NovelToon NovelToon
Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Barat
Popularitas:136.2k
Nilai: 5
Nama Author: Adam Erlangga

Cerita ini mengisahkan seorang pemuda bernama Rudy Hosten yang meninggal dunia karena suatu kecelakaan dan membuatnya di reinkarnasi ke dunia fantasi bernama Gaia. Dewa kebangkitan memberikannya hadiah untuk dapat bertahan hidup di dunia baru itu.

Tetapi, Rudy di reinkarnasi ketubuh anak berusia 5 tahun yang sudah meninggal karena kejahatan perang didunia itu. Dia terbangun di tumpukkan mayat-mayat yang berada di lembah gunung dekat dengan sebuah desa yang sudah hancur.

Dalam keadaan binggung dan terkejut, dia terpaksa bangkit dari sana dan berjalan menyusuri hutan sampai di sebuah kota besar. Untuk dapat bertahan hidup dalam dunia yang baru itu, dia mengunakan system yang di berikan oleh Dewa padanya. Petualangannya pun di mulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adam Erlangga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 20 - Kamar

Terlihat Rudy dan lainnya sedang berjalan menuju kedalam kota.

"Emma, kenapa kau tau alasan kita menjadi murid Akademi.?" Tanya Rudy.

"Mereka sangat menghormati murid Akademi Rudy, apalagi seorang guru. Karena status hunter hanya bisa di dapatkan di dalam Akademi." Jawab Emma.

"Apa disini ada akademi.?" Tanya Rudy.

"Tentu saja ada." Jawab Emma.

"Apa kau ingin mendaftar sebagai murid Rudy.?" Tanya Marco.

"Ah, aku hanya ingin menambah teman." jawab Rudy.

"Sebaiknya kita lihat dulu, seorang Raja disana." Kata Emma.

...

Di tempat lain. Alun-alun kota. Sudah banyak orang-orang yang berkumpul disana. Bahkan kerumunan orang disana sampai memenuhi satu kota.

"Apa Yang Mulia Raja sudah siap.?" Tanya Smith kepada ajudannya.

"Kami belum tau pasti Yang Mulia." Jawab Ajudannya.

"Tidak habis pikir, Yang Mulia Raja datang dari pintu belakang bersama para panglimanya." Kata Smith.

"Mereka juga akan memperkenalkan calon kesatria perang yang baru." Kata Smith.

"Yang Mulia, mereka juga akan memperkuat benteng ini, bahkan tim ekspedisi yang baru sudah di bentuk." Kata Ajudan.

"Ah, aku sudah tau itu. Sepertinya laporan keuangan kita tidak bisa di percaya oleh istana." Saut Smith.

...

Beberapa saat kemudian

"BERIKAN HORMAT, YANG MULIA RAJA DATANG." Teriak panglima disana.

"Akhirnya dia keluar." Kata Smith.

"SELAMAT DATANG DI BENTENG SELATAN YANG MULIA RAJA." Kata semua orang disana sambil menundukkan kepala.

...

Di tempat Rudy berada.

"Mana, mana, aku tidak bisa melihatnya, ini terlalu jauh." Kata Rudy.

"Kita tidak bisa menerobos lagi Rudy." Saut Emma.

"Lalu, bagaimana kita melihat Sang Raja.?" Tanya Rudy.

"Sepertinya tidak ada kesempatan. Mereka juga membawa 6 panglima perang kesini." Kata Marco.

"Aura mereka lumayan juga." Kata Lilia.

"Tapi tetap saja, itu tidak sebanding denganmu Lilia. Bahkan Raja mereka sekalipun." Kata Emma.

"Eh, benarkah.?" Tanya Lilia.

"Yup, itu benar." Jawab Emma dengan tersenyum.

...

Sang Raja pun memberikan sambutan dengan singkat. Hanya dengan ucapan "Berjuanglah." yang keluar dari mulut Sang Raja. Lalu, ia pun pergi meninggalkan alun-alun.

"Heh.? Sambutan macam apa itu.?" Kata Marco.

"Dia sudah pergi." Kata Lilia.

"Aah, aku belum melihatnya." Saut Rudy dengan kesal.

"Acaranya masih belum selesai Rudy." Kata Emma.

"Sepetinya mereka memperkenalkan para panglima dan calon kesatria." Kata Lilia.

...

"Hadirin sekalian. Sosok yang menompang kerajaan Alden, panglima perang yang terkenal sangat kuat, dan menjadi tangan kanan dari Sang Raja, perkenalkan." Kata MC.

[Panglima perang : Rocky Ken. Laki-laki, Umur sekitar 33. Rank AA.]

[Panglima perang : Stevani. Perempuan, Umur sekitar 28. Rank AA.]

[Panglima perang : Viona. Perempuan, Umur sekitar 35. Rank AA.]

[Panglima perang : Joseph. Laki-laki, Umur sekitar 42. Rank A+.]

[Panglima perang : Gilbert. Laki-laki, Umur sekitar 34. Rank A+.]

