NovelToon NovelToon
Bukan Janda Hina

Bukan Janda Hina

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Janda / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:235k
Nilai: 4.8
Nama Author: nita kinanti

Rissa diceraikan oleh Arvin, suaminya demi menikahi selingkuhannya yang merupakan anak atasannya. Bukannya mendapatkan simpati karena telah diselingkuhi, Rissa semakin terpuruk karena orang-orang justru lebih mendukung Arvin dengan istri barunya. Mereka bahkan tega membully Rissa di tengah keterpurukannya.

Bagaimana Rissa membalas orang-orang yang telah menyakiti hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Proposal Kerjasama yang Ditolak

"Kenapa tiba-tiba menanyakan itu?"

"Perusahaan Wiratama sedang melakukan aksi undertable untuk memboikot perusahaanmu. Mereka membujuk perusahaan-perusahaan besar agar menolak bekerja sama dengan perusahaanmu. Bukan hanya perusahaan besar, tetapi mungkin semua perusahaan di kota ini."

Rissa tertegun. Dia tidak menyangka jika Haikal akan melakukan hal sejauh ini untuk menuruti keinginan anak perempuannya.

"Darimana kamu tahu?"

"Aku punya banyak koneksi Rissa. Selain itu, kemarin malam Haikal bicara sendiri kepadaku. Dia memintaku agar tidak melakukan kerja sama dengan perusahaanmu. Dia bahkan berani menawarkan kerja sama yang menggiurkan sebagai gantinya." Dan sekali lagi Rissa dibuat tertegun dengan kata-kata Daniel. Dia benar-benar tidak berpikir sejauh itu.

"Berhati-hatilah Lily, Haikal terkenal suka main kotor. Aku mengkhawatirkan kamu." Tiba-tiba saja Rissa merasa tersentuh atas perhatian Daniel kepadanya. Kalau seperti ini Daniel terlihat seperti pria yang ingin melindungi pasangannya. Dia terlihat sangat serius, tidak seperti biasanya. Tidak ada senyum tengil, tatapan mesum dan juga kata-kata selengekan seperti biasanya. Daniel terlihat sangat dewasa.

"Sudah, itu saja yang ingin kamu katakan?" Rissa mulai tersenyum-senyum.

"Memang apa lagi? Kenapa kamu malah tertawa?! Apa ada yang lucu? Kamu pikir itu bukan sesuatu yang penting?!" Daniel bersungut-sungut.

Wajah Daniel terlihat sangat serius membuat Rissa sempat berpikir jika tadi Daniel hendak melamarnya. Tetapi setelah Daniel selesai bicara justru Rissa tertawa menertawakan keGeeRannya. Bisa-bisanya dia berpikir kalau Daniel akan melamarnya? Darimana pikiran itu berasal?

"Terima kasih sudah memperingatkan ku. Aku sudah tahu bagaimana keluarga Wiratama. Tidak usah khawatir, aku bisa menjaga diri," berusaha menahan tawa. "Bolehkah aku pergi sekarang? Teman-temanku pasti sudah menungguku," ijin Rissa, masih dengan menahan tawa.

"Kamu akan pergi? Aku sudah memberitahu Informasi penting dan kamu akan meninggalkan aku begitu saja?" Daniel tidak terima.

"Lalu akau harus bagaimana? Bukankah aku sudah berterima kasih?"

"Itu tidak cukup. Ambil handphone mu!"

"Kamu mau meminta nomorku?" mengambil handphone-nya dari dalam tas.

"Aku sudah punya nomormu."

"Kalau kamu sudah punya nomorku kenapa tidak bicara lewat telepon saja?!" gerutu Rissa.

"Karena aku tahu kamu tidak akan menjawab telepon ku! Aku sudah hafal bagaimana sikapmu padaku!" balas Daniel tidak mau kalah. Mereka persis seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.

"Lalu untuk apa handphone-ku?!"

"Untuk menghubungi teman-temanmu! Katakan kamu tidak bisa pergi bersama mereka dan akan menemaniku di sini! Cepat telepon mereka, katakan seperti yang aku katakan tadi!" titah Daniel.

Sebagai bentuk terima kasih Rissa pun menuruti keinginan Daniel. "Sudah puas?" tanya Rissa setelah dia selesai menelepon teman-temannya.

"Bagus!" Daniel tersenyum puas.

Setelah duduk beberapa saat Rissa terlihat tidak nyaman dan Daniel memperhatikan itu.

"Kamu kenapa?" tanya Daniel.

"Aku lapar, aku tadi belum sempat makan tetapi kamu buru-buru membawaku pergi."

Daniel tertawa. "Maaf, kalau begitu akan aku pesankan makanan. Tunggulah sebentar."

"Ini salah satu hotel milikmu?" Sambil menunggu makanannya datang Rissa iseng mengajak Daniel ngobrol. Kali ini ngobrol normal, bukan perdebatan seperti tadi.

Daniel hanya mengangguk.

"Dan," Rissa ingin bertanya lagi tetapi kali ini dia sedikit ragu.

Daniel mengangkat alisnya menunggu Rissa meneruskan kalimatnya.

"Apa kamu serius menyukaiku?"

"Kamu masih mempertanyakan itu? Aku bahkan tidak tahu lagi bagaimana caranya mendapatkan perhatianmu. Di saat perempuan lain berbunga-bunga karena mendapat perhatianku, kamu justru menghindariku. Perempuan lain mencuri-curi pandang ke arahku berharap aku balas memandang mereka, kamu justru pura-pura tidak melihatku dan bersembunyi di balik tubuh temanmu."

