NovelToon NovelToon
Hidden Lines

Hidden Lines

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Angst
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bebas dari tuduhan konspirasi penculikan yang dirancang mantan kekasihnya, Michaela Hokked (24) memilih mati demi melepaskan diri dari masa lalu yang busuk.

Namun, takdir memiliki selera humor yang kejam.

Pelariannya menuju Los Angeles hancur bersama taksi yang ia tumpangi dalam kecelakaan maut yang meremukkan wajahnya.

Enam bulan koma dan melewati enam
Kali operasi wajah, Michaela terbangun dengan rupa baru: wajah cantik milik Cecilia Lynch, wanita bermata teduh yang kecelakaan bersamanya.

Kini, Michaela terjebak sebagai 'Cecilia' di hadapan Killian Vale-Knight (28 th) pria berkuasa yang mengaku sebagai kekasih jarak jauh Cecilia.

Tanpa kecurigaan, keluarga miliarder itu menghujaninya dengan kasih sayang yang tak pernah ia miliki.

Namun, kenyataan pahit menghantam: Cecilia asli tewas dalam keadaan hamil, Mencuri identitas Cecilia adalah tiket kebebasannya, atau justru awal dari labirin misteri yang mematikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

033

Suara denting garpu dan pisau yang beradu dengan porselen mahal kembali terdengar, namun kali ini ritmenya terasa jauh lebih konstan dan mekanis.

Di bawah temaram lilin restoran yang mewah, Killian dan Michaela melanjutkan makan malam mereka seolah-olah konfrontasi maut beberapa menit lalu hanyalah angin lalu yang menumpang lewat.

Killian memperhatikan cara Michaela mengunyah makanannya.

Tenang, anggun, namun ada ketegasan jalanan yang tidak bisa disembunyikan.

Pria Knight itu harus mengakui, di dalam hatinya yang paling dalam, bahwa respons Michaela barusan telah memicu rasa kagum yang aneh.

Wanita mana pun dari kalangan kelas atas Los Angeles pasti sudah akan menangis histris, melemparkan gelas anggur, atau setidaknya mengancam akan melaporkan perbuatannya pada sang Mommy jika berada di posisi ini.

Namun Michaela? Gadis ini justru menerima fakta bahwa rahimnya dimandikan oleh hormon kontrasepsi secara sepihak dengan dagu yang tetap terangkat dagu.

"Kau tidak berniat memaki atau mengutukku, Michaela?" tanya Killian, memecah kesunyian dengan nada memprovokasi. Ia menyandarkan punggungnya, menatap lekat-lekat pada leher jenjang istrinya yang masih menyisakan samar-samar tanda kemerahan akibat pergulatan mereka siang tadi.

Michaela meletakkan serbet kainnya ke atas pangkuan, lalu menyeka sudut bibirnya dengan sangat perlahan.

Matanya beralih menatap botol tumbler berisi jus apel buatan Mommy Suzzy yang berdiri di sudut meja—sebuah kontras yang nyata antara kasih sayang tulus seorang ibu dan kekejaman mutlak seorang anak kandung.

"Untuk apa aku memaki seorang pria yang sudah menyelamatkanku dan memberikan jaminan ratusan ribu dolar untuk wajahku?" balas Michaela, suaranya terdengar sangat tenang, bahkan ada nada geli yang terselip di sana.

"Kau ingin aku menangis karena tidak bisa hamil anakmu? Mari kita berpikir logis, Tuan Knight. Aku adalah seorang gadis jalanan tanpa latar belakang, dan kau adalah pewaris Vale-Knight. Melahirkan seorang anak di dalam pernikahan kontrak yang berlandaskan dendam identitas seperti ini... itu baru namanya tragedi yang sesungguhnya. Kau justru melakukan hal yang benar dengan mencegahnya. Jadi, terima kasih untuk perlindungannya."

Killian menyipitkan matanya. Kalimat Michaela barusan terasa bagai tamparan halus yang mengenai egonya.

Pria itu terbiasa melihat orang-orang memohon atau gemetar di hadapannya, namun Michaela justru menganalisis situasi ini dengan kepala dingin layaknya seorang profesor psikologi yang sedang membedah kasus klinis.

"Kau benar-benar licik, Michaela Hokked," desis Killian, namun ada senyuman tipis yang terukir di sudut bibirnya.

