Jackly Ellesmere Zloty- dia adalah pamanku yang galak dan posesif. Tapi, dia selalu menuruti permintaanku. asal tidak bersangkutan dengan satu orang yang begitu di bencinya. yaitu.. Papa.
~BillbyImona
Tidak hanya kami.. semua orang pasti bertanya-tanya siapa sebenarnya Billby itu?
~tigabujangprancis
#family drama with romcom
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon whimsy quinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Papaya For The Stranger
River bersembunyi di balik sebuah mobil saat Jack dan billby keluar dari barber shop .setelah tiba di luar, keduanya berdiri sejenak di teras.
Lalu billby melongok ke cafe tempat ia beli Boba tadi "kok om om bobanya ilang ya?" Tanya billby menatap meja kasir yang kosong
Mendengar itu Jack ikut menatap ke dalam cafe "memangnya kenapa? kamu suka? ngapain nyariin?"
Billby mengangguk.entah beneran suka atau ingin memancing emosi omnya saja.
"Bill-"
Billby segera memotong ucapan omnya saat terasa ada hawa hawa mengerikan dari omnya itu. Ia tertawa "enggak om..enggak. billby gak suka.hehehe" ralat billby sambil nyengir lebar
Bahu river melemas.
Om? Jack dipanggil om.
Dan,billby?gadis itu menyebut dirinya Billby
Fix.itu anaknya. Tanpa sadar, mata river jadi berkaca kaca. Ingin sekali ia berlari memeluk anaknya itu. Namun,ia berusaha menahannya sekuat yang ia bisa. Tidak. Tidak bisa sekarang. Ini bukan waktunya
Wajah Jack masih datar "terus ngapain kamu masih liat liat ke dalam?"
"Ya nyari omnya lah"
"Billby.." tegur Jack lagi dengan nada yang lebih mendominasi
"Bukan mau ngapa-ngapain. ku cuman ngerasa kalo om omnya itu agak familiar. apa dia artis yang menyembunyikan identitas ya?" billby bertanya sambil menggoyang-goyangkan minuman ditangannya
Jack memutar bola matanya Dengan malas "Kamu pikir ini drama China?" Jack merebut Boba ditangan billby setelah menurunkan maskernya, ia meminumnya
"Enak kan om? manisnya pas" ujar billby melirik omnya itu. Namun, setelah nya ia kembali memandangi cafe di sebelahnya "Apa om om nya lagi ee'. Ya?mungkin ee' keras jadi lama. Apa billby beliin pepaya buat omnya ya?" Monolog billby
Jack menghela nafas "kalo kamu ngasih orang pepaya buat lancarin bab, orang itu bakal tersinggung tau"
Billby memasang wajah tidak se7 "enggaklah.. muka billby keliatan anak baik begini. Pasti omnya paham kalo billby cuman ada niat baik"tukasnya tidak suka
Jack merapikan rambutnya dengan tangan"Udah ayok. Gak usah ngurusin orang lain"
"Om ngapain sok ganteng gitu?"tanya billby melihat Jack yang sedang dalam mode percaya diri level 100
Jack menaikkan sebelah alisnya"emang om gak ganteng?"
Billby menggeleng kan kepalanya"ganteng dari mana? Muka om tuh nyebelin. Kalo billby punya anak yang mukanya kayak om, pasti udah billby buang dari lahir"
Jack melangkah sedikit lalu membalikkan badannya pas di depan billby. ia sedikit membungkukkan badannya untuk menyejajarkan wajahnya Dengan wajah ponakannya "bakal nyesel seumur hidup kamu kalo ngebuang anak yang mukanya kayak om. Coba liat baik baik deh,baru nilai lagi.om ganteng gak?"
