mengisahkan tentang seorang anak yang terusir dari rumah karna menurut sang papa dia adalah anak pembawa sial. Akhirnya suatu saat nanti Teri mengetahui kalau dia bukanlah putri kandung dari papa yang selama ini dia kenal adalah papa kandungnya.
Siapa yang tahu kalau di balik musibah yang dialami Teri akan membawa dia pada kebahagiaan yang sesungguhnya nantinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niluh sekar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 21
hari-hari yang di lalui oleh keluarga besar kang sangatlah berwarna sekarang, semenjak kedatangan teri dan di tambah dua bayi kembar pasangan tuan muda kang Ryu dan nona muda kang Teri. nyonya besar kang sering pergi arisan dan dengan bangga memamerkan ke dua cucu kembarnya. seperti yang sudah di diskusikan oleh pasangan suami istri kang Ryu dan kang teri setahun yang lalu, dua bulan setelah diskusi teri di nyatakan positif hamil anak ke tiga mereka, dan usia kandungan kang teri saat ini sudah memasuki bulan ke sembilan. tinggal menunggu harinya saja maka mereka akan kedatangan keluarga baru lagi. kang Ryu juga memutuskan bahwa ini akan menjadi anak terakhir mereka, sudah cukup kata kang Ryu, tiga saja. tapi kalau istrinya mau nambah pun dia juga tidak keberatan.
saat sedang bersantai di taman belakang, teri merasa mulas di bagian perutnya, tapi tidak lama menghilang lagi dan begitu seterusnya. maklum ya saat melahirkan anak kembarnya teri tidak mengetahui bagaimana rasanya, karena saat itu teri mengalami kecelakaan.
beberapa jam berlalu perut teri kembali merasakan mulas, dan sekarang sakitnya bertambah, malah tidak hilang-hilang. nyonya besar kang yang melihat gerak-gerik teri mencurigakan menghampiri menantu kesayangannya itu.
" kamu kenapa sayang?" tanya nyonya besar kang kepada menantu nya.
" mama, perutku sakit sedari tadi. apa sudah waktunya aku melahirkan?"
nyonya besar kang yang mendengar menantunya akan melahirkan merasa sangat khawatir dan segera memanggil sopir untuk mengantarkan mereka ke rumah sakit. di dalam perjalanan ke rumah sakit tidak lupa nyonya besar kang menghubungi suami dan anaknya untuk mangabari bahwa kang Teri akan melahirkan.
lima belas menit kemudian mobil yang membawa nyonya besar kang dan Teri telah sampai di rumah sakit, suster yang melihat kedatangan mereka langsung membawa brankar dan mendorong tubuh teri ke ruang persalinan.
karena Teri dulu melahirkan secara Caesar maka dokter kembali melakukan operasi tersebut kepada teri, karena jarang yang bisa di bilang sangat berdekatan.
kang Ryu telah sampai di rumah sakit tempat istrinya akan melahirkan dan menanyakan kepada sang mama bagaimana kondisi istrinya.nyonya besar kang menjelaskan secara terperinci kepada putranya bahwa istrinya tidak bisa melahirkan secara normal.
sejam kemudian terdengarlah suara tangisan bayi di dalam ruangan persalinan. semua anggota keluarga merasa lega karena anggota baru keluarga mereka lahir dengan selamat.
saat dokter keluar dari ruangan bersalin, kang Ryu menghampiri dokter tersebut dan menanyakan bagaimana keadaan anak dan istrinya? dokter menjawab bahwa anak dan istri dari kang Ryu baik-baik saja, dan jenis kelamin anak mereka laki-laki.
" selamat sayang, kamu mendapatkan seorang putra lagi,"
" makasih ma, ayo kita lihat keadaan istri dan anakku," kebetulan Teri dan anak nya sudah di pindahkan ke ruangan VVIP yang ada di rumah sakit tersebut.
kembali lagi mereka merasa terharu melihat wajah dari anggota keluarga mereka, cuman bedanya sekarang Teri dalam keadaan sehat walafiat dan memasang senyuman termanisnya saat seluruh keluarganya memasuki ruang perawatannya.
