NovelToon NovelToon
Sebuah Janji Di Balik Rindu

Sebuah Janji Di Balik Rindu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:596
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​Saat Azka berbalik untuk menuju kelasnya sendiri, langkahnya mendadak terhenti. Di ujung koridor yang ramai, seorang murid baru berdiri memegang peta denah sekolah. Rambutnya sebahu, matanya bulat jernih—persis seperti mata bocah yang dulu suka duduk di dahan kamboja.

​Gadis itu menoleh. Pandangan mereka bertabrakan.

​Waktu seolah berhenti. Suara bising siswa-siswi yang lalu-lalang mendadak senyap di telinga Azka.

​"Azka...?" bisik gadis itu. Suaranya bergetar, memanggil nama yang selalu ia simpan rapi dalam doanya selama tiga tahun terakhir.

​"Anggi?" suara Azka nyaris tak keluar.

​Anggi tersenyum lebar, matanya berkaca-kaca. Ia melangkah maju dengan binar kebahagiaan yang tak mampu dibendung. Tiga tahun menunggu, pindah kembali ke kota ini, dan akhirnya takdir membawanya tepat ke hadapan laki-laki yang memegang janjinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji Di bawah Pohon Kamboja

​Dusun Karang Suka selalu punya aroma yang sama setiap kali sore tiba: wangi tanah basah bersatu dengan harum bunga kamboja dari pekarangan tua di ujung desa. Di sinilah, tiga belas tahun yang lalu, Anggi dan Azka tumbuh seperti sepasang bayangan. Di mana ada Azka, di situ pasti ada Anggi.

​Kala itu, usia mereka baru sepuluh tahun. Duduk berdua di atas dahan rendah pohon kamboja besar, kaki kecil mereka berayun menatap matahari yang perlahan tenggelam.

​"Nanti kalau kita sudah besar, kamu mau jadi apa, Ka?" tanya Anggi sambil mengunyah permen gagang.

​Azka menoleh, membetulkan letak ketapel yang melingkar di lehernya. "Jadi apa saja, asal sama kamu. Ayah bilang, kalau kita sayang sama seseorang, kita harus terus sama-sama."

​Anggi tertawa, matanya menyipit lucu. "Sama-sama terus? Sampai tua?"

​"Sampai menikah!" sahut Azka mantap, tanpa beban. Ia lalu mengacungkan jari kelingkingnya yang mungil. "Janji ya, Anggi? Pas kita besar nanti, kita bakal terus bareng dan menikah. Nggak boleh ada yang broke janji!"

​Anggi menatap kelingking Azka, lalu menautkan kelingkingnya sendiri. "Janji!"

​Bagi dua bocah SD itu, janji adalah hal paling sakral yang ditulis di atas langit sore Dusun Karang Suka. Mereka tak pernah membayangkan bahwa dunia orang dewasa bisa merenggut semuanya dalam sekejap.

​Siang itu, matahari kelulusan SD terasa terlalu terik. Suara tawa anak-anak yang saling mencoret seragam memenuhi halaman sekolah, tetapi Anggi hanya berdiri diam di bawah naungan pohon kamboja tua—tempat favorit mereka. Di tangannya, ia meremas kuat-kuat tali tasnya. Matanya sembab, menahan tangis yang sejak pagi ia sembunyikan dari teman-temannya.

​Dari kejauhan, Azka berlari mendekat. Wajahnya berseri-seri, memegang dua buah es lilin rasa kelapa favorit mereka.

​"Anggi! Akhirnya ketemu," seru Azka terengah-engah, menyodorkan salah satu es lilin ke arahnya. "Aku cariin dari tadi. Anak-anak lain pada ke sungai, kita ikut yuk?"

​Anggi menatap es lilin itu, lalu menatap Azka. Bukannya menerima, bulir air mata yang sejak tadi ditahannya justru luruh menembus pipinya.

​Langkah Azka terhenti. Senyum di wajahnya perlahan luntur, digantikan rasa bingung dan cemas. "Gi? Kamu kenapa menangis? Ada yang jahatin kamu?"

