NovelToon NovelToon
Meraih Cinta CEO Dingin

Meraih Cinta CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengganti / CEO Amnesia
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: Triple.1

Cinta seperti angin. Datang tiba-tiba tanpa permisi. Cinta bagaikan penyihir yang memiliki kekuatan dahsyat. Menarik dua hati yang berbeda menjadi satu.

Ellery Anka (Anka), seorang gadis remaja yang baru mengenal cinta. Beruntungnya, cinta yang ingin dia raih menyambut cintanya dengan ramah. Harvin Nolan (Harvin), seorang CEO yang terkenal dingin dengan siapa pun. Kehangatannya hanya untuk Anka.

Namun, kebahagiaan Anka tidak berlangsung lama. Tanpa disengaja, Anka mengetahui rahasia kekasihnya yang membuat perasaan Anka perih dan hancur.

Disaat Anka dirundung kesedihan, masa lalu Harvin hadir. Menyusup dan meretakkan kehidupan asmara mereka.


Mengapa dulu Harvin melabuhkan cintanya pada Anka yang merupakan gadis biasa saja?
Apakah Harvin akan kembali pada masa lalunya?
Berhasilkah Anka meraih kembali cinta CEO dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triple.1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3. Kenyataan

Waktu berjalan sangat cepat. Jalinan kasih mereka sudah berumur satu tahun. Semuanya berjalan sangat lancar seperti jalan tol yang bebas hambatan. Selama menjalin kasih, Anka tidak pernah bertanya pada Harvin tentang pekerjaannya.

Pada suatu waktu Harvin memberitahu Anka tentang pekerjaannya. Dia adalah seorang CEO Nolan Group. Anka yang dasarnya tidak peduli dengan materi menganggap CEO sebagai profesi baru. Dia menanggapinya biasa saja.

Harvin menyukai sifat Anka yang seperti itu. Dia sering membawa Anka ke perusahaan, kecuali hari Jumat. Alasannya, Harvin selalu mengadakan meeting dan dia tidak ingin membuat Anka bosan menunggunya.

Suatu waktu di hari Jumat. Anka pergi ke perusahaan Harvin. Properti menarinya tertinggal saat dia mengunjungi Harvin kemarin. Dia sangat membutuhkan properti itu karena akan digunakan untuk latihan di sanggar tari yang diikutinya tiga bulan terakhir.

Anka sangat leluasa keluar masuk perusahan Harvin tanpa harus melapor ke bagian resepsionis terlebih dahulu. Karena seluruh karyawan di sana sudah mengenal Anka sebagai kekasih CEO mereka.

Sesampainya di lantai sebelas, Anka langsung menuju ke ruang kerja Harvin. Kebetulan saat itu pintu ruang kerja Harvin sedikit terbuka. Tangan kanan Anka sudah memegang kenop pintu. Akan tetapi, langkah kakinya terhenti saat mendengar percakapan di dalam sana.

"Tinggalkan Dia! Bukannya aku sudah kembali." Suara khas seorang wanita menggema. Perasaan Anka sedikit kacau mendengar suara wanita. "Aku tahu, kau tidak mencintainya. Kau hanya menjadikan dia pelampiasan saja karena wajahnya mirip denganku."

"Beri aku waktu."

Anka mengenal suara si pria. Kali ini perasaan Anka sangat kacau. Hatinya hancur. Air matanya menetes. Inilah yang tidak diinginkan Anka dalam hubungan. Dia tidak akan mampu untuk menahan rasa kacau seperti ini.

Anka menangis dalam diam. Dia sudah tidak fokus dengan percakapan dua sejoli yang berada di dalam. Noah yang baru saja tiba dari ruang meeting, terkejut melihat Anka yang menangis di depan pintu ruang kerja tuannya.

"Nona." Noah menyapa Anak meski tidak tega melihat wajah Anka yang basah karena air mata.

Mendengar namanya dipanggil, Anka langsung merogoh tas mengambil tisu. Dai tidak ingin Noah melihatnya dalam keadaan buruk, terlebih dikasihani.

Anka tidak bisa menemukan benda yang dicarinya. Tangannya sibuk merogoh isi tas, bahkan Anka menumpahkan isi tasnya ke lantai.

"Nona, pakai ini saja. Masih baru. Belum aku gunakan sama sekali." Noah memberikan sapu tangannya pada Anka. Dia tahu, perasaan Anka saat ini pasti sakit melihat tuannya sedang bermesraan dengan seorang wanita, yang berstatus kekasihnya versi dulu.

