NovelToon NovelToon
Sahara, Balas Dendam Anak Terusir!

Sahara, Balas Dendam Anak Terusir!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Action / Selingkuh / Romantis / Romansa / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Sahara adalah anak kandung yang terusir bersama dengan ibunya karena Fit-nahan yang di buat oleh wanita lain di hati ayahnya.

Mampukah Sahara memperjuangkan dan membersihkan nama ibunya dari fit-nah keji wanita yang tak lain adalah sahabat ibunya itu?

Akankah ayahnya percaya? baca terus kisah Perjuangan Sahara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sahara 17

"Aku deg deg an sekali rasanya menunggu waktu pengumuman. Sepuluh menit lagi rasanya terasa sangat lama,"ucap Mila yang sedari tadi emang tak bisa lepas melihat jam tangan yang melingkar di tangannya. Terlihat dengan jelas jika gadis dengan banyak jerawat di pipinya itu tegang menunggu hasil pengumuman yang lolos bekerja di perusahaan Bimantara.

"Semoga kalian ini ada rezekimu, Mila,"ucap Sahara mencoba memberikan semangat kepada Mila yang sudah mencoba tiga kali melamar pekerjaan di perusahaan Bimantara.

"Amin, semoga kamu juga di terima bekerja ya Sahara,"ucap Mila.

"Amin..."jawab Sahara sambil tersenyum.

Tak lama satu persatu pelamar sudah datang ke ruangan interview tadi untuk melihat hasilnya. Bagaimana tidak merasa khawatir. Dari tiga puluh orang pelamar yang di terima hanya delapan orang. Kan kebangetan gugup dan saingannya. beberapa menit berlalu dan salah seorang dari karyawan Bimantara menempel Kertas di papan pengumuman.

Semua orang berbondong-bondong untuk melihat hasilnya. Sedangkan Sahara masih duduk dan membalas pesan dari temannya. Lagipula di depan sana penuh sesak dengan banyak orang yang melihat hasilnya. Jadi lebih baik nanti saja. Karena dia sendiri tak yakin akan lolos.

"Alhamdulillah aku keterima Sahara,"ucap Mila bahagia berlari ke arah Sahara.

"Alhamdulillah, selamat ya Mila, kamu harus bekerja dengan giat setelah ini,"ucap Sahara memeluk Mila.

Hal itu membuat Mila kaget. karena Sahara adalah orang pertama selain ibunya yang mau memeluk dia, di saat semua orang merasa jijik dengan penampilannya.

"Heh! Kamu nyogok ya? Kenapa nama kamu bisa menjadi salah satu yang lolos?"tanya salah seorang peserta yang sepertinya dia gagal. Dan saat dia akan mendorong bahu Sahara, Sahara menghindarinya dengan sigap.

"Nanggung banget, nyogok kok cuma mau jadi office girl. Nyogok itu sekalian untuk jabatan minimal manager! Kenapa? teman si paling pengalaman tidak di terima disini?"jawab Sahara santai.

Lagipula dia belum melihat hasil pengumumannya. Apakah dia di terima atau tidak. Kalau di terima ya syukur kalau tidak, paling dia minta kerjaan kepada Bang Kenzo.

"Silahkan yang tidak terpilih untuk pulang! Sedangkan untuk sembilan orang yang terpilih, silahkan berkumpul disini,"ujar salah satu karyawan yang menjabat sebagai kepala kebersihan Perusahaan Bimantara.

Sahara mengabaikan wanita di depannya dan sedikit berlari melihat ke arah papan pengumuman memastikan jika dirinya benar-benar di terima. Dan benar ada nama Sahara disana. Jumlah orang yang di terima ada sembilan orang.

Akhirnya dia ikut berkumpul bersama dengan ke delapan orang lainnya. mereka berkumpul untuk menentukan pembagian tugas di lantai mana mereka di tempatkan.

