jasmine seorang gadis yang yatim piatu yang tinggal bersama bibinya harus hidup mandiri dan mencari uang sendiri.
dia merantau pergi ke kota untuk mencari pekerjaan dan bertemu dengan ceo yang dingin dan tampan jasmine bekerja diperusahaannya bernama argantara ditya,lalu mereka saling mencintai.
lalu apakah kekayaan dan status sosial mempengaruhi hubungan mereka?
dan ada orang ketiga,siapakah yang arga pilih?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syaeba salshabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
remember
Saat mau keluar dari apartement tangan jasmine di tarik oleh seseorang,
"jasmine..." ucapnya.
Jasmine mengenali suara itu dan tak menoleh ke arahnya,ia tahu kalo itu adalah suara arga.
arga memutar badan jasmine tepat di depannya.
"jasmine...kenapa kamu menjauhiku" kata arga sambil memeluknya.
"kamu mengingatku?"tanya jasmine.
"aku sudah mengingat semuanya tentangmu jasmine" arga menangis.
Jasmine melepaskan pelukannya dan mengelap air mata arga.
"maafkan aku ini semua gara-gara aku,aku terpaksa harus menjauhi kamu arga dan juga sebentar lagi juga kamu akan menikah dengan jennie"
"arga ...ayo masuk ke dalam" teriak jennie.
Jennie menarik tangan arga membawanya masuk ke dalam apartement karena takut akan di foto oleh paparazi dan menjadi berita yang tidak enak.
Jasmine menangis karena memikirkan arga
di hatinya masih sangat mencintai arga,namun harus meninggalkan arga karena merasa mereka memang tidak cocok.
"jennie...kamu kenapa bawa aku pergi,aku belum selesai bicara dengan jasmine"kata arga melepaskan tangan jennie.
"arga dia yang udah bikin kamu kecelakaan,lebih baik kamu lupakan dia kenapa sih harus mengingatnya minggu ini kita mau menikah arga,kamu jangan menghancurkan semuanya,kamu harus memikirkan reputasi kita,kita berdua adalah publik figur kamu harus ingat itu" jennie pun masuk ke dalam kamarnya menutup pintu dengan kencang.
arga juga merasa kesal dengan jennie dan memutuskan untuk pergi mencari jasmine,ternyata jasmine sudah tidak ada dibawah.
arga mencari jasmine di sekelilingnya namun juga sudah tidak ada.
...****************...
Jasmine kembali kerumahnya dan merasa sedih,langsung menuju kasur dan menangis lagi disana.
hanya kasurlah tempat ternyaman untuk jasmine,karena menangis saat banyak menyengeluarkan energi rasanya tidak mampu untuk ngapa-ngapain.
bunda menanyakan keadaannya dia bilang hanya lelah dan mengantuk,bunda pun pergi karena tidak mau menganggu jasmine.
"seandainya aku terlahir dari keluarga kaya,pasti aku tidak akan dikucilkan dan bisa bergaul sama siapa aja....hikss....hiksss" kata jasmine pada diri sendiri kemudian menangis lagi.
jasmine pun berangkat kerja,bertemu dengan liyan,rasanya akhir-akhir ini mereka sering bertemu di kantor padahal biasanya liyan jarang di kantor.
"jasmine,mata kamu kenapa bengkak?"tanya liyan yang melihat kantung mata jasmine bengkak.
"ohh ini aku nangis gara-gara nonton drama korea hehe" sambil mengeluarkan cermin dari dalam tasnya.
"ohh pantasan,emang ya perempuan zaman sekarang pada nonton drama korea bisa sampai baper kaya gitu" liyan melanjutkan topik jasmine dia sebenarnya tau kalo jasmine membohonginya.
tiba-tiba ada seorang pegawai yang membawa sepeda motor hampir menabrak jasmine.
"jass awass...." liyan mendorong jasmine ke pinggir untuk menghindari sepeda motor itu, jasmine menimpa liyan.
"aduhh maaf tuan" jasmine membantu liyan untuk bangun kemudian membersihkan pakaian liyan yang kotor karena tanah dan rumput.
"kamu ngga kenapa-napa?" tanya liyan.
"ngga tuan terimakasih sudah menolong saya,kalo tidak ada tuan saya pasti sudah terluka" ucap jasmine.
"saya akan beri pelajaran untuk yang bawa sepeda motor tadi" kata liyan.
...****************...
