NovelToon NovelToon
Cinta Di Tengah Permusuhan

Cinta Di Tengah Permusuhan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College / Romansa / Tamat
Popularitas:432.9k
Nilai: 5
Nama Author: Auraliv

Bagaimana jadinya jika anak dari dua keluarga yang bermusuhan satu sekolah?

Menjadi musuh juga. Itulah yang terjadi kepada Zafran dan Lika. Sebagai anak yang sama-sama berasal dari keluarga crazy rich, keduanya selalu adu kehebatan. Tidak ada hari tanpa pertengkaran. Tetapi siapa yang menyangka? Mereka justru saling jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 - Nyaris Saja

...༻⊚༺...

Lika langsung berdiri. Hal yang sama juga dilakukan Zafran. Namun cowok itu dengan cepat mencengkeram lengan Lika.

"Apa maksud tamparan tadi, hah?!" tukas Zafran. Memasang tatapan tajam.

"Lo itu kurang ajar tahu nggak! Beraninya cium gue sama bibir kotor lo itu!" sungut Lika. Sebenarnya perasaan kesalnya bercampur aduk dengan rasa gugup. Bibir Zafran yang kenyal dan hangat itu masih dapat dirinya rasakan melalui ingatan.

"Cium? Lo anggap itu ciuman?! Bukannya lo ahli eksak ya? Masa nggak tahu gimana cara pertolongan pertama?!" Zafran bertekad tidak akan melepaskan Lika. Dia tidak terima dengan tamparan yang tadi diterimanya.

"Tapi tetap aja! Setidaknya lo suruh orang lain aja buat nolongin gue!"

"Orang lain? Kalau gue telat selametin lo, mungkin lo udah mati sekarang!" perdebatan Lika dan Zafran bermula.

"Lagian gue sama sekali nggak menganggap itu ciuman! Lo mau tahu ciuman yang benar itu gimana?!" sambung Zafran.

"Lo gila!" Lika mencoba melepas cengkeraman Zafran. Tetapi tidak bisa. Cowok itu justru tambah menguatkan genggamannya. Lalu menarik Lika lebih dekat. Hingga jarak wajah di antara keduanya hanya helat beberapa inci.

Sekarang perasaan kesal Lika ditelan oleh rasa gugup. Jantungnya berdebam keras. Sangat sulit untuk dikontrol. Anehnya dia menyukai sensasi debaran tersebut.

Lika seolah terhipnotis. Dia termangu dan tidak memberontak lagi.

Hal serupa juga dirasakan Zafran. Dia memang marah. Namun setelah membawa Lika lebih dekat ke hadapan, perasaan itu seketika hilang. Ia dan Lika saling bertukar pandang sejenak. Waktu seakan berhenti.

Tanpa berpikir lama, Zafran memiringkan wajahnya. Berniat ingin mencium bibir Lika.

Sementara Lika sendiri, dia reflek memejamkan mata. Entah kenapa dirinya berharap Zafran benar-benar menciumnya.

Deg!

Deg!

Deg!

Jantung Lika dan Zafran berdegub sangat kencang. Berpadu dalam detak yang sama, tetapi ada di tempat berbeda.

"Lika! Zafran!" Tiba-tiba terdengar suara panggilan dari Fatih.

Zafran dan Lika sontak menjaga jarak. Zafran bahkan buru-buru melepas tangan Lika. Keduanya nyaris saling berciuman.

Zafran bergegas pergi lebih dulu. Berbeda dengan Lika, yang tampak mematung dan masih syok. Jantungnya benar-benar kewalahan saat menghadapi momen tak terduga tadi.

"Kalian mandi bareng?" tanya Fatih yang menyadari pakaian Lika dan Zafran basah. Kebetulan dia bertanya pada Zafran yang ingin berjalan melewatinya.

"Nggak! Lika tadi hampir tenggelam. Urus dia gih!" ucap Zafran dengan raut wajah datar. Ia melangkah maju tanpa menoleh ke belakang.

"Gila! Lo kenapa malah tinggalin dia?" timpal Fatih seraya bergegas menghampiri Lika. Memastikan keadaan gadis tersebut baik-baik saja.

Fatih menuntun Lika untuk berjalan. Cewek itu memasang tatapan kosong sambil memeluk tubuhnya sendiri. Dia segera dibawa Fatih bergabung dengan yang lain.

"Lika tadi katanya hampir tenggelam, Pak." Fatih memberikan apa yang terjadi kepada para guru.

"Apa? Yang benar? Gimana bisa begitu? Kamu nggak bisa berenang, Lik?" tanya Pak Surya yang merasa cemas.

Lika tetap diam saja. Dia tidak menjawab pertanyaan beruntun dari sang guru.

"Lik, lo nggak apa-apa?" tanya Keyla. Dia berpindah duduk ke sebelah Lika. Memperhatikan temannya yang terlihat sangat syok.

"Pak, gimana nih? Apa kita pulang aja? Lika kayaknya udah nggak bisa lagi lanjutin kegiatan hari ini," ujar Bu Ratih. Dia mengira Lika mengalami trauma mendalam.

Padahal kenyataannya, Lika tengah tenggelam memikirkan perasaannya terhadap Zafran. Ada sesuatu yang menggebu dari lubuk hatinya. Dia takut apa yang dirinya rasakan adalah jatuh cinta. Terlebih Lika selalu menikmati kedekatannya saat bersama Zafran.

Lika merasa sangat syok jika yang dirasakannya adalah cinta. Andai itu benar terjadi, maka secara otomatis dirinya mengkhianati keluarga Baskara. Terutama Selia, tante yang selalu setia dan memperlakukannya bak seorang anak kandung.

