NovelToon NovelToon
Guruku Tersayang

Guruku Tersayang

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Ketos / Berondong / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Dua kali berturut-turut tidak lulus, tiba-tiba Damar minta izin menikah pada ibunya. Tak tanggung-tanggung, perempuan yang akan dipersuntingnya adalah Bu Dita, wali kelasnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rezeki Anak Salih

Untuk sementara waktu, Damar memutuskan tinggal di mess bengkel tempatnya bekerja. Om Agas mengizinkannya di sana, tentunya dengan bantuan Pian juga. tadi,setelah pulang dari rumah pak Wiguna, Damar menelepon Pian, sayangnya ia tengah berada di luar kota untuk mengikuti bimbingan belajar sebelum ujian masuk perguruan tinggi negeri.

[Abang nggak usah khawatir, om Agas sudah nyiapin semuanya. Abang tinggal di sana saja dulu. Sepekan lagi aku akan pulang. Kita ketemuan ya!] Seru Pian dari ujung telepon.

Kini Damar sudah berada di mess. Ia menempati kamar yang berukuran tujuh meter persegi. Di dalamnya sudah ada satu tempat tidur kecil beserta bantal dan gulingnya. Untuk sementara waktu ia harus berada di sini.

Sebenarnya Damar sangat menyukai kamar ini sebab kosongan, tidak sumpek dari kamar yang ia tempati bersama Sigit sebab kamar mereka diisi oleh barang-barang titipan bunda. Ia bisa mengatur semuanya sesukanya.

Tiba-tiba Damar teringat ibu dan adiknya. Ia ingin menghubungi Sigit, tapi takut kalau yang mengangkat adalah bunda sebab Hp di rumah itu hanya dua. Satu Hp butut miliknya. Satu lagi Hp yang dipegang ibunya namun sering dipakai oleh adik-adiknya. Kalau bunda tahu, Damar khawatir Bunda marah.

Untuk menenangkan diri, Damar memutuskan salat. Sebaik-baiknya penolong dan pemberi rasa tenang hanyalah Allah.

Usai salat ia lanjut mengaji hingga malam menyongsong. Sebenarnya Damar terhitung belum lancar mengaji. Bahkan mungkin bacaan Quran adik-adiknya jauh lebih baik darinya. Ia memang malas membaca Al-Qur'an. Dulu waktu kecil ia juga sering bolos kalau di suruh ke TPA, ditambah ibunya yang tak terlalu mengawasi sebab sibuk mencari uang untuk mereka. Saking asyiknya mengeja huruf-huryf Hijaiyah, Damar sampai tertidur di atas sajadahnya.

***

Pukul tujuh pagi, Damar sudah mulai bekerja di bengkel. Ia sedang menyelesaikan perbaikan sebuah mobil mewah. Damar dipercaya karena ia satu-satunya karyawan di sini yang berani mengotak-atik kendaraan keluaran Eropa tersebut. Ini mobil kedua dengan jenis yang sama yang akan diperbaiki Damar, mobil pertama berhasil ia taklukkan, makanya pelanggan lain mempercayakan mobilnya juga pada Damar.

"Mar, kalau sudah selesai nanti segera ke kantor saya, ya." pesan Om Agas yang sudah memperhatikan Damar sejak lima belas menit lalu. Om agar selalu takjub dengan cara kerjanya.

Damar mengiyakan. Lalu kembali fokus pada pekerjaannya. Setelah selesai ia tes mesin.

"Beres. Alhamdulillah!" Kata Damar. Lalu menyerahkan kunci pada supervisor. Kini Damar melenggang menuju ruang om Agas.

"Ada apa ya, om?" tanya Damar, khawatir pekerjaannya ada yang salah. Ia berpikir keras. Dua hari lalu ada mobil Eropa yang datang, saat yang lain menolak, ia memaksakan diri untuk memeriksanya. Apakah itu yang membuatnya dipanggil.

"Mar, bagaimana, tinggal di mess kerasan?" tanya Om Agas.

"Alhamdulillah kerasan om. Tapi tetap saja kangen pulang." Damar tersenyum malu-malu, sementara om Agar tertawa.

"Oh ya, saya memanggil kamu ke sini karena saya memperhatikan cara kamu bekerja. Saya salut pada kamu, Mar. Kamu sangat menekuninya. Yang lebih membuat saya kagum adalah kamu sangat jenius dalam urusan permesinan. Benar yang dikatakan Pian dan rasanya saya sangat beruntung bisa punya karyawan seperti kamu!"

"Alhamdulillah, terimakasih om. Semoga saja saya tidak mengecewakan, om."

"Tapi saya tidak ingin menghambat karir kamu, Mar. Kamu masih sangat muda. Kalau kamu bekerja seperti ini kamu gak akan maju-maju. Karena itulah semalam saya berpikir untuk menyekolahkan kamu lagi."

