NovelToon NovelToon
RE: God Creator

RE: God Creator

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Sci-Fi / Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:847.4k
Nilai: 4.4
Nama Author: Guirusia Sin Jurai

Original Story by Guirusia Shin Jurai~

Seorang anak yang sejak kecil tinggal di panti asuhan yang kehilangan jejak tentang orang tuanya. Bukan hanya itu dia juga memiliki sesuatu yang luar biasa! Banyak kejadian yang dia alami. Mulai dari kehadiran sosok yang tidak diketahui hingga berpindah dunia dan dimensi. Anak ini adalah salah satu pemimpin perusahaan tertutup bernama Guirusia.co. Dia orang yang sangat hebat walau tanpa orang tuanya! Kisah hidupnya menjadi teladan banyak orang, tetapi dirinya selalu depresi oleh keadaannya. Kejadian demi kejadian juga banyak menimpa dirinya. Tidak ada yang tau, siapa sebenarnya sosok dirinya ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Guirusia Sin Jurai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH.19 Pembicaraan Sampah

Aku terkejut tetapi masih menahan diri ku bahwa raja ini tau segala apa yang ku lakukan.Cukup dengan menunjukan muka tidak peduli aku membalas orang tersebut.

“Kau tak perlu menyembunyikan rasa terkejut mu. Aku akan memberi tahu semua hal yang kau butuhkan. Jika masih kurang, aku akan memberi tahu apa yang kau ingin tau juga.” tawaran dari raja tersebut.

Bukan tawaran yang buruk, tetapi aku masih memikirkan resiko dari menerima tawaran ini.

“Nak, apa pun yang kau lakukan atau pikirkan semuanya aku tau. Kau tak perlu memikirkan apa pun, terima saja lah kebaikan ku ini.” raja ini menegaskan sekali lagi.

“Baik-baik, sekarang katakan apa yang kau ingin sampaikan kepadaku. Aku akan bertanya jika ada yang belum kau jelaskan nanti.”

Aku tak punya banyak pilihan lagi selain menerima apa yang diucapkannya. Sialan juga ini orang, bisa-bisanya memaksa ku.

“Baiklah, pertanyaan paling penting, siapa kah diri ku bukan? Apa yang kau simpulkan dari semua informasi yang ada adalah benar, aku adalah orang tua mu, namaku Guirusia Kuroshin.” begitu saja informasi yang ku butuhkan diserahkan pada ku.

Sungguh tidak ku percaya bahwa apa yang ku dengar. Semua yang ku duga adalah benar. Walau selain nama raja sialan ini aku tidak mengerti.

“Baik. Aku mengerti sekarang. Namun ada hal yang menganjal buat diri ku.” aku mulai mengutarakan apa yang menjadi pergumulan ku.

“Katakan lah.” raja Kuroshin itu membalas ucapan ku dengan singkat.

“Aku mulai dari awal. Apa alasan mu meninggalkan diri ku di panti asuhan? Kenapa kau meninggalkan sebuah pedang katana untuk ku? Apa maksud diri ku menjadi seorang dewa? Kenapa aku bisa melebihi batas normal orang biasa? Kenapa aku juga punya ras iblis? Apa yang terjadi kepada Lucifer sebelumnya? Ke mana semua ingatan ku yang hilang ini? Kenapa aku bisa menemui dirimu? Apa alasan dari kau memanggil ku? Siapa kau? Dan, siapa diri ku?” semua sudah ku persiapkan.

Semua pertanyaan menjadi sebuah runtutan yang bahkan sulit untuk dipahami. Aku kesal saja semua ini tidak ada di dalam kuasa ku. Apa pun yang ku perbuat sebelumnya tidak membuahkan hasil apa pun dalam mencari jawaban ini.

“Kau sungguh-sungguh ingin mengerti semuanya itu? Apa guna dari untuk mengetahui masa lalu itu?” ucapan satu, dua patah dari orang ini membuat diri ku semakin emosi.

“JAWAB! Jangan kau kabur dari janji yang kau katakan sendiri. Aku benci orang-orang seperti mu, PENGECUT!” emosi ku aku luapkan dalam kata-kata ku.

Aku benar-benar benci orang ini lama-lama. Orang tua? Pftt, bahkan orang ini ku sebut mahluk saja tidak pantas.

“Sebegitu bencinya kah kau pada diri ku? Ingat, kau di sini seorang diri, dan aku? Aku ada bersama seluruh kerajaan ini. Semua kuasa aku pegang.” sekarang dia mulai melindungi diri sendiri.