Anka meraih sapu tangan Noah. Dia segera mengelap wajahnya yang basah dan menghembuskan cairan dari hidungnya dengan pelan.

"Terima kasih." Meski dalam keadaan sedih, Anka tidak ingin melupakan etika yang sudah dibekali oleh mendiang orang tuanya. Anka merapikan dan memasukkan kembali barang-barangnya ke dalam tas. Dia berdiri dan membenahi pakaiannya.

"Mau aku antar nona?" Noah khawatir dengan keadaan Anka. Lagipula, jika tuannya tahu Anka pergi dalam keadaan sedih, dia pasti disalahkan karena tidak menemani Anka.

"Tidak perlu, Noah. Aku baik-baik saja." Baru lima langkah Anka melangkahkan kaki menjauh dari ruang kerja Harvin. Dia menepuk kening dan berbalik.

Noah melihat Anka dengan bingung. Gadis itu kembali berjalan ke arahnya. "Ada apa nona?"

"Aku melupakan sesuatu yang penting." Anka menarik napas sebelum memasuki ruang kerja Harvin.

Gerakan Anka sangat cepat sehingga Noah tidak bisa menahannya. Dengan langkah tegap Anka masuk ke dalam ruang kerja Harvin. Dua sejoli yang sedang melepas rindu terkejut saat mendengar suara pintu yang sengaja dibanting oleh Anka.

Claudia segera berdiri dari pangkuan Harvin. Dia terkejut melihat wajah Anka yang sangat mirip dengannya. Begitu pula Anka. Akan tetapi, cemburu, marah, benci dan sedih yang sudah bercampur aduk di hati Anka membuatnya bisa mengontrol dirinya.

Harvin salah tingkah saat melihat Anka yang langsung saja masuk ke dalam ruang kerjanya. Dia tidak menyangka Anka akan datang ke perusahaannya hari ini. Dia ingin menyapa Anka. Akan tetapi, gadis itu terlihat tidak peduli. Anka berjalan begitu saja hingga ke lemari dekat jendela. Harvin melihat Anka mengambil sesuatu dari sana.

Setelah mendapatkan properti tarinya yang berupa kipas tangan, Anka segera berbalik dan

Berhenti tepat di antara Harvin dan Claudia.

"Baguslah kau sudah datang. Harvin tidak perlu repot-repot menemui mu." Ingin rasanya Anka menyentil mulut si wanita penggoda itu. Namun, dia tidak seperti itu.

"Aku hanya mengambil kipas ini. Selanjutnya, aku tidak peduli." Anka berkata sangat tegas dan langsung berlenggang meninggalkan mereka. Sebelum keluar, Anka sempat meraih kenop pintu dan menariknya dengan kuat hingga menimbulkan bunyi yang sangat kuat. Dua sejoli yang berada di dalam ruangan sampai terkejut.

Anka menghembus napas tanda lega. Noah takjub melihat kelakuan Anka. Gadis itu bisa mengontrol emosinya. Setelah itu, Anka berlari menuju lift. Noah tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa memandangi kepergian Anka dengan rasa kasihan.

"Di mana Anka?" Harvin baru saja keluar dari ruang kerjanya. Dia berniat menjelaskan pada Anka dan meminta maaf atas perbuatannya.

"Sudah pergi tuan." Noah segera menjawab pertanyaan tuannya.

"Oh, God (Oh, Tuhan)!" Harvin merasa frustasi. Dia tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini.

"Sayang, apa yang kau lakukan di sini?" Claudia menyusul Harvin. Dia tidak ingin Harvin mengejar wanita pengganti dirinya.

"Aku lapar. Ayo kita pergi makan!" Claudia merangkul lengan Harvin dengan manja.

"Baiklah. Ayo kita pergi!"

Noah kesal melihat tuannya yang langsung saja mengiyakan keinginan Claudia. Sejujurnya dia tidak suka dengan Claudia. Kekejaman wanita itu mengalahkan penyihir.

Menurutnya wanita itu tidak layak mendapatkan cinta dari tuannya. Claudia sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga membuat dia dan tuannya tidak bisa bersatu dulu. Sekarang, dengan ringannya dia ingin kembali ke dalam pelukan tuannya. Kelakuannya sudah seperti seekor rubah betina.

"Tunggu sebentar! Tasku tertinggal di dalam." Claudia sengaja meninggalkannya agar bisa menghubungi orang kepercayaannya.

Harvin mengangguk, memberikan Claudia waktu untuk mengambil tasnya di ruang kerja. Sambil menunggu kekasihnya yang telah lama menghilang, Harvin mencoba menghubungi Anka. Sambungan telponnya baru berbunyi satu kali yang langsung dijawab oleh mba operator, "Nomor yang anda tuju sedang berada diluar jangkauan."

