Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Oh my God
Wus...
Zlepp..
Zlepp..
Beberapa pedang tiba-tiba menancap di sekitar Rin Rin.
Berbeda dengan si kembar yang sudah berada di tempat persembunyian mereka, kedua anak itu malah kebingungan mencari keberadaan Rin Rin yang mereka selamatkan malah tidak ada bersama mereka.
"Ya Tuhan.. apa aku ini masih berada di dalam mimpi? apa karena aku terjatuh di dalam sumur makanya aku belum sadar?" ucap Rin Rin. namun sesaat kemudian salah satu tangannya menyentuh pedang yang menancap diantara kedua kakinya.
TRING..
"Hoooo...., ini pedang beneran." ekspresi wajah Rin Rin terkejut.
"Bunuh iblis itu!" seru beberapa prajurit yang mengepung Rin Rin.
"Hei! Kalian ini ngapain sih!" Rin Rin berdiri.
"Pasti wanita ini bagian dari para iblis itu." ucap salah satu prajurit.
"Iya, kelihatannya dia juga salah satu dari mereka. Lihatlah, pakaiannya yang aneh itu." kata salah satu prajurit yang mendekat.
"Iblis.. Iblis.., dasar kalian aktor recehan." kesal Rin Rin. "Kok di sini ada syuting film ya?"
"Komandan, gadis ini kelihatannya sangat menakutkan." ucap salah satu prajurit.
"Jangan panggil gadis, dia itu iblis berwajah manusia." jawab si komandan.
Mendengar dari tadi dirinya dipanggil iblis terus-menerus oleh beberapa pria berpakaian Jirah aneh, tentu saja Rin Rin mengerutkan keningnya.
"Dasar para pria aneh, berani sekali mereka memanggilku iblis dari tadi. Wajah secantik diriku dipanggil iblis, mereka itu benar-benar mencari masalah." ucap Rin Rin.
"Lebih baik kita bunuh saja wanita ini daripada dia membuat onar di wilayah kita." ucap salah satu prajurit yang sudah mengangkat pedangnya hendak menyerang Rin Rin.
"Kalian ini dari tadi memanggilku iblis terus menerus, kalian ini benar-benar membuat aku kesal." ucap Rin Rin yang kemudian meninju wajah salah satu prajurit yang dari tadi memanggilnya iblis.
Bug..
satu tinju dari Rin Rin membuat si prajurit langsung pingsan tidak sadarkan diri.
"Kalian ini benar-benar menyebalkan." kesalnya.
"Aaa..," para prajurit itu terkejut ketika melihat salah satu dari mereka pingsan tidak sadarkan diri setelah mendapatkan satu pukulan yang tidak terlalu keras dari Rin Rin.
"Bunuh wanita siluman itu!" perintah pemimpin prajurit.
"Apa? di bunuh?" Rin Rin langsung kehilangan nyali.
"Bunuh wanita itu!" perintah pemimpin prajurit yang kemudian memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap Rin Rin.
Melihat kondisi yang tidak dia sangka akhirnya Rin Rin menggunakan ilmu yang biasa dia gunakan, dia menggunakan jurus langkah seribu. "Kaburrrrr!!!!" serunya yang langsung berlari secepat kilat.
Wuss..
Sebuah anak panah melesat.
"Oh my God, sebenarnya aku ada di mana sih? Kenapa orang-orangnya pada aneh gini?" ucap Rin Rin.
"Angin, berhenti."
Rin Rin yang berlari langkahnya tiba-tiba berhenti mendadak, tubuhnya tidak bisa di gerakkan dan tubuhnya terasa kaku. "Aduh.. kenapa tiba-tiba kakiku tidak bisa di gerakkan?" ucap Rin Rin.
"Hahaha...," tawa pria misterius. "Kenapa?" pria bertopeng itu tiba-tiba muncul dan membuat tubuh rinrin tidak bisa bergerak sama sekali omah tubuhnya terasa kaku kakinya tidak bisa digerakkan begitu pula dengan sekujur tubuhnya.
"Ini dunia apaan sih, kenapa tiba-tiba tubuhku seperti ini dan siapa pria bertopeng ini?" gumam Rin Rin dalam hati sembari menatap pria bertopeng yang berjalan mendekatinya. ketika pria itu membacakan sebuah mantra tiba-tiba tubuh Rin Rin seperti di bawah oleh sesuatu.
"Menghilang..," ucap si bocah kembar yang membawa tubuh Rin Rin dari tempat itu.
