NovelToon NovelToon
Garis Darah Naga Purba

Garis Darah Naga Purba

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.

Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.

Namun, di ambang kematian...

Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.

Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.

Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.

Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?

Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?

Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?

Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...

Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23: ENERGI KEKERASAN

walau begitu, qi iblis tak tertekan begitu saja.

walau energi qi murni lebih besar, tapi qi iblis ini bersifat mengerikan.

ia mampu menggerogoti qi murni secara perlahan.

kening ye chenlong mulai di penuhi butiran keringat.

"sial, masih belum cukup" batinnya.

ye chenlong mengeluarkan satu pil dari cincinnya, melempar langsung ke mulut.

tanpa membuka mata, tangannya mulai membentuk segel.

energi qi di sekitarnya mulai berputar, masuk ke tubuhnya dengan dila gilaan.

di dunia dentiannya, naga kunoe menatap malas.

ia mengtuk tanah di bawah dengan ujung kukunya.

bus....

dalam hitungan detik, seluruh meredian ye chenlong langsung tertutup.

energi di pusaran energi sebelumnya langsung menyebar.

mu ling yeng tengah fokus kepada xiao yu langsung membuka matanya.

"energi apa barusan" batinnya.

ia menoleh ke sekitar, mencoba merasakannya lagi.

tapi tak ada apapun yang ia rasakan lagi.

"sebenarnya apa tadi..?"

"aku yakin yang ku rasakan bukan ilusi"

ia menoleh ke arah ye chenlong, tapi tak ada apapun di sana.

hanya terlihat ye chenlong yang duduk terdiam di atas baru.

Sedangkan ye chenlong terdiam, dia sendiri bahkan tak sadar apa yang terjadi.

"ada apa, kenapa penyerapanku berhenti mendadak" batinnya.

ia bingung, namun energi iblis di tubuhnya semakin meluas, dia tak sempat memikirkan apa yang terjadi.

ye chenlong memutuskan mengeluarkan pil dari cincinnya lagi.

"bocah manusia..."

"apa kau tak bisa berfikir..."

"atau kau tak mendapatkan bagian otak"

"senior...?"

"apa maksudmu?"

naga kuno menggoyangkan kepalanya, mencari sandaran yang lebih nyaman.

"bocah, kau terlalu naif..."

"sebelumnya kau sudah ku beri tahu konsekuensi menyerap qi iblis tanpa di saring, tapi kau mengabaikannya"

"dan saat menerima dampaknya kau berusaha menghilangkan dampaknya tanpa berfikir".

"senior....."

"apa maksudmu"

"sekarang aku tak memiliki banyak waktu, energi iblis ini terus meluas"

naga kuno tak langsung menjawab, ia diam.

tapi energi energi besar keluar dari tubuhnya, menyebar melewati meredian ye chenlong sampai bertemu enegi iblis.

"tunduklah..."

satu kalimat itu, membuat energi iblis yang sedari tadi menggerogoti energi murni langsung terdiam.

saat energi milik naga kuno mendekat, energi iblis itu mulai menyusut.

ye chenlong bingung, dia bisa merasakan apa yang terjadi di merediannya.

tapi dia tidak tau kenapa saat energi milik naga kuno mendekat, energi iblis tampak gelisah.

sedangkan saat energinya yang mendekat energi iblis malah senang dan mulai menggerogoti.

"senior, bagaimana bisa..?"

"bocah...."

"coba kau rasakan perbedaan energi yang ku kirim dengan energimu"

ye chenlong benar benar melakukan ini, walau dia bisa merasakannya tapi itu hanya samar samar, jadi dia memilih melihat langsung dengan persepsinya.

dari persepsinya, ia tak menemukan kesalahan apapu di energinya sendiri.

masih seperti udara saja, tak terlihat dan tak bisa di sentuh, hanya bisa di rasakan.

"tak ada yang salah..."

"sebenarnya apa maksudmu senior"gumamnya.

"apa kau sudah merasakannya, bagaimana energimu"

ye chenlong mengangguk.

"ya..."

"tapi tak ada yang aneh dengan itu"

"sekarang kau datangi energi yang ku kirim"

persepsinya, mulai menuju tempat yang di maksud, saat dekat dengan energi.

dug.....

jantung ye chenlong terasa seperti ingin keluar.

uhuk....

ia batuk darah beberapa kali.

ini karena persepsinya langsung lenyap saat bersentuhan dengan energi naga kuno.

Walau hanya persepsi, tapi ini adalah bagian kecil dari jiwanya, jadi wajar ye chenlong bereaksi demikian.