Keluarga besar arga dan jennie sedang berkumpul dan berbahagia karena lusa mereka akan menikah,para keluarga kaya raya berkumpul di sana.
di sana juga ada beberapa reporter yang setia menunggu dan memotret semua kegiatan mereka.
jennie terlihat murung di dalam kamarnya sambil menatap gaun pengantin yang akan dia gunakan nanti,tidak ada foto prewed karena arga kabur waktu itu.
bahkan sekarang arga juga sudah mengingat jasmine kembali,jennie merasa sangat khawatir jika arga meninggalkannya.
Dia sudah terlanjur sangat mencintai arga,jennie pun berpikir akan menyewa bodyguard untuk mengawasi jasmine dan arga tanpa sepengetahuan siapapun.
Sedangkan arga juga sibuk mengurus perusahaannya dia menyerahkan semua urusan pernikahannya dengan jennie.
...****************...
2 hari kemudian......
hari ini adalah hari minggu,hari libur bagi para pekerja.
jasmine ingin berbelanja bersama bunda di kota sambil berjalan-jalan.
mereka memasuki toko pakaian,jasmine pun berpencar dari bunda dan tidak sengaja bertemu dengan teman lamanya.
"sinta..." kata jasmine sambil menyakinkan orang itu.
"jasminnnee,,," sinta pun memeluk jasmine dengan bahagia,karena sangat kangen dengannya.
Mereka berdua merasa terharu karena bisa bertemu lagi di tempat itu.
"kamu beli pakaian ya?" tanya jasmine yang melihat sinta menenteng beberapa helai baju.
"iya nih tapi aku bingung mau pilih yang mana,semuanya bagus soalnya" kata sinta sambil menunjukkan satu persatu.
"oohh sini aku bantu pilihkan,pakaian untuk apa ya emangnya?" tanya jasmine.
"untuk pergi ke undangan pernikahannya tuan arga" kata sinta yang kecoplos dan wajahnya merasa bersalah.
"ohh santai saja,tidak apa-apa kok sin"ucap jasmine sambil tersenyum tipis.
"kayanya ini deh yang bagus menurut aku" sambil memberikan baju ke sinta.
"wahhh terimakasih ya jas baju ini bagus sekali,oh iya kamu tidak pergi ke pernikahan arga dan jennie nanti malam"
Tanpa menjawab jasmine hanya terdiam saja.
sinta merasa tidak enak dan minta maaf atas perkataannya,lalu sinta pun izin mau pergi duluan.
"jasmine bunda sudah selesai memilih pakaiannya" ucap bunda menghancurkan lamunan jasmine.
"ohh iya bunda"
Mereka pun berjalan menuju kasir untuk membayar,jasmine mencari dompetnya di dalam tas.
tiba-tiba mendengar berita tentang persiapan pernikahan mereka di tv dekat kasir jasmine terdiam sebentar.
"jas....kenapa? Uangnya ketinggalan kah? Ya udah kalo gitu baju nya di kembalikan saja"
"tidak kok bun,ini ada" jasmine memberikan atm ke kasir dengan tangan yang gemeteran.
bunda melihat itu,dan baru menyadari apa yang membuat jasmine menjadi seperti itu.
setelah selesai melakukan pembayaran,bunda pun segera membawa jasmine untuk pergi dari tempat itu.
namun di mana-mana hanya ada berita tentang pernikahan mereka yang membuat jasmine sedih.
"jasmine...kamu kuat kok" kata bunda menyemangati jasmine.
"iya bunda,aku kuat kok"saat mengatakan itu air matanya perlahan keluar.
Bunda menenangkan jasmine dan mengajaknya makan.
"ayo kita makan dulu,nangis juga butuh tenaga" ucap bunda.
...****************...
5 jam kemudian.....
jennie sedang berhias ala pengantin korea yang cantik dan natural tapi nampak elegan,dia merasa gugup seperti yang dirasakan pengantin wanita pada umumnya.
dia juga tidak sabar untuk menjadi milik arga yang sah dimata tuhan dan negara sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi,dan merasa kalo dia adalah pemenangnya.
jennie menanyakan kepada bodyguardnya tentang keamanan arga dan jasmine.
dia sangat menjaga supaya arga tidak bisa kabur dari tempatnya.
Di luar sudah banyak sekali para tamu undangan yang sudah menantikan kedua mempelai untuk bersanding dan mengucapkan sumpah dan janji mereka berdua.
Arga juga sedang di dandani ala pria tampan bak pangeran,arga nampak santai dan biasa saja beda dengan jennie yang merasa gugup.