[Panglima perang : Kevin Dom. Laki-laki, Umur sekitar 26. Rank A+.]

"WOOOOO." Teriakan semua orang di dalam sana.

"Mereka cukup kuat untuk melawan hewan iblis di luar sana." Kata Rudy.

"Apa mereka juga lulusan dari Akademi.? ada juga yang masih muda." Tanya Marco.

"Mereka adalah lulusan Akademi, lalu mereka mengembangkan kekuatannya di luar sana." Jawab Emma.

"Lihatlah dirimu sendiri Marco, Bahkan kau masih umur 18 tahun sudah mencapai Rank M (Mythic), itu jauh dari kekuatan kerajaan ini." Kata Lilia.

"Ahaha. Kau benar, tapi aku tidak boleh sombong." Kata Marco yang malu-malu.

...

"Selanjutnya, calon kesatria perang kerajaan Alden. Yang sekarang masih menempuh pelajaran di Akademi Rousen." Kata MC.

"Ah, mereka masih pelajar. Kita lihat seberapa hebat mereka." Kata Rudy.

[Calon Kesatria Perang : Alicia Eden. Perempuan & seorang putri Raja Eden, Umur sekitar 17. Rank A+.]

[Calon Kesatria Perang : Eva Paracia Perempuan & seorang putri bangsawan, Umur sekitar 17. Rank A.]

[Calon Kesatria Perang : Herry Edward. Laki-laki & seorang putra bangsawan, Umur sekitar 18. Rank A.]

...

"Hem lumayan, tapi tidak ada yang special jika dibandingkan dengan Marco dan Lilia." Kata Rudy.

"Yang benar saja kau membandingkan kami dengan mereka. Kami sudah pernah pergi ke neraka." Saut Marco.

"Haha, itu benar. Mereka juga masih seumuran dengan kita. Tidak kusangka dia adalah putri Raja, dia juga terlihat cantik." Kata Rudy.

Emma yang mendengarnya tiba-tiba mengeluarkan aura.

"Sebaiknya kau hati-hati dengan ucapanmu." Kata Marco yang melihat Emma kesal.

"Eh.? Kenapa dia bisa kesal begitu.?" Saut Rudy yang melihat Emma.

"Hem" Saut Emma sambil memalingkan wajahnya dari Rudy.

"Hihi, mungkin dia cemburu." Saut Lilia.

"Apa urusannya denganku. Benarkan Marco.?" Kata Rudy.

"Ehehe, aku tidak berani menjawab." Saut Marco.

"Kau harus di pihakku Marco." Kata Rudy.

Emma pun pergi meninggalkan tempatnya

"Hem, sebaiknya kita pergi dari sini, acaranya sudah selesai." Kata Lilia sambil berjalan mengikuti Emma.

"Huh, baiklah." Saut Rudy.

...

Acara penyambutan pun selesai, orang-orang mulai pergi meninggalkan tempat. Lalu Rudy dan lainnya pergi ke Bar sambil mengobrol disana.

"Kita harus mencari penginapan disini." Kata Rudy.

"Biar aku yang mencarinya." Saut Emma sambil berdiri dari kursinya.

"A, aah, baiklah." Kata Rudy yang melihat Emma tiba-tiba berdiri.

"Aah, akhirnya aku bisa tidur di atas kasur yang empuk." Kata Marco.

"Aku juga ingin tidur di kasur yang empuk." Saut Rudy.

"Kita harus pisah kamar Marco, kau tidak boleh sekamar denganku." Kata Lilia.

"Kita hanya perlu menyewa 2 kamar, atau 4 kamar sekaligus, tidak ada yang perlu di khawatirkan." Sauy Marco.

"Kamar disini hanya ada 3. Lalu, bagaimana kita membaginya.?" Kata Emma yang tiba-tiba datang.

"Biarkan perempuan dulu yang memilih." Kata Lilia.

"Baiklah, Kau dan Emma bisa menempati kamar masing-masing. Aku dan Marco akan sekamar." Kata Rudy.

"He.? Apa maksudmu, biarkan aku sekamar sendirian. Aku tidak mau kau tendang keluar jendela." Saut Marco.

"He.? Lalu bagaimana.?" Tanya Rudy.

"Begini saja, aku akan sekamar dengan Rudy, dia tidak akan bisa menendangku. Kau dan Lilia bisa mengambil kamar masing-masing." Kata Emma dengan tersenyum.

"HEEEE.??" Teriak mereka bertiga.

"Yang benar saja Emma.? Apa kau tidak takut aku raba.?" Kata Rudy.

"Silahkan jika kau berani.?" Kata Emma penuh ancaman.

"A, ah. Sepertinya aku akan mati jika melakukannya." Kata Rudy.

"Baiklah. Kamar sudah di tentukan, mari kita pergi beres-beres." Kata Marco sambil berdiri.

"Aku duluan Rudy." Kata Lilia sambil berjalan menuju kamarnya.