"bagaimana, nak...."

"apa kau sudah tau perbedaannya...?"

ye chenlong mengusap bagian mulutnya, menghilangkan sisa darah dari sana.

"sangat mengerikan senior.... "

"sebenarnya energi apa itu?"

"bocah, pemahamanmu memang masih terlalu dangkal"

"itu adalah energi kekerasa, untuk menekan energi iblis kau tak bisa menggunakan energi biasa yang bersifat lembut, itu malah akan menjadi makanan untuknya"

"energi kekerasan..?"

"sekarang kau, pulihkan dirimu dulu."

"aku akan menahan, energi iblis ini sampai kau bisa menyerap energi kekerasan itu"

"senior, jika kau memilikinya mengapa kau tak menghancurkannya saja, dengan kekuatanmu harusnya tidak sulit kan"

naga kuno langsung mendengus dingin...

"bocah, jika aku yang terus mengatasi semua masalahmu, jadi buat apa kau berlatih"

"kau cukup memberikan tubuhmu dan aku akan menghancurkan semua musuh dan kita mati bersama"

"mati....?" bingung ye chenlong.

karena dia tentu tau hal ini, tentang teknik pemberian tubuh.

tapi setaunya yang akan mati hanya pemilik tubuh, sedangkan garis darah hanya akan kembali ke alam garis darah dan menunggu rumah baru.

"bocah, semakin lama kau sepertinya kau makin cerewet...."

"sekarang tak usah banyak tanya, kau turuti saja apa yang ku katakan"

"hehee...."

"maaf senior, tapi aku hanya penasaran?"

tak ada jawaban dari naga kuno lagi, ye chenlong juga tak bisa memaksanya berbicara.

jangankan berbicara, bahkan dantian yang jelas ruang di dalam tubuhnya sendiri saja dia tak bisa masuk jika naga kuno tak memberikan izin.

ye chenlong tak mau ambil pusing.

ia akhirnya melemparkan pil di tangan langsung ke mulut.

penyerapan kembali terjadi.

kali ini tak ada hambatan apapun, hanya dalam 20 menit energinya sudah pulih sepenuhnya.

kali ini ia membuka matanya perlahan.

ye chenlong berdiri, menatap xiao yu yang masih terbaring di atas batu.

kedua jarinya menempel ke kening xiao yu.

"syukurlah telah pulih" gumamnya.

"saudara chen" ucap berat xiao yu.

"saudara yu, kau sudah sadar"

ye chenlong membantu xiao yu duduk.

"saudara chen, di mana kita"

"tak usah pikirkan itu dulu, sekarang kau perlu memulihkan energimu dulu"

xiao yu mengangguk, ia duduk bersila.

melakukan sama seperti yang ye chenlong lakukan tadi.

tak ingin mengganggu, ye chenlong memilih mencari mu ling.

di pintu gua, mu ling menatap kosong ke luar gua.

"sebenarnya apa tadi..."

"jelas sekali aku merasakan aura mengerikan itu" batinnya.

sejak dia merasakan itu, mu ling mempercepat penyembuhan xiao yu.

setelah itu ia menelusuri gua, tapi tak ada apapun yang ia temukan bahkan sampai sekarang.

saat tengah melamun, mu ling merasakan sentuhan di pundaknya.

dengan sigap ia menangkap tangan itu.

saat berbalik dan menyerang mu ling malah tertegun.

"kakak chen, sejak kapan kai di sini"

mendengar ini, ye chenlong malah mengerutkan keningnya.

"ling'er..."

"sebenarnya ada apa, aku sejak 5 menit yang lalu sudah memanggilmu"

"apa kau sedang memikirkan sesuatu?"

mu ling menggeleng cepat, ia tak mau ye chenlong tau apa yang ia rasakan tadi.

"hari sudah hampir gelap...."

"kita perlu membuat pelindung, aku bingung mau memasangnya di mana" alasan mu ling.

ye chenlong tak mempertanyakan hal ini, dia sebenarnya ke sini karena mau memasang itu juga.

tadi dia mencari mu ling di dalam gua untuk mendiskusikan ini, tapi tak ketemu.

tak di sangka dia malah bertemu di luar.

saat ye chenlong hendak bicara, dia malah mendengar suara naga kuno.

"bocah, tak perlu membuat hal tidak beguna"

"malam ini kau masih harus pergi dari gua ini..."

1
Ilham Yono
foto? udah ada kamera di jaman itu????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!