NovelToon NovelToon
Ketika Inka Menjadi Inka

Ketika Inka Menjadi Inka

Status: tamat
Genre:Time Travel / Selingkuh / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:380.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Othsha

Matilah kau, Inka!" lanjut wanita itu sembari memeluk seorang pria yang berdiri di sampingnya sambil tertawa penuh kemenangan dan kegembiraan. Gadis bernama Inka Alora itu pun terbakar bersama dengan vila yang menjadi saksi bisu dari kejamnya sebuah pengkhianatan.


****

Inka Alora, seorang gadis yang menjadi korban kebencian dan kecemburuan orang lain dan harus meregang nyawa karena sebuah pengkhianatan. Gadis itu diberikan kehidupan kedua setelah kematiannya dan kembali ke masa lalu sebelum ia mengenal orang yang mengkhianatinya.

Inka berjanji akan membalas dendam untuk semua rasa sakit yang dideritanya pada kehidupan lampaunya dan meraih kembali cintanya.

Akankah Inka berhasil dengan semua rencananya?

Stay tune di cerita ini manteman...

Jangan lupa dukung karya aku ini dengan memberi vote, like, komen dan saran yang membangun ya manteman....



With Luv



Othsha❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Othsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Keesokan harinya, Leticia sudah muncul di kediaman keluarga Janu di awal hari, yang membuat Inka memutar bola matanya karena kesal. Kali ini ia beralasan, ingin mengajak Inka keliling Batam agar mereka menjadi lebih akrab. Inka sebenarnya malas meladeni keinginan dari musuhnya itu, tetapi demi tujuannya ia terpaksa bangkit dari tidurnya dan bersiap untuk menghadapi rencana Leticia kali ini.

"Gara sayang, hari ini kan weekend aku pengen ngajakin Inka untuk keliling Batam, boleh ya?" tanya Leticia dengan nada manja yang membuat Inka ingin muntah.

"Ekhem, Leti sayang..., Gara aja!" tegur Niskala sambil tersenyum manis.

Nih orang selalu aja jadi penghalang aku dengan Gara. Awas aja nanti kalo aku udah jadi nyonya muda keluarga Janu! batin Leticia kesal. Inka hanya mengulum senyum mendengar perkataan sang kakak ipar yang bisa membungkam kecentilan Leticia.

Seandainya aku bisa cerita dengan jujur, apa Kak Niskala akan jadi sekutuku? Batin Inka yang selalu merasa tenang karena sikap Niskala yang selalu manis dan hangat kepadanya.

"Ekhem," Kanigara berdeham keras saat melihat Inka melamun sambil menatap wajah sang kakak. Inka yang tersadar langsung menundukkan kepalanya yang membuat Kanigara mengerutkan dahinya melihat ekspresi Inka yang tak biasa itu.

Apa mungkin Inka punya perasaan ke Kak Niska? Ahhh, engga mungkin mereka aja belum pernah ketemu sebelum pertunangan kami! Tapi apa mereka pernah bertemu sebelumnya tanpa sepengetahuan aku? pikir Kanigara curiga.

Tatapan Inka ke Niskala juga terlihat oleh Leticia yang membuat ia tersenyum licik. Ia terlihat senang memikirkan hal yang ia lakukan terhadap Inka, yang mampu membuat Leticia bisa segera menghancurkan musuhnya itu. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Leticia berseru senang dalam hatinya.

Sementara itu seseorang yang ada di ruang makan itu menatap mereka dengan pandangan aneh seolah menimbang sesuatu. Kemudian ia tersenyum sinis dan menutupinya dengan menundukkan kepalanya.

****

Untuk kunjungan pertama, Leticia mengajak Inka untuk mengunjungi ikon dan landmarknya kota Batam yaitu Jembatan Barelang yang merupakan singkatan dari Pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang. Inka menikmati keindahan yang suguhkan oleh jembatan yang merupakan penghubung tiga pulau besar yang disingkat dengan kata Barelang dan pulau kecil yang masih menjadi bagian dari Kepulauan Riau.

