NovelToon NovelToon
OBSESSION SANG TUAN MUDA

OBSESSION SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurfazilah Cell

Gadis polos yang dunia nya hancur, saat kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua nya, di saat paling rapuh ia jatuh kedalam pelukan pria berkuasa sekaligus pemimpin gelap

Bagis pria itu gadis kecil ini adalah hak mutlak , satu satu nya obsession yang tak pernah ia lepas kapan pun

"Kau milik ku gadis kecil, selama nya semua yang ada padamu itu milik ku tidak akan pernah menjadi milik orang lain, sayang, " ucap nya dengan penuh obsession

Gimana kah cerita nya ,dari pada penasaran kuy baca novel aku 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 1 obsesif

Di sebuah apartemen terdapat lah sebuah keluarga kecil yang sedang berlibur sambil perjalanan bisnis, Elena dan Melvin dikaruniai seorang putri Alesha Calista Maira, di panggil dengan sebutan Alesha, Alesha berumur 18 tahun masih duduk di jenjang pendidikan terakhir, Alesha gadis yang penakut, polos, dan pendiam , Alesha pendiam dengan orang yang baru iya kenal tapi kalau menurut nya sudah dekat dengan nya iya begitu banyak bicara seperti dengan Mami dan Dedy nya, karena menurut nya iya merasa nyaman dan aman

Di pagi hari keluarga itu sedang melakukan sarapan pagi dengan hikmah dan penuh dengan canda tawa, karena kelakuan putri mereka yang sangat menggemaskan

"Dedy hari ini pergi ke kantornya , taya nya sembari menyuap kan roti bakar kesukaan nya , Melvin pun melihat kearah putri nya " Iya sayang apa kamu mau ikut atau tinggal sama Mami, jawab Melvin sembari mengelus rambut putri nya

"Sini saja sayang, ngapain ikut Dedy pasti disana sangat membosankan ,Dedy akan sibuk dengan pekerjaan nya, ujar Elena yang mantap putri semata wayang nya " Benar juga kata Mami, Dedy Alesha sama Mami saja, Dedy pergilah, tapi Dedy cepat balik nya biar kita jalan jalan, ujar Alesha tersenyum

"Dedy usahain cepat ya, kerjaan banyak sayang, atau gak Kamu sama Mami jalan jalan saja duluan nanti Dedy nyusul gimana, gak papa kan gak ada Dedy, ujar Melvin " Gak papa Sayang Kamu pergi saja kalau udah selesai nyusul ,palingan Kami cuma mau belanja saja kalau nanti jauh baru sama kamu, ujar Elena kepada Melvin

"Iya Dedy gak Papa kok Dedy fokus kerja saja , biar cepat kita bisa jalan jalan bareng, ujar Alesha memeluk Dedy nya , " Gemes banget putri ku ini nurun kamu sayang, kayak nya sifat kamu nurun semua ke putri Kita, gak ada yang nurun Aku, Aku kebagian buat doang, ujar Melvin mencium pipi buat putri nya

"Gak semua kok ,pintar sama ngeselin nya nurun kamu banget, terus hidung sama alisnya nurun kamu bagus Aku suka, ujar Elena, " Semua yang ada pada Alesha nurun Dedy sama Mami ,Alesha beruntung banget bisa di lahirkan sama Mami yang cantik terus dibesarkan oleh Dedy yang ganteng banget paket lengkap, ujar Alesha tersenyum

"Masa Dedy ganteng banget, terus Mami cantik aja gak cantik banget, pilih kasih banget Kamu sayang, mentang mentang Dedy Kamu mau beliin apa yang Kamu mau, Kamu sayang Dedy Kamu dari pada Mami, gak adil deh, ujar Elena yang memasang wajah cemberut, " Hehe jangan cemberut dong, Mami cantik banget lebih cantik dari pada perempuan mana pun kan Dedy, ujar Alesha yang enggang melepaskan pelukan dari Dedy nya

"Lebih cantik kan Mami apa selingkuhan Dedy Kamu, " Emang dedy punya selingkuhan ya, ujar Alesha yang menatap Melvin

"Dedy gak selingkuh sayang Mami Kamu bercanda, ujar Melvin cepat takut Alesha salah paham terhadap nya, " Mau tau gak selingkuhan Dedy, ujar Elena dengan wajah serius nya

"Siapa sayang Aku gak pernah seperti itu, ujar Melvin, " selingkuhan Kamu itu yang lahir dari rahim ku, ujar Elena

"Kenapa Alesha, ? taya Melvin, " Tuh lihat dari tadi Dia terus meluk Kamu, setiap hari malahan, Kamu lagi pulang dari kantor yang Kamu peluk putri Kamu terus, harus nya Kamu peluk Aku juga, ini gak Kamu peluk Dia terus, ujar Elena yang membuat Melvin dan Alesha tersenyum melihat wajah menggemaskan Elana

"kamu cemburu sama putri Kamu sendiri sayang, kan Kamu juga Aku peluk pas Kita tidur lebih lama sama Kamu dong , semalaman kurang sayang hmm, ujar Melvin terkekeh, " Kurang dong, harus nya Alesha peluk Mami juga jangan Dedy aja, sering banget peluk Mami nya, ujar Elena sembari tersenyum