"Darah di dalam tubuhmu ternyata tidak sepenuhnya mengalir menjadi keayunan pelacur. Kau memiliki otak seorang predator."

"Aku menganggap itu sebagai pujian," jawab Michaela, membalas senyuman Killian dengan binar mata yang tak kalah tajam.

"Jadi, mari kita perjelas naskah baru kita mulai malam ini. Di depan keluarga mu, aku akan tetap menjadi Michaela yang manis, lugu, dan penurut yang sangat mencintaimu. Dan kau... kau harus tetap menjadi aktor terbaik yang memujaku seolah aku adalah duniamu. Sepakat?"

Killian mengangkat gelas anggurnya ke udara, menatap Michaela melalui refleksi cairan merah tua tersebut.

"Kesepakatan diterima Nyonya Knight. Satu tahun penuh drama."

...ΩΩΩ...

Pukul sembilan malam, mobil Rolls-Royce hitam yang dikemudikan oleh Killian kembali membelah kegelapan jalanan berliku menuju Bel-Air.

Di dalam kabin mobil, tidak ada lagi kehangatan palsu atau kecupan di jemari.

Jarak di antara mereka yang duduk berdampingan terasa sangat jauh, dipisahkan oleh dinding tak kasatmata dari ego masing-masing.

Namun, begitu ban mobil melintasi gerbang besi besar Mansion Knight dan sorot lampu taman menerangi pelataran marmer, atmosfer di dalam mobil seketika berubah secara drastis dalam hitungan detik.

Killian mematikan mesin mobil, lalu menoleh ke arah Michaela.

Wajahnya yang semula sedingin es mendadak mencair, digantikan oleh binar penuh perhatian yang teramat manis. Ia membuka sabuk pengamannya, lalu bergerak maju untuk membantu membukakan sabuk pengaman Michaela, sengaja membiarkan wajah mereka berjarak hanya beberapa sentimeter.

"Waktunya memakai topengmu, Sayang," bisik Killian di depan bibir Michaela, embusan napasnya terasa hangat namun menyimpan hawa dingin yang tersembunyi.

"Aku selalu siap, Yin," balas Michaela dengan senyuman termanisnya, matanya langsung berbinar dengan binar keluguan seorang istri yang sangat mendambakan suaminya.

Killian turun dari mobil, berlari kecil memutari kap mesin, lalu membukakan pintu untuk Michaela. Ia mengulurkan tangannya yang besar dengan sangat ksatria, menyambut jemari kecil Michaela dan menuntun wanita itu keluar dari mobil.

Tidak sampai di sana, Killian melingkarkan lengan kekarnya di pinggang Michaela, menarik tubuh istrinya hingga merapat sempurna pada sisinya saat mereka menaiki tangga utama.

Di ruang tengah, Mommy Suzzy rupanya belum tidur.

Wanita paruh baya itu sedang duduk di sofa mewah bersama sang suami, Kaelor, sembari menikmati secangkir teh chamomile hangat.

Di sudut lain ruangan, si kembar bungsu, Dorian dan Rowan, tampak sedang berargumen kecil tentang tugas sekolah mereka.

"Oh, kalian sudah pulang?" seru Suzzy dengan wajah yang langsung berbinar ceria saat melihat kedatangan putra sulung dan menantunya.

Matanya turun menatap bagaimana tangan Killian mencengkeram pinggang Michaela dengan begitu posesif, seolah-olah pria itu takut istrinya akan lenyap jika dilepaskan barang satu detik saja.

Suzzy tersenyum haru, menyenggol lengan Kaelor dengan pelan. "Lihat itu, Kaelor... anakmu benar-benar tidak mau melepaskan menantuku sekejap pun."

Kaelor Knight yang sedang membaca beberapa berkas laporan keuangan di tabletnya hanya mendongak, lalu terkekeh rendah.

Tatapan mata pria paruh baya yang penuh dengan pengalaman hidup itu mengamati gerak-gerik Killian.

Sebagai pria yang membesarkan Killian, Kaelor tahu betul betapa keras dan kakunya hati putranya itu dulu.

Melihat bagaimana Killian sekarang begitu telaten membimbing langkah Michaela masuk ke dalam kamar, Kaelor benar-benar yakin bahwa takdir telah merubah jalan hidup putranya dari kegelapan dendam menjadi kehangatan cinta yang sejati.