" apa kamu sudah mempunyai nama sayang untuk putramu?"
" sudah pa, namanya Lion Kiandra kang," tuan muda kang mengecup kening istrinya dan bergantian memberikan kecupan selamat datang di keluarga Kang untuk putranya.
kedatangan kedua anak kembarnya menambah keceriaan di ruangan tersebut, prince dan princess kang sangat bahagia mempunyai adik baru yang sangat tampan.
" dad, apa adik bayi hanya bisa tidur saja?" tanya prince
" iya sayang, adik bayi baru saja lahir jadi dia belum bisa apa-apa selain menangis. sabarlah sebentar lagi, mungkin beberapa bulan lagi adik Lion akan bisa bermain bersama kalian,"
" apa dulu princess seperti itu dad?"
" tentu saja sayang, kalian dulu sama seperti adik Lion hanya bisa menangis,"
prince dan princess kang sangat asik bercerita dan bertanya kepada kakek nenek beserta bibinya, apa saja yang biasa dia lakukan nanti kepada adik bayinya, sedangkan kang Teri sedang beristirahat karena merasa kelelahan sehabis melahirkan sedangkan tuan muda kang bermain bersama putra barunya tersebut.
*********#######*********
setahun kemudian
hari ini tuan muda kang mengajak keluarga kecilnya untuk pergi ke Indonesia. umur si kembar sudah tiga tahun sekarang sedangkan baby Lion sudah berumur satu tahun. tuan muda kang membawa serta dua baby sitter anak-anaknya, tuan muda kang tidak ingin mencari pengasuh baru karena takut terjadi apa-apa kepada anaknya kelak. sedangkan untuk pengasuhnya yang sekarang dia sudah sangat percaya bisa mengurus anaknya dengan baik.
semua keperluan mereka sudah di packing secara rapi dan sudah siap untuk di masuk kan ke dalam bagasi. tuan muda kang memutuskan untuk memakai jet pribadi nya, agar anak-anak dan istrinya merasa nyaman.
kang teri sebenarnya merasa sangat was-was, apa dia sudah siap untuk bertemu kembali dengan keluarga yang sudah membuangnya dulu. tapi suaminya selalu memberikan kekuatan kepada dirinya, bahwa Teri akan sanggup menghadapi apapun yang akan terjadi kedepannya.
beberapa jam kemudian sampailah mereka di bandara internasional Soekarno-Hatta, sopir yang menjemput mereka pun sudah siap siaga sedari tadi untuk menjemput majikannya. teri memutuskan untuk tinggal di rumah yang dulu pernah dia beli, dan tuan muda Kang juga tidak mempermasalah kannya.
bibik mar, Toni dan sari menyambut kedatangan mereka ( bukan Sari mama tiri Teri ya). mereka sangat kaget mengetahui kalau nona mereka ternyata sudah menikah dan memiliki tiga orang anak. pasalnya selama ini teri hanya menghubungi mereka membahas masalah pekerjaan dan masalah rumah saja. beberapa kali juga Jane berkunjung tidak pernah mengatakan bahwa majikan mereka sudah menikah. teri memperkenalkan keluarga kecilnya kepada mereka semua. tapi tentu saja ada yang patah hati, siapa lagi kalau bukan Toni. dari awal dia bertemu dengan Teri memang sudah menyukai majikannya itu, tapi dia membuang jauh-jauh perasaanya itu karena Teri adalah orang yang sudah berjasa dalam hidupnya selama ini. mulai hari ini Toni akan mengiklankan Teri bersama dengan orang lain dan membuang jauh-jauh perasaanya.
teri mengajak suaminya untuk beristirahat sejenak, sedangkan anak-anak mereka bermain di taman belakang rumah bersama dua pengasuhnya beserta sari dan Toni. sedangkan bik mar dan bik Lastri menyiapkan makanan untuk makan malam mereka nanti
**semoga ini akan menjadi pilihan terbaik untuk ku dan keluarga ku Tuhan. tolong kuatkan aku saat menghadapi mereka, dan mengambil kembali apa yang memang menjadi hak ku
(babak baru akan segera di mulai**)
dsar bodoh