"Alesha akan peluk Mami sama Dedy terus oke, Mami jangan marah, ujar Alesha yang beralih memeluk Mami tercinta nya, " Mami gak marah sayang, Mami juga pengen di peluk sama putri Mami yang manis dan menggemaskan ini, ujar Elena yang membalas pelukan Putri nya

"kalau gitu Dedy berangkat dulu, kalian hati hati kalau jalan jalan hmm, ujar Melvin yang mencium kening istri dan juga putri nya, " Iya sayang Kamu juga baik baik nya, ujar Elena tersenyum kepada suaminya tersayang nya

"Aku pergi , Dante sudah menunggu Ku di bawah ,ujar Melvin yang keluar dari dalam apartemen

Di sore hari nya Elana dan Alesha baru saja sampai di pusat perbelanjaan yang begitu besar

Elana dan Alesha pun mulai masuk kedalam toko , mulai dari pakaian , tas , sepatu, dan lain, toko nya pun tidak biasa toko branded semua, biasalah istri dan anak konglomerat jadi belanja pun gak ingat harga , Author sampe cengengesan pengen banget dapat suami kaya heheh, udah lanjut ke cerita

Mereka berdua mengelilingi moll begitu lama hingga sepat nonton bioskop dan ke area bermain, hingga ketika kaki Mereka tidak sanggup berjalan, Mereka memutuskan untuk pulang karena ini juga sudah larut malam mereka pastikan Melvin sudah di apartemen menunggu Mereka

Tidak lama di perjalanan Mereka pun sampai di lobi apartemen dan Mereka juga melihat Melvin yang baru saja pulang , lalu Mereka jalan menghampiri Melvin dengan menenteng banyak paper beg dengan berbagai merek mahal

" Sayang Kamu baru pulang,? taya Elena yang berjalan di samping Melvin, sedangkan Alesha Ia langsung memeluk Dedy nya dan memejamkan matanya karena Ia sangat lelah dan mengantuk berat

Alesha memang begitu mungil jadi kalau di peluk sama Melvin yang notabene punya badan yang sempurna berotot dan sixpack, Alesha langsung hilang Dia emang kicik sebatas dada Dedy nya sama kayak Mami nya

"Dedy Alesha capek banget ngantuk, ujar alesha yang tidak membuka mata nya dan masih memeluk Dedy nya , " Tutu sayang nya Dedy capek nya, putri Dedy sudah sekarang sudah besar, sudah bisa habiskan duit Dedy sama Mami, ujar Melvin yang terkekeh melihat wajah lelah putri nya

"Sudah sayang, ayok masuk kayak nya Alesha sudah mengantuk, ujar Elena yang mengelus rambut Alesha, "Yaudah ayok masuk sayang mau jalan sendiri hmm,? taya Melvin kepada Alesha

" Alesha jalan sendiri saja Dedy, Alesha malu kalau harus di gendong Dedy terus Alesha kan sudah besar, ujar Alesha yang membuat Elana dan Melvin tertawa

Mereka bertiga pun masuk kedalam apartemen, setelah itu Alesha pun pamit untuk masuk kedalam kamar nya mau tidur ngantuk,

Alesha pun melepaskan sepatu nya dan kemudian langsung naik ke atas kasur karena iya sudah sangat mengantuk kemudian iya pun memejamkan matanya

Tidak lama kemudian sebuah pesan pun masuk di handphone nya, Alesha pun terbangun dan iya pun melihat pesan tersebut

Unknown

"Kamu gak mandi sayang, kenapa langsung tidur hmm

Anda

" Kamu siapa Alesha gak kenal kamu

Unknown

"Gak papa gadis kecil, sayang ku gak usah kenal Aku ada waktu nya kita kenalan hmm

Anda

" Kamu siapa, ada keperluan apa ngirim pesan ke Alesha

Unknown

"Gak ada apa apa sayang, Aku haya memastikan gadis manis ku tidur dengan baik dan mimpi indah

Anda

" Apa maksud mu, kamu jangan takuti Alesha ya , Alesha laporin Dedy Alesha

Unknown

"Boleh sayang laporin saja, sudah kamu tidur lah, gadis ku gak boleh tidur terlambat nanti sakit sayang

Unknown

" Kamu ganti baju dulu sayang baru tidur lagi, gak sehat baju habis dari luar di pakai tidur hmm

Anda

"Jangan atur atur Alesha

Unknown

" Aku gak ngatur kamu sayang, Aku hanya memastikan Kamu nyaman, sudah tidur hmm mimpi indah gadis ku, milik ku

Alesha pun tercengang iya pun mematikan handphone nya dan kemudian iya pun menutup diri nya dengan selimut dengan gemetar kemudian iya pun mulai menangis, iya takut kenapa pri itu tau dirinya tidak menganti pakaian

"Alesha harus bilang sama Dedy besok hiks hiks, " ujar Alesha pelan, dan kemudian iya memejamkan matanya agar tertidur

1
🦊 Ara Aurora 🦊
Gue jadi keingat dulu pas gue kecil dulu ayahku pasti jarang pulang gimana mau pulang eh jauh sekali tempat kerjanya yah maklumlah namanya juga cari nafkah ayah ku 😅 sorry yah gue nggak tahu mau komen apa nih
Nurfazilah Cell: iya gak papa kak 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!