"Sekolah?" Damar langsung panik. Ia tak suka belajar. Untuk lulus SMA saja rasanya sudah sangat sulit sebab ia malas-malasan, sekarang malah disuruh sekolah lagi.

"Jangan khawatir, Mar. Saya yakin kamu akan suka lanjut kuliah di bidang mesin. Tujuannya adalah agar kamu bisa meningkatkan kualitas kamu. Jangan hanya stag sebagai kuli saja. Bukannya kamu punya mimpi dan banyak tanggung jawab. Jadi sudah waktunya mengubah mindset kamu, Mar. Ayo belajar lagi. Kamu, mau, kan?"

"Duuuh om, begini ya, sebenarnya kalau disuruh belajar mesin saya suka tapi masalahnya saya ini anak pertama. Kami dari keluarga tidak mampu. Kalau saya berhenti kerja dan melanjutkan kuliah lalu siapa yang akan menjadi tulang punggung keluarga? Masa ibu saya lagi, om? Siapa yang akan membiayai kuliah saya dan adik-adik saya juga butuh sekolah. Yang tertua saja ingin kuliah tahun ini." Aku menjelaskan bagaimana kondisi saat ini agar Om Agas tak kecewa kalau aku menolak perintahnya melanjutkan pendidikan.

"Hahahaha." Om Agas tertawa. "Saya suka pemuda yang bertanggung jawab seperti kamu. Yang memikirkan keluarganya. Dengar Mar, saya memberikan masukan kepada kamu bukan berarti saya menyuruh kamu berhenti kerja karena sejujurnya saya masih sangat butuh tenaga kamu. Tapi saya pikir, ilmu dan kemampuan kamu jauh lebih penting.

Saya yang akan menyekolahkan kamu. Saya akan membiayai semuanya. Jadi kamu tak perlu khawatir. Kamu tinggal daftar dan kuliah. Sementara, kamu juga masih jadi karyawan di sini. Kamu bisa kerja sore hari setelah pulang kuliah. Yang penting masuk perguruan tinggi. Nanti kalau kamu lulus akan saya arahkan bekerja di perusahaan saya sebagai tenaga mesin. Yang dipakai bukan lagi tenaga kamu, tapi otak kamu.

Dan untuk gaji, tiap bulan kamu akan tetap menerima gaji. Saya akan menaikkan gaji kamu mulai bulan ini menjadi lima juta rupiah. Kamu juga akan mendapatkan bonus dari tiap mobil Eropa yang kamu perbaiki. Bagaimanapun?"

"Ya Allah ... saya mau pak. Saya mau sekali!" kata Damar.

"Bagus. Kalau begitu persiapkan juga diri kamu untuk ujian masuk perguruan tinggi. Ingat, Mar, ini berhubungan dengan masa depan kamu. Jadi jangan sia-siakan ini!"

Senyum Damar mengembang setelah keluar dari ruang om Agas. Ia benar-benar tak menyangka mendapatkan banyak rezeki seperti ini. Bisa bertemu dengan om Agas saja sudah sangat disyukurinya, ditambah ia bisa bekerja dan kini akan disekolahkan. Ia berharap ini akan jadi jalannya untuk menggapai masa depan yang cerah.

Rezeki ini pasti Allah beri karena ia terus memperbaiki dirinya menjadi lebih baik lagi. Tak lupa Damar juga mengirimkan pesan pada Pian sebagai perantara yang sudah mempertemukan dirinya dengan om Agas. Damar sadar sudah hutang Budi begitu banyak padanya.

[Aku nggak tahu lagi bagaimana cara membalas kebaikan kamu, Yan. Semoga saja suatu hari nanti aku bisa membalasnya.] pesan Damar.

[Hahahaha, enggak usah kaku gitu, bang. Nanti traktir bakso saja :D] balas Pian.

[Siap!] Damar tersenyum. Tak menyangka mereka akan sedekat ini, seperti saudara sendiri. Padahal awalnya saling bertolak belakang.

1
Ridwan
Luar biasa
Fitria: terimakasih sudah mampir.

Silakan mampir di cerita baru saya.

HEAR ME MY LOVE.

Pernikahan yang dimulai dengan penuh harapan perlahan berubah menjadi medan pertempuran batin, saat masing-masing terjebak dalam rutinitas, pengkhianatan, dan perasaan yang terpendam. Ketika Aji, suami yang dulunya penuh gairah, terjebak dalam dunianya sendiri, Ami merasa semakin terasing.