“Hahahaha, benar-benar pecundang asli. Tadi kau mengiming-imingi ku, dan sekarang kau mengancam ku? SUNGGUH KU BENCI ORANG SEPERTI KAU ITU!!” masih saja aku tidak bisa menahan emosi ku.

Sudah tidak lagi ku peduli dengan apa yang didengar oleh orang-orang di istana ini. Siapa pun orangnya atau dewa, aku akan hajar habis kalau orang itu membuat ku kesal.

“Ternyata ancaman tidak bekerja pada diri mu ya? Kalau begitu aku beri tahu sesuatu, sejak kau datang tadi, aku bisa saja membunuh mu seperti ratusan, ribuan, jutaan dewa yang sudah ku bunuh dan ku curi kekuatannya.” ancaman lagi.

“Kau tak pernah bosan mengancam diri ku huh? Dengar, bahkan aku tidak peduli dengan semua pertanyaan yang tadi aku ingin tanyakan. Sekarang yang aku peduli adalah memukul diri mu sampai aku puas.” apa lagi yang bisa memuaskan emosi ku selain hal ini.

Tiba-tiba seluruh ruang takhta menjadi ribut dengan bisikan dari semua prajurit, (minister), bahkan pelayan. Entah kenapa mereka berbisik, namun aku bisa merasakan tekanan mana ada raja sialan itu.

“Jadi sekarang kau menerima tantangan ku melawan ku? Apa boleh buat. |Release|.” tekanan mananya menjadi sangat besar, sampai selain diri ku dan dirinya, semuanya terjatuh.

“Sungguh menarik. Aku akan menggunakan seluruh kemampuan ku. Jangan sekali-sekali kau menahan kekuatan mu.” aku menantangnya lebih dalam lagi.

Seluruh sihir aku siapkan dalam waktu 2 detik saja. Kenapa sihir yang ku siapkan butuh waktu 2 detik sedangkan sihir normal lainnya saja butuh waktu lebih lama? Itu karena aku melepas batasan ku dan menggunakan seluruh kemampuan ku. Semua saja aku gunakan, senjata yang aku miliki, kekuatan dewa, kekuatan iblis, kekuatan yang aku dapatkan dari menjadi Agent Souler, kekuatan teknologi yang aku buat, kekuatan Ryuuou, dan kekuatan sihir yang tak terbatas ini.

“Kau tak tanggung-tanggung ternyata dalam bertindak sesuatu. Aku suka itu. |Leiro Rei, Hijiri Keiteikusa, KimetsuaHoshiro, Tenki, Exateir|.” sebuah mantra yang aku tidak ketahui dia gunakan.

AN: arti dari bahasa lain itu adalah tidak ada, itu hanya mantra yang dikarang semata-semata hanya untuk ini.

“Tidak! Raja mohon jangan gunakan yang satu itu! Itu akan menyedot nyawa mu dengan cepat!” sebuah peringatan terdengar dari seseorang yang berpakaian prajurit elit dan lebih dari lainnya.

“Tidak apa Tei, ini semua aku lakukan karena tau bahwa hal ini akan terjadi. Kau sendiri juga yang bilang harus memperlakukan anak ku dengan baik. Maka sekarang akan ku buktikan bahwa aku akan menuruti keingingan anak tersebut untuk melawan diri ku.” ucap raja itu yang semakin tidak jelas.

Firasat ku mengatakan bahwa ada hal buruk yang akan terjadi padaku jika tidak pergi dari tempat ini sekarang juga. Sial! Padahal aku ingin melawannya.

Benar saja, aura yang keluar dari orang tersebut membuang sekujur badan ku merinding. Aura yang keluar dari dirinya bisa ku katakan adalah gabungan dari seluruh dewa yang dia bunuh, ketujuh dosa besar, dan lainnya. Dan aku pasti, kesadarannya pasti menghilang karena tindakannya mulai agresif.

“Cih aku tak ingin kabur dari sini, tetapi aku tak punya kemenangan jika aku melanjutkan semuanya ini.” aku bergumam tanpa ada yang mendengar.

Tak perlu aku menggunakan jalan utama untuk pergi dari sini. Aku menghancurkan atap ruang takhta ini hanya untuk pergi dari sini dengan cepat. Untung saja aku masih sempat kabur sebelum aku mendapatkan dampak serangan apa pun dari monster itu.