Billby akui, Jack memang tampan. Teman-teman SMA nya aja banyak yang naksir sama jack. Tapi,bagi billby sifat menyebalkan Jack itu lebih mendominasi
Billby mendengus "huh..om pikir 13 tahun gak cukup aku buat namatin muka om yang sok kegantengan itu? Di luar kepala pun aku hapal. Tapi,kalo menurut om aku gak hapal sama muka om ya udah. Billby tunjukin." Billby mendekati seorang pria yang baru keluar dari barbershop "om..ayo kita pulang" baru saja billby hendak merangkul lengan om om tersebut. Namun jack sudah lebih dulu menariknya
"Om..jangan tinggalin billby.. ku mohon"billby meronta-ronta di pelukan Jack yang kesusahan menahannya sambil menatap om om tadi yang tampaknya hendak pergi. Lalu billby mendongak menatap Jack yang jauh lebih tinggi dari nya "om siapa deh?lepasin.billby mau pulang"
Om om yang baru keluar dari barbershop tadi memperhatikan keduanya dengan Bingung. "Udah.. pergi aja mas.. ponakan saya memang suka rada rada gini. Efek kehabisan obat" ucap Jack menatap pria tersebut
Awalnya, ia pikir si Jack ini pencuri anak. Namun, setelahnya ia teringat kalau di dalam tadi anak gadis di pelukan laki-laki itu duduk sebelahan dengan jack. Dan mereka tampak baik baik aja.. akhirnya pria itu mengangguk. Lalu pergi dengan motor r15nya
"Ayok.mau pulang kan?"Jack melepas billby
Billby mengambil minumannya yang masih ada di tangan Jack "billby gak mau pulang sama orang yang gak di kenal."
"Gak usah drama"balas Jack lalu menarik tangan billby untuk masuk ke dalam mobil
Namun, billby segera melepaskan nya. "Billby-"
"Om ajak makan."potong Jack
Billy menggelengkan kepalanya "gak. Billby gak laper"
"Serius?ya udah.. padahal mau Om ajak makan nasi Padang. Sesuai janji kemarin. Tapi,kalo gak mau gak pa pa.. lumayan uangnya buat beli bensin aja" balas Jack sambil menatap sekitar dengan santai. Ia bersandar di body mobilnya dengan satu tangan yang ia simpan di dalam saku
Billby dengan mulut penuh Boba itu langsung melotot.
Nasi Padang? Lagi demam 41°celcius pun ia tidak akan bisa menolak nasi Padang.
Namun detik berikutnya setelah menelan bola bola hitam yang kenyal di mulutnya itu ia cemberut. "Pantesan om gak dapet dapet jodoh. Udah banyak duit aja.. masih mikirin uang bensin. Mana ada cewek yang mau sama cowok pelit kan?"
"Enak aja om pelit. Kalo kamu mau nasi Padang se toko toko nya om beliin tanpa tapi"balas Jack cepat. Enak saja dia di bilang pelit.
"Ya udah beliin"billby berjalan mendekati tempat sampah. Lalu membuang botol bobanya yang hanya tersisa bongkahan es saja
"Tapi,-"
"Tadi katanya gak pake tapi!"billby berkacak pinggang menatap Jack yang mengingkari ucapannya padahal belum semenit
Jack terkikik Geli menatap pose billby-. Kayak emak emak kompleks. Tapi,beda di body nya aja. Kalo emak emak kompleks biasanya gendut dan pake daster. Kalo billby- pendek dan kecil. Tidak menakutkan sama sekali.
Tiit...tiit.. setelah tawanya reda, jack membuka mobilnya dengan remot
"Udah..yok."jack membuka pintu mobilnya bersiap untuk pergi.namun Billby tidak bergerak. "Mau ditinggal?" Tanya Jack menakut2i
Tapi billby malah tersenyum Dengan wajah semringah "sana.. tinggalin billby" ia menggerakkan tangannya seperti orang yang menyuruh untuk menjauh. Lagian,mana mungkin Jack meninggalkan nya. Namun,kalau Jack benar meninggalkan nya juga gapapa kok. Billby ingin merasakan kebebasan dari cowok posesif itu
River yang masih memperhatikan keduanya sudah melapalkan banyak mantra-mantra. Berharap kalau Jack benar benar meninggalkan billby.namun, sepertinya Tuhan masih belum berada di pihaknya
Jack melirik ke dalam mobil. Matanya menangkap kue tart buatan billby. "Wahh.. ada kue gratisan nih.. makan ah" Jack masuk ke dalam mobilnya dan menutup pintu
Billby langsung melotot. Enak aja kue yang ia buat susah payah mau dimakan Jack begitu saja.. langkahi dulu mayat billby. Billby berlari ke arah mobil Jack lalu membuka pintunya Dengan buru buru. "Mana kue ku?" Tanya billby sambil celingak-celinguk
"Di belakang" Jack sengaja meletakkan nya di belakang agar billby segera naik ke mobilnya dan mereka bisa pergi. Takutnya kalau kue itu Masih ada di jok depan tempat billby duduk, gadis itu mengambilnya dan membawanya keluar. Kan melelahkan
"Mau masuk gak?"Jack memundurkan mobilnya dengan pelan. Memancing agar billby segera masuk ke dalam mobil tanpa drama lagi