NovelToon NovelToon
Arabella Dan Sistem Kecantikan

Arabella Dan Sistem Kecantikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / System / Peningkatan diri -peningkatan kecantikan / Tamat
Popularitas:80.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alput2

Arabella itu gadis usil, nakal, dan penampilan nya juga udik. Tapi, ia sangat bercita cita menjadi detektif. Cerita cerita detektif yang selama ini ia baca, membuatnya berfikir kalau menjadi detektif itu menyenangkan.

Suatu hari, muncul sebuah aplikasi kecantikan di komputer nya. Ternyata itu bukan aplikasi biasa, melainkan sebuah sistem yang dapat membantunya menjadi cantik. Tapi yang menyebalkannya, sistem itu juga menyuruh Arabella untuk mendekati Andrew Darian, seorang pewaris CEO properti terkemuka di kota mereka.

Jika dalam 5 bulan Arabella gagal mendapatkan hati lelaki itu, maka Arabella akan kehilangan banyak hadiah besar.

Disisi lain, ia baru saja diterima menjadi detektif di kantor polisi utama kota. Semakin banyak misi yang harus ia kerjakan, ditambah lagi tentang kisah cintanya di kampus, membuat kisah asmaranya semakin rumit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alput2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setangkai Bunga

Seorang gadis berambut lurus sebahu terlihat tengah berjalan santai menuju gerbang kampus. Ya, tentu tidak lain gadis itu ialah Arabella.

Seperti biasa, gadis itu berjalan masuk ke dalam kampus dengan langkah riang.

Tapi ketika sampai di depan gerbang kampus, langkahnya terhenti ketika lelaki parubaya penjaga gerbang memanggil nya.

"Ada apa, pak?", tanya Arabella menghampiri lelaki itu.

Lelaki itu kemudian mengeluarkan setangkai bunga mawar dan menyodorkan nya pada Arabella.

Arabella lantas mengernyitkan dahi bingung, "Eh? Untuk saya pak? Bapak mau melamar saya?"

Lelaki parubaya berkumis itu geleng geleng kepala, "Ada seorang lelaki bertubuh besar yang menitipkan bunga ini pada bapak. Ia bilang, berikan bunga ini pada Arabella Cathan"

"Lelaki bertubuh besar? Bapak bapak atau anak muda pak?"

"Sepertinya bapak bapak, karena ia juga berkumis seperti bapak"

Arabella membulatkan matanya.

Ya ampun, ada om om lain yang mengejarku? Kenapa akhir akhir ini aku sering dikejar om om?, tanyanya dalam hati.

"Ng.. ciri cirinya yang lain, pak?", tanya Arabella.

"Ia memakai jaket hitam, kaca mata hitam, topi hitam, celana hitam, sepatu hitam. Seperti tengah menyamar. Hm.. yeah, begitulah"

Arabella mengelus dagunya membayangkan sosok yang dijelaskan pria itu.

Sepertinya om om itu menyeramkan sekali, ujarnya dalam hati.

"Apa dia tak menyebut kan namanya pak?"

"Tidak, nona"

Arabella menghela nafas lesu, padahal ia sangat ingin tau sosok pemberi bunga itu, meskipun ia takut om om.

Arabella pun mengambil bunga mawar itu dari tangan pria parubaya tadi, "Terimakasih, pak", ujarnya lalu berjalan masuk ke dalam gerbang dengan bunga mawar tadi di tangan kanannya.

Ia berjalan sambil melihat lihat ke segala sisi bunga mawar cantik itu. Terlihat ada sebuah gulungan kertas kecil yang ditempelkan di bagian bawah kelopak bunga.

Kening Arabella mengernyit, ia segera mencabut gulungan kertas itu dan membukanya.

Can you guess?

Melihat tulisan singkat berbahasa Inggris itu, lantas Arabella menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Apa ini? Aku kan tidak bisa berbahasa Inggris", ujarnya lalu membuka handphone nya untuk melihat arti dari tulisan tersebut di google translate.

Bisakah kau tebak?

"Hm.. apa maksudnya ya? Dia bahas apa? Tebak apa?", tanyanya lagi sambil memijat keningnya pelan.

"Ah.. sudahlah, aku pusing kalau harus menebak nebak begini"

Arabella kemudian berjalan ke arah tong sampah dan membuang bunga serta gulungan kertas itu.

"Semoga tak ada om om yang mengejar ngejar ku lagi", doanya, lalu ia berbalik badan menuju ke kelas.

Sesampainya di kelas, Arabella duduk di kursinya dan meletakkan tasnya. Ia tiba tiba teringat dengan salah satu kalimat yang diucapkan si penjaga gerbang.

'Seperti tengah menyamar. Yeah, begitulah'

"Menyamar?", gumam Arabella sambil membayangkan lagi tentang ciri ciri yang disebutkan pria tua itu.

"Apa jangan jangan.. lelaki pemberi bunga itu ialah lelaki yang aku kenal, namun ia menyamar? Ng.. sepertinya itu mustahil, karena seumur hidupku, aku tak pernah dikejar seorang lelaki dengan serius", ujar Arabella seorang diri.

"Hei, Arabella. Aku lihat kau tadi membuang sebuah bunga ke tong sampah dekat gerbang"

Tiba tiba saja Rachel muncul dari belakang. Arabella menoleh heran ke arah temannya itu.