Rissa menjadi salah tingkah. Dia tidak menyangka Daniel mengetahui jika tadi dia pura-pura tidak melihatnya.

"Kalau perempuan lain tiba-tiba aku cium, pasti dia akan meminta lebih atau bahkan menawarkan yang lain. Tetapi kamu, kalau tiba-tiba aku menciummu pasti akan ada tangan melayang ke pipiku. Aku jamin itu!"

"Memangnya aku seperti itu?"

"Kamu tidak percaya? Sini aku cium," mendekatkan bibirnya ke bibir Rissa.

"Awas kalau kamu berani macam-macam! Aku akan memukulmu!" hardik Rissa sebelum Daniel berhasil menempelkan bibirnya.

"Tuh, benarkan? Aku belum sempat menciummu tetapi kamu sudah mengancam akan memukulku. Lalu apa yang terjadi jika aku benar-benar menciummu?!"

Percakapan terjeda karena pelayan datang mengantarkan makanan.

"Sebenarnya aku kurang apa di matamu? Aku sampai berpikir kalau sebenarnya kamu ini tidak normal."

"Jangan bicara sembarangan! Aku masih normal!" mulai memakan makanan yang tersaji di depannya.

"Lalu? Kenapa kamu tidak menyukaiku? Ketampanan dan kekayaanku di jauh atas rata-rata Baby. Dan itu pun tidak membuatmu tertarik padaku. Sebenarnya pria seperti apa yang kamu inginkan?!"

Sebenarnya Rissa ingin menjawab jika tidak ada yang kurang dari Daniel. Secara fisik dia sempurna. Tetapi sikap Daniel yang cenderung badboy membuat Rissa berpikir ratusan kali untuk menerima Daniel. Rissa takut jika ternyata Daniel hanya mempermainkannya seperti perempuan-perempuan lain yang pernah dikencaninya. Rissa tidak ingin kecewa untuk yang kedua kalinya. Selain itu tujuan hidup Rissa sekarang bukanlah untuk mencari pasangan, tetapi untuk membalas dendam.

"Entahlah," balas Rissa asal. "Carilah perempuan lain Dan, aku tidak pantas untukmu."

"Tapi aku hanya ingin bersamamu Lily. Aku bahkan rela menunggu selama ini sampai kamu mau membuka hatimu untukku."

*

Rissa sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. Dia disibukkan dengan kegiatan perusahaannya sehingga tidak punya waktu untuk bermain bersama teman-temannya. Tetapi di sisi lain Rissa juga merasa sedikit aneh karena sejak kembali dari dari pulau Bali, Rissa merasa teman-temannya menghindarinya. Biasanya, meskipun sibuk Bella atau Hellen menyempatkan selalu waktunya untuk mengajak Rissa keluar. Rissa menduga itu karena dia pergi bersama Daniel malam itu.

Tiba-tiba Wina masuk ke dalam ruangan Rissa.

"Bara Corp menolak proposal kerjasama kita, begitu juga perusahaan Aditama dan perusahaan Y-win." Wina menyerahkan beberapa proposal kerjasama yang telah ditolak.

"Benarkah?" meraih berkas yang diberikan Wina lalu memeriksanya lagi. "Ada apa ini?" Rissa melemparkan berkas-berkas itu ke atas meja setelah selesai membacanya.

"Ini aneh Riss, tidak mungkin kebetulan," ujar Wina yang sepertinya bisa membaca keadaan.

"Masih ada perusahaan lain yang mau bekerja sama dengan perusahaan kita. Jangan menyerah," Rissa menenangkan dirinya sendiri.

Hari-hari berikutnya keadaan bukannya semakin membaik, tetapi semakin buruk. Banyak proposal kerja sama yang kembali ke kantor Rissa diiringi dengan teman-temannya yang sama sekali tidak ada yang menghubunginya. Ketika Rissa mencoba menghubungi mereka pun sepertinya mereka menghindar.

"Kalau seperti ini terus kita bisa rugi Ris," ujar Wina yang selalu setia menemani Rissa.

"Bukan hanya rugi, tetapi lebih buruk lagi perusahaan kita bisa bangkrut," gumam Rissa.

1
Endang Sulistia
Luar biasa
linda
ending nda jelas apa Daniel dan Rissa happy ending atau tidak. harus lebih di tingkatkan lagi.
semangat 👍
Ni Nick Nic
iya gantung ga asik
Casudin Udin
Luar biasa
Srie Sifa
ceritanya bagus,tp kyaknya gantung y
Molive(virgo girl)♍
wow
first blood
tripple kill
langssun maniac dan savace
🙀🙀🙀
Ersa
Luar biasa
Miftahul Husna
pelajaran yg dipetik dr crita ini...jd lah pribadi yg slalu baik pd siapapun mka kebaikan akan kembali pd drimu . slalu setia pd psangan dlam keadaan suka & duka...maka kebahagiaan akan sllu bersamamu . jgn memandang sesama dr derajat martabat & hartany saja krn sejati ny kita sama .
Nur Siti
sampek lupa alurmya ...soalnya kelamaan.. gk up
🍻
sampai lupa ceritanya karna kelamaan Upnya 🤪
Nur Hikmah
seneng banget deh klo Rissa ketemu daniel
Sukliang
sjrg ngmg cinta
dulu ngmg nya sangat sakit hsti
Sukliang
anaknya karin dan arvin
Sukliang
hahahaha mett ting
Sukliang
berkorban
Sukliang
mulaiiii eng ing eng
Sukliang
ooo arvin yg anjing sialan
dan karin anjing betina
Sukliang
tolol
Shaa
ogeb koq di piara Ris🤔
ros
bertambah seru ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!