NovelToon NovelToon
The Mysterious Rose

The Mysterious Rose

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Detektif / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: Minnie Harissa

A Mystery Thriller Novel

Hansel hanyalah biang onar di sekolah lamanya. Predikat cowok tampan yang suka menebar cinta sana-sini melekat kuat. Namun saat terpaksa pindah sekolah, semuanya berubah. Hansel dihadapkan pada perkara sulit. Tepatnya saat seorang gadis misterius dengan tatapan kosong mengatakan, "Aku bisa membuat hidupmu lebih menarik dibanding kisah dari novel thriller."

Anehnya, gadis itu benar. Kasus-kasus bunuh diri marak terjadi di SMA Gajah Mada. Yang mengherankan: kenapa si gadis misterius ikut menjadi korban?

Teror tak berhenti sampai di situ. Setelah kasus bunuh diri, dilaporkan ada seorang gadis yang menginjak mata manusia di depan gerbang.

Hansel tentu tak tinggal diam, mendadak ia berubah menjadi Detektif Holmes-Poirot. Dibantu dengan rekan sejawat, Ali dan Grisel, ia akan mengungkap siapa dalang di balik semua ini. Namun yang tidak Hansel tahu, akan ada luka besar yang menunggunya di akhir permainan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minnie Harissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua: Hanselio Kaban

Aku tidak pernah menyangka bahwa pengakuan Randall malam itu malah menjadi petaka. Bukan karena kata-katanya ternyata adalah sihir hitam yang menyihirku menjadi seekor bab*, melainkan dia terus-terusan memaksaku untuk membaca karya-karyanya.

Lalu di sinilah karya-karyanya itu berada, tergeletak begitu saja di dalam tasku yang sedari tadi rasanya memang berat banget.

Tidak salah kan kalau aku bilang Randall itu aneh? Jelas-jelas aku terus menolak membacanya. Lalu kenapa tiba-tiba semuanya bisa ada di sini?

Sialan. Hansel dan buku itu bagai air dan minyak. Walau bukan buku pelajaran, mana bisa sekarang aku tiba-tiba jadi anak culun yang hobi bawa-bawa buku tebal ke mana-mana.

"Kenapa? Ada masalah?" tanya seorang guru perempuan yang katanya adalah wali kelasku.

"Gak ada, Bu," sahutku malas menjelaskan. Lagi pula mau menjelaskan apa, bahwa aku punya abang sepupu gila yang sekarang menerorku dengan novel-novel thriller.

"Ya sudah, kalau begitu sekarang ayo ikut Ibu."

Tanpa banyak cincong aku mengikuti langkah guru muda itu dari belakang.

Gila, bodinya oke juga. Pikiranku jadi melantur. Tapi mau bagaimana pun aku ini tetap cowok remaja yang masih menggebu-gebu. Wajar sekali kalau terkadang aku memerhatikan bagian tertentu dari seorang perempuan.

Buru-buru aku buang jauh-jauh pemikiran itu saat kami tiba di depan kelas yang akan aku tempati ke depannya.

Aku mengikuti Bu Vira masuk dan menemukan sekawanan murid berisik yang mendadak hening melihat kedatangan kami.

"Anak-anak, seperti yang kalian lihat, hari ini kita kedatangan teman baru." Bu Vira menoleh padaku. "Ayo perkenalkan dirimu!"

"Nama saya Hanselio Kaban. Saya pindahan dari Jakarta."

Dapat kudengar beberapa anak heboh sehabis mendengar perkenalan singkatku tadi.

"Anak ibu kota, geng. Tapi bentar lagi udah jadi anak daerah ding."

"Mukanya mirip Alex Lange."

"Agak serem."

"Ganteng kok."

Bu Vira berusaha meredakan kebisingan murid-muridnya yang disebabkan olehku. Jujur, ini lebih menyenangkan daripada hening berkepanjangan.

"Sudah itu saja?" tanya Bu Vira, memastikan apakah masih ada yang ingin kusampaikan.

Aku mengangguk. "Iya, Bu."

Tapi tiba-tiba sebuah tangan mengacung tinggi, berasal dari seorang cowok superkinclong yang sepertinya hobi tebar-tebar senyum Pepsodent. "Mau tanya dong, Bu."

"Tanya apa Ali?"

"Dia kenapa pindah ke sini? Kena polusi ya di sana? Kulitnya sampe gelap gitu?"

Sial. Aku sudah di-bully di hari pertama masuk sekolah. Tidak tahukah mereka aku lebih tua setahun dari mereka semua?

