Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4
Yang Yang tertidur nyenyak di kamarnya. hari ini ia merasa sangat lelah menghadapi ibu tiri dan saudari tirinya. di dalam tidurnya, Yang Yang bermimpi aneh.
sebuah kecelakaan mobil yang menewaskan seorang dokter cantik bernama Yue Xu. Tubuhnya berlumuran darah. Suara ambulance pun terdengar nyaring di jalan kota yang ramai.
"Dokter Yue Bangun, Dokter Yue..."
Tiba-tiba saja Yang Yang terbangun dari mimpinya itu.
"Aduh kepalaku pusing" rintih Yang Yang sambil memegangi kepalanya dengan kedua tangan.
Ia membuka matanya dan sesuatu yang aneh terjadi pada dirinya.
"Haaa,, Apa ini? Ini dimana? Kenapa aku disini? Lalu tubuh ini?" Yang Yang berjalan ke arah cermin melihat pantulan dirinya.
"Apa aku terlahir kembali di tubuh anak ini?" Pikirnya heran.
Kepalanya kembali pusing, di ingatannya muncul sosok gadis kecil yang di benci oleh ibu tiri dan saudari tirinya.
"Benar, aku terlahir kembali. Dan anak ini, sungguh sangat kasihan. Aku akan melindunginya dan melindungi keluarga ini juga" ucapnya.
Dokter Yue Xu yang meninggal akibat kecelakaan 5 tahun lalu setelah menerima penghargaan sebagai dokter jenius, kini terlahir kembali di tubuh seorang gadis kecil Yang Yang.
Keesokan harinya, Yang Yang meranjak dari tempat tidurnya. Ia hendak mandi dan berganti pakaian. Hari ini ayahnya akan pulang dari dinas luar kota. Ini kali pertama Yang Yang akan bertemu dengan Ayah kandungnya.
Yang Yang memakai gaun berwarna biru muda dan rambutnya di gerai yang membuatnya tampak begitu sangat lucu.
Yang Yang melihat Zhuzhu sudah duduk di ruang tamu. Yang Yang berjalan ke arah Saudari tirinya itu. Ia melihat apa yang Zhuzhu teteskan ke matanya.
""Lihat lah Yang Yang bagaimana aku menangis dan mengaduh di depan Ayah nanti. Tunggu saja kamu akan di usir dari keluarga Pratama" ucap Zhuzhu sombong.
Yang Yang hanya diam dan duduk sambil memperhatikan saudari tirinya itu.
"Aku sudah menyiapkan diri menghadapi Ayah yang galak" Batin Yang Yang.
Di depan terdengar suara mobil. Benar saja Dimas Pratama, Ayah kandung Yang Yang datang.
Dimas keluar dari mobil mewahnya itu.
"Dimana Yang Yang? Apa dia sudah di rumah?" Tanya Dimas kepada pengawal pribadinya.
"Nona Yang Yang ada di dalam Tuan" jawab pengawal itu.
Dimas segera bergegas masuk menemui putri kandungnya itu. Ia segera menuju ke ruang tamu tempat dimana Yang Yang dan Zhuzhu berada.
"Ayah,,, Ayah" Zhuzhu berlari menghampiri Dimas. Namun pandangan Dimas tidak sekali pun tertuju pada Zhuzhu. Dimas langsung menghampiri Yang Yang dan menggendongnya.
"Sayangku. Akhirnya Ayah menemukanmu" ucap Dimas dengan bahagia. kini Yang Yang duduk di pangkuan Ayahnya.
"Wah, tidak ku sangka Ayahku begitu tampan. Dia juga baik sama Yang Yang" batin Yang Yang sambil menatap Ayahnya itu.
"Kalau sebelum ibu mu meninggal dan tidak memberi tahu nenek kalau dia punya anak, Ayah pasti tidak menemukanmu Yang Yang ku" Dimas memeluk Yang Yang erat.
"Aduh rasanya tidak nyaman banget dipangku begini, tapi aku kan Yang Yang kecil, bukan Dokter Yue Xu. Asli ini seperti di novel-novel, meninggal tapi terlahir kembali di keluarga kaya raya. Keren banget, ditambah bisa menghajar ibu tiri dan si Nona Zhuzhu itu. Pasti ini bakalan asik banget" Ucap Yang Yang dalam hati.
"Nona, Tuan rela menunda beberapa pertemuan pentingnya demi bertemu dengan anda. Dia juga semalam tidak bisa tidur karena memikirkan anda terus" Ucap pengawal pribadi Dimas yang dari tadi berdiri di belakangnya.
"Ternyata Ayah ini sangat menyayangi anaknya, aku kira tadinya dia orang yang kejam seperti Bibi Lu dan Zhuzhu" Ucap Yang Yang dalam hati.