"Bagus kan, Inka sayang?" ujar Leticia yang dibalas dengan anggukan singkat oleh Inka.

"Kamu emang pendiam banget ya, say? Aku jadi bingung loh mau ngomong apa. Open your heart for me, please. Aku beneran mau sahabatan sama kamu loh," ujar Leticia dengan raut sedih yang membuat Inka ingin mel*dahi wajah cantik yang penuh kepalsuan itu. Inka memilih tersenyum sebagai tanggapan atas pernyataan Leticia yang membuat gadis itu mengepalkan tangannya karena kesal.

Menurut informasi yang sudah ia kumpulkan tentang Inka, dikatakan bahwa Inka merupakan pribadi yang sangat lembut dan rapuh. Ia gampang luluh bila melihat orang lain sedih dan sangat mudah percaya pada sembarangan orang. Namun yang ia lihat, Inka itu wanita pendiam yang susah ditebak hati dan perilakunya.

Leticia ingin mengumpat dan memaki detektif yang sudah ia sewa untuk mencari informasi tentang istri Kanigara itu, karena informasi yang diberikannya tak sesuai dengan kenyataan.

Dasar detektif g*blok! Beraninya dia nipuin aku, padahal aku udah bayar mahal! Awas aja nanti aku aduin ke papi! Batin Leticia geram.

****

Leticia tetap memasang tampang bersahabat di hadapan Inka. Ia mengajak Inka untuk mengunjungi Ex-Camp Vietnam yang merupakan rumah bagi pengungsian warga Vietnam pada tahun 1979, pada saat warga Vietnam mengalami perang saudara. Inka mengagumi peninggalan sejarah berupa beberapa tempat ibadah, barak pengungsian, rumah sakit dan beberapa peninggalan lain yang tepat dibiarkan sesuai aslinya.

Setelah selesai dari tempat itu, Leticia sengaja membawa Inka ke sebuah pantai yang tak jauh dari tempat wisata yang sebelumnya mereka kunjungi. Saat Inka sedang sendiri, tiba-tiba lima orang laki-laki datang menghampiri dan berusaha menggodanya. Inka berusaha terlihat tenang sembari memandang ke sekeliling tapi tak menemukan Leticia di tempat itu. Inka tersenyum sinis, dan mulai memahami situasi.

Ehmm, ternyata ini rencananya! Baiklah lu jual gue beli!

"Maaf abang-abang, saran saya silakan pergi dari sini, selagi saya masih bicara dengan baik," ujar Inka sambil tersenyum manis.

"Kalian dengar cewek cantik ini ngomong apa? Disuruhnya pula kita pergi! Sayang, kau ikutlah sama kami, biar bersenang-senang kita. Lembut pun kami nanti," ujar seorang pria berambut panjang dan berewok yang berusaha menyentuh bahu Inka yang langsung ditepis oleh gadis itu.

"Suka kali aku kalo jinak-jinak merpati kayak gini! Biasa hot mainnya!" seru lelaki lainnya yang membuat Inka muak dan langsung menghantam wajah lelaki itu dengan tinjunya hingga lelaki itu tersungkur dengan hidung dan mulut yang berdarah. Keempat pria lainnya terkejut kemudian tertawa.

"Bernyali, coy! Mantap bilang! Sinilah sayang, main lembut aja kita, engga akan mungkin wanita dengan postur kayak kau ini bisa menang dari kami. Si k*mpret ini memang paling lemah dari kami, makanya sama cewek aja...," ujar lelaki itu terputus karena tendangan memutar Inka mengenai pipinya dan membuat lelaki hidung belang itu pingsan.

"Bacot lu pada, maju lu semua!" seru Inka dengan suara menggema.