Wuss..,
Bugg..
si bocah kembar membawa Rin Rin entah ke mana, ketika mereka sudah sampai di tempat mereka Rin Rin mengalami sebuah insiden yang benar-benar menyebalkan. Tubuhnya tersangkut di salah satu dahan pohon ketika si bocah kembar melakukan teleportasi.
"Kalian ini benar-benar sangat menyebalkan, bisa tidak membawaku dengan cara yang benar dan di tempat yang benar." ucap Rin Rin dengan nada lembut namun sesaat kemudian setelah dia melihat ke bawah suaranya langsung berubah menjadi singa meronta. "Dasar anak-anak nakal, bisa tidak kalian membawaku ke tempat yang lebih baik! ngapain juga aku harus nyungsep di atas pohon gini!" teriak Rin Rin dengan suara keras. si bocah kembar malah tertawa cengengesan.
"Ini anak siapa sih? jangan-jangan mereka itu makhluk halus." ucap Rin Rin yang tiba-tiba tubuhnya langsung bergidik ngeri.
Krusekk..
dari semak-semak tempat Rin Rin berada tiba-tiba saja pepohonan itu sedikit bergoyang.
"Gawat, ibu sudah pulang..," ucap si bocah kembar.
"Pasti dia akan marah sama kita karena kita habis melarikan diri ke tempat manusia." ucap si kembar.
"Siapa yang datang?" tanya Rin Rin yang sudah diturunkan oleh si kembar.
"Ibu kami." jawab si kembar.
"Ibu kalian? di mana?" tanya Rin Rin yang mencari keberadaan ibu si kembar. Kedua matanya menatap ke seliling tempatnya berada.
"Dasar kalian anak-anak tidak tahu diri, beraninya kalian kabur dariku!" teriak seseorang dari balik semak-semak. suaranya begitu berat dan sangat menakutkan.
Rin Rin memperhatikan dengan seksama, kedua matanya menatap ke arah semak-semak. "Itu ibu kalian?" tanya Rin Rin.
si kembar menganggukkan kepalanya sembari tersenyum kepadanya, namun sesaat kemudian bukannya seorang wanita cantik yang menampakkan diri melainkan seekor beruang hitam yang keluar dari balik semak-semak itu.
"Hoarrrr...," suara teriakan si beruang hitam.
"Ho?" melihat beruang yang menakutkan itu kedua mata Rin Rin membulat sempurna, sesaat kemudian mulutnya langsung membentuk huruf o dan A lebar. "Aaaaaa!!!! "Ada makhluk ganas!! ada makhluk ganas!!" teriak Rin Rin yang langsung kabur tunggang langgang ketika melihat beruang hitam ada di depannya.
"Kakak, kamu mau ke mana?" tanya si kembar.
"Ada makhluk menyeramkan." jawab Rin Rin yang menghentikan langkahnya. dia berbalik kemudian langsung menggendong si kembar untuk melarikan diri dari tempat itu.
"Kakak.. mau kemana?" tanya Si kembar lagi.
"Tentu saja menyelamatkan diri, apa kalian mau dimakan sama makhluk jelek itu." jawab Rin Rin.
"Makhluk jelek?" tanya si kembar yang berada di gendongan Rin Rin.
"Ya tentu saja itu beruang hitam, wajahnya saja sangat menakutkan, apa kalian mau dimakan sama makhluk itu." jawab Rin Rin yang berlari sekencang mungkin. si kembar saling menatap satu sama lain, sesaat kemudian tiba-tiba saja mereka berdua tersenyum jahil.
WUSSS...
Bumm...
si bocah kembar tiba-tiba saja mengubah wujudnya menjadi dua beruang kecil.
"Kakak." panggil si kembar.
"Iya." jawab Rin Rin yang masih fokus melarikan diri tanpa melihat ke belakang.
"Kakak.. kami lucu tidak?" tanya si kembar.
"Iya, kalian lucu." jawab Rin Rin.
"Lihat kami dong..," minta si kembar.
Rin Rin kemudian menoleh kepada si kembar yang sudah dia gendong di kedua tangannya, sesaat kemudian langkah kaki Rin Rin langsung terhenti. "Aaaaaaa!!!!!! ada setan! beruang! ada ada hantu!!" teriak Rin Rin yang kemudian langsung pingsan di tempat setelah melihat ada dua beruang kecil di kedua tangannya.
*bersambung*