Zhuzhu yang dari tadi diabaikan oleh ayahnya, kini hanya tinggal berdiri dengan wajah penuh amarah melihat ayahnya begitu sayang sama Yang Yang.
"Dulu Ayah setiap pulang dinas pasti yang ia temui duluan aku. Sekarang perhatian itu di rebut oleh gadis kampung ini. Dasar Yang Yang jalan" ucap Zhuzhu dalam hati.
"Toni, tolong ambilkan hadiah yang aku siapkan untuk Nona Yang Yang" perintah Dimas.
"Baik Tuan" Toni segera mengambil hadiah yang sudah disiapkan beberapa hari yang lalu.
Beberapa pelayan pun masuk dengan membawa hadiah. Ada banyak pakaian cantik, mainan, bahkan perhiasan yang disiapkan untuk Yang Yang.
"Sayang maafin Ayah, Ayah hanya sempat menyiapkan sedikit hadiah untuk mu karena waktunya sangat mepet. Nanti Ayah belikan lagi yang banyak" Ucap Dimas kepada Yang Yang.
"Benar Nona, waktunya sangat mepet. Tapi tenang saja nanti akan ada perhiasan keluaran terbaru untuk Nona Yang Yang" ucap pelayan yang sedang memegang perhiasan cantik.
Lagi-lagi Zhuzhu merasa sangat kesal melihat Yang Yang yang begitu dimanjakan oleh Ayahnya.
"Harusnya semua ini milikku. Kamu merebutnya lagi dariku Yang Yang" Batin Zhuzhu.
"Yang Yang silahkan kamu melihatnya" Ucap Dimas.
Yang Yang berdiri dari pangkuan Ayahnya. Ia melihat semua perhiasan dan hadiah lainnya.
"Wahh,, mewah sekali. tidak rugi aku terlahir kembali di tubuh anak ini" ucapnya tersenyum bahagia.
"Yang Yang apa kamu suka?" Tanya Dimas.
"Yang Yang suka Ayah. Apapun yang Ayah berikan, Yang Yang selalu suka" ucap Yang Yang dengan wajah ceria.
"Anak pintar" Dimas memuji anak kandungnya itu sambil mengelus kepala Yang Yang.
Zhuzhu sudah terbakar emosi melihat itu semua. Ayahnya pun tidak pernah menghiraukan kehadirannya. Ia bagaikan patung yang berdiri di antara Dimas dan Yang Yang.
"Ayah,,," panggil Zhuzhu lagi, namun tidak dibalas oleh Dimas. Dia hanya sibuk dengan putri kandungnya itu.
"Ayah,,,Nenek pilih kasih, sekarang Ayah juga pilih kasih" Zhuzhu menghampiri Dimas.
"Zhuzhu selama ini kamu sudah punya semua" Jawab Dimas dengan wajah datar.
Zhuzhu berdiri dan melempar perhiasan yang dipegang pelayan.
"Zhuzhu tidak suka kalau Yang Yang di rumah ini. Dia merebut kasih sayang Ayah dan Nenek" Ucap Zhuzhu.
Plakkkk
Dimas menampar Zhuzhu karena melempar perhiasan yang ia berikan kepada putri kandungnya.
Lu Xie yang mendengar keributan itu pun segerah datang. Ia langsung berlari ke arah putrinya yang sudah menangis.
"Mas, Kamu apa-apaan si. Kenapa kamu memukul Zhuzhu?" tanya Lu Xie membela putrinya.
"Apa begini caramu mendidik Zhuzhu?" Balas Dimas.
"Ini pasti gara-gara Yang Yang anak kampung ini, kamu sama seperti ibu mu, wanita Jalang" Ucap Lu Xie.
Plakkk
Dimas menampar Istrinya itu.
"Kurang ajar, Kalau kamu masih ingin tinggal di rumah ini, jaga sikap mu. Jangan pernah sekali-kali menyakiti putriku" tegas Dimas.
"Mas tegah kamu ya, Zhuzhu juga putri kandungmu" belah Lu Xie.
"Menyingkir dari hadapanku sekarang juga" Dimas tampak begitu marah.
Lu Xie menarik tangan Zhuzhu dan membawanya kembali ke kamar.
"Ibu,,,anak kampung itu merebut semuanya dari Zhuzhu. Zhuzhu tidak mau dia ada di rumah ini" ucap Zhuzhu dengan wajah cemberut.
"Tenang saja Zhuzhu di rumah ini tidak akan ada yang bisa merebut posisimu sebagai pewaris keluarga Pratama. Anak jalang itu, pasti akan ibu singkirkan" Ucap Lu Xie tersenyum licik sambil memeluk putrinya.
lanjut up lagi thor