NovelToon NovelToon
Dia Pelakunya?

Dia Pelakunya?

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:482.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: irma erviana

Bagaimana perasaanmu jika kamu memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, tapi dirimu justru malah dianggap sebagai anak yang paling aneh di sekolah dan bahkan dicap sebagai pembawa sial.

Livia seorang murid baru sekolah Harapan Bangsa. Kehadirannya membuat kasus setahun yang lalu terulang kembali. Semua itu bermula dari di terornya Bu Ratna yang merupakan seorang Guru BP di sekolah Harapan Bangsa.

Maka ia dan Indira, teman barunya ingin menyelidiki kembali kasus itu. Karena kasus yang terjadi setahun yang lalu adalah tentang misteri hilangnya Indrika. Saudara kembar Indira.
Akankah mereka menemukan pelaku-pelaku yang sesungguhnya atas kasus teror dan pembunuhan yang terjadi di sekolah dan mengungkap siapa pelaku yang sebenarnya??....

*jangan lupa bintang 5, dan like tiap episode ya 😉😉😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irma erviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

Saat itu matahari baru saja terbit dari timur. Kubah langit berwarna keemasan. Burung-burung memperdengarkan kicauan mereka yang riang. Embun tipis menyelubungi rerumputan di taman sekolah.

Aku terduduk lesu. Semalam aku nggak bisa tidur, karena Indrika saudara kembar Indira datang ke dalam mimpiku. Ia terus meminta tolong padaku. Kurangnya tidur menyebabkan daerah kantong mataku menghitam. Mungkin sekarang julukan yang cocok padaku adalah si mata panda--sungguh, hanya saja panda yang ini tidak gendut. Tapi tetap kelihatan imut dan lucu.

Indira menatapku heran. "Elo kenapa, Via?"

Aku menghela napas dan menggeleng, entah mengapa kali ini aku tidak ingin menceritakannya pada Indira.

Indira hanya diam, lalu ia mengajakku pergi ke kantin.

"Dari pada lo pusing mikirin itu terus. Mending sekarang kita ke kantin, yuk," ajaknya.

Aku mengangguk tanda 'iya'.

Suasana di kantin sudah sedikit ramai, kulihat Fadhil dan Genta sedang duduk di tempat biasa mereka nongkrong. Mereka berdua melambaikan tangan pada kami.

"Kalian kemana aja baru nongol?" tanyaku seraya duduk.

"Biasa urusan anak lelaki," ujar Genta.

Aku hanya manggut-manggut, kemudian aku teringat kemarin, aku masih penasaran apa yang mereka lakukan di restoran itu.

"Oh ya, kemaren gue lihat kalian berdua di restoran. Lagi apa? Sama Febby lagi. Kalian 'kan beda kelas kok bisa sama-sama?"

Tiba-tiba genta tersedak. Ia langsung mengembat minuman Indira yang baru saja sampai di hadapannya.

"Hei, itu minuman gue," protesnya.

"Sori, air gue abis. Dari pada gue mati. Kan nggak keren kalau gue mati gara-gara kesedak."

Indira hanya cemberut.

"Kalian berdua belum jawab pertanyaan gue."

Fadhil dan Genta saling tatap.

"Elo nggak tau, ya. Kalau Febby itu sepupunya Genta?"

Pandanganku kini beralih ke Indira. Lalu kembali ke Genta.

"Iya, Febby itu sepupu gue. Kemaren kita ke restoran buat makan biasa," jelas Genta.

"Oh jadi kalian makan di restoran nggak ngajak-ngajak gue gitu? Oke fine." Indira berdecak kesal.

"Rugi gue kalau harus ngajak lo. Elo 'kan rakus makannya," ejek Genta.

Indira hanya memasang tampang bete. Dengan tangan dilipat di dadanya.

Aku hanya tertawa geli. Lucu juga kalau mereka berantem. Aku juga, sih, yang salah. Harusnya aku tidak menanyakan hal itu. Tentu saja orang-orang pergi ke restoran untuk makan.

