NovelToon NovelToon
Gressa'S Second Life

Gressa'S Second Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Mengubah Takdir / Harem / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Aku mengalami kematian sangat konyol…
Dan di saat itu aku mengira bahwa kehidupan yang telah aku jalani akan berakhir…

“Sudahlah kalau ini sudah berakhir lagi pula kalau aku mati tidak akan ada yang peduli,” itu kata-kata terakhir yang aku katakan

Tetapi saat aku membuka mata dan melihat keadaan sekitarku…

“Ingatan ini… bukan ingatanku, tapi kenapa semua yang adegan yang berada di ingatanku sangat asli? Dan kenapa rasanya setiap orang di ingatan ini sangat familiar?

“WAJAH INI ADALAH TOKOH ANTAGONIS DI BUKU YANG AKU BACA DAN DIA BERADA DI COVER NOVEL, BARU SAJA BANGUN DAN HIDUP TERNYATA KEMATIANKU DI KEHIDUPAN BARUKU HANYA SEBENTAR?”

“Tidak… tidak aku harus berpikir bagaimana caranya tidak mati di sini,"

Namun beberapa tahun setelah aku berhasil menjalani hidup...

“Gressa, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi ini, ini hadiah untukmu,”

“UHUK… Kenapa kepalaku terasa berat? Dan jantungku begitu sakit? Kenapa aku begitu sesak? Apa aku akan mati lagi di kehidupan keduaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Jadi tolong berhati-hati

"Gadis? Yang aku tau hanya satu orang gadis yang itu adalah seorang saint ada di kursi itu," ucap Chris sambil menatap ke arah Gressa

"Gressa, kita pulang sekarang,"

"Katedral bukan tempat yang aman untukmu," ucap Addison dengan tatapan dingin

"Bisakah kita makan malam di sini terlebih dahulu, karena bukan tindakan yang sopan menolak seseorang yang telah menyiapkan makan malam," ucap Gressa dengan tatapan yang memelas

"Hah..."

"Baiklah, kalau begitu setelah selesai makan malam kita langsung pulang ke mansion tidak ada tawar-menawar lagi," ucap Addison duduk di samping Gressa

"Terima kasih Tuan Baron," ucap Gressa sambil tersenyum

'Tunggu bukankah mereka kakak dan adik kenapa gadis itu memanggilnya tuan bukan kakak?' ucap William di dalam hatinya dengan tatapan kebingungan melihat kedua orang yang ada di depannya

"Ah iya, tadi aku melihat anak laki-laki yang sedikit lebih tinggi dibandingkan denganku,"

"Bisakah ajak dia untuk makan bersama?" ucap Gressa dengan tatapan kesihan

"Anak laki-laki lebih tinggi di atas anda?"

"Perasaan tida ada anak seperti itu kecuali, kepala pendeta sendiri orangnya," ucap Chris sambil menatap orang yang ada di sampingnya

"Kamu jadi sudah tau dari tadi kalau adik perempuanku ada di sini tapi kamu pura-pura tidak mengetahuinya"

"Pendeta sekarang sudah mulai bosan hidup dan sudah bosan untuk menuntun ke jalan yang benar sepertinya,"

"Hingga bermain-main denganku dengan cara berbohong," ucap Addison dengan tatapan dingin dan aura membunuh ke arah William

"Maafkan perbuatan kepala pendeta yang kekanak-kanakan,"

"Tapi kalau anda ingin memenggal kepalanya,"

"Tolong lakukan setelah mengetahui bakat dan kemampuan milik nona Saint," ucap Chris dengan tatapan dan senyuman yang dingin ke arah William

"Chris, kamu bukannya bawahanku kenapa kamu malah berpihak dengan orang yang tidak memiliki pendirian suci terhadap dewa,"

"Kalau aku mati siapa yang menjaga katedral ini, dan siapa yang menjaga Saint," ucap William dengan tatapan terkejut dan panik

"Aku rasa semuanya akan baik-baik saja tanpa seorang kepala pendeta karena kita akan memiliki seorang Saint sekarang,"

