NovelToon NovelToon
MASIH MENCINTAIMU

MASIH MENCINTAIMU

Status: tamat
Genre:Single Mom / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Ethan dan Dira berpisah karena salah paham. Semuanya di mulai dari Kara, keponakan kesayangannya jatuh ke jurang. Belum lagi saat ia melihat Dira dan Jeremy bercumbu dalam keadaan telanjang. Hubungan keduanya hancur

6 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali. Dira kebetulan bekerja sebagai asisten dari adik Damian bernama Zora. Ethan masih membencinya.

Tapi, bagaimana kalau Dira punya anak dan anak itu adalah anak kandungnya? Bagaimana kalau Dira merahasiakan sesuatu yang membuat Ethan merasa bersalah dan benar-benar hancur? Akankah Ethan berhasil mengejar cinta Dira lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir saja

Dira panik sekali saat mendapatkan telpon dari Ella yang mengatakan Arel hilang. Dia pun minta izin ke Zora untuk segera pulang. Zora tidak tahu dia punya anak, jadi dia beralasan lain.

Sudah lebih dari satu jam dia dan Ella mencari-cari keberadaan sang putra, kalau tidak ketemu, Dira tahu dia tidak sanggup hidup lagi. Anak itu adalah nyawanya.

Tangan Dira gemetar saat ia menekan nomor Arel untuk kesekian kalinya.  Tersambung tapi tidak diangkat. Tidak ada jawaban.

"Apa mbak benar-benar nggak lihat dia lari ke mana?" suaranya pecah. Bukan marah. Lebih ke arah putus asa yang nyaris tak tertahan.

Ella sudah menangis sejak tadi.

"Aku cuma ditegur dua pria itu sebentar, Dir. Cuma sebentar. Pas aku nengok lagi … Arel sudah nggak ada…"

Dunia Dira terasa seperti runtuh.

Lebih dari satu jam mereka menyusuri taman, masuk ke gang-gang kecil di sekitar ruko, bertanya pada pedagang, pada tukang parkir, bahkan pada orang asing yang kebetulan lewat. Tidak ada yang melihat anak kecil bernama Arel.

Pikiran-pikiran buruk mulai menyerang kepala Dira tanpa ampun. Bagaimana kalau ada yang menculik putranya?

Bagaimana kalau Arel ketakutan dan tersesat? Bagaimana kalau ... Dira menutup mulutnya sendiri, menahan tangis yang semakin sulit dibendung. Ia tidak boleh lemah. Tidak sekarang.

"Arel nggak mungkin jauh-jauh," gumamnya seperti meyakinkan diri sendiri.

"Dia pasti masih di sekitar sini. Dia anak pintar … dia tahu nggak boleh pergi jauh-jauh …"

Tapi tetap saja, ketakutan itu makin menghantui dirinya.

"Mbak Ella cari di sana, aku di sana." ucapnya kemudian, berusaha tetap kuat.

Kali ini Dira mencari di semua tempat makan yang masih cukup dekat dengan taman. Lalu ia berhenti di sebuah warung sederhana karena matanya langsung menangkap putranya di sana. Dira hampir berteriak, namun ia segera menutup mulutnya kuat-kuat dan langsung menyembunyikan dirinya di tembok karena menyadari siapa sosok yang sedang duduk bersama dengan Arel sekarang.

Jantung Dira hampir copot. Itu Ethan. Ke-kenapa mereka bisa bersama? Ethan tidak mungkin menyelidiki tentangnya dan menemukan fakta dirinya diam-diam melahirkan anak pria itu kan? Tidak, tidak mungkin. Kalau ketahuan, Ethan pasti akan langsung mendatanginya lebih dulu.

Dira menempelkan punggungnya ke tembok kasar di samping warung. Napasnya memburu, dadanya naik turun tak beraturan. Dari celah kecil di antara papan reklame dan tiang listrik, ia bisa melihat dengan jelas.

Arel duduk manis di kursi plastik. Di depannya semangkuk mie ayam yang hampir habis. Dan di seberangnya, Ethan.

Pria itu duduk tegak, wajahnya setenang biasanya. Tidak ada senyum. Tidak ada kelembutan mencolok. Tapi ia tidak terlihat mengintimidasi di depan Arel. Setidaknya dia masih bersikap baik pada anak kecil.