Susu cokelatku sudah datang. Udara yang masih dingin begini cocoknya minum yang hangat-hangat.

Terdengar bunyi handphone dari saku Fadhil. Sebenarnya di sekolahku tidak membolehkan para muridnya untuk membawa handphone ke sekolah. Tapi masih banyak para siswa yang mengabaikan peraturan tersebut. Termasuk Genta. Boleh, sih, bawa hp. Tapi, dilarang digunakan di sekolah. Hanya boleh dipakai kalau sudah berada di luar sekolah.

Genta membaca pesan masuk dari hp-nya dengan serius.

Aku perhatikan gerak-gerik mata mereka sangat mencurigakan. Seperti sedang menyembunyikan sesuatu.

"Kalian kenapa, sih?" tanyaku sesekali sambil meminum susu coklat hangatku.

"Nggak apa-apa. Kita harus cabut dulu. Ada urusan yang harus kita selesaikan. Yuk, Dhil!" Genta bangkit dan beranjak pergi dari duduknya, disusul dengan Fadhil.

"Dah," pamit Fadhil.

Aku menatap kepergian mereka. "Mereka mau kemana, sih? Kok aneh!"

Indira mengangkat bahu. "Mana gue tahu Mungkin emang ada urusan pribadi, yang hanya boleh diketahui para cowok."

1
Shinta Teja
"Riana" kali Thor ...🤭😁🤣
sicimot (ig: @ierviana31): heheh aku bikin sebelum Riana viral 🤭 malah baru ngeuh ini kayak ciri2 Riana kalau kakaknya GK komen mah
total 1 replies
Kamila Grosir
keren
Trii Ernaa Wijayanti
nama pemainnya pke Zodiak semua ya Thor😂😂, Virgo, Aries, Leo.
Dennis Aries nih Zodiak akuh🤣🤣🤣
Trii Ernaa Wijayanti
menarik d awal bab..tinggalin jejakk
Putri Minwa
jangan lupa saling dukung ya thor
Putri Minwa
Tara ini kayaknya, nggak suka bicara banyak ya
Putri Minwa
yang semangat nulisnya ya thor
Putri Minwa
Tara ternyata punya Indra ke enam, yang bisa melihat makhluk gaib dong
Putri Minwa
ceritanya asik Thor, semangat terus
Putri Minwa
lanjut, jangan lupa mampir di mutiara Yang Terabaikan ya thor
Putri Minwa
mantap thor
Putri Minwa
jangan lupa untuk saling dukung ya thor
Putri Minwa
awal cerita yang menarik thor
Putri Minwa
hai thor putri Minwa hadir ya
atmaranii
aduh thorr endingnya mksain bgd...pdhal dr awal aku dh SK ma ni novel...knp tara jg pk acara skit jiwa n SK ma leo...klopun mau ada season 2...knpa GK mrka jd bentuk Tim br3..knp jd hrus Sling bunuh....
atmaranii
prtama ada 3 algojo...mrka Genta Fadil n Feby
dan ada LG 2 algojo..mbrarti Denis n indira
atmaranii
wAhhhh...Genta n Fadil trlibat jg
atmaranii
ko bnyak yg mngarah k tersangka ya...bsa jg jg Genta n Fadil trlibat...bisa jd yg naro kttas ancam k via itu Genta..scra Dy kan yg badannya gede
atmaranii
ahh pokonya BKN Leo...aku mah curiga SMA 3org...taara...Denis n indira....LBH tepatnya sih ke Denis n indira...krna pas mau pulg Dy ijin dlu mau ktmu tmnnya yg lain mgkin ajh Dy yg naro sobekan bajunya Leo....n ancaman itu "jangan cba2 tuk ikut cmpur urusan kami...JK kmu ingin slmat" kata " kami" brart orgnya LBH dr satu...n kata " kamu" brart satu org...knpa yg d ancam cm Livia...kan yg ikut nyelidikin kasus ada Indira jg Denis...tp seolah2 cm via yg dlm bhya...
atmaranii
pokony 3 org itu mncurigakan....Tara...Denis n indira
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!