"Dan sejak kapan anda menjaga katedral yang ada anda suka pergi entah kemana," ucap Chris dengan tatapan datar

"Kamu bilang Saint? kekuatan dewa yang turun kepada adikku?" ucap Addison dengan tatapan kebingungan

"Iya Tuan Baron, kami bisa membuktikannya sekali lagi dengan bola kristal bakat dan kemampuan,"

"Maukah anda menunggunya sampai tes itu selesai?" ucap Chris dengan tatapan seriusnya

'Aku tidak menyangka kalau dia adalah anak kesayangan dewa,'

'Mungkin sekarang aku harus memperketat penjagaannya,' ucap Addison di dalam hatinya sambil menatap adik perempuannya yang sedang menikmati makan malam tanpa peduli dengan sekitarnya

'Aku pikir karena aku adalah anak haram, dia tidak akan mencari aku tapi bagaimana bisa dia menemukan aku secepat ini,'

'Dia mungkin menyuruh orang untuk mengikuti aku secara diam-diam, tapi kalau begitu apa dia mengetahui kalau aku ada di toko yang sama dengannya?' ucap Gressa di dalam hati dengan perasaan yang berantakan walaupun terlihat seperti tidak memiliki beban hidup

"Baiklah, aku akan menunggu sampai tesnya selesai dan selesai itu aku akan membawanya pulang ke mansion," ucap Addison dengan tatapan dingin

"Baiklah, terima kasih atas pengertiannya Tuan Baron," ucap Chris sambil tersenyum lembut

Setelah makan malam yang berlangsung menegangkan...

"Nona Gressa, bisakah anda meletakkan tangan anda di telapak tanganku?" ucap William sambil tersenyum

"Ah iya, baiklah," ucap Gressa dengan gugup

"Tidak perlu gugup, karena kalau kamu gugup nantinya akan sulit menentukannya kemana bakar dari dewa yang turun terlihat jadi santai saja," ucap William sambil memegang telapak tangan Gressa dengan penuh fokus

"grobe heilige Kraft, perlihatkan jalan takdir pilihan dewa ini kepada gadis ini dengan jelas," ucap William kemudian membuat seluruh ruangan di tutupi cahaya yang menyilaukan dan di munculkan sebuah roda-roda jam yang sedang berjalan kemudian menghilang

"Ini tidak mungkin..." ucap William dengan tatapan terkejut

"Apa yang terjadi kepala pendeta? roda-roda jam apa tadi?" ucap Chris dengan tatapan penasaran dan panik

"Jadi William, bagaimana dengan takdir yang kamu perlihatkan itu?" ucap Addison dengan tatapan dingin namun sedikit khawatir

"Ini adalah anugerah terbesar dari dewa untuk gadis seperti dirinya,"

"Kita harus menjaga dirinya dari tangan-tangan orang jahat," ucap William dengan tatapan serius

"Anugerah terbesar? anugrah apa yang diberikan?" ucap Addison dengan tatapan dingin

"Dia mendapatkan anugerah memutar kembali waktu dan mengendalikan waktu sesukanya namun setiap waktu yang diputarnya harus dibayarkan dengan usia yang dimiliknya tidak menutup kemungkinan nantinya banyak orang yang akan mengincar dirinya,"

"Oleh karena itu Addison aku harap kamu bisa sadar setiap dia mengulang waktu nantinya karena itu bisa membantu dirinya ketika berada dalam bahaya,"

"Dan menjaganya dengan baik dia bukan hanya harta berharga milik keluarga Baron tapi anak kesayangan milik dewa," ucap William dengan tatapan serius

"Baiklah, aku mengerti," ucap Addison sambil menganggukkan kepalanya

"Yang mengetahui fakta kalau dia bisa mengendalikan waktu ini hanyalah kita bertiga aku harap kalian bisa merahasiakan ini dari para orang-orang berdarah biru dan cahaya matahari negara ini,"