"Bagaimana makan malamnya, Michaela? Apa makanannya enak? Apa Killian memperlakukanmu dengan baik di sana?" tanya Suzzy bertubi-tubi saat Michaela duduk di sampingnya di sofa.

Michaela tersenyum sangat manis, menyandarkan kepalanya secara alami di bahu Killian yang ikut duduk di sampingnya.

"Sangat luar biasa, Mom. Tempat pilihan Yin sangat indah. Dan... dia bahkan memotongkan daging steak untukku tadi karena tanganku sedikit pegal," bohong Michaela dengan ekspresi wajah yang begitu polos dan penuh rasa syukur, tanpa ada satu pun keraguan di dalam nadanya.

Killian yang mendengar kebohongan itu hanya tersenyum menawan, mengecup pelipis Michaela dengan durasi yang lama di depan ibunya. "Tentu saja, Mom. Merawat Michaela adalah prioritas utamaku sekarang."

Di posisi berdirinya di dekat tangga, Rowan si bungsu mendengus geli sembari menyenggol kembarannya, Dorian.

"Lihat Kak Killian... rasanya mengerikan sekali melihat pria sedingin dia berubah menjadi pria bucin seperti itu. Aku taruhan setelah ini dia pasti akan meminta Kak Michaela membuatkan susu hangat sebelum tidur."

Dorian tertawa kecil, melempar bantal sofa ke arah Rowan. "Diamlah, Rowan. Jangan merusak suasana romantis mereka."

Suasana ruang tengah malam itu dipenuhi oleh tawa renyah keluarga Knight.

Semua orang di dalam ruangan itu—Kaelor, Suzzy, Dorian, dan Rowan—merasa sangat bahagia karena ilusi yang diciptakan oleh sepasang suami istri di hadapan mereka benar-benar terlalu sempurna untuk diragukan.

Tidak ada satu pun dari mereka yang menyadari bahwa di bawah meja marmer ruang tengah, jemari Killian yang menggenggam tangan Michaela sebenarnya sedang memberikan tekanan yang keras dan dingin, sebuah pengingat tak bersuara tentang batas kontrak yang mengikat mereka.

...°°°°...

Dua jam kemudian, Mansion Knight telah sepenuhnya tenggelam di dalam keheningan malam yang sunyi.

Seluruh lampu di lantai bawah telah dimatikan, menyisakan lampu-lampu taman yang menyinari pilar-pilar megah bangunan tersebut dari luar.

Di dalam kamar utama yang luas, Michaela berdiri diam di dekat jendela besar yang menghadap langsung ke arah perbukitan Los Angeles yang gelap.

Ia sudah berganti pakaian dengan gaun tidur sutra putih yang longgar.

Rambut pirang madunya dibiarkan terurai bebas, bergoyang pelan tertiup angin malam dari celah jendela yang sengaja dibuka sedikit.

Di balik punggungnya, di atas ranjang king-size yang megah, Killian tampak sudah berbaring telentang dengan mata terpejam rapat.

Napas pria itu terdengar teratur, menandakan bahwa ia telah terlelap setelah hari yang melelahkan.

Michaela menatap pantulan dirinya sendiri di kaca jendela yang gelap. Senyuman dingin yang mengerikan kembali merayap di wajah manisnya.

Kau berpikir telah memegang kendali penuh atas hidupku karena kamera pengintai itu, Killian? batin Michaela, jemarinya bergerak perlahan mengusap permukaan kaca yang dingin.

Kau sangat salah. Pria kaya sepertimu selalu memiliki satu kelemahan besar: kalian terlalu percaya pada teknologi dan terlalu meremehkan ketahanan mental orang-orang jalanan yang sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk ditakuti.

Michaela menarik napas dalam-dalam, merasakan udara malam yang menusuk tulang.

Dia tahu bahwa satu tahun ke depan akan menjadi tarian di atas pecahan kaca yang sangat berbahaya.

Setiap langkah yang ia ambil harus diperhitungkan dengan sangat matang.

Dia harus memastikan bahwa selama satu tahun ini, dia menyerap sebanyak mungkin ilmu, koneksi, dan dana dari keluarga Knight tanpa membiarkan hatinya jatuh ke dalam pesona fiktif pria yang tidur di ranjang belakangnya.

"Satu tahun..." bisik Michaela dengan suara yang teramat lirih, nyaris tak terdengar oleh desau angin malam.

