makan dengan lahap.
Setelah itu mereka beristirahat di balkon kamar,menikmati indahnya pantai di malam hari.
Pagi itu nisa bangun lebih dahulu karna cahaya matahari masuk ke celah-celah gorden kamar mereka,nisa membuka gorden tersebut dan dia terkesima melihat pemandangan di depan matanya.
Laut lepas berwarna biru kehijauan,sangat menakjubkan mata.
" Sayang,ayo cepet bangun lihat pemandangannya bagus sekali. Aku ingin sekali turun ke bawah dan menikmati indahnya pantai itu " ucap nisa yang kesal karena andi tidak segera bangun dari tidurnya.
" Aku masih ngantuk sayang,agak siang saja yaa " sambil menarik selimutnya kembali.
" Baiklah kalau begitu aku akan keluar sendiri " kata nisa sambil mengerucutkan bibirnya.
" Jangan nanti kamu di culik orang dan kalau istriku hilang gimana ?" andi langsung bangun dari tidurnya dan memeluk pinggang nisa.
" Dasar lebay !!" nisa tertawa melihat tingkah suaminya.
" Kalau begitu ayo kita turun,tapi kita mandi dulu " ucap nisa lagi.
" Baik tuan putri " andi mempersilahkan istrinya ke kamar mandi.
Nisa tidak merespon tingkah andi dan langsung menyegarkan dirinya,setelah 15 menit kemudian dia sudah keluar dengan handuk yang meliliti tubuhnya. Dan berjalan ke arah almari untuk mengambil hairdrayer untuk mengeringkan rambutnya.
Kini giliran andi yang masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi,nisa segera menyiapkan baju santai untuk andi kemeja
putih dan celana jeans pendek serta sepatu kets berwarna putih. Sama juga dengan nisa yang memakai baju singlet putih dan di tambah auther hijau dan celana pendek hitam serta sepatu kets warna putih juga.T
Tidak lama mereka sudah siap di dalam restoran untuk menikmati sarapan mereka sebelum menuju ke pantai.
" Sayang pakai cream dulu sebelum kita ke pantai biar gak hitam " kata andi sambil mengoleskan cream ke tangan dan kaki nisa.
Sepasang mata memperhatikan andi dan nisa dari awal mereka duduk memesan makanan,ingin sekali dia menghampiri namun di urungkan.
Nisa dan andi berjalan kaki menuju pantai yang di maksut nisa,karna jaraknya dekat dan mereka ingin menikmati bulan madu mereka dengan bahagia.
Terlihat mereka bergandengan tangan dan sesekali saling berpelukan dan bercanda ria,tak di sangka mereka telah di ikuti seseorang dari kejauhan.
Tak begitu lama mereka sampai di pantai,sedangkan nisa langsung berlari menuju pantai tersebut. Andi mengikutinya dengan berlari kecil di belakang nisa,dia menunggu nisa di pinggir pantai,sedangkan nisa sedang asyik bermain air dengan berselfi-selfi ria.
Tanpa di duga ternyata orang yang mengikuti mereka sampai di pantai yang sekarang di kunjungi andi dan nisa,dia terus memperhatikan mereka berdua. Tapi matanya tertuju pada andi yang sedang berdiri menyaksikan nisa saat itu.
👍👍👍