Arel juga terlihat bahagia. Bocah itu sibuk bercerita dengan Ethan. Dira tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, tapi dia bisa melihat betapa antusiasnya Arel bercerita ke Ethan dan Ethan yang asyik mendengar.

Wajah mereka mirip. Dari tempat Dira berada, kemiripan itu sangat jelas. Jangan sampai Ethan curiga. Jangan sampai. Ia lalu berjalan ke toilet dan menelepon Ella, menyuruh wanita itu mengambil Arel secepatnya. Tidak mungkin dia yang menampakkan diri di depan Ethan. Pria itu bisa langsung tahu kalau Arel adalah putra kandungnya.

"Ada di warung mie ayam sisi timur taman. Cepat ke sini, mbak. Sekarang," bisik Dira dengan suara gemetar.

"Arel sudah ketemu?!" suara Ella terdengar campur aduk antara lega dan panik.

"Iya. Tapi … ada laki-laki yang bersamanya. Mbak jangan sampai sebut namaku di depan laki-laki itu ya."

Di seberang, Ella tampak bingung, namun mengangguk kemudian.

"Okey."

Dira menutup telepon kemudian. Tangannya masih dingin. Ia menatap bayangannya sendiri di cermin toilet kecil yang remang-remang itu.

Tenang.

Kamu harus tenang. Jangan gugup. Mereka cuma kebetulan bertemu.

Dira membasuh wajahnya dengan air dingin, berharap detak jantungnya ikut mendingin. Namun dia justru semakin gelisah. Matanya merah. Bibirnya pucat.

Dira keluar dari toilet seperti pencuri yang mengendap-endap. Ia berdiri agak jauh dari warung, cukup tersembunyi di balik tiang dan motor-motor yang terparkir. Dari sana ia bisa melihat semuanya dengan jelas.

Ethan masih duduk tegak. Arel kini sedang menyeruput es tehnya dengan ekspresi puas. Sesekali bocah itu berbicara, tangannya bergerak lincah. Ethan mendengarkan. Bahkan … sudut bibirnya sempat terangkat tipis.

Itu membuat dada Dira terasa aneh.

Kenapa mereka terlihat… serasi sekali? Ayah dan anak itu.

Tidak. Jangan berpikir seperti itu.

Beberapa menit kemudian, Ella muncul dengan napas terengah. Ia berusaha terlihat setenang mungkin saat mendekati meja.

"Arel!"

Bocah itu menoleh dan langsung tersenyum lebar.

"Bibi Ella!"

Ia turun dari kursi dan menghampiri Ella. Ethan ikut berdiri, sorot matanya otomatis berubah tajam saat menilai situasi.

"Anda bibinya?" tanyanya datar.

"Iya," jawab Ella cepat, menunduk sedikit.

"Maaf, tadi saya lengah. Terima kasih sudah menjaga dia."

Ethan menatap Ella beberapa detik. Tatapan itu membuat Ella nyaris tidak berani bernapas, saking tajamnya.

"Lain kali lebih hati-hati,”"ucap Ethan akhirnya.

"Dia mudah percaya pada orang asing."

Kalimat itu terdengar seperti peringatan … atau mungkin sindiran halus. Arel langsung membela,

"Om bukan orang asing! Om baik kok, Arel sayang sama om!"

Ethan terdiam lama, seperti merasakan kehangatan dalam kalimat bocah itu.

Arel maju dan memeluk paha pahanya. Tingginya baru sampai sepaha pria dewasa itu. Ella sendiri memperhatikan kedua orang berbeda usia itu. Yang membuatnya cukup kaget adalah, mereka mirip. Ah, sekarang dia mengerti kenapa Dira bilang jangan sebut namanya.

"Arel, ayo ikut bibi pulang. Nanti mama kamu khawatir." kata Ella kemudian.

Ia menggenggam tangan Arel keluar dari tempat itu. Namun tepat sebelum berbalik, Arel tiba-tiba menoleh ke arah sisi jalan, ke arah Dira bersembunyi.

"Mama ...?

Suara kecil itu membuat dunia Dira berhenti. Lalu cepat-cepat membungkuk di antara motor-motor yang terparkir. Untung di tempatnya berdiri gelap sekali. Astaga, mata anaknya terang sekali.