Salah satu lelaki menyergap Inka dari belakang untuk menahan langkah Inka dan membuat kedua lelaki lain yang masih tegap berdiri menyeringai puas. Inka mengeluarkan cengiran mautnya lalu menekuk kaki kirinya ke belakang dan mengenai s*langkang*n lelaki ketiga yang menyebabkan lelaki itu menjerit kesakitan dan melepas dekapannya dari Inka. Inka memutar badan dan menyarangkan tinjunya ke rahang lelaki itu.

Kemudian ia menendang lelaki keempat dengan tendangan belakangnya sembari menyarungkan tinjunya ke rahang lelaki kelima yang membuat kedua lelaki itu terkapar.

"Maju lu!" seru Inka kepada keempat lelaki yang masih sadar dan meringis kesakitan itu. Keempat lelaki itu langsung melarikan diri dari tempat itu sembari membopong lelaki yang pingsan tadi. Tak lama Leticia berlari ke arah Inka dengan membawa pihak keamanan lokasi wisata itu.

"Inka sayang, kamu gapapa? Tadi waktu kamu dikeroyok aku langsung lari nyari pihak keamanan cuma karena tempat ini luas, aku sempat kesasar!" ujar Leticia dengan wajah yang seolah merasa bersalah.

"Aku gapapa kok, kak! Orangnya juga udah kabur. Tadi mereka lari ke arah sana, Pak. Kayaknya mereka belum jauh, karena ada satu yang pingsan!" jelas Inka yang membuat pihak keamanan tempat itu langsung bergegas mengejar kelima lelaki itu, walau Inka tahu dengan jelas kalau Leticia sudah menyuap kedua penjaga itu untuk tutup mulut.

Cihhh, s*mpah! Jauh dari hongkong! Dari tadi lu ngitipin gue dari balik pohon kan?! Lu kira gue engga ngeliat apa! Batin Inka geram melihat ulah Leticia yang sangat keterlaluan. Hal itu bahkan tidak terjadi di kehidupan Inka yang pertama. Hari itu Inka merasa cukup berolahraga dengan menghajar orang suruhan dari Leticia itu.

"Kak, aku lapar.... Ada tempat makan enak di sekitar sinikah? Aku perlu makan banyak setelah menang perang!"

Deg!

****

1
Me Ta
balas dendam preeet
ima fadilah
tolong iklannya jangan tiap bab..
𝄟⃝Ruby࿐
oke skip, mc nya lemah ternyata.
Othsha: budaya membaca sampe habis ya kakak supaya tau Inkanya lemah atau engga.. anyway, makasih komennya.. 🙏
total 1 replies
𝄟⃝Ruby࿐
kirain wanitanya kuat, gmn mau bls dendam ketemu aja gemeter.. trus apa itu? rindu? jyjyk kali.
𝄟⃝Ruby࿐
sk bgt dgn crta mengulang waktu.. semoga crtanya seru 🫰
Sari
anjing lemah banget
Ig : Author_fanie.liem
PociPan mampir ya
Ig : Author_fanie.liem
Inka Ga usah ladenin dong
Arhieva Jimshoneysruwen
lah ga jadi suka sama novelnya, bye Thor
Ymmers
duuh Asheeeeeerrrr… 🤭😭😊🥰😘
Ymmers
akupun juga kaget.. 😲😲😲
Kustriana Handayani
wow disini ....jalang yg panassss....
Lhady Uriyama
ko malah nikah, gak seru bls dendamnya mna
Lhady Uriyama
masa waktu 5 thn blm bisa melupakan trauma nya lebay thor
chim²
Luar biasa
💖 sweet love 🌺
lah kok malah lemah gini si INKA nya.. secinta2 nya sama kanigara masa iya jadi oon
Lhady Uriyama: kan lebay bgt mi cerita nya
total 1 replies
queen aura
biasanya timetrevel itu jd kuat ini malah makin lemah,pie to
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Othsha: makasih buat ulasannya kakak...🙏
total 1 replies
Ymmers
duh gusti, napa hp nya ga di beliin suaminya 😠😱
Ymmers
oooooopppppssssss siaapakah ini ?? 🤔🤔🤔😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!