NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Udara malam ini begitu dingin, tanpa Devina sadari, dengan mata terpejam, dia menarik selimut yang dipakai oleh Abian.

Hal tersebut membuat Abian terbangun, dia mendesis kesal, lalu menarik selimutnya kembali.

Devina enggan mengalah, dia menarik lebih kuat, sehingga terus terjadi saling tarik-menarik selimut diantara mereka berdua.

Abian menghela nafas dalam-dalam. Dia segera bangkit duduk, "Di lemari ada banyak selimut. Kamu ambil saja selimut yang lain, tidak perlu merebut selimut yang aku pakai."

Devina enggan membuka matanya. Dia malah merangkul dengan erat selimut tersebut. "Aku ingin selimut ini, kamu saja yang pakai selimut lain."

Abian berkata dengan dingin, "Kamu berani memerintahku?"

Devina menjawab dengan santai, "Tentu saja aku berani. Untuk apa aku takut padamu?"

Abian menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia segera turun dari ranjang, untuk membawa selimut yang lain di lemari.

Namun, saat dia ingin kembali ke ranjang. Dia melihat Devina yang sedang tertidur sambil merentangkan kedua tangannya dan membuka kedua kakinya lebar-lebar, sehingga dia tidak memiliki tempat untuk tidur disana.

Abian menarik nafas dalam-dalam. Lalu berkata di dalam hatinya. "Tahan, Abian. Kamu pasti bisa melewati ujian ini. Semua ini hanya sementara."

Dengan langkah gontai, Abian harus berjalan ke arah sofa. Malam ini, dia terpaksa harus tidur disana.

Devina sebenarnya pura-pura tidur. Dia tersenyum penuh kemenangan, lalu berkata di dalam hati, "Ini baru permulaan. Aku akan selalu membuatmu kesal, agar kamu segera melepaskanku, Abian."

...****************...

Paginya... di ruang makan, Devina terlihat sangat rileks karena semalam dia tidur dengan nyenyak. Berbeda dengan Abian, tubuhnya sangat terasa pegal, bahkan dia kurang tidur, hingga menguap sedari tadi.

Melihat Abian yang terlihat yang seolah sedang kelelahan, membuat orang tuanya saling berpandangan dan tersenyum penuh arti. Mereka mengira pasti semalam anak dan menantunya telah melakukan malam pertama beronde-ronde, membuat Abian begitu kelelahan.

"Sepertinya racikan yang kamu buat benar-benar manjur," bisik Bianca kepada suaminya.

Dylan hanya tersenyum penuh rasa bangga.

Namun, Bianca menjadi lebih mengkhawatirkan menantunya. Pasti Devina jauh lebih kelelahan dibandingkan dengan Abian.

Bianca segera memberikan sebuah vitamin pada menantunya. "Ini vitamin untukmu."

Devina yang sedang makan, dia mengerutkan kening. "Vitamin untuk apa, Ma?"

"Untuk menjaga imun tubuh. Semalam Abian pasti sudah membuat kamu kelelahan."

Jawaban dari Bianca membuat Abian dan Devina yang sedang makan, hampir tersedak.

Namun, Tiba-tiba Devina mendapatkan sebuah ide, agar dia bisa membuat Abian semakin kesal kepadanya. Dia pun pura-pura mengeluh. "Iya, aku hari ini sangat kelelahan sekali, Ma. Sampai semua badanku terasa pegal."

Bianca menjadi merasa kasihan kepada menantunya itu. "Ya ampun, kamu harus banyak beristirahat, Devina sayang."

Devina segera menggerakan tangannya untuk mengambil jeruk.

Bianca langsung menatap tajam pada Abian. "Bian, kamu ini gak ada romantisnya. Cepat bantu Devina kupasin jeruk!"

Abian sangat tidak terima, sejak kapan dia mengupasin jeruk untuk seseorang?

Tapi saat melihat mamanya sedang menatap tajam padanya, dia terpaksa membawa satu buah jeruk, lalu mengupas kulitnya.

Devina belum puas, dia masih ingin membuat Abian kesal. "Pasti sangat enak di pagi yang dingin ini minum coklat hangat."