"Ketutup debu gitu, ya, Li?" serobot sebuah suara lain yang terdengar tak kalah menyebalkan.

Gelak tawa mulai memenuhi ruang kelas ini. Aku memasang wajah kecut yang sepertinya cukup berhasil membuat beberapa orang keder. 

Saat dilihatnya aku tak berniat menjawab pertanyaan si Ali-Ali itu (tentu saja aku tak bakal mengaku kalau aku tinggal kelas), Bu Vira langsung menunjukkan sebuah kursi untukku.

"Kamu duduk di samping Ali, ya! Hanya dia saja yang duduk sendiri."

Haha. Jujur aku kesal bukan main karena harus semeja dengan cowok yang sekarang sedang cengar-cengir itu, tapi juga senang karena ini bisa jadi kesempatan untukku mengganggunya.

Namun kenyataannya tidak semudah itu. Cowok itu sama sekali tidak takut dengan pelototan yang secara terang-terangan kuarahkan padanya.

"Kita belum kenalan secara resmi," ucapnya begitu aku duduk pada kursi di sampingnya dengan masih memasang senyum Pepsodent yang sama. "Aku Tengku Ali Imran. Kau boleh panggil Ali, tapi jangan panggil Imron, itu nama bapakku."

Cowok ini goblok atau apa sih. Jelas-jelas aku terganggu terhadapnya. Kenapa dia bisa-bisanya malah pasang tampang innocent begitu?

"Kok diem aja, Bos?"

Eh, Bos?

Aku berdeham. Dan entah kenapa tangan ini malah bergerak sendiri, menyalami tangannya yang sejak tadi terulur. "Gue Hanselio Kaban. Tapi lo boleh panggil gue 'Bos' kok."

"Wuohhh," serunya lebay. "Kau ngomongnya pake elo-gue gitu, ya? Oke deh, gu-e juga bakal kayak gitu biar e-lo lebih nyaman ngomong sama gu-e."

"Lo gak perlu ngelakuin itu," tolakku sebab nada bicaranya aneh banget.

"Gak pa-pa, Bos. Gu-e ini mudah beradaptasi kok. E-lo bisa ngandelin gue. Tuh kan gue udah mulai terbiasa. Gampang banget ini mah ngomong kayak orang-orang ibu kota."

"Seharusnya kan gue yang menyesuaikan diri di sini."

"Iya sih, tapi gu-e," balik lagi deh, "pengen gaya-gayaan aja ngomong kayak gini ke elo, Bos."

"Serah lo deh."

🥀🥀🥀

Sincerely,

Dark Pappermint

1
Ira Resdiana
"ya udah, cium deh tu taneman" .. wkekwkek mau²nya loh si Ali .. bukannya bareng² nyari aroma pesing sama²..
Erni Sasa
pantes aja sh di bunuh si nixie
puas juga gk apa"x dia mati😏
Erni Sasa
lebih enak dn elegant kaya gini thor bacanya❤❤pokoke
Erni Sasa
kalw menurutku sih ini novel ter epic terkeren dalam segi bahasa,dalm segi pov aah entahlah gk bisa di jabarkan dan seakan qt tuh ikut main di dalam,y🥰🥰❤❤
PENGGILA NOVEL
bagus banget
Nur Mutmainna Patta
in hp Tengku d hack bgtu yachhh
Ryoka2
😭
Ryoka2
😭😂
Ryoka2
Wkwkwk😂
zkdlinmy
emang ya cerita ini baguss banget, menarik. aku udah baca tentang Hansel, Grisel, Tengku dkk bener bener seruu, seremnya dapet, tegang apalagi. dari wp jadi kesini gara-gara penasaran lanjutan ceritanya. good job thor^^
Rani nay
ekstrim bgt berasa lagi ditempat kejadian 😭
Rani nay
nah benar kan si Jared
Rani nay
berarti pelakunya ada 3.
apa mungkin Gisel, Seno dan si mantannya Gisel arghh... bingung aku
Rani nay
fiks pelakunya Gisel sama Tengku.
Rani nay
akhirnya setelah berabad-abad nyari novel yg sesuai kriteria ku akhirnya dapat juga
Adinda
serem dan menegangkan
Febiana Safitri
ali tuh yg mencurigakan.. sok akting
Febiana Safitri
kayanya albino deh
atmaranii
Mr grey mah udh psti Dieter...aplg cm Dy yg blm ktngkep
atmaranii
mungkin dah janji ma grissel klo Dy GK bkl SMPe bnuh hansel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!