"Mari kita lihat, Tuan Muda Vale-Knight... saat waktu satu tahun itu berakhir, apakah kau yang akan mendepakku keluar dari rumah ini... atau justru akulah yang akan membuatmu berlutut memohon di depanku agar aku tidak pernah pergi meninggalkan hidupmu."

Michaela berbalik perlahan, melangkah menuju ranjang dengan keanggunan seorang ratu yang sedang mempersiapkan strategi perangnya.

Ia merebahkan tubuhnya di sisi ranjang yang kosong, memunggungi tubuh tegap Killian, dan memejamkan matanya dengan keyakinan penuh bahwa di dalam drama kepura-puraan ini, dialah yang akan tertawa paling akhir.

Perang tak kasatmata di antara sepasang iblis berwajah malaikat itu baru saja dimulai di bawah atap megah keluarga Knight.

1
Mita Paramita
😍😍😍
nayla tsaqif
Ini badainya udah berlalu belom,,,?? gk ada badai madam roses kan,,?? Barang kali madam tua itu tantrum,, 😌
Bakul Lingerie
Millian ga hadir? jgn2 Cecilia hamil sama Millian😅.. eh
Rosdianah 🌷: hihihi Millian Lapak sebelah ada cerita nya sendiri ya kak, Judulnya "My Fake Knight" 🫶🏻
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: Author Up besok ya kak🫶
total 1 replies
Bakul Lingerie
aku liat sinopsisnya berasa lagi baca novel terjemahan.. menarik...lanjooot
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mia Camelia
sup ayam dan jus melon 🤔🤔🤔kombinasi sempurna tuh, jadi laper nih ngebayangiin nya🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Hahah kak reader bisa aja 😅
total 1 replies
Sarinah Quinn
ceritanya pasti akan lebih rumit lagi bagi Michaela 😢 karena kalau nanti killian sudah mencintai nya maka Cecilia asli akan muncul dan mengambil tempat Michaela lebih menyakitkan lagi killian tidak bisa membedakan keduanya Krn wajah yang sama. kasian Michaela thor kenapa sih dia tidak mengaku SJ sebagai Michaela bukan Cecilia.... pokoknya jangan buat Michaela menderita lagi thor 🙏🙏🙏
Rosdianah 🌷: author ikut maunya kak reader 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Mita Paramita
udah jatoh ketiban tangga nih killian 😭😭😭 nyesek banget mesti melepas Mischa 🤣🤣🤣lagian jangan gengsi kalo suka sama istrinya kn sekarang situasi udah diujung tanduk nih 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: ntar menyesal 🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
killian panik kehilangan micha 🤣🤣🤣 gimana kalo kontrak nikah udh berakhir mungkin gak mau cerai nih 😈😈😈
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Yg paling sedih disini,, rahim micha memiliki masalah pasca kcelakaan hasil sabotasemu yin,, dan kau memperburuknya dg obat kontrasepsi,, kau hampir menghancurkan harta berharga seorang wanita,,mommy pasti kecewa luar biasa, putranya menjadi seorang monster😌kutuk aja mom,, kutuk yin jadi marcusuar,, 😌
Rosdianah 🌷: huhuhu 🥲
total 1 replies
Mia Camelia
ehmmm hamil gak yah🤔🤔🤔
Rosdianah 🌷: aman kak🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
hahaaha semua rencana killian ketauan semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Mom memang paling peka🤭
total 1 replies
Mita Paramita
akhirnya micha bisa lepas dari killian berkat momy Suzy 🤣🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: mommy best🥳🤭
total 1 replies
Mita Paramita
killian gagal total rencana licik ny udah dibongkar orang tua ny 🤣🤣🤣 semoga micha cepet Hamidun 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: hehehe iya kak
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍 keren visual nya
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Good job daddy mommy,, 👏👏👏🥰
Rosdianah 🌷: yeee🥳
total 1 replies
Ainun Mahya
mana nih lanjutannya kak😄
Rosdianah 🌷: Nanti malam ya kak🤭🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor yang banyak 🤣🤣🤣
itu Mischa kenapa muntah? mungkin kah hamil 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: author silent 🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kael, Pergi yg jauh sama kakakmu gaby !! Biar yin gila,,, 😌sebelum berpisah jujurlah ttg semuanya kpd mommy suzzy,, biar yin di hukum gantung sama mommy🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!