NovelToon NovelToon
CIO Pelindung Gadis Rese

CIO Pelindung Gadis Rese

Status: tamat
Genre:Ketos / Tamat
Popularitas:366.6k
Nilai: 5
Nama Author: adi kharisma

zendra al fatih tak bisa mengejar wanita yang sudah mengikat tangan dan kaki nya, wanita itu dengan tertawa riang sambil bernyanyi asal keluar dari apartemen suami nya.
zen mendengus kesal, kini dia merogoh handphone nya menghubungi bara, kakak ipar nya sendiri.

"dimana kau"?. ketus zen pada bara.

"ada apa? ini masih pagi hari kau mengganggu tidurku", kesal bara pada adik ipar nya.

"cepat ke apartemen, adikmu berulah aku tak bisa turun dari ranjang!, kesal zen meneriaki kakak ipar nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adi kharisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

"ayo makan lagi", ucap zen karena istri nya hanya diam dalam pelukan nya.

aulia kembali memundurkan tubuh nya menatap suami nya.

"suapin", pinta aulia manja.

zen menggeleng namun dia tetap menyuapi istri nya yang mendadak manja dan duduk di pangkuan nya.

"maaf", ucap rani kaget, dia hendak mengambil air minum namun malah melihat aulia dan suami nya bermesraan.

zen hanya mengangguk, sementara aulia menyembunyikan wajah nya di leher suami nya karena malu, apalagi pakaian aulia yang tidak memakai celana.

"ga usah malu li, itu kan suami sendiri", ucap rani setelah mengambil air minum.

zen hendak mengusir teman istri nya itu, namun suara cacing di perut rani membuat wajah rani merah karena malu.

"kamu masak saja jika lapar", ucap zen masih dengan suara datar pada rani.

aulia mencubit pinggang suami nya dan menatap tajam, zen hanya diam.

sementara rani merasa tak enak dan ingin pergi dari dapur.

"kamu makan punyaku aja ran, lagian aku makan punya suami aku", ucap aulia menunjuk steak yang ada samping nya.

"ga usah li, aku ke kamar saja", tolak rani karena tak enak dan masih merasa bersalah pada zen.

aulia turun dari pangkuan suami nya membuat rani sedikit kaget dengan penampilan aulia, tadi dia tak memperhatikan penampilan aulia.

aulia lalu menarik tangan teman nya dan mendudukan rani di samping suami nya, tanpa rasa malu aulia kembali duduk di pangkuan suami nya.

ketiga nya makan dengan diam hanya aulia yang sesekali menggoda zen, namun suami nya tidak merespon seperti sebelum kedatangan rani.

selesai makan zen pergi ke balkon apartemen, dia menghisap rokok nya, zen sama seperti ayah nya yaitu perokok namun zen bukan perokok aktif, mungkin karena habis makan zen merokok.

aulia dan rani tengah mencuci bekas makanan mereka.

"li gue pulang ya, ga enak ama laki lu", ucap rani yang memang tidak formal saat berdua dengan sahabat nya.

"dah tidur sini aja, lagian dah malam banget, tar gue jelasin ma laki gue yang sebenar nya", aulia menolak rani yang akan pulang apalagi se larut ini.

selesai membersihkan bekas makanan aulia dan rani berjalan ke ruang keluarga, zen tengah duduk santai sambil memainkan handphone nya.

aulia mengambil handphone suami nya dan menatap kesal suami nya.

zen hanya diam, memang istri nya itu biang rese.

aulia duduk di samping suami nya, sementara rani duduk di depan zen.

"ini sudah malam jangan main game mulu", kesal aulia menatap kesal suami nya.

"lalu harus apa"?, jawab zen malas.

"mainin aku aja", jawab aulia tersenyum menggoda.

yang di goda zen, namun yang merah merona malah rani yang malu melihat tingkah sahabat nya yang baru dia ketahui.

akhir nya aulia menceritakan semua kejadian malam tadi, rani sama sekali tak tau undangan pacar nya untuk merayakan ulang tahun reza, rani mengajak aulia takut kalau kekasih nya akan sibuk bersama teman teman nya makan nya rani mengajak aulia.

aulia juga menceritakan kalau dia dan rani berteman sejak sekolah menengah atas, jadi aulia yakin rani tak mungkin tega mengkhianati nya.

"ok aku maafin kamu dan rani, tapi ga ada keluar malam lagi tanpa sama suami mengerti"!, ucap zen menatap serius istri nya.

aulia tersenyum dan mengangguk, lagian dia bukan wanita yang sering keluar malam, apalagi tujuan suami baik, jadi aulia sama sekali tak mempermasalahkan.

"makasih kak", ucap rani senang.

zen menoleh ke arah rani.

"bergaul lah dengan lingkungan yang baik", ucap zen membuat rani dan aulia menatap zen bingung.

"maksud kakak"?, tanya rani belum mengerti.

"laki laki itu hanya memanfaatkan kamu, beruntung kamu belum dia jebol", ucapan zen justru membuat kedua wanita itu ambigu menatap zen.

zen mengambil hanphone di tangan istri nya lalu membuka file dan menyerahkan pada rani.

rani menutup mulut nya tak percaya, aulia yang penasaran berdiri dan duduk di samping rani ikut melihat rekaman vidio serta poto, bahkan ada pengakuan langsung rangga kalau dia hanya memanfaatkan rani, saat rangga berbincang dengan kekasih nya yang lain.

mata rani berkaca kaca, dan mulai menangis, aulia menenangkan rani memeluk bahu sahabat nya.

zen yang tak suka melihat air mata wanita berdiri dan membuka salah satu nakas, lalu mengambil cairan berupa obat lebam.

zen menyerahkan pada aulia,rupa nya tamparan zen tadi berbekas di pipi rani.

