Disclaimer: Konflik di cerita ini mungkin sedikit tidak masuk akal dan memusingkan. Othor sudah memperingatkan dari awal.
Thalia Halley Anggara dan Thalita Halley Anggara adalah gadis kembar identik yang memiliki sifat berbeda.
Thalia Halley yang merasa tertekan dengan sikap posesif sang kekasih, yaitu Zayn Arsenio Abraham memutuskan untuk kabur sejenak dan mencari ketenangan, beberapa hari sebelum pertunangannya dengan Zayn.
Di saat bersamaan, Thalita Halley yang baru pulang setelah menempuh pendidikan selama empat tahun di luar negeri, hendak memberi kejutan pada keluarganya.
Thalita sengaja tidak memberikan kabar kalau dirinya pulang hari itu.
Namun naas bagi Thalita, karena saat baru keluar dari bandara kota, tas yang berisi ponsel serta semua kartu identitasnya dijambret oleh orang tak dikenal.
Disaat bersamaan, Zayn yang sedang berada di bandara kota, tak sengaja melihat Thalita yang kebingungan dan mengira kalau Thalita adalah Thalia.
Sejak detik itu, semua orang mengira kalau Thalita adalah Thalia dan tidak ada satupun yang percaya dengan pengakuan Thalita termasuk Mom Belle dan Dad Devan.
Bagaimana akhirnya nasib Thalita yang terpaksa berganti peran menjadi Thalia yang menghilang tak tahu rimbanya?
Apakah akhirnya Thalia akan kembali pulang dan menjelaskan pada semua orang tentang kekeliruan ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RESMI
"Siapa gadis tadi, Bang?" Tanya Sean pada Kyle yang sudah kembali duduk di kursinya.
Kyle hanya mengendikkan kedua bahunya. Kyle juga tidak tahu siapa gadis asing yang tadi menabraknya.
"Kalau tidak salah namanya Audrey. Dia adik kandung Abang Zayn," Valeria akhirnya yang menjawab pertanyaan Sean.
"Tidak pernah lihat," sahut Sean ikut-ikutan mengendikkan bahunya sama seperti Kyle.
"Tentu saja, Sean! Kau baru bertemu dengan keluarga besar Abraham malam ini," sahut Mom Bi yang langsung disambut gelak tawa semua orang yang duduk di meja tersebut.
"Audrey pemilik Wedding Organizer yang mengatur acara ini," timpal Om Theo yang sepertinya juga sedikit tahu tentang Audrey.
"Wah, keren itu! Kita bisa memakai jasanya juga saat menikah nanti, Em!" Sean menaikturunkan alisnya ke arah Emily yang hanya memutar bola mata dengan malas.
"Sekolah dulu yang bener! Baru mikirin nikah!" Kyle menoyor kepala sang adik yang sontak membuat Sean mendengus sebal.
"Masih bocah saja sok-sokan mau nikah," cibir Kyle sekali lagi.
"Itu, Anne dan Abi juga masih bocah udah menikah dan mau punya bayi. Abang yang sudah tua kalah sama mereka," Sean balik mencibir sang Abang.
"Itu lain cerita, Sean!" Sela Om Theo cepat.
"Dan ada baiknya, kalian tidak meniru apa yang sudah dilakukan oleh Anne dan Abi," nasehat Om Theo bijak.
"Dengarkan itu, Sean!" Timpal Dad Nick ikut-ikutan menasehati Sean.
"Iya, Om Theo dan Dad-ku tersayang!" Jawab Sean dengan nada lebay.
"Aku yang akan langsung menghajarmu, jika kau berbuat macam-macam dengan Emily sebelum kalian resmi menikah!" Kyle mengancam sekaligus menuding ke arah sang adik.
"Kejam!" Cebik Sean lebay.
****
Acara utama di malam pertunangan Thalia dan Zayn akhirnya akan segera dimulai. Hati Thalita terasa mencelos saat pembawa acara menyebut nama Thalia, namun tetap saja dirinya juga yang akhirnya maju ke atas panggung acara.
Zayn terlihat tampan malam ini. Tapi kekasih Thalia itu memang tampan. Jika Thalia tidak segera pulang dan menjelaskan kekeliruan ini, bukan tak mungkin Thalita akan jatuh cinta pada Zayn.
Tidak!
Masih ada Daniel yang mungkin sedang khawatir pada Thalita sekarang dan menanti kapan Thalita akan pulang.
Thalita tidak mau menyakiti hati Daniel.
Jadi sebaiknya Thalita tetap menjaga hatinya atau menyimpan persaaan yang tidak seharusnya pada Zayn.
Meskipun Thalita juga tak yakin apa dirinya akan mampu bertahan, mengingat perlakuan Zayn yang selalu perhatian dan romantis.
Zayn sudah meraih tangan Thalita sekarang. Binar kebahagiaan tampak jelas di wajah pria tersebut. Zayn menyematkan dengan lembut sebuah cincin bertahtakan berlian di jari manis Thalita.
Ya,
Seharusnya Zayn menyematkan cincin itu di jari manis Thalia, bukan Thalita.
Thalita menarik nafas panjang sebelum mengambil cincin yang akan ganti ia sematkan di jari manis Zayn. Thalita meraih tangan besar Zayn dengan sedikit gugup, namun sebisa mungkin Thalita tetap mengulas senyum di bibirnya.
Acara tukar cincin akhirnya selesai.
Semua tamu undangan yang hadir bertepuk tangan pada Zayn dan Thalita.
Lampu ruangan mulai redup sekarang. Acara selanjutnya adalah berdansa bersama pasangan masing-masing.
Zayn menggenggam tangan kanan Thalita dengan satu tangannya dan tangan lainnya sudah melingkar di pinggang Thalita.
Pasangan yang baru resmi bertunangan tersebut memulai dansa mereka diikuti oleh tamu undangan lain beserta pasangan masing-masing.
"Ayo dansa bareng Alvin, Kak!" Ajak Alvin yang merupakan putra dari Viola dan Alex pada Audrey yang terlihat melamun.
Audrey hanya tersenyum tipis dan segera menyambut uluran tangan sepupunya yang baru duduk di bangku kelas sepuluh SMA tersebut.
Selama ini, Alvin dan kedua orangtuanya memang tinggal di pulau Bali sehingga Audrey jarang berjumpa dengan sepupunya tersebut.
.
.
.
Bentar, ada yang bingung dengan nama-nama tokoh di atas yang ternyata lumayan banyak ya 😅
Jadi itu semua adalah tokoh-tokoh dari beberapa karya lama aku yang aku kolab jadi satu disini.
Yang masih bingung bisa baca skemanya disini.
Terima kasih yang sudah mampir.
Dukung othor dengan like dan komen di bab ini.
baca terus ini. dari awal mom Belle, Theo, Nick, Hans dan skg anak2nya urut 😍😍😍👍👍👍
TERUS BERKARYA BUNDEW...👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
RENATA JUGA BGITU, SETELH KGUGURN RAHIMNYA ADA LUKA, JDI TDK BOLEH HAMIL DLU SMPE RAHIM NYA BNAR2 SEHAT..