“<>.” mantra yang ku gunakan menjadi sangat simpel karena aku tau pasti, yang ku gunakan sebelumnya itu terlalu ribet dan tidak penting.

Aku sebenarnya bisa saja menggunakan sihir tanpa mengucapkan mantra, tetapi ku simpan saja ketika aku terpojokkan. Gerbang portal itu tak butuh waktu lama untuk membuka dari aku mengucapkan sihir tersebut. Namun aku menyesal tak melakukan hal ini lebih cepat 1 detik. Sebelum saja aku masuk ke portal itu, aku merasakan bahwa ada serangan sihir dalam bentuk yang lurus seperti laser, tetapi besar mengarah kepada ku. Reflek ku terlalu lambat jadi salah satu sayap ku terkena serangan itu.

Portal itu sebenarnya ku arahkan ke tepat di depan gerbang istana, tetapi karena sihir ku menjadi tidak stabil, maka lokasinya pindah jauh ke atas 2 KM. Tak punya keseimbangan yang benar, tentu saja aku jatuh dari ketinggian. Aku hanya bisa pasrah ketika tau hal ini. Semoga saja tidak menyakitkan. Tetapi yang tidak ku ketahui adalah setelah aku jatuh tepat di depan gerbang istana, aku pingsan sekejap itu juga.

Aku berada di kegelapan totalitas. Entah di mana aku, aku tidak suka tempat ini. Ini bahkan bukan tempat Ryuuou berada. Benar-benar beda secara totalitas.

“Ada orang yang mendengar aku??” dengan panik aku mencoba mencari bantuan.

Semakin aku mencari, semakin aku berteriak, semakin aku merasakan rasa putus asa untuk bisa keluar dari sini. Tempat apa ini sebenarnya? Aku tak bisa berpikir secara jernih lagi semenjak tadi aku emosi. Sebentar… tadi? Apa yang sedang terjadi di sini? Aku harus mengingat-ingat lagi yang terjadi supaya kesadaran ku kembali ke tubuh ku.

“Tunggu, cahaya apa itu? Aku melihat seperti ada titik kecil dari kejauhan? Itu bukan mata ku yang sekarang bermasalah kan?” aku bergumam sendiri mengutarakan isi pikiran ku.

Lama-lama aku menjadi bingung dan sedikit tidak waras. Mata ku juga merasa sangat berat dalam kegelapan ini. Namun, hal aneh terjadi tiba-tiba saja. Cahaya yang tadi dari jauh itu melesat dengan cepat masuk ke dalam tubuh ku, dan seketika itu juga aku mengetahui segalanya.

Sayangnya sebelum aku sempat berpikir, kesadaran ku kembali pada saat itu juga dan aku melonjak bangun tiba-tiba.

“Di mana… di mana aku sekarang…?” dengan bingung aku melihat sekitar.

Ku rasa aku sudah kembali ke dalam kamar ku sendiri. Tidak ada siapa pun di sini… entah kenapa. Sebenarnya apa yang terjadi sebelumnya? Kenapa tiba-tiba cahaya itu masuk ke dalam tubuh ku dan tiba-tiba aku mengingat sesuatu, tetapi sangat tidak jelas.

“Chichi…ue?” aku menengok ke samping mendengar ada yang memanggil ku.

“Ahh Lastia kah?” dengan santai aku memanggilnya.

Spontan saja nampan yang berisi makanan dan sebagainya itu jatuh dari tangan Lastia. Kenapa dia menjatuhkannya? Tetapi yang pasti, setelah nampan itu jatuh, Lastia berlari mendapati ku dan memeluk ku.

“Chichiue….” suara Lastia terdengar sangat kecil disertai isakan dan air mata yang deras.

Kenapa anak ini menangis seolah-olah sesuatu yang sangat buruk sedang terjadi? Aku sungguh tidak mengerti.

“Akhirnya… akhirnya chichiue bangun juga… setelah sekian lama….”

“Sekian lama? Apa yang kau maksud nak?” aku menanyakan yang menganjal di hati ku.