"Karena mereka pasti akan membuat Gressa menderita nantinya setelah mengetahui fakta ini,"

"Aku akan menghubungi para kesatria katedral untuk menjaga ketat katedral mulai sekarang," ucap William dengan tatapan dingin dan tajam

"Jadi apakah artinya aku bisa mengubah takdir sesuai dengan yang aku inginkan?" ucap Gressa sambil menatap tangannya yang kecil

"Iya tentu saja bisa dan biasanya kamu ditakdirkan memiliki sepasang takdir yang mengatur tentang kehidupan,"

"Dia yang memiliki kekuatan suci untuk mengatur kehidupan tidak akan terpengaruh dengan kemampuan yang kamu miliki dan orang-orang yang memiliki sihir tingkat tinggi juga akan menyadari setiap kamu memutarkan waktu kembali,"

"Jadi tolong berhati-hati Gressa," ucap William sambil menganggukkan kepalanya

'Aku sekarang bisa menggunakan kekuatan suci ini adalah hal yang luar biasa untuk mengubah takdir yang aku miliki,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan tatapan berbinar-binar

"Gressa, karena kamu bilang kamu tidak memiliki orang tua bagaimana kalau menjadi anak angkat aku?"

"Aku ingin menjadikan kamu anak angkatku bukan karena kamu memiliki kekuatan suci tapi karena aku merasa kamu masih memerlukan kasih sayang seorang ayah jadi aku pikir aku bisa menjadi orang tua kedua untuk dirimu," ucap William dengan tatapan yang berbinar-binar

'Kenapa laki-laki ini bisa jadi kepala pendeta? bisa-bisanya dia berbicara tanpa berpikir dengan benar,' ucap Chris di dalam hatinya dengan tatapan dingin ke arah atasannya

'Aku sudah menduganya kepalanya memang sudah lama kehilangan otak jadinya dia bisa berbicara tanpa berpikir,' ucap Addison di dalam hatinya dengan tatapan dingin

Apakah yang akan terjadi dengan kepala pendeta? Mungkinkah dia akan berumur pendek? Bagaimanakah takdir Gressa selanjutnya?

GRESSA'S SECOND LIFE

1
Andry Lenny
wah Thor ending ga nampol bgt, masa Gressa nya mati gt aja... /Sob//Sob/
Andry Lenny
eh ada hubungan dg Reina ternyata... apa jgn² yg panggil Gressa itu Reina/Albern?
Nurijan Daud
Luar biasa
uci umami
salah ketik derick mah novel satu lagi Thor , Addison keles
Lady Karin: iya kadang gak bisa move on sampai salah ketik terima kasih koreksinya 😅🙏
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
lah lah tau nya sad ending toh
Lady Karin: iya kak
total 1 replies
Aisyah Suyuti
menarik
Lady Karin: hayo di pantau terus kak
total 1 replies
Luciana
semangat teross Thor!!!
Lady Karin: ok sip
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
di tunggu up lagi Thor
Loveta Brillian TinurLampung
up up up up up up up up up up up
Lady Karin: siap nona
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
kayaknya sekedar obsesi si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: mungkin saja kak karena gak ada yang tau juga
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
thanks Thor udah up
Lady Karin: sama-sama
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius cemburu
Lady Karin: mungkin
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: bisa jadi
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
jadi bingung ini si Lucius suka sama gresa apa aleysya
Lady Karin: sama kak
total 1 replies
Maîra⊰⁠⊹
Koreksi, " ucap William..."
Lady Karin: terimakasih koreksinya kak 🙏 kadang nulis di jam malam buat pikiran agak oleng
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
aku juga suka uang gresa gx kamu aja😁
Lady Karin: begitulah kira-kira kak siapa yang gak mau uang
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
mungkin si Luci suka sama aleysya
Lady Karin: bisa jadi tuh kak
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah hampir ketauan ya luci
Lady Karin: iya tuh kak Si Gressa peka
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
next Thor
Lady Karin: iya siap
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
fighting Thor 💪
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!