Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.
Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.
Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.
Gimana kehidupan mereka kedepannya?
kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".
Selamat membaca, , ,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 18
...~•Happy Reading•~...
......................
Di tengah malam yang biasanya orang pake untuk beristirahat di kamar masing masing, terlihat seorang gadis berjalan ke arah kamar utama. Tak ada penjagaan atau apapun disana membuat gadis itu gampang masuk.
CEKLEK
Pintu kamar terbuka pelan, dia masuk tanpa harus mengendap endap. Kakinya melangkah ke arah tempat tidur yang terdapat dua manusia yang terbaring dengan penuh alat medis terpasang.
Gadis itu berdiri di kaki tempat tidur, dia menatap dengan tatapan sendu.
"Maaf grandma, waktu itu Anna gak langsung pulang. Anna gak tahu akan kejadian seperti ini". Ucap gadis cantik itu yang ternyata Anna. Dia sangat menyesal tidak kembali ke Paris saat neneknya meminta ingin bertemu.
"Anna akan mencari mereka, Anna akan membalaskan rasa sakit yang kalian rasakan saat ini". Dengan tangan terkepal erat.
Cukup lama memandang tuan dan nyonya besar Avacyn, Anna berjalan ke arah balkon. Dia melompat ke genteng yang menghubungkan dengan tembok keluar. Dengan pertimbangan yang matang, Anna berusaha melewati cctv 360° yang terpasang di area luar mansion.
Tubuh yang ringan membuat Anna memudahkannya dalam melakukan ini. Dia melompat turun ke jalanan, tak jauh dari mansion Anna mendekati mobil yang anak buahnya sudah siapkan.
BRAK
Di mansion Avacyn pagi pagi sekali terlihat ada keributan oleh satu orang, dia rose. Gadis itu awalnya terbangun di pagi hari tanpa ada orang di samping nya. Pandangan rose berpusat ke satu arah yaitu pintu kamar mandi. Namun perasaannya merasa aneh saat tak mendapatkan suara apapun disana, biasanya orang mandi akan terdengar gemericik air.
Tanpa mengatakan apapun Rose turun dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi.
Tok tok tok
"Anna Lo di dalem?".
"......". tak ada jawaban.
"Anna". Rose terus mengetuk pintu.
".....". tetap tidak ada jawaban.
Gadis itu memegang knop pintu lalu membukanya. Pas terbuka pandangannya menyapu seluruh ruangan, keningnya mengkerut heran saat tak mendapatkan siapapun disana.
"Kemana Anna pergi pagi pagi buta sekali". Gumam Rose berjalan masuk.
kering, lantai bawah shower terlihat kering tak menunjukkan ada orang yang habis pakai. Bahkan wastafel pun kering.
"Ada yang aneh".
Rose langsung berlari keluar, dia berlari ke balkon yang bisa terlihat lantai satu dari sana. No, di mansion itu belum ada aktivitas apapun. Saat tatapan matanya mengarah ke jam dinding masih menunjukan pukul 4, yang berarti semua orang masih tidur kecuali yang berjaga.
Tidak ingin menghebohkan seluruh dimana awalnya rose kembali ke kamar. Dia tak bisa tidur lagi sebelum tahu kemana perginya Anna.
Alhasil Rose berjalan ke arah meja komputer, di mengotak atik server disana sampai menunjukan rekaman cctv. Dengan menggunakan perangkat Anna membuat rose gampang meretas cctv kediaman Avacyn karena yang terdeteksi ya milik Anna.
Rose melihat cctv dengan alur mundur.
Klik
Pandangannya melihat Anna yang keluar dari kamar lalu masuk ke dalam kamar utama sampai berjam-jam tidak keluar.
"Tidak mungkin kan dia tidur disana".
Tangan rose kembali mengotak atik keyboard, sampai otaknya teringat akan rekaman cctv jalan.
good job, Anna pergi lewat balkon kamar utama.
Detik itu juga tanpa memikirkan jam berapa Anna berlari ke arah kamar orang tuanya. Dengan panik rose malah membuka pintu itu kencang membuat penjaga yang mendengar segera mendekat.
Bahkan tuan dan nyonya Jasney terbangun.
"Ada apa Rose?". Tanya Tarell saat melihat wajah anaknya yang panik, ditambah lagi di luar sudah banyak anak buah yang datang.
"Ada apa Tarell". Jeric datang diikuti Nayuara yang memakai pakaian tidur.
Rose seketika balik badan.
"Biyanna kabur".
...~•Bersambung•~...