Pikiran Lika tentang perasaannya pudar, tatkala suara obrolan orang di sekitar mengganggu. Dia baru sadar kalau Pak Surya berniat ingin pulang ke hotel karena dirinya.

"Aku baik-baik saja, Pak. Jangan batalin jalan-jalan kita karena aku. Tadi aku cuman bingung aja," jelas Lika seraya berdiri. Dia mengembangkan senyuman agar bisa meyakinkan semua orang.

"Kamu yakin?" tanya Fatih.

"Maaf udah buat kalian khawatir. Aku baik-baik aja. Beneran!" Lika kian melebarkan senyuman. Membentuk huruf v dengan jarinya. Alhasil Pak Surya memutuskan untuk meneruskan perjalanan.

Di sisi lain, Zafran sedang berada di dalam salah satu bilik toilet. Dia berdiri menyandar di depan pintu. Sama seperti Lika, dirinya merasa ada yang aneh dengan hatinya.

'Kenapa gue benar-benar pengen cium dia ya?' benak Zafran bertanya-tanya. Tangannya menyentuh bibirnya sendiri. Membayangkan bagaimana cara mulutnya tadi menyentuh bibir Lika.

Debaran jantung Zafran kembali lagi. Ia tidak pernah seperti itu bahkan saat bersama Ramanda.

'Kenapa kejadian tadi terus kepikiran? Jelas-jelas Lika tadi gampar muka gue?' Zafran mencoba berpikir dengan logika. Dia tidak sepantasnya terbawa perasaan hanya karena memberikan nafas buatan.

"Ah! Itu bukan apa-apa. Yang terpenting gue berhasil bikin Lika ciut," gumam Zafran percaya diri. Dia membuang jauh semua perasaan mencurigakan yang dirinya rasakan.

...***...

Perjalanan ke Bali telah berakhir. Kini Lika dan kawan-kawan dalam perjalanan pulang ke rumah. Mereka sedang ada di dalam pesawat.

Semenjak kejadian tenggelam kemarin, Lika terus berusaha menghindari Zafran. Menatap cowok itu pun dia tidak mau.

Hal yang sama juga dilakukan Zafran. Dia dan Lika tidak pernah setenang itu sebelumnya. Keduanya bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Namun pada kenyataannya, semua itu terus berkalut dalam pikiran mereka.

Setibanya di rumah, Lika langsung masuk ke kamar. Lalu menghempaskan tubuhnya ke ranjang.

Lika lagi-lagi membayangkan wajah tampan Zafran yang begitu gentle saat mendekatinya. Lika jadi frustasi sendiri. Dia segera membuka internet, dan mencoba mencari fakta tentang perasaan aneh yang dirinya rasakan.

Setelah berlarut membaca banyak artikel, Lika justru semakin cemas. Sebab apa yang dirasakannya selalu mengarah dengan jatuh cinta. Segala gejala dan ciri-cirinya persis seperti yang dirasakan Lika.

"Nggak mungkin! Gue nggak mungkin jatuh cinta sama dia. Bahkan kalau ini terjadi, gue harus melakukan sesuatu!" Lika menggeleng berulang kali. Membantah keras segala hal yang dirasakannya.

Lika mencoba berpikir. Dia menatap atap pelafon dengan mimik wajah serius. Ponselnya mendadak bergetar. Pesan dari Ari diterima Lika. Cowok itu tidak pernah absen mengirim pesan kepadanya. Bahkan saat Lika tidak pernah membalasnya.

Terlintas dalam benak Lika untuk menerima cinta Ari. Dia berpikir itu bisa membuatnya menghilangkan perasaan anehnya terhadap Zafran.

Tanpa basa-basi, Lika membalas pesan Ari. Hal itu terus berlanjut karena Ari dengan senang hati merespon pesannya. Akibat terlalu senang, cowok itu langsung menelepon Lika.

"Lik, ini kamu kan?" Ari seolah tidak percaya kalau orang yang membalas pesannya adalah Lika.

"Iya, Kak! Ini aku," jawab Lika.

"Kenapa tiba-tiba sekali? Apa kau--"

"Aku terima Kakak buat jadi pacarku!" seru Lika. Sengaja memotong ucapan Ari.

1
Lita Merlina
aku suka dengan karya-karya kakak👍
Henda Rina
pipiku ikut memerah kala membaca bab ini 🤣🥰🥰
Henda Rina
makin suka ceritanya🥰🥰
Henda Rina
akhirnya😂😂
Henda Rina
bantuan dong tika😭
Henda Rina
makin seru ceritanya thoorrr🥰🥰🥰
Henda Rina
🥰🥰🥰
Henda Rina
awas aja kalau lo jatuh cinta zafran🤣🤣
Nacita
jgn kaya mama dulu 🤣
Nacita
ih SKSD lo😏
Nacita
idih lembek bgt jd cwo lo...
Nacita
wkwk gamal takut anaknya kaya dia dulu waktu Sma 🤣🤣🤣
Nacita
kalian tau lah dr siapa kurang pinternya zafran d dapat 🤣🤣🤣
aya
apakah GK ad cewek lain selain lika jodohnya zafran ya, malas aja liatnya kalau baneran Lika jodoh zafran
Siang Terang
Seharusnya umur Ramanda dan Zafran beda jauh dong... kan Elsa hamil pas kelas 3 SMA. Sementara Gamal ketemu Zara pas Gamal udah jadi CEO trus Zara jadi OG dikantor Gamal... trus mereka CLBK. seharusnya tua Ramanda dong ....
sansan
tom n Jerry kepergok doggy...🤣🤣
lila pra
wkwkkw
Fhans Rossi
kok di tampar harusnya ber terima kasih kali ...
Fhans Rossi
jadi penasaran dimana kelanjutannya
Fhans Rossi
bagus banget ceritanya saya suka bangat....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!