"Sahara, kamu di tempatkan di lantai tiga puluh. Saya minta kamu berkerja dengan baik dan tanpa ada kesalahan apapun. Karena disana adalah lantai dari pemilik perusahaan ini. Jangan buat kesalahan. Karena Pak Brian tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun." Ucap kepala divisi bernama Rima.

"Baik Bu..."jawab Sahara.

"Aku dengar yang bekerja di lantai itu tak ada yang bertahan lebih dari satu Minggu."bisik Mila

"Kenapa?"tanya Sahara yang memang tidak tahu seperti apa sifat dari pemimpin perusahaan Bimantara.

Karena memang dia datang hanya untuk melamar sebagai office girl. Bukan sebagai staff atau sejenisnya. Jadi dia fikir kan akan di tempatkan di tempat bawah paling. Jadi nggak sampai kepikiran sampai kesana.

"Karena pemilik perusahaan ini yang selalu membuat mereka tidak betah dengan sikap arogan dan juga perfeksionisnya. Entah kenapa selalu di buat tak betah oleh pemilik perusahaannya. Mungkin ada sesuatu sebelumnya, atau mungkin memang dia tidak suka dengan mereka yang bekerja lelet atau sejenisnya. Tak ada yang tau pasti alasannya. Hanya yang jelas tak ada yang bisa bertahan bekerja di lantai itu lebih dari Satu Minggu,"jawab Mila. Sahara hanya mengangguk.

"Sejenis manusia yang menyebalkan berarti,"jawab Sahara.

"Sudah sekarang bawa peralatan kalian dan pergi ke lantai masing-masing. Hari ini kalian sudah langsung bekerja. Saya tidak mau mendengar kalian melakukan kesalahan terutama di lantai tiga puluh."ucap Bu Rima sambil melirik ke arah Sahara yang terlihat sangat tenang.

"Baik Bu..."jawab mereka berlima dan pergi ke lantai mereka bertugas sambil membawa peralatan kebersihan masing-masing.

"Ck... Kaya apa sih wajah tu orang yang katanya arogan dan perfeksionis. Masa ia gak ada yang betah bekerja lebih dari satu Minggu. Palingan tu orang emang ada kelainan jiwa. Makanya bikin orang lain repot dan menyerah."batin Sahara.

"Tunggu..."Sahara berlari dan menahan pintu lift yang akan tertutup kemudian masuk kedalamnya.

"Maaf permisi saya ikut sekalian Pak."ucap Sahara sopan dan masuk kedalam lift sambil membawa alat kebersihan di tangannya.

Sahara masuk kedalam lift tanpa melihat dulu tanda jika yang dia naiki adalah lift khusus pimpinan dan petinggi perusahaan. Dia dengan santai sambil tersenyum masuk dan terlihat sedikit masam ke arah seorang pria yang tadi menegur dia saat di tangga darurat.

"Biarkan saja..."ucap Pria yang ternyata CEO Perusahaan Bimantara Corp. Brian Bimantara. Sedangkan yang di sebelahnya adalah Raka, Asisten Brian.

"Anda mau ke lantai berapa Nona?"tanya Raka pada akhirnya tidak jadi mengusir Sahara sesuai permintaan Brian.

"Oh saya mau ke lantai tiga puluh Pak, mau bersih-bersih disana. Ini hari pertama saya bekerja disini. Semoga saja bisa lebih dari satu Minggu ya. Katanya kalau bekerja di lantai itu tak ada yang betah. Mungkin orang di lantai itu sedikit agak lain,"ujar Sahara sambil terkekeh. Sedangkan Raka melirik ke arah Brian yang terlihat menahan kesal.

"Drrrtt"

"Drrttt"

Ponsel Sahara berdering, Jeni temannya menghubungi.

"Assalamualaikum... Iya Jen?" Sahara berbicara pelan sambil melirik ke arah dua pria yang ada di belakangnya.

"Lo dimana? Ini si kunyuk Citra nyariin Lo di kelas mana teriak-teriak kayak orang utan."jawab Jeni.