Bianca langsung menyuruh Abian. "Bian, cepat buatkan coklat hangat untuk istrimu. Kamu harus belajar jadi suami yang siap siaga, jangan hanya mengandalkan pembantu. Contoh Papamu."

"Ehem." Dylan langsung berdehem, seolah sedang membanggakan diri.

Abian mendelik tajam ke arah Devina. Dia benar-benar sangat kesal. Sebenarnya anak orang tuanya itu dia atau Devina?

Dengan perasaan kesal, dia segera pergi ke dapur, lalu membuatkan coklat hangat untuk Devina.

Saat Abian hendak duduk kembali, tiba-tiba Devina berkata lagi.

"Ya ampun, aku lupa tidak membawa ponsel. Pasti ketinggalan di kamar."

Bianca langsung menyahut. "Biar Abian yang ambil. Kamu jangan banyak bergerak, Devina."

Abian langsung protes. "Nanti saja. Biar..."

Bianca langsung memeloti Abian.

Abian sangat menyadari betul bahwa mamanya memang sangat cantik, penampilannya tak kalah dengan wanita muda. Tapi jika sedang marah, semua jenis hantu pun akan langsung minder. Jadi, dia terpaksa harus nurut.

Devina hanya bisa menahan tawa, kapan lagi dia bisa membuat Abian patuh seperti itu. Dia langsung menjulurkan lidahnya pada Abian, seolah sedang mengejeknya.

Abian hanya membalasnya dengan tatapan tajam. Sayangnya dia tidak bisa berbuat apa-apa, karena orang tuanya ada disana.

Dia bergegas masuk ke dalam lift sambil menggerutu di dalam hati. "Oke, kali ini kami bisa mengerjaiku. Tapi aku di hari-hari berikutnya aku akan membalasnya."

1
Hsy
Luar biasa
Sri Nurjannah
ya pasti menerima Abian lah kan udah dbelikan JM muahal wkwkwkwk
Sri Nurjannah
memang harus cerdas menghadapi 2 ular ini.
bagusss pak Robert😍
Sri Nurjannah
pak Robert ngomong nya setenang mungkin yaa
takut nya jantung nya kambuh🥺
Sri Nurjannah
kmu lh yg di tembak polisi wkwk
bener gak si dugaan ku hehehe
Sri Nurjannah
ya gak mau lah Sudi amat hahaha
Devina kn udh cintong sm Abian...
mimpiiiiii x ah Devina blik lg kekamu Eliano 😡
Sri Nurjannah
buruan Devina nanti ketahuan lg 😲
aku yg baca jdi dag dig dug serrr hahaha
Sri Nurjannah
cosplay jadi maling hahaha
Sri Nurjannah
pintar kmu Devina haha
Sri Nurjannah
aku padamu Abian manis bngt si kata² disurat itu
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Sri Nurjannah
Abian:ya karena akoh cinta sama kamu lah hahaha
Sri Nurjannah
si Abian dh yg menyusu eh eh eh mksudnya penyusup itu wkwkwkwk 🙏
Sri Nurjannah
woyy yg berengsek tuh loe Eliano😡
maling teriak maling😝
Sri Nurjannah
oh no menjadi oh yes wkwkwkwk
Sri Nurjannah
klau kata orang dulu kbnyakan makan telur nanti kena penyakit Bisul tau wkwkwkwk
telur rebus, telur ceplok, telur dadar,orak arik telur,dan telur crispy hahahaha
telur gulung gk ada Devina,?🤣
Sri Nurjannah
Abian datang diwaktu yang tepattt😘
Sri Nurjannah
cie cie cieeee udah mulai ada benih benih cinta nih Devina 😁😍😍
Sri Nurjannah
jadi dah ini ada adegan es batu wewww
hahahaha
Sri Nurjannah
ooh iya Dokter Niken dan dokter pram.
ternyata menghasilkan anak toh anaknya si Eliano
anak bpk/ibu sama² jahat nya 😠😡😠😡
ternyata Niken udah miningoyyyy turut bahagia UPS hahahaha
Sri Nurjannah
ya gak semudah itu x untuk menyingkirkan Abian.
ada jg loe yg di singkirkan Eliano si laki² jahat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!