“Sebenarnya setelah chichiue jatuh dari ketinggian. Prajurit menemukan chichiue tergeletak tepat di depan mata mereka ketika mereka sedang menjaga gerbang. Sontak saja mereka terkejut dengan apa yang sedang terjadi. Lalu ketika mereka mendapati bahwa chichiue itu pingsan, salah satu dari mereka langsung mengabari hahaue dan yang lainnya membawa chihiue masuk setelah mendapat bantuan dari pelayan. Dan setelah itu, dokter kerajaan berkata bahwa chichiue bukan hanya pingsan, melainkan koma. Di saat itu lah hahaue dan Kiruwa hahaue terkejut dan jatuh ke lantai. Dari situ, chichiue tidak bangun selama 2 bulan walau dalam keadaan yang stabil.” penjelasan yang disingkat oleh Lastia membuat diri ku mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Aku tak mengira bahwa ketika aku ada di dalam kegelapan itu beberapa waktu saja, di dunia Demonirya sudah terlewat waktu 2 bulan. Apa jadinya kalau aku lebih lama di sana? Bertahun-tahun kah aku akan koma? Karena ketika aku melihatnya, 1 menit di kegelapan itu sama saja 1 bulan di dunia Demonirya, yang artinya kecepatan di kegelapan itu 30 kali lebih cepat.

“Baiklah, chichiue mengerti. Maaf….” aku menunduk karena kebodohan diri ku menantang raja sialan itu.

“Kalau begitu chihiue istirahat dulu sebentar, aku akan memanggil hahaue berdua.” Lastia mengusulkan ide yang bagus.

Sebenarnya alasan kenapa aku tidak bisa berpikir dan bertindak dengan normal adalah karena aku terlalu memaksakan diri dan kurang istirahat. Tetapi bukan berarti koma 2 bulan adalah istirahat. Ku rasa aku terlalu gegabah dari bertindak.

Tak butuh waktu lama dari sejak Lastia keluar dari kamar ku memanggil kedua istri ku sampai mereka semua datang ke mari.

“Maafkan aku semua. Aku pulang.” dengan senyum kecil aku menyapa mereka.

1
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Rumor memang terkadang merepotkan
Elozz Eins
Dapet rekomendasi dari @AojinSuzaku [Chara Slayer]

semoga dapat inspirasi baru
gak ada otak 😑
👍👍👍
Guirusia Shin Jurai
satu, ceritaku bukan cerita mainstream yang mengikuti pasaran. dua, dengan chapter sebanyak ini, kujamin orang sudah males duluan buat baca kalau gak ngikuti dari awal walau ada beberapa
Xinn
Njim Sepi Bet
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Heh, strategi yang bagus juga.
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Siap O7
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Dengan ceramah no jutsu, 'kah? 🗿
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Fix ini udah jelas sifatnya terpengaruh sama Shin di masa lalu.
AojinSuzaku [Chara Slayer]
karena itulah yang namanya hidup
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Yah, begitulah yang namanya hidup. Tidak pernah luput dari yang namanya bencana. Seperti potongan lirik lagu OST dari anime Charlotte: "Kanashimazu ikiru ... sube mo mottenai ...."
labib Zack Lee Ramadhani
kurangnya cuma satu kata " aku " itu harusnya diganti dengan nama MC ,jadi baru puluhan kata di baca sudah bosan
Guirusia Shin Jurai: Aha, saran yang bagus. Begini nih komen yang aku mau. Tapi aku mikirnya kata aku susah diganti untuk pribadi laki-laki karena kesannya feminisme buat manggil namanya sendiri. Punya saran untuk itu?
total 1 replies
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Jadi keinget Mikazuki Augus yang matanya rabun sebelah karena maksain diri buat nge-unleash full rampage mode-nya Gundam Barbatos
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Giliran tahu lawannya Ratu pada awto kicep 🗿
AojinSuzaku [Chara Slayer]
Wow, anak yang berbakti kepada orang tua.
R A C H A E L
fik gue bingung ana dialog nya itu yg ngomong siapa sama siapa.
Guirusia Shin Jurai: Chap berapa tuh? Dulu aku mau ngasih nama di setiap dialog, tapi nanti jatuhnya aneh. Jadi coba pahami sebisa mungkin, dan cari tahu siapa saja karakternya dari narasi. Informasi tambahan, aku nggak pernah biarkan seorang karakter ngomong dua kali dalam beruntun kecuali hal khusus. Lagian aku buat begini supaya pembaca berimajinasi
total 1 replies
Aryo Karebet
lanjut
John Singgih
anak bos selalu mendapat perhatian lebih
John Singgih
mencari informasi dimulai
John Singgih
kehabisan mana dan diisi istri sendiri dengan cara ....., yang baca bab ini tentu paham harus diisi apa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!