NovelToon NovelToon
Gressa'S Second Life

Gressa'S Second Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Mengubah Takdir / Harem / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Aku mengalami kematian sangat konyol…
Dan di saat itu aku mengira bahwa kehidupan yang telah aku jalani akan berakhir…

“Sudahlah kalau ini sudah berakhir lagi pula kalau aku mati tidak akan ada yang peduli,” itu kata-kata terakhir yang aku katakan

Tetapi saat aku membuka mata dan melihat keadaan sekitarku…

“Ingatan ini… bukan ingatanku, tapi kenapa semua yang adegan yang berada di ingatanku sangat asli? Dan kenapa rasanya setiap orang di ingatan ini sangat familiar?

“WAJAH INI ADALAH TOKOH ANTAGONIS DI BUKU YANG AKU BACA DAN DIA BERADA DI COVER NOVEL, BARU SAJA BANGUN DAN HIDUP TERNYATA KEMATIANKU DI KEHIDUPAN BARUKU HANYA SEBENTAR?”

“Tidak… tidak aku harus berpikir bagaimana caranya tidak mati di sini,"

Namun beberapa tahun setelah aku berhasil menjalani hidup...

“Gressa, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi ini, ini hadiah untukmu,”

“UHUK… Kenapa kepalaku terasa berat? Dan jantungku begitu sakit? Kenapa aku begitu sesak? Apa aku akan mati lagi di kehidupan keduaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Kalian semua keluarlah

'Kenapa dia tiba-tiba menginginkan aku menjadi putri angkatnya?'

'Di dalam novel tidak tertulis apapun mengenai masalah kepala pendeta yang menjadi seorang orang tua angkat dari siapapun,'

'Dia bahkan orang yang penuh pendirian kalau aku membaca deskripsinya sekilas ditambah lagi melihatnya secara langsung juga membuatku yakin kalau itu adalah deskripsi yang benar,'

'Tapi aku tidak menyangka kalau ini adalah hal yang terjadi kepadaku,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan penuh perasaan kebingungan

"Jadi apakah kamu ingin menerima tawaran itu Gressa?"

"Aku tidak mempermasalahkan jika kamu ingin menerima pendeta itu sebagai ayah angkatmu,"

"Nantinya dia akan menjadi orang yang berguna saat kamu dalam masalah," ucap Addison dengan tatapan dingin dan tajam

"Chris kamu tidak memberikan komentar apapun?" ucap William dengan senyum yang penuh kebahagiaan

"Karena tuan Baron mengizinkannya maka aku tidak bisa melarang dirimu melakukan apapun," ucap Chris dengan tatapan yang lelah

'Jujur saja, kalau aku mendapatkan perlindungan dari katedral maka aku memiliki posisi yang kuat jika aku di usir dari akademi,'

'Ini memang kesempatan yang bagus untuk diriku,'

'Tapi di sisi aku harus mengemban tugas yang diberikan kat-'

"Gressa, jika kamu berpikir kalau kami akan menggunakan kekuatanmu dan memanfaatkan dirimu untuk kepentingan kami itu salah,"

"Kamu tidak akan menggunakan dirimu walaupun kami nantinya susah karena aku hanya ingin melindungi perempuan yang manis seperti dirimu,"

"Kamu juga tau kan kalau aku macam-macam orang yang di sana bisa membunuhku,"

"Tapi aku tidak ingin kamu mendengarkan ucapan dari orang lain ikutilah kata hatimu jika kamu ingin benar-benar menjadi anak perempuanku," ucap William sambil tersenyum

"Kalau begitu tolong tepati semua perkataan yang kamu katakan itu ya,"

"Kalau kepala pendeta akan melindungiku," ucap Gressa sambil tersenyum dengan lembut ke arah laki-laki yang ada di depannya

"Tentu saja, kalau begitu, kamu gunakan cincin ini maka nantinya ini akan melindungi dirimu dari bahaya," ucap William yang memberikan cincin itu kepada Gressa

"Terima kasih," ucap Gressa dengan senyuman yang lembut

"Kalau tidak ada yang ingin dibicarakan bukankah lebih baik sekarang kita pulang ke Mansion Gressa?"

