NovelToon NovelToon
The Little Apple Garden

The Little Apple Garden

Status: tamat
Genre:Komedi / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:185.9k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

(Novel dewasa di mana di dalamnya terdapat pembunuhan sadis yang tidak cocok untuk sebagian orang)

Sinopsis : Elric tiba-tiba saja terlempar ke dunia penyihir secara misterius. Di dunia ini penyihir adalah makhluk mengerikan yang membunuh banyak nyawa manusia dan di antara mereka beberapa orang mendapatkan julukan dari tujuh dosa mematikan.

Suatu hari Elric bertemu dengan gadis kecil loli yang membawa peti mati di punggungnya, sejak itu petualangan mereka di mulai demi menemukan arti dari makna 'The Little Apple Garden" dan menemukan siapa orang yang telah memanggil Elric ke dunia tersebut. Serta sebenarnya apa yang berada di dalam peti mati itu hingga mereka diburu oleh banyak orang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19 : Serangan Penyihir Keserakahan

Di atas batu jembatan itu, Elric duduk selagi menunggu kedatangan Namira, untuk Mariella dia lebih suka duduk di pangkuan Elric selagi tersenyum senang walaupun hal itu membuat tuannya merasa tidak nyaman

"Mariella ekormu menutupi wajahku."

"Tak apa kan tuan, aku sangat senang jika tuan mau mengelusnya juga."

Elric hanya mendesah pelan sebelum akhirnya dia melihat Namira yang berlari ke arahnya selagi melambaikan tangan.

"Maaf lama."

"Bagaimana soal penyihirnya?"

"Aku menghajarnya sampai babak belur loh," ucap Namira tersenyum lebar memamerkan otot tangannya.

Dalam kasus sebenarnya Namira telah membunuhnya.

"Jadi apa yang mereka rencanakan?"

"Mereka hanya ingin mempersiapkan serangan ke kota ini dan kota lain, karena sudah selesai mari pergi."

Namira berjalan di depan sementara Elric mengikutinya dari belakang setelah memindahkan Mariella di pangkuannya.

"Tuan jangan jauh-jauh."

"Lepaskan tanganku Mariella, sekarang lebih baik kau berjalan di depan untuk memandu kita ke The Little Apple Garden."

"Aku menolak."

Namira yang sedikit risih dengan kelakuan Mariella menghentikan langkahnya lalu menarik Mariella menjauh dari Elric.

"Aku benci harus mengakuinya, akan tetapi aku cemburu, cepat menjauhlah."

"Tidak, tidak mau."

"Kalian berdua."

Ketika mereka berdebat satu sama lain, beberapa pasukan melintas dengan sebuah kereta mewah di tengahnya.

"Minggir kalian semua, kalian menghalangi jalan."

"Maafkan kami."

Elric dengan ringan menarik kerah baju Mariella lalu menarik tangan Namira ke pinggir jalan selagi menatap barisan itu menjauh.

"Yang ada di dalam kereta itu pasti bangsawan," bersamaan perkataan Elric tiba-tiba saja sesuatu menghantam kereta hingga membuat material tanah menyembur ke udara beberapa meter.

Saat debu itu berhamburan ke udara sosok makhluk besar muncul dari sana, tubuhnya berwarna hijau dan wajahnya jelas tidak menyerupai manusia manapun.

Itu adalah sosok monster yang ditakuti banyak orang yang berasal dari ras Orc.

Disaster.

Anehnya moster itu bukan tertuju pada orang-orang yang terbaring di tanah di sekitarnya melainkan pada sosok gadis berambut putih di depannya, dengan kecepatan luar biasa makhluk itu melangkah maju.

"Kenapa dia mengincar kita?" tentu ketiganya berlari menjauh. Namun sayangnya untuk lolos dari Disaster sangatlah mustahil.

Sekali lompatannya bisa menerbangkannya beberapa puluh meter ke udara hingga mampu berdiri di depan ketiganya.

Mariella berkata ke arah Namira.

"Sepertinya dia mengincarmu."

"Mungkin aku pernah membuatnya marah di masa lalu."

Jelas itu hanya kebohongan yang dibuat Namira untuk kedua rekannya, bagaimanapun melihatnya, makhluk ini benar-benar mengincar peti mati yang ada di punggung Namira.

Elric yang sudah menduganya melangkah maju, dengan kontrak yang dimilikinya dia mampu menggunakan kemampuan yang sama dengan Mariella.

Dengan santai dia menyemburkan angin untuk menutupi seluruh tubuh Disaster dengan debu, kendati demikian.

SRAK.

Sebuah suara aneh terbang ke udara bersamaan darah yang menyembur bagaikan air mancur, dari bahu sampai perut bagian samping Elric telah terbelah dua oleh sesuatu yang sangat tajam melebihi pedang, hanya melihat sekilas dia tahu siapa yang melakukannya sebelum rubuh.

Itu adalah seorang pria berambut putih dengan pakaian rapih yang membawa pedang merah ditangannya, atau sejujurnya itu terbuat dari darah.

Namira yang melihatnya dari dekat hanya bisa terbelalak kaget sedangkan Mariella yang hendak mendekat untuk membantu tuannya dihadang oleh Disaster.