Ella refleks menutup mulut Arel dengan lembut dan cepat menggendongnya.

"Ssst, salah lihat, sayang. Mama kamu masih di perjalanan pulang." katanya mencoba menutupi rasa gugupnya.

Ethan ikut menatap ke arah yang di lihat Arel tadi, tapi tidak ada siapapun di sana.

Arel masih terus melihat ke tempat dia melihat mamanya tadi. Dia bingung karena mamanya tiba-tiba menghilang. Tangannya terus di tarik oleh Ella sampai bocah itu sadar Ethan masih berdiri di belakang sana. Arel melambai ke pria itu dengan senyum polosnya.

"Bye-bye om!" Serunya.

Sudut bibir Ethan terangkat. Tangannya ikut terangkat melambai ke Arel.

1
Indra Wahyu Rianti
dira udah inget. inget masalah dulu apa. ttg arel yg kecewa mamanya meninggalkan dia. eh malah diulang. ngapain mikirin masa lalu. yg penting skrg udah lebih baik, bahagia. bukannya bicara baik baik sm ethan. masalah koq dicari.
Daulat Pasaribu
karyamu selalu bagus thor
💗 AR Althafunisa 💗
Yakin? langsung percaya itu anakmu?
💗 AR Althafunisa 💗
Lagian KLO bilang juga percuma kan, kan kamu pasti nudu itu anak dengan pria lain. Wong kamu putus yang katanya gegara lihat mereka bercumbu 😌
💗 AR Althafunisa 💗
😭😭😭😭💔
Indra Wahyu Rianti
dira aneh. justru kl mau nolong ella harus pakai bala bantuan. emang dia dtg doang bs bantu apa. dira jg gak mikirin nasib nya ruis. hadeh.
Dewi Ansyari
Astaga Kasihan Jeremy🤣🤣🤣🤣Dua kali asetnya di hantam Dami🤣🤣🤣
hilda avita
kok agak mbulet ya ceritanya seruh siiiih tapiagakbulet🙏
mulia modeong
👍👍
EmakKece
td spaghetti.. knp jadi mi ayam ? 🤭
fitria linda
😭😭😭
rahmah
ini kisah perjalanan cinta Ethan dan Dira tanpa ada cerita lain cuma ada sedikit cerita Dami bima dan Jeremy cinta Ethan dan Dira bersatu di pantai pribadi ethan dan akhirnya cerita ini juga di pantai dg merayakan ultah Arion yg pertama meskipun cerita ini tamat semoga kalian tetap bahagia sampai tua..🤗
fitria linda
ceritanya dulunya apa sih?? q penasaran blm baca
Ulfa Iin
ga ada kisi kisi nya dami nih
Jetva
koq di inkubator..?? bukannya bayi Arion sehat dan genap bulan waktu lahir...box/t4 tidur bayi lebih tepat, Thor....
Vivi
Menegangkan,ceritanya thor,tapi aku like
Rusmini Mini
apa mrk bertarung sambil gigit sianidA
Jetva
ORANG KAYA SELALU PUNYA UANG UTK KEPENTINGAN PENCITRAAN...ALASAN HAK ASUH DIAMBIL.KRN SANG IBU TAK MAMPU ITU SDH MELANGGAT ATURAN..KRN ANAK YG LAHIR DI LUAR NIKAH TETAP BERADA PADA PENGASUHAN IBUNYA BEGITUPUN NASHABNYA...KLO MAU BERTANGGUNGJAWAB TP MASIH ADA PROBLEM DI ANTARA ORTU..SEBAIKNYA SANG AYAH HANYA BERTEMU DAN MEBERIKAN NAFKAH SESUAI DGN KEPUTUSAN PENGADILAN ( ITUPUN KLO SAMPAI KE PENGADILAN)...SEIRING WAKTU DAN MASALAH TERSELESAIKAN..JIKA MASIH CINTA DAN MAU BERSATU YA AYO DEMI ANAK KALIAN HARUS BENAR" MEMULAI DARI AWAL TANPA MELIHAT MASA LALU...
ana syalala
ngakak baca part ini😭😆
Rita
sekali lagi terima kasih thor cerita prnghiburnya🥰🥰🥰🥰sehat2 n sukses sllu 💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!