NovelToon NovelToon
Terjebak Dendam Suamiku

Terjebak Dendam Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:795.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma Kirana

Sang suami adalah kekasih yang telah menjalin cinta dengannya selama 4 tahun, pria yang hangat perhatian dan penuh kasih sayang itu, tiba-tiba berubah dimalam pernikahan mereka. Bara Rahadian, tak ada angin tak ada hujan..dia memperlakukan Maura dengan berbeda. Tak cukup membawa wanita lain naik ke atas ranjang pengantin mereka dan bersenang-senang disana, Bara juga memperlakukan Maura seperti babu setelah pria miskin dan yatim piatu itu mengambil semua harta keluarganya. Hingga fakta lain terungkap atas perlakuan Bara selama ini. Dia memiliki dendam pada ayah Maura.

Dendam apakah yang membuat Bara sangat membenci ayahnya hingga melampiaskan semua dendam itu pada Maura yang tidak bersalah?
Apakah Maura bisa meluluhkan hati suaminya kembali dengan cinta? Apa dia malah memilih menyerah? Ataukah dia akan balik membalas dendam dan mengambil semua yang menjadi miliknya dari Bara?

Jangan lupa like, vote, gift dan komennya ya 😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Jangan bersikap polos

...🍀🍀🍀...

Bara menatap pria yang membawa istrinya dengan tatapan membara. Dia berada di kursi belakang dan Nathan yang menyetir.

"Nathan, siapa pria itu?" Tanya Bara pada Nathan sambil mengepalkan tangannya dengan geram.

"Saya tidak tau pak." jawab Nathan yakin bahwa dia sama sekali tidak tahu menahu tentang

"Kamu kan sudah lama kenal dengannya dibandingkan aku, kamu pasti tau kan siapa laki-laki itu!" teriak Bara yang tiba-tiba saja emosi.

"Saya tidak tahu, baru pertama kali saya melihatnya. Selama ini saya tidak pernah melihat ada pria yang dekat dengan non Maura, hanya bapak saja yang dekat dengannya." ucap Nathan menjelaskan apa yang dia tau tentang Maura. Dia sudah bekerja cukup lama sebagai bawahan Samuel dan tau Maura dari SMP.

"Ya kan? Hanya aku saja kan? Lalu kenapa dia bisa bersama dengan pria lain? Apa jangan-jangan dia...." Bara tiba-tiba saja tersentak kaget, ketika dia teringat sesuatu.

#Flashback

2 Minggu yang lalu, Bara melihat Maura sedang beres-beres di kamarnya. "Apa kamu sudah beres-beres?" tanya Bara pada Maura.

Maura menoleh ke arah Bara. "Kebetulan kamu sudah pulang, aku akan berikan ini padamu." ucap Maura sambil tersenyum tipis. Dia mengeluarkan sesuatu dari tas selempangnya. Terlihat sebuah amplop coklat, dia langsung memberikan amplop itu pada Bara.

"Apa ini?"

"Jumlahnya 12 juta, anggap saja aku sedang menyicil membayar hutangku, walau yang aku pakai adalah uang ayahku yang kamu curi." kata Maura sarkas.

"Darimana kamu punya uang sebanyak ini?" Tanya Bara pada istrinya itu terheran-heran. Bara tidak pernah menggajinya selama Maura bekerja menjadi pembantu di rumah itu. Gaji Maura di perusahaan juga belum cair, karena pada saat ini masih tengah bulan.

"Darimana uang itu bukan urusanmu, yang penting aku bayar hutangku." Maura tersenyum sinis dan menolak menjelaskan darimana dia dapat uangnya.

"Apa jangan-jangan kamu melayani pria hidung belang?" Bara menganggu Maura dengan ucapan pedasnya.

"Kalau aku melayani pria lain, juga bukan urusanmu kan? Yang penting aku bayar!" kata Maura sambil merapikan bantal.

Hah! Mana berani Maura berdekatan dengan pria lain, dia kan hanya mencintaiku saja. Dia hanya bercanda mengatakan ini untuk menarik perhatianku. Batin Bara percaya diri.

Bara tiba-tiba saja menarik tangan Maura, hingga tubuh gadis itu berada diatas tubuh Bara. "Kenapa kamu tidak melayaniku saja? Satu malam aku bisa memberimu puluhan juta..."

Maura menepis tangan Bara. "Bermain dengan pria lain lebih baik daripada bermain dengan b*jing*n sepertimu." kata Maura marah.

#EndFlashback

"Jangan-jangan dia... beneran melayani pria hidung belang." Gumam Bara kesal sendiri membayangkan hal itu. "Nathan, ikuti mobil itu!! CEPAT!" teriak Bara terburu-buru.

"Ah...iya baiklah pak." kata Nathan sambil membelokkan kembali mobil ke arah yang berlawanan dengan arah pulang.

Bara dan Nathan ketinggalan cukup jauh ketika mereka mengikuti kemana Maura pergi bersama Bryan.

Bryan mengajak Maura ke sebuah hotel mewah. "Ayo turun..." ucap Bryan pada Maura yang masih bengong saja.

"Katanya bapak mau bicara dengan saya, tapi kenapa bapak bawa saya kesini. Bapak mau apa?" tanya Maura berhati-hati, sambil melihat hotel mewah didepannya itu.

"Aku tau apa yang kamu pikirkan, tapi aku kemari untuk makan malam saja." ucap Bryan menjelaskan.

"Makan malam? Kenapa tidak di restoran saja? Kenapa harus di hotel?" tanya Maura lagi.

"Kenapa ya? Karena aku ingin disini saja dan katanya makanan disini sangat enak." kata Bryan sambil tersenyum tipis.