Harvin mengalihkan panggilannya ke panggilan aplikasi hijau. Di layar ponselnya hanya tertulis 'memanggil'. Harvin mencoba berulang kali. Dia ingin meringankan perasaan bersalahnya pada Anka.

"Syukurin. Blokir saja nomornya, nona." Noah berkata pelan saat berjalan melewati tuannya. Dia mendapat perintah untuk mempersiapkan mobil.

Claudia segera menghubungi informan kepercayaannya. Dia hanya punya waktu sebentar, sebelum Harvin kembali masuk ke ruang kerja karena lama menunggunya.

"Halo, Niko. Aku ingin kau mengumpulkan informasi tentang gadis bernama Anka! Wajahnya sangat mirip denganku. Dia bekerja di cafe O. Lakukan segera!" Claudia melakukan panggilan dengan cepat. Dia segera keluar ruangan. Melangkah tanpa beban bak model yang sedang berjalan di catwalk.

1
Fitri
Assalamualaikum... mbak akhirny up jg uda lama jg ngak nonggol., sekalian promo cerita yg baru.... insya Allah ikut nyimak ceritamu yg baru, Anka yg kocak uda baikan m harvin, m suami jgn lama2 marahnya... belajar jd istri sholeha... 👍👍🌹🌹🌹
Fitri
Assalamualaikum... kapan up lg mbak, kangenn nie kisah anka lanjutin dong.... 😌😌😌🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum... alhmdulilah anka si pembuat lucu sudah sadar, dan mengingat harvin... senang lihat mereka bersatu🌹🌹🌹👫👫
Ellery
up thor... makin seru n penasaran
Fitri
Assalamualaikum.. mudah2an cepat pulih y mbak author ingatan anka... kasihan kan suaminy harvin.... buat hubungan mereka hangat lg thor... 🙏🙏🙏🙏
Fitri
Assalamualaikum iiisss mbak cepetan dong pulihkan ingatan anka, gemez y lihat anka tambah isengny godain liza... up lg y thor... cepetan ketemu m damar... mana tahu ingatann anka pulih... 🤔🤔🤔
As Cempreng tikttok @adeas50
Met ulang tahun author .. moga karyanya makin banyak🥰🥰🥰😍😍😍😍
Triple.1: Amin yarabbal alamin... makasih kakak...😘😘... kakak juga semangat nulisnya 🥰🥰🥰
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum... sehat mbak, wk.. wkkk ada2 aja y anka thor... bikin sakit perut lihat kekonyolanny... lanjut thor yg bnyk upny y....!!! 😄😄😄
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor ceritanya nagih😍😍
Triple.1: Makasih kakak...😘😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum., semoga tambah bnyak pengermany cerita ini bagus koq, karena anka tokoh utamany selalu menghidupkan) cerita ini... yg rada2 bar2 lucu mengemaskn... lanjut y thor d tunggu kelanjutannya !!!!
Triple.1: waalaikumsalam kak... amin yarabbal alamin... makasih banyak kak atas Dao dan dukungannya ...🥰🥰🥰
total 1 replies
Triple.1
waalaikumsalam kak... terimakasih selalu mendukung karya Thor...
Lulu
Bikin emosi trun naik ceritanya. seru Thor...
Fitri
Assalamualaikum, iiis sadis...

banget nie evan, tapi seru si ceritany lanjut terus thour....!!!
richmaid
Ceritanya penuh lika-liku percintaan. Ditambah kekonyolan persahabatan.Semakin penasaran dengan kelanjutannya.
Fitri
Assalamualaikum... y ampun anka, mu menghindar mala d kerjain m Noah... baik baik m Noah thor hanya untuk kebahagian seorang harvin rela de... kepalanya benjol, 😁😁😁😁😁😁
Fitri
Assalamualaikum... wk.. wk.. wk.. pasti ulah harvin y thor, tambah asyik aja bacanya... up lg y... d tunggu kelucuanny dan bar2ny anka, oke👍👍👍👍
Fitri
Assalamualaikum, bagus koq ceritany apalagi anka lucu dan kocak, semoga k depannya lebih bagus lg ceritany dan semakin kocak aja ceritany😄😄😄😄😄😄
Triple.1: waalaikumsalam...sampe lupa balas salam...🤭
total 2 replies
EYN
Oke. Next...
Semangat ✊
Ocean Na Vinli
kak ku kirim sekuntum bunga buat kakak 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!