Sebagai wanita dewasa yang kuat, mulai mempertanyakan segala yang telah dijalaninya, mencari makna di balik setiap keputusan dan pengorbanan yang dia buat demi keluarga dan cinta.
total 1 replies
Sulaiman Efendy
LO BERJANJI UNTUK BAHAGIAKN DITA, DN AKN SELALU ADA UNTUK DITA, APA LO GK TAU. WANITA HAMIL ITU HORMONYA SENSITIF, MOODAN.. TPI LO MLH SIBUK KEJAR URUSAN DUNIA YG TKKN PRNH HABIS2NYA
Sulaiman Efendy
SUDAHLH GK PNYA AHKLAK,, TRNYATA PNYAKITAN DN MANDUL..
Sulaiman Efendy
ITU KNP MKIN GILA IBUNYA DAMAR, KNP GK DY SAJA YG NIKAH SAMA BABE JOHAN.. MKIN PARAH
Sulaiman Efendy
BETULKN KATAKU, NANDA DURHAKA SAMA ABANGNYA, MAKANYA DPT QISAS DARI TUHAN, PIKIRAN MREKA TRLALU DANGKAL, KRN HNY MMIKIRKN HARTA SI RANA, GK MIKIR EFEK KDEPANNYA, CBA ABANGNYA LULUS, DN KULIAH, DN PNY TITEL, BKNKH ITU BISA MNGUBAH EKONOMI KLUARGA MREKA,, DAMAR BSA BIAYAI SKOLAH ADIK2NYA, NANDA BENAR2 PICIK.. SKRG TRIMA BLASAN DARI TUHAN
Sulaiman Efendy
RMH TANGGA LO HANCUR, LO LAMPIASKN K ANAK2 LOO.. DASAR IBU IBLIS..
Sulaiman Efendy
HARUSNYA, LO BRDO'A UNTUK KBAIKAN ANAK LO, BKN NYA SUMPAH SERAPAH.. SUNGGUH IBU YG TK PUNYA AHKLAK. JAUH DARI NILAI2 AGAMA..
Sulaiman Efendy
KNP GK COBA KE KAMPUS PERAWAT ATAU KBIDANAN, ATAU FARMASI.. KNP HRS MAKSAKN KE DOKTER, INGAT APA YG KITA INGINKN, BLM TENTU ALLAH KABULKN, KRN ALLAH LBH TAU APA YG KAU BUTUHKN DRIPADA YG LO INGINKN, KRN BSA JDI ADA MUDHARAT DIDALAMNYA
Sulaiman Efendy
INI IBUNYA DAMAR TRLALU JAUH DARI SIRAMAN ROHANI, TRLALU JAUH DARI TUHAN, SEORANG IBU YG TK MNSYUKURI NIKMAT TUHAN.. KYKNYA NI IBU DAMAR YG TRLALU BNYK TUNTUTAN..
Sulaiman Efendy
PANTAS AYAH DAMAR BRUBAH, MNGKIN KRN SIKAP IBU NYA DAMAR YG BGITU YG BUAT AYAHNYA DAMAR JDI PRIA TK BRTANGGUNG JAWAB
Sulaiman Efendy
GMN GK GAGAL,, NIATNYA TK BAGUS,, MAKA ALLAH TDK MRIDHOI.. TU NANDA JUGA DURHAKA TRHADAP ABANGNYA
Sulaiman Efendy
MANUSIA ANJING, DLU DIAJAK. NIKAH BNYK ALASAN, SKRG LO INGIN GANGGU RMH TNGG ORANG, DASAR ANJING PNGECUT..
ALLAH MLINDUNGI DITA DRI LKI2 IBLIS KYK LOO.. MKANYA LO GK BRJODOH..
Sulaiman Efendy
ITU PSTI PERMAINAN BINTANG..
Sulaiman Efendy
KURANG AJAR SEKALI NI SI NANDA. BKN INGIN LIAT ABANGNYA BAHAGIA. TPI MLH INGIN HNCURKN KBAHAGIAAN ABANGNYA
Sulaiman Efendy
YG KAYA ITU ORTU RANA, EMAMGNYA ENAK NIKAH SAMA RANA CMA MODAL KOLOR DOANK. KMUDIAN DUDUK MANIS. TPI HIDUP DIATUR2 PIHAK ISTRI, JATUH HARGA DIRI LAKI2.. IBU DAMAR MNGKIN BNAR, TPI MSALAH HATI, ORG LAIN GK PNTAS IKUT CAMPUR..
Sulaiman Efendy
LHAAA, USIA BAGINDA RASULULLAH DGN UMMI SAYIDATUL SITI KHADIJAH SAJA BEDA 15 THN, DN UMMI SITI KHADIJAH JANDA, BAGINDA RASULULLAH MSH PERJAKA, JDI KNP MSLH UMUR DI PRMASALAHKN, HNY BEDA ANGKA DOANK..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Maulana ya_Rohman
ya...... ya...... ya...... kok udah end🤦
gak ada extra part nya ya🤔
Maulana ya_Rohman
pada syock😱😱😱😱😱😱
akupin juga sama syock😱😱😱😱😱 juga...
Maulana ya_Rohman
semoga cepet sembuh Dita....🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!