Maura dan Bryan berjalan masuk ke dalam hotel itu untuk makan malam, mereka disambut ramah oleh pegawai disana. Bahkan Bryan dipersilahkan masuk begitu saja tanpa harus ditanya-tanya terlebih dahulu seperti pengunjung hotel lainnya.

Tak lama setelah Maura dan Bryan masuk ke dalam hotel, Bara dan Nathan juga sampai didepan sana.

Hotel Xander.

Bara langsung berlari menuju ke dalam hotel, dia terlihat marah melihat Maura masuk ke dalam hotel itu bersama dengan seorang pria.

"Maaf pak, anda tidak bisa masuk sebelum menunjukkan kartu identitas keanggotaan dan reservasi kamar terlebih dahulu." kata seorang pegawai pada Bara, dia menghalangi Bara dan Nathan untuk masuk ke dalam hotel.

Bara tercengang. "Apa? Jadi aku harus membuat reservasi kamar dulu untuk masuk ke dalam?" tanya Bara dengan mata menyala dan berapi-api, dia berpikir yang bukan-bukan.

Sialan kamu Maura! Beraninya kamu berselingkuh dariku, dasar wanita j*l*Ng!

******

Di restoran yang ada di dalam hotel itu, Maura terlihat bingung karena tiba-tiba dia diajak kesana. Bingung karena dia mengira harus membayar biaya makan yang mahal. Maura bahkan memesan makanan yang paling mulai, satu porsi 250 ribu.

"Pak, apa saya ada salah sama bapak? Mengapa bapak membawa saya ke tempat mahal seperti ini?" Maura terlihat sedih melihat makanan yang tersaji didepan matanya itu.

"Sejujurnya aku tidak tenang karena kamu sudah berbohong dan bisa bersikap polos seperti ini." kata Bryan dengan tatapan mata tajam pada Maura.

"Maksud bapak apa ya?" Maura tidak mengerti.

"Kamu sudah menikah tapi beraninya menggoda pria lain, bersikap polos dan bodoh seolah-olah kamu masih lajang. Tapi anehnya aku terus memikirkanmu, kamu berhasil memikat ku." Bryan mengutarakan isi hatinya pada Maura.

Wanita ini pasti mendekati ku karena uang, wanita memang sama saja.

"Pak...apa maksud ucapan bapak ini?" tanya Maura dan suara meninggi.

Apa maksudnya aku pura-pura polos?

"Berapa yang kamu butuhkan, akan aku bayar? Puluhan juta? Ratusan juta? Milyaran? Asal kamu pergi dari pikiranku." kata Bryan sinis.

Maura mengertakan giginya, dia pun menyiramkan segelas air putih pada wajah Bryan. "Kamu!" Bryan terperanjat ketika wajahnya disiram dan akhirnya basah.

"Jaga ucapan anda pak Bryan, apa anda sudah gila? Anda mengira saya wanita macam apa?!" teriak Maura marah pada Bryan. Matanya berkaca-kaca menatap Bryan. "Saya pikir anda berbeda dari pria lainnya, tapi anda juga memandang rendah saya. Saya memang sudah menikah, tapi saya tidak pernah berbohong tentang status pernikahan saya... bapak saja yang tidak tanya." ucap Maura sakit hati.

Maura mengambil tasnya, kini api di hatinya membesar dan kepalanya seperti terbakar amarah. Bryan sendiri sedang membersihkan dirinya, "Sial! Aku sangat keterlaluan padanya...aku harus meminta maaf."

Bryan menyusul Maura ke depan hotel itu, namun yang dia lihat adalah pemandangan tidak menyenangkan. Seorang pria baru saja menampar Maura dan menyeretnya masuk ke dalam mobil dengan paksa.

"Apa-apaan pria itu?!" Bryan terperangah melihat pria yang ringan tangan itu.

...*****...

1
Aisyah Kim
Luar biasa
Irma Kirana: Thanks kakak
total 1 replies
Aisyah Kim
Biasa
lina
yaaaaah pake iklan
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
lina
🤣🤣🤣 d luar ekpentasi
lina
ciuman gaya baru 😅😅
lina
jangan jangan anaknya
Juan Sastra
beruntung si brengek bara 2x dpt perawan.sedangkan bryan yg tulus malah dpt bekasan bara
Juan Sastra
ggak tau lagi julukan apa untuk samuel,,
Juan Sastra
jangan sampai ada perpecahan antar saudara
Juan Sastra
dilema
Juan Sastra
jika bara kenzo harusnya ada mirip mirip nya sama bryan atau mama papahnya...
Juan Sastra
tuh kan bener
Juan Sastra
penasaran tentang kenzo,, jgn jgn bara
Juan Sastra
kokceritanya jadi semakin rumit,, dan terkesan berbelit belit thorr,, konfliknya terlihat ggak berat namun pelik
Irma Kirana: tenang aja kak...ini hanya bagian dari alur 🙈 namun akan tetap indah pada akhirnya hehe
total 1 replies
Juan Sastra
ganggu aja tuh si bar bar
Juan Sastra
waahh bryan jgn sampai mengulang kesalahan bara jikaenyuruh preman memperkosah ghea
Juan Sastra
celakalah bw bryan
Juan Sastra
hah justru itu yg di harapkan maura bercerai secepatnya..baguslah vera membantu maura secara tidak langsung..walau imeg maura jadi jelek ggak apa apa dr pada bertahan di penikahan menyakitkan itu.
Juan Sastra
di saat saat kw di buih adakah para jalangmu datang tuk menghiburmu bara..
Juan Sastra
pelan pelan bule,, luka maura masih tuh dia hanya pura pura tegar doang namun sejati sangat rapuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!