NovelToon NovelToon
Mekarnya Bunga Layu

Mekarnya Bunga Layu

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:217.6k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

DILARANG BOOM LIKE!!! kasih jeda waktu minimal 1 menit!

"Jadi orang ketiga tanpa sepengetahuannya dan memilih mundur karena Suami tidak mau melepas pacarnya."

Pernikahan adalah suatu hal yang di impikan sebagian besar manusia dan tentunya mereka mengharapkan pernikahan yang bahagia. Nia, gadis Yatim yang hidup bersama Mamanya dan harus menikah dengan pilihan Mamanya. Pernikahan yang berawal dari perjodohan Ibu mereka membuat mereka tidak bisa menolaknya. Nia pun akhirnya menikah dengan pilihan Mamanya dengan keyakinan apa yang dipilihkan Mamanya tentunya adalah yang tepat.

Suatu ketika ia mengetahui dirinya adalah orang ketiga dalam hubungan Deny dengan wanita lain, Nia memilih mundur dan di jatuhi talak.

Lalu apakah Rumah Tangga Nia dan Deny akan berakhir bergitu saja? Ataukah mereka akan kembali bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Memilikinya Lagi?

Lila memeluk David di Bandara.

"Hati-hati,"

"Iya. Kamu juga hati-hati disini,"

Setelahnya, Lila bernafas lega karena dengan kepergian David membuatnya tidak pusing-pusing mengatur waktu lagi. Lila mengambil Hp miliknya dan mulai memblokir akun sosmed David, ia hanya menyisakan Instagram saja untuk berkomunikasi nantinya.

Sore harinya Lila asik berenang di kolam renang yang ada dirumahnya, sambil menikmati jus buah ia memikirkan alasan agar ia bisa putus dengan David.

"Sekarang David sudah tidak berguna untukku, membunuh Nia secara perlahan saja tidak mampu," ucapnya sambil meneguk minumannya.

"Yaaahhh syukurlah dia sudah pergi, sekarang aku harus memikirkan alasan tepat agar kami bisa putus dan dia tidak menemuiku lagi. Langkah pertama memblokir akun sosmednya sudah selesai," lanjutnya.

"Langkah kedua adalah, meminta pernikahan ini agar cepat terlaksana."

***

3 hari berlalu, David yang baru mendarat di tempat tujuan tidak sempat mengecek sosmednya ditambah dengan signal yang susah di dapatkan.

Lila menarik nafas dalam-dalam, jemarinya dengan lincah menari di kyboard hp nya dan mengirim DM pada David yang berisikan keputusannya untuk menakhiri hubungan mereka berdua.

"Sayang, maafkan aku. Aku telah dijodohkan dengan pria lain. Sejujurnya aku berat menerima semua ini, namun aku baru mengetahui bahwa ini adalah perjanjian dari orang tua Ayahku. Jadi, tolong maafkan aku, kita sampai disini saja."

Lila menghela nafas kasar saat pesannya hanya centang satu. Ia kemudian mengirim vn dengan isi pesan yang sama.

***

Malamnya pukul 20:00? , David baru keluar dari kantor. Ia terkejut saat melewati pintu gerbang, sudah ada Nia yang sedang berdiri memunggunginya. David meminggirkan mobilnya dan berjalan ke arah Nia.

"Nia," panggil Deny, Nia langsung menoleh.

"Mas,"

"Sedang apa disini?" sambil melihat Nia yang membawa rantang makanan.

"Ahaha ini tadi aku berniat mau membawakan Mas Deny makanan, barangkali Mas Deny lembur demi mengumpulkan uang untuk pernikahan Mas Deny dengan Lila. Aku memasak makanan terlalu banyak tadi, tapi ternyata di perjalanan mobilku mogok lagi dan Hp ku lupa tidak di cas," sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Oh, begitu. Jadi itu untukku?" tanya Deny.

Nia mengangguk perlahan.

"Tapi tidak jadi, kan sudah dingin makanannya. Soalnya sudah 1 jam aku disini,"

"Astaga, kenapa tidak ke kantorku langsung?"

"Aku takut di tolak lagi seperti saat itu, karena aku belum membuat janji dengan Mas Deny,"

"Hmmm, baiklah sekarang mobilmu dimana?"

"Mau apa memang, Mas?"

"Akan ku bantu memeriksanya,"

"Mas Deny tidak lelah?"

Deny tersenyum.

"Tidak terlalu," jawabnya berbohong, padahal aslinya punggungnya seperti mau rontok.

Deny dan Nia menuju ke tempat mobil Nia yang mogok menggunakan mobil Deny. Selama di perjalanan, Deny curi-curi pandang pada Nia yang terlihat cantik natural malam ini.

"Ada apa, Mas? Apakah wajahku terlihat butek?" tanya Nia.

"Tidak ada apa-apa. Apa masih jauh mobilnya?"

"Sebentar lagi. Nah, itu!" sambil menunjuk ke sebrang jalan.

Setelah sampai, Deny meletakkan Hp di mobilnya sendiri dan mulai mengecek mobil Nia.