"Bodo amat lah... Dia emang turunan orang utan."jawab Sahara santai. Membuat kedua pria di belakang mendelik ke arah Sahara. Walau dia berbicara pelan tapi masih bisa mereka dengar.

"Ini lagi si Galih nyariin Lo juga. Makanya bikin si Citra tambah emosi karena tau cowok incerannya nyariin lo..."tambah Jeni.

"Ngapain si Galih nyariin gue. Masih penasaran ngajak balapan lagi? Udah sering kalah juga, bilang aja gue lagi males kalau taruhannya dikit! Anak orang kaya kok taruhan cuma Lima ratus ribu,"kesal Sahara. Sedangkan kedua pria di belakangnya saling pandang mendengar Sahara juga suka balapan.

"Mana gue tau dia mau ngapain, yang jelas dia nyariin Lo. Katanya nomor Lo nggak aktif dan maksa minta nomor baru Lo,,"jawab Jeni.

"Terus Lo kasih nomor hape gue ke si Galih? Ah sial*n lu. Teman gak ada akhlak."kesal Sahara.

"Ya maaf abisnya dia ngancam makanya gue kasih."jawab Jeni sambil terkekeh.

"Aku ah gue kesel sama temen gak ada akhlak kaya lu. Udah dulu nanti gue telepon lagi. Mau kerja dulu, Bye,  assalamualaikum..."ucap Sahara menutup telepon dan mematikannya bersamaan dengan pintu lift terbuka.

"Terimakasih, saya duluan Pak..."pamit Sahara.

1
Simba Berry
endinvnya mereka baikan.rujuk.SEHARUSNYA BOLEH RIANTI MEMAAFKAN SANDI TAPI TDK USAH RUJUK.BIARLAH HIDUP MASING2 SAJA.RIANTI MENIKAH LAGI SAMA LAKI2 LAIN YG BAIK DAN SETIA.
Lily Formosa Lily
😍😍😍😍😍
Lily Formosa Lily
ya Allah apa kurang penderitaan rianty bgus2
yg JHT mnanng
Lily Formosa Lily
luar biasa
Lily Formosa Lily
sandy kau tak pantas mendapatkan maaf
Lily Formosa Lily
hebat2
Lily Formosa Lily
memang pantas
Lily Formosa Lily
wah Sandy Gila kamu
Roro Rodhiyah
yaelah Thor pelan² ae biar gak keseringan typo,,,
Ainulaina 29
typo thorrr.. dimana²
Ainulaina 29
bunyakkk sangat typo thor😄😄
Erna Masliana
ya enggak usah serumah kan bisa.. ngontrak ke . atau di penginapan... ribet amat
Erna Masliana
suruh anak buah jemput..gak usah kesono
Erna Masliana
lah semuanya karena anakmu Valerie awalnya kenapa jadi Sahara
Erna Masliana
hey menata hati itu butuh waktu apalagi Rianty korban gundik s Sandy.. bertahun tahun menjegal usaha dan melakukan kekerasan beberapa kali.. juga s Sandy menggantungkan status...kasih waktu untuk Rianty
Erna Masliana
pergi sono yang jauh . gak iba gak kasian sama s Sandy ini..aku malah masih berharap ada yang mukulin dan cambuk Sandy.. pokoknya dimataku s Sandy ini fatal..maaf maaf an gapapa tapi jangan balikan
Erna Masliana
bukan Rico bawahan Kenzo kan temen Sahara selain Lucky.. bukan dia kan??
Erna Masliana
Eliana sendiri gimana?? punya tabungan tidak?? punya simpanan perhiasan tidak?? atau properti mungkin?? masa iya jadi orang kaya puluhan tahun gak punya aset sama sekali
Erna Masliana
uang aja masih minta orang tua.. sadar diri aja.. belajar yang benar.. terus kerja yang benar
Erna Masliana
si Galih dianggap topeng monyet kali y..🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!