"Eh? Kau melihatnya?"

"Iya, aku bisa melihat nya dari depan pintu kelas ini. Tadi aku sedang piket di area pintu, dan kebetulan melihat mu yang sedang ada di sana"

Arabella mengernyit kan dahinya bingung, temannya yang satu itu memang serba tau dan sangat jeli.

"Itu bunga dari siapa, Arabella?", tanya Rachel. Tatapannya yang sangat fokus kepada Arabella, membuat Arabella kebingungan untuk menjawab.

"Ng.. itu.."

"Kau mendapat bunga?"

Kedua nya langsung menoleh ke arah sosok lelaki yang tiba tiba muncul dari belakang mereka.

"Eh? Kak Richard? Bagaimana kakak bisa ada disini?", tanya Arabella heran, karena Richard setahu dia tidak satu kelas dengan mereka.

"Ng.. tadi aku ingin meminjam sapu", jawab lelaki itu.

"Meminjam sapu sambil menguping?", tanya Rachel dengan wajah kesal.

"Oh.. maaf, aku tadi ingin berjalan keluar. Kebetulan melewati bangku kalian, dan aku tak sengaja mendengar pembicaraan kalian", jawab lelaki itu sambil menyengir kecil.

Arabella malah keheranan melihat tingkah lelaki itu. Tak biasanya lelaki itu menyengir seperti itu.

"Ya sudah, aku pergi", lanjutnya, lalu berjalan keluar dari kelas mereka sambil membawa sebuah sapu di tangan kanannya.

Setelah Richard pergi, Arabella kembali fokus untuk menebak siapa sosok pemberi bunga itu.

"Kalau bukan kak Richard, jadi siapa ya?", gumamnya.

"Hah? Kau sempat berfikir bahwa bunga itu dari lelaki tadi?", tanya Rachel sambil menahan tawa.

"Ng.. kalau bukan kak Richard, siapa lagi? Di bunga itu di tulis, bisakah kau menebak siapa? Itu artinya, kemungkinan sosok yang memberi bunga itu ialah lelaki yang kukenal kan?"

Rachel menautkan alisnya, "Benar juga ya. Aku jadi ikut penasaran"

"Hm..  sepertinya, aku perlu cari tau"

*

Disisi lain, seorang lelaki bermantel hitam terlihat tengah sibuk mengutak Atik komputer di ruangannya. Di ruangan yang gelap itu, ia hanya seorang diri, mengutak atik di komputer nya untuk sebuah misi.

Tok! Tok! Tok!

Pintu ruangan di ketuk. Tanpa ia suruh, seseorang yang mengetuk pintu tadi segera membuka pintu. Terlihat seorang lelaki bertubuh tegap berpakaian serba hitam memasuki ruangan.

"Tuan, saya mendapat kabar bahwa Andrew Darian menyuruh anak buahnya untuk mengirim sebuah bunga untuk Arabella. Sepertinya lelaki itu sudah mulai memiliki rasa terhadap gadis itu", lapor si lelaki berpakaian serba hitam tadi.

Lelaki bermantel hitam yang tadinya sibuk mengutak Atik komputer, kini membalikkan kursinya menghadap anak buahnya itu.

"Sangat luar biasa. Lelaki itu bahkan melakukan sesuatu yang bahkan belum aku rencanakan", ujar lelaki mantel hitam tadi sambil mengelus dagunya.

"Aku rasa aku tak perlu banyak buang tenaga untuk mendekatkan mereka. Sikap gadis lugu itu berhasil membuat seorang Andrew Darian terjerat cintanya"

1
ethaloona
nanti cinta beneran mamposss
ethaloona
penasaran sama Selanjutnya
Ka'Unna
semangat kakak🥰
odiydiraja
skip tokoh utm nggak bgt
odiydiraja
karakter yg kayak cewek mirahan nggak suka bgt
Ayu Lutdiyasari
bagus, toplah pokoknya, semangat trs bt authornya
Shinta Dewiana
lho taaammaattt....🤔
mom mimu
mampir lagi kak, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
gegechan (ig:@aboutgege_)
Yahhh kok end author :( masih gantung kak berharap novelnya dilanjut lagi
.
.
.
Semangat salam dari "Mystery" mari mampir dan saling mendukung.
Nurul
wah udah end novelnya. selalu semangat ya 💪🏻💪🏻
Senajudifa
kutukan cinta mampir lg
Senajudifa
sampai sini dulu bacax y kutukan cinta hadir
Syabil_aw
😭Ya ampun... Jangan bilang Andre tokoh utamanya, hiks aku belum siap. Aku masih suka Richard, mereka berdua kocak
Syabil_aw
cieeee, bau-bau penyesalan tercium nih
Syabil_aw
seketika jadi novel misteri, Khihihi
Your name
Kasian Richard, ia terlalu menuruti egonya hanya untuk menghindar dari Ara
Senajudifa
nyicil 2 bab dulu bacax
HIATUS
lima bintang untuk mu tor, salam dari Kesayangan Sang Pewaris 🤗
HIATUS
ngakkak aku beli wig supaya canti😂
HIATUS
waahhh... mau ihh di bikin cantikk 😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!