"aku masuk kamar duluan", ucap zen lalu pergi ke kamar nya.

setelah aulia mengobati lebam di pipi rani juga menenangkan gadis itu, aulia hendak merebahkan tubuh nya di ranjang.

"lu temani laki lu aja li", ucap rani saat aulia hendak merebahkan tubuh nya.

"lu yakin"?, tanya aulia khawatir.

"gue gapapa ko, laki lu kasian jarang lu peluk kan", canda rani karena tau sahabat nya tidur pasti sering terpisah sama suami nya.

entah apa penyebab nya rani pun tak tau dan tak ingin menduga duga, rani juga tak ingin bertanya jika bukan aulia sendiri yang cerita.

wajah aulia yang tadi khawatir pada nya menjadi murung.

"gue ga maksa lu cerita, tapi kalau lu butuh teman curhat gue siap tampung", ucap rani yang memang sudah tak sedih akan nasib hubungan nya yang akan rani akhiri.

dengan ragu aulia mulai menceritakan semua nya dan penyebab dia tak tidur satu kamar, aulia juga menceritakan beberapa kejadian dari mulai zen yang tidak mencintai nya sampai dia juga bingung dengan perasaan nya sekarang.

"menurut gue laki lu cinta banget malah sama lu, dan lu juga sama, di tinggal satu minggu tiap hari lu murung kan", ujar rani meyakinkan.

"tapi dia belum pernah mengatakan perasaan nya", bantah aulia sedih.

"lu cinta ga sama dia"?, rani balik bertanya.

aulia diam sesaat lalu mengangguk, dia sudah menyadari perasaan nya entah sejak kapan.

"gue di gampar laki lu karena dia khawatir sama lu, dan ga semua laki laki itu mudah menyatakan perasaan dengan ucapan terkadang dia lebih nyaman menyatakan dengan tindakan, masa gitu aja ga ngerti", ejek rani gemas pada sahabat nya yang tak peka perasaan suami nya.

"masa sih", ucap aulia ragu.

rani menatap gemas sahabat nya, lalu dia menceritakan kejadian di lip tadi saat zen mengancam nya dan akan selalu melindungi istri nya.

wajah aulia menjadi merah merona, dia tersanjung, meskipun zen tak pernah mengatakan apa apa secara langsung pada nya, tapi fakta nya suami nya itu selalu menjadi pelindung nya.

"sudah temani suami kamu sana", ucap rani mengusir sambil tersenyum.

aulia turun dari ranjang dengan wajah sumringah lalu pergi menuju kamar zen.

rani hanya menggeleng kan kepala nya dan mulai merabahkan tabuh nya.

1
Siska Damayanti
ish manis nya😍
Siska Damayanti
bukan nya di bab awal aulia bawa motor gede milik zen?
Siska Damayanti
suka cerita nya ringan tapi seru
Ref Nita Pilii
Luar biasa
Ida Miswanti
kalo tak takut istri bisa berkurang jatah di kamar lalu di suruh tidur di luar😛🤣🤣🤣
Maminya Hendra
🤣🤣🤣presdir kok takut sama istri
Aston Renaldo
Buruk
Aston Renaldo
luar biasa
Enok Wahyu.S GM Surabaya
ye yg salah Aulia....
terlalu bar bar sich
abid aqila: begitulah kaum hawa 🤣
total 1 replies
Eriyanti Eriyanti
siapa penulis cerita ini
abid aqila: penulis cerita nya jelek ya kakak 😁 mohon maaf masi tahan belajar 🤗
total 2 replies
Rani Jan
mni lebayyy
Nania Nia
Luar biasa
abid aqila: terimakasih suport nya kakak 🤗
total 1 replies
Rani Jan
lebay si aulya/Gosh/
abid aqila: asli, mimin jg gemes 😁
total 1 replies
Rani Jan
jgn jutex donk ma suami
abid aqila: nanti juga bucin pada waktu nya kak 😁
total 1 replies
abid aqila
masi polos, nanti juga enggak kak 🤣
Rani Jan
maka nya CPT duriannya di belah,nnti di duluin c Reza br nyaho lo
abid aqila: nanen sawah kak, bukan belah durian 😂🤣
total 1 replies
Rani Jan
dsr oon mau aja di ajak ke club
Putry Anasthasya Kinasih
dah q baca thor di bab 6 dokter laura
Putry Anasthasya Kinasih
kenan itu kan org tuax rio yg dendam sm zen
Putry Anasthasya Kinasih: owh gtu ea yowes pokoke nyimak trus smpe the end happy ending
total 2 replies
Putry Anasthasya Kinasih
ea beruntung bagi u aulia v bagi zen musibah, sbb punya istri manjax ga ktulungan sbntr" mewek sbntr" mewek ngadu ke mertua mntang" mertuax manjain ga tw diri. smpe suamix berxx disiksa ayahx istri macam apa bukan membela n mndukung suami v sllu mnyiksa suami. n kburukan suami sllu diadui kmrtua bukan ditutupin. bnr" ga respect sm tokoh aulia trlalu lebay termehek" ga tw diri dr kasta rendah diangkat derajadx jd ratu v otakx error mwx menang sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!