"Kita harus mendiskusikan tentang pendidikan yang akan kamu tempuh besok jadi jika kamu ingin bersenang-senang setelah kita berdua selesai berbicara mengerti?" ucap Addison dengan tatapan yang dingin

"Baiklah, aku mengerti tuan Baron," ucap Gressa dengan anggukan kepala kemudian pergi ke luar ruangan itu di ikuti oleh para penjaga yang menjaganya

"Bukankah kamu terlalu dingin kepada seorang anak kecil? Apa kamu tidak lihat kalau dia seperti orang yang tidak terurus oleh keluarga Baron,"

"Dan aku merasa kalau dia ketakutan mendengarkan ucapan yang kamu katakan,"

"Kamu harus berbicara dengan lembut kepadanya Addison," ucap William dengan tatapan yang dingin dan kesal kepada orang yang ada di depannya

"Ditambah lagi jika kamu dingin begitu nantinya itu akan mempengaruhi perkembangan dirinya sebagai seorang anak-anak yang membutuhk-"

"Maafkan kepala pendeta, beliau memang masih sering berbicara blak-blakan," ucap Chris sambil menutup mulut atasannya itu dengan paksa

"Tidak, aku tidak masalah dengan ucapan blak-blakan yang keluar dari mulutnya langsung karena aku sudah terbiasa dan juga yang dikatakan olehnya ada benarnya,"

"Jadi aku akan menganggapnya sebagai saran," ucap Addison dengan anggukan kecil

"Aku akan kembali ke Mansion Baron," ucap Addison dengan dingin keluar dari ruangan itu

'Dia sedikit berubah menjadi seorang kakak yang menyayangi adik secara akut,'

'Tapi tidak masalah kalau membiarkannya bukan?' ucap William di dalam hatinya dengan senyuman tipis

Keesokan harinya di ruang makan kediaman Baron...

"Tuan Baron, maafkan saya jika saya makan di ruangan makan," Ucap Gressa dengan kepala yang tertunduk dan tangan yang berhenti bergerak karena laki-laki yang menurutnya menakutkan itu memasuki ruang makan itu

"Kenapa berhenti? Apakah makanannya tidak enak?"

"Kalau tidak akan aku panggilkan kepala koki yang memasak masakan ini dan memenggal kepalanya," ucap Addison dengan tatapan dingin menatap makanan yang ada di atas meja itu

"Apa ada orang yang memintamu untuk selalu meminta maaf ketika bertemu denganku? Katakan siapa orangnya," ucapnya lagi dengan tatapan tajam

"Tidak ada, aku pikir itu adalah tindakan yang kurang sopan jadi aku meminta maaf," ucap Gressa dengan kepala yang tertunduk karena merasa bersalah dan takut dengan orang yang ada di depannya

'Apa para pelayan ini membuat dirinya takut? Aku memang sempat mendengarkan kalau dia adalah orang yang sering di buat menjadi bahan pelampiasan kemarahan para pelayan lain,'

'Tapi aku tidak menyangka kalau dia akan seperti ini jadinya,' ucap Addison di dalam hatinya dengan tatapan khawatir kepada Gressa

"Kalian semua keluarlah, ada yang harus aku bicarakan berdua dengan adik perempuanku," ucap Addison dengan tatapan dingin ke arah para pelayan

"Kamu tidak perlu khawatirkan apa pun karena kamu adalah putri keluarga Baron dan aku akan menjamin selama kehidupanmu, di dalam Mansion ini tidak akan ada kekerasan atau orang yang membicarakan dirimu dari belakang tentang perilaku sampai kemampuan yang kamu miliki itu,"