​Anggi menggeleng pelan, menyapu air matanya dengan punggung tangan, namun tangisnya justru makin pecah. "Ka... Ayah..."

​"Ayah kamu kenapa, Anggi?" Azka maju satu langkah, menurunkan es lilin di tangannya begitu saja.

​"Ayah pindah tugas," bisik Anggi, suaranya tercekat di tenggorokan. "Sore ini... sore ini aku harus ikut ke luar daerah. Rumah kami sudah diberesin dari kemarin."

​Kata-kata itu menghantam Azka bagai petir di siang bolong. Dunia kecil yang selama ini ia bangun bersama Anggi seolah runtuh seketika. "Pindah? Tapi... tapi kan kita baru lulus SD? Kita kan mau masuk SMP yang sama di dekat alun-alun, Gi? Kamu bercanda, kan?"

​"Aku nggak bercanda, Azka," tangis Anggi pecah, dadanya naik turun menahan sesak. "Aku baru tahu tadi malam. Ayah bilang ini mendadak banget. Aku nggak mau pergi, Ka... Aku mau sekolah di sini sama kamu!"

​Azka membeku. Tenggorokannya terasa kering dan menyakitkan. Ia menatap Anggi yang terisak di hadapannya, gadis kecil yang selalu ada di setiap kenangan masa kecilnya.

​"Terus... kita gimana?" suara Azka bergetar, matanya mulai memerah menahan air mata yang memaksa keluar. "Janji kita gimana?"

​Anggi melangkah mendekat, menggenggam kedua tangan Azka erat-erat. Jemari kecilnya gemetar. "Janji itu nggak akan berubah, Ka. Aku janji aku bakal balik lagi ke sini. Kamu harus tunggu aku, ya? Jangan lupain aku, jangan gantiin aku sama siapa pun."

​Azka menunduk, menatap genggaman tangan mereka. Rasa takut kehilangan yang luar biasa mencengkeram dadanya. Namun, melihat air mata Anggi yang makin deras, Azka berusaha menguatkan diri. Ia menatap mata bulat jernih milik Anggi, menyapu air mata di pipi gadis itu dengan ibu jarinya.

​"Aku janji," kata Azka mantap, meski hatinya remuk. "Aku bakal tunggu kamu di sini. Mau seberapa lama pun, aku nggak akan lupa."

​Suara klakson mobil terdengar dari kejauhan, memecah kesunyian di antara mereka. Ayah Anggi melambaikan tangan dari dalam mobil yang terparkir di tepi jalan desa. Waktu mereka telah habis.

​Anggi melepaskan genggaman tangannya perlahan, melangkah mundur dengan berat hati. "Aku berangkat ya, Azka..."

​"Anggi, tunggu!" Azka menahan napas, mengacungkan jari kelingkingnya yang gemetar ke udara. "Ingat janji kita!"

​Anggi tersenyum di tengah tangisnya, menautkan kelingkingnya sebentar sebelum berbalik dan berlari menuju mobil. Dari balik kaca jendela yang perlahan tertutup, Anggi terus menatap Azka sampai mobil itu melaju menghilang ditelan debu jalanan, meninggalkan Azka yang berdiri sendirian di bawah bayang-bayang pohon kamboja.

1
Lisa
Udh ending y Kak ? ceritanya bagus banget..👍
Lisa: 😊 gitu y Kak..kita tunggu karya selanjutnya y Kak..
total 2 replies
Lisa
Bahagia selalu y Anggi..
Lisa
Congratz y Anggi..semangat & sukses yaa 🙏
Lisa
👍 semangat Anggi utk menyongsong masa depan..
Lisa
Semangat y Anggi 💪
Lisa
Kayaknya Anggi bakal balik sama Azka lg nih .
Lisa
Ternyata Zayan selingkuh nih 🤭
Lisa
Congratz y Anggi..sukses y utk langkah selanjutnya 👍
Lisa
Aku mampir Kak
Waaaaaa_: Terimakasih😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!