"Baik. Nanti malam kita berkumpul disini." Kata Rudy.

"Siaap." Saut Marco.

...

"Lalu, kapan kita akan pergi ke kamar.?" Tanya Emma.

"Sebentar Emma. Bagaiman kau bisa memesan kamar-kamar itu, apa kau punya uang.?" Tanya Rudy yang curiga.

"Hihi. Apa kau tidak tau.?" Saut Emma.

"Jelaskan padaku." Kata Rudy.

"Tentu itu uang yang ada di inventorymu, aku bisa mengambilnya dan menghabiskannya. Aku juga tau jika uang itu berkurang. Jadi berhati-hatilah Rudy, jangan macam-macam dengan uang itu, aku bisa mengetahuinya." Kata Emma.

"Tidak mungkin." Kata Rudy yang terkejut.

"Kita sudah menjadi satu Rudy, apapun yang kau simpan di inventorymu, aku bisa melihat dan menggunakannya." Kata Emma dengan tersenyum.

"Sepertinya aku berada di dalam penjara." Saut Rudy.

"Hihihi. Baiklah, mari kita ke kamar. Aku juga ingin membersihkan tubuhku." Kata Emma sambil berdiri dan berjalan menuju kekamarnya.

Tapi Rudy masih berada di tempat duduknya.

"Apa kau akan menunggu di situ sampai besok.?" Tanya Emma.

"Huh," Kata Rudy yang menghela nafas.

...

1
Kaisar surgawi
percaya dah gw bakalan baca+ hujat terua2an authornya sampai ending cerita
Kaisar surgawi
MCnya Kaya idiot anjg tolol babi, author anak haram, emak kau sibuk menjadi talent mi chat malahan anaknya berusaha buat novel yg menceritakan MCnya Naif wkwkwkwkkw idiot
Adam Erlangga: wkwkwk. goblok goblok. lu ngatain kayak kehidupan lu sekarang. lu suka ngelonte ya
total 1 replies
Nino Ndut
mc cacat..dah itu aj
Adam Erlangga: ga usah di baca. gua nulis bukan untuk lu
total 1 replies
Nino Ndut
cape gw bacanya..emg mc dibuat kayak gini ma authornya..cacat ampe akhir..seorang dewa, udh mantau kehidupan dari dulu tp masih aj naif..lelah euy
Nino Ndut
masih aja naif mc nya..tarik orang yg baik, hancurin yg buruk..paling gampang tarik orang2 tertindas trus hancurin kerajaan total buat pelajaran lainnya biar mikir klo mau berbuat buruk tuh bakalan begitu..
Lord gojou satoru
Lumayan
Lord gojou satoru
Luar biasa
Nino Ndut
yg salah bukan sistem negaranya..entah kerajaan, parlementer, demokrasi atau lainnya..yg salah itu individunya aliasnya oknumnya..wtf
Nino Ndut
mc goblok..diteken make aura trus masih santai n hormat..g ada harga diri sama sekali yak..mbok dibales auranya, kasih mereka paham n jelasin aturan mc nya..biar mereka mikir lg klo mau macem2 ma mc n kelompoknya..
Nino Ndut
asli gobloknya g ketahan..
Nino Ndut
kampret kesel bener gw ma mv nya yak..nyalahin marco dong..padahal udh liat seberapa bobrok tatanan sekarang n dia punya kekuatan tp malah diem dgn hanya alesan pengen berbaur..wtf
Nino Ndut
mc goblok..
Nino Ndut
kontrafiktif sekali pemikiran mc..pengen kebebasan tp gabung akademi..asli gagal paham ma mc sejauh ini
Nino Ndut
sebenernya bukan salahnya marco jg, dia hanya bodoh aj..salah mc aj pengen bergaul tp make gabung akademi..btw bisa dibilang mc sangat naif..dengan kekuatan begitu besar hampir g mgkn visa bergaul dgn lingkungan yg dasarnya udh busuk..
Nino Ndut
bodoh..lagian sekali lg ngapain mc ke akademi coba..masih g habis pikir ma pola pikir mc ditambah lg dikit2 kagum, dikit3 kaget kayak orang idiot aj
Nino Ndut
idiot si marco, g belajar dari kesalahan..klo g tau caranya kan bisa nanya ke emma..bodoh dah
Nino Ndut
naif bgt mc nya yak
Nino Ndut
masih g habis pikir mau ke akademi cm buat bergaul aja..aneh n rada bego y mc nya..
Nino Ndut
daripada ribet2 masuk akademi, mc tinggal bikin kelompok sendiri trus cari wilayah sendiri..n bisa rekrut bocah2 terlantar kayak rin gitu..dilatih semua dikasih pilihan..bisa jd sipil atau militer diwilayahnya mc..
Nino Ndut
itu bisa jd senjata makan tuan tuh buat 2 bocah itu..klo ada orang serakah bisa dirampas n dibunuh ke 2 nya
orang_gabut16: bener juga
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!