"Sialan."

Mariella mengayunkan cakarnya namun wajahnya lebih dulu dihempaskan ke samping lewat pukulan Disaster. Untuk Namira dia tidak ingin bergerak secara gegabah dan menunggu apa yang ingin dikatakan pria di depannya.

"Namaku adalah Rumus, penyihir perwakilan keserakahan, jika kau memberikan peti matinya aku akan membiarkan kalian hidup."

"Ini hanya peti biasa, kenapa kau begitu menginginkannya?"

"Di dalam peti itu, ada penyihir keserakahan generasi pertama bukan.. aku menginginkannya."

Rumus menginjakan kakinya tepat di kepala Elric hingga kepala itu hancur sedangkan satu bola matanya menggelinding ke kaki Namira.

"Elric."

Walau Elric bisa hidup lagi, itu bukan sesuatu yang pantas diterima siapapun.

"Maksudku bukan dia, melainkan orang-orang di sana itu," kata Rumus tersenyum puas.

Menjadikan orang-orang sebagai tawanan adalah sesuatu yang biasa dilakukan para penyihir, Namira tahu betul hal itu. Apalagi dia juga di masa lalu selalu bermain-main dengan nyawa manusia.

Dengan berat hati Namira memberikan peti mati tersebut yang mana dibawa oleh Rumus.

"Pilihan yang bagus, sekarang Disaster, bunuh mereka"

"Itu bukan kesepakatannya," teriak Namira namun Rumus tidak memperdulikannya dan pergi dengan peti matinya.

Saat Namira melangkah maju untuk mengejarnya, Disaster langsung menghadangnya seolah ingin memakannya.

"Lapar, lapar, lapar."

"Jadi begitu, kau terkena kutukan kerakusan."

Namira melompat saat tangan itu menyerangnya, ketika dia hendak membalas sesuatu telah terjadi, beberapa pohon di terbangkan begitu saja ke udara, ketika menengok ke arah pusat kerusakan itu, seekor serigala raksasa telah berdiri di sana.

Serigala itu menggeram dengan mata penuh kebencian lalu melompat mengincar Disaster.

Disaster yang tidak bisa mengelak dari serangan itu dicabik-cabik seperti sebuah boneka hingga setiap tubuhnya berhamburan ke segala arah, selanjutnya kepalanya dihancurkan seperti sebuah tomat.

"Raaaugh."

Namira segera mengelus kaki serigala itu.

"Tenanglah Mariella, Elric abadi."

"Abadi?"

"Um... sebentar lagi dia akan hidup kembali."

Tubuh serigala itu mengecil lalu berubah menjadi sosok Mariella sebelumnya, ketika seluruh tubuh Elric memutar waktunya kembali setiap organ dan darah disatukan kembali.

"Aku benar-benar mudah mati."

"Tuan."

Mariella melompat memeluk Elric selagi menjilati wajahnya.

"Hentikan Mariella, hentikan."

"Seekor hewan memang tidak bisa menahan diri, mari pergi dari sini sebelum mereka mengejar kita," atas pernyataan Namira ketiganya berlari ke arah hutan.

1
Raylanvas
thor, saya kagum dengan anda. anda bisa membuat cerita begitu byk dan statusnya hampir semuanya tamat. bagaimana kau melakukannya? apa kau bisa memberiku tips agar aku bisa serajin itu dan sefokus itu dalam membuat cerita?
Isekai Fantasy: Tipsnya rajin-rajin baca buku saja, kalau bisa semua genre.
total 1 replies
arfan
up
Egaega
Selamat tinggal Elric, Terima kasih beberapa Chapter ini :v
Eka Nurmila: wkwkwkwk. ga jadi kok
total 1 replies
Egaega
Waduh orang gangguan jiwa itu lagi
Egaega
Di pikiranku itu seperti Theresa tapi Oath of Judah nya di ganti peti mati
U R U H A
dah end aja nih btw gg lah ceritanya thor semangat nulis/ngetik cerita baru lagi klo boleh agak panjangan dikit
U R U H A: shap......
total 4 replies
U R U H A
gg lah thor
U R U H A
p
U R U H A
a
U R U H A
komen aja lah
U R U H A
biar g sepi
SikilatHitam
wah udah tamat lagi aja
Isekai Fantasy: haha iya, tapi ceritanya kurang gelap mungkin lain kali akan lebih bagus kalau ngambil cerita Alchemist
total 1 replies
SikilatHitam
lanjutkan thor
SikilatHitam
Lanjutkan Thor Semakin Seru Dan Tetap semangat
chunchun maru
kaya anime chaika
SikilatHitam
lanjutkan Thor semakin seru dan tetap semangat
Creeper-Chan
kapan malam pertamanya
Creeper-Chan: wahhh
total 3 replies
Creeper-Chan
penyihir keserakahan, roh, sekarang nambah lagi makhluk hybrid
Creeper-Chan
roh pernah belajar tentang elemen gk sih?.. :v
Creeper-Chan
badut sok keras, mending temenin authornya ngebadutin cewek:v
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!