"Aku jamin kalau kamu akan baik-baik saja di sini," ucap Addison sambil berjalan ke arah Gressa yang menghentikan makan

'Kenapa dia begitu baik denganku padahal seharusnya dia bersikap dengan sangat-sangat dingin kepada Gressa karena Gressa hanyalah anak tiri keluarga ini,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan tatapan dingin

"Terima kasih tuan Baron," ucap Gressa dengan senyuman tipis

"Panggil aku kakak,"

"Karena kita adalah saudara," ucap Addison dengan tatapan dingin

"Baiklah, kakak," ucap Gressa dengan kepala tertunduk

"Aku tidak akan terlalu memaksamu untuk memanggil aku kakak tapi tolong dibiasakan ya," ucap Addison dengan nada yang sedikit lembut hingga membuat Gressa tersenyum dan mengangguk

'Aku rasa dia bukan orang yang buruk karena dia masih perhatian dengan aku sebagai adik perempuannya,' ucap Gressa di dalam hatinya sambil tersenyum

"Baiklah, kalau begitu kembali ke pertanyaan awal, apa makanan yang kamu makan tidak sesuai?"

"Jika itu tidak sesuai maka aku akan memenggal kepala kokinya," ucap Addison dengan tatapan serius

"Tidak kakak, aku hanya saja aku pikir tidak sopan jika aku melanjutkan makan ketika orang memasuki ruangan," ucap Gressa dengan senyuman kaku

"Baiklah kalau begitu, aku akan ikut makan bersama kamu tidak masalah kan Gressa?" ucap Addison sambil tersenyum

"Tidak masalah kak," ucap Gressa sambil tersenyum dengan lembut

"Kring!!" suara bel yang berbunyi itu membuat para pelayan mengantarkan makanan ke ruangan makan itu

"Gressa, kamu juga harus menghabiskan semua makanan yang ada di meja makan dan setelah itu ada yang harus kita berdua bicarakan," ucap Addison sambil tersenyum

Apakah Gressa bisa menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja? Apakah yang akan mereka berdua bicarakan? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

Gressa's second life

1
Andry Lenny
wah Thor ending ga nampol bgt, masa Gressa nya mati gt aja... /Sob//Sob/
Andry Lenny
eh ada hubungan dg Reina ternyata... apa jgn² yg panggil Gressa itu Reina/Albern?
Nurijan Daud
Luar biasa
uci umami
salah ketik derick mah novel satu lagi Thor , Addison keles
Lady Karin: iya kadang gak bisa move on sampai salah ketik terima kasih koreksinya 😅🙏
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
lah lah tau nya sad ending toh
Lady Karin: iya kak
total 1 replies
Aisyah Suyuti
menarik
Lady Karin: hayo di pantau terus kak
total 1 replies
Luciana
semangat teross Thor!!!
Lady Karin: ok sip
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
di tunggu up lagi Thor
Loveta Brillian TinurLampung
up up up up up up up up up up up
Lady Karin: siap nona
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
kayaknya sekedar obsesi si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: mungkin saja kak karena gak ada yang tau juga
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
thanks Thor udah up
Lady Karin: sama-sama
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius cemburu
Lady Karin: mungkin
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: bisa jadi
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
jadi bingung ini si Lucius suka sama gresa apa aleysya
Lady Karin: sama kak
total 1 replies
Maîra⊰⁠⊹
Koreksi, " ucap William..."
Lady Karin: terimakasih koreksinya kak 🙏 kadang nulis di jam malam buat pikiran agak oleng
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
aku juga suka uang gresa gx kamu aja😁
Lady Karin: begitulah kira-kira kak siapa yang gak mau uang
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
mungkin si Luci suka sama aleysya
Lady Karin: bisa jadi tuh kak
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah hampir ketauan ya luci
Lady Karin: iya tuh kak Si Gressa peka
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
next Thor
Lady Karin: iya siap
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
fighting Thor 💪
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!