"Benar tidak merepotkan Mas Deny?" tanya Nia untuk memastikan

"Tenang saja,"

Deny yang sibuk mengecek mobil Nia tidak menyadari ada yang menelfonnya, melihat hal itu Nia lansung menuju mobil Deny dengan niat akan menyerahkannya pada Deny. Niatnya diurungkan saat mengetahui Lila yang sedang menelfon Deny. Nia tersenyum lalu menerima telfon Lila, ia agak menjauh dari Deny.

"Sayang! Lama sekali mengangkat telfonnya,"

"Oh maaf ya sayang," jawab Nia.

"Eh?! Ini Nia?" dengan terkejut

"Iya, ini Nia. Ada apa Lila sayang?"

"Heh! Kenapa kau yang mengangkat telfonku?! Mana tunanganku!"

"Ya gimana yah, kami sedang berdua saat ini."

"Cih! Kurang ajar! Dimana kalian?!"

"Kami dimana ya? Di hotel mungkin"

"Jangan bohong, jelas terdengar suara kendaraan yang berlalu lalang."

"Kan hotelnya di dalam mobil, hihi."

"Nia! Jangan kurang ajar!"

"Duh, iya deh maaf ya.

"Nia! Brengsek! Katakan, dimana kalian?!"

"Aaahhh," seperti mendesah.

"NIA!!!!"

"Jangan ganggu kamu dulu, ya. Mas Deny jadi tidak bisa menikmatinya. Papayy!!"

Nia langsung mengakhiri telfon sambil tertawa pelan, ia langsung meletakkan kembali Hp Deny di mobilnya.

"Nia, ada apa?"

Nia menggeleng.

"Bagaimana, Mas? Apa ada masalah?"

"Tidak ada. Biar ku nyalakan dulu."

Mobil Nia hidup normal, Nia tersenyum. Ia menyodorkan rantang makanannya pada Deny.

"Apa Mas Deny mau menerimanya sebagai bentuk terima kasih?"

"Tidak perlu, lagipula aku tidak berbuat banyak." tolak Deny.

Nia menunjukkan raut wajah kecewa dan tersenyum kecut.

"Baiklah kalau begitu."

"Tapi jika kau memaksa aku tidak keberatan menerimanya!" ucap Deny saat Nia akan memasukkannya ke dalam mobil.

Dengan senyum sumringah Nia langsung menyerahkannya pada Deny,

"Terimakasih," ucap Deny.

"Aku juga mau berterimakasih sama Mas Deny."

Deny terkesiap melihat senyum Nia.

"Aku tidak tau, kenapa aku seperti ingin memilikinya lagi," batin Deny

"Mas," panggil Nia.

"Eh, iya."

"Kok melamun?"

"Tidak apa-apa,"

"Mas Deny, apa yang harus ku lakukan agar Mas Deny mau mencabut talak atas diriku?"

Deny diam membisu, melihat Deny yang hanya diam membuat Nia kecewa.

"Ahahah, aku hanya becanda kok! Aku pulang dulu ya, takut Maka khawatir."

Deny mengangguk dan tersenyum kecut.

1
Ana Jus
hadir
Oke Santai
trimakazih atas karyanya.dafi kisah ini berawal ingin memiliki yg bukan seharusnya sampai timbul rasa dengki yg begitu mendalam hingga tega berbuat nista dan membahayakan..smoga dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah yang bisa mengubah diri kita menjadi lebih baik.keren thor.trimakasih utk trus berkarya yg terbaik lagi smoga slalu sukses Aamin.
Oke Santai
ini pahala yg di dapat darii ulah nya sendiri ,biar tau rasa keren .
Martini Ayat
Biarkan deny menyesal dulu
Martini Ayat
Kuatkn hati Nia
halimah abdul hayes
Rino terlalu over protective
halimah abdul hayes
Hmmmm perangai jelik
Dewi Dama
jd malas baca nivel ini...
seperti nya perempuan tdk punya harga diri...pengarang nya seperti ini..y...
Erlin Novianti Ahmad
1 kata buat nia GOBLOK... makan tuh cinta... lebih baik tinggalin itu si deni
hoomano1D
emang bisa????
🤔🤔
Ojan Janah
maunya apa coba, sie deny itu
👑Arsy🌿
semangat adikku sayang 🥰
👑Arsy🌿
⭐⭐⭐⭐⭐
kavena ayunda
gampang bgt nia luluh gk inget gimana deny selingkuh gt ampe jatuhin talak wanita bodoh
kavena ayunda
lebih milih rino kayak nya tuluss sedangkan deny goblok
kavena ayunda
kapok😂😂😂
Nani Sunarni
karyawannya pd kmn siii...ko bosnya ada yg menganiaya g pd nolongin siii 🤦
Yuni Rahma
waahh, lila ternyata gila, dia nekat melakukan apapun untuk ambisinya.
꓄ꋬꋊꉣꋬ ₦₳₥₳♛⃝꙰𓆊
semangat thor
jangan lupa follback
@🍾⃝ ʟͩɪᷞʟͧɪᷡᴛͣ𝐀⃝🥀℘ℯ𝓃𝓪ˢ⍣⃟ₛ
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!