NovelToon NovelToon
Tuanku Sweet But Psyco

Tuanku Sweet But Psyco

Status: tamat
Genre:Contest / Pembantu / Trauma masa lalu / Hamil di luar nikah / Konflik etika / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: tra lala

tari seorang gadis miskin yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga bersama ibunya harus terusik saat dia bekerja sendiri dengan tuan Angga seorang pria muda yang mapan dan juga tampan namun memiliki sikap yang kasar dan tempramen kerena masa lalunya yang kelam

awalnya tari pikir hidupnya akan berubah menjadi lebih baik dan bisa mewujudkan mimpinya untuk hidup layak namun tuan Angga sering memperlakukannya dengan kasar dan menyiksa tari secara fisik dan batin dengan ancaman


siapa sangka ternyata benih cinta secara diam diam mulai tumbuh mengiringi kebersamaan mereka yang selalu berbeda sikap, saat tuan Angga mulai termakan cemburu buta dia memperkosa tari


menjadi korban pemerkosaan oleh tuan Angga telah merubah perilaku tari yang mulai menyukai kehidupan sex bebas tuan Angga hingga menariknya pada jurang kehancuran dan hamil diluar nikah.


padahal disisi lain ada pria lain yang mencintai tari secara tulus tuan jagad sahabat tuan Angga sendiri .


apakah tari dan Angga masih bisa menemukan kebahagian yang sejati? dan seperti apa kisah itu akan berhenti ? saat cinta sangat sulit terlihat sebab tertutup oleh rasa sakit hati dan benci


" aku tidak suka dibantah " Angga


" aku tidak suka kau mengekang diriku " tari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tra lala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

serangan

pagi hari saat tari menggeliat kan tubuhnya dia masih merasa malas untuk bangun dan berfikir kalau hari masih gelap jadi ingin memejamkan mata sebentar lagi namun tiba tiba ingatannya tentang kemarin malam seperti memukulnya dengan keras

tari langsung tersadar dan duduk ditepi tempat tidur sebelum matanya makin terbelalak kaget tidak percaya kalau jam di dinding sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi

* mati aku *

tari langsung berlari menuju kamar mandi untuk cuci muka dan berganti pakaian dengan seragam kerja hari Sabtu warna abu abu dengan buru buru lalu segera keluar dari kamar

saat keluar dari dalam kamar tari seperti mau menjerit melihat keadaan rumah yang sangat berantakan dan kotor habis sisa pesta semalam begitu banyak sampah botol, bungkus snak, kulit kacang dan tisu rokok serta bekas piring dan gelas

* ah menyebalkan mana yang harus aku kerjakan duluan ? baiklah lihat jurnal saja *

tari masuk kedalam kamarnya kembali dan membaca agenda untuk hari Sabtu tari berharap tuan Angga libur dan bangun siang sehingga tari bisa membersihkan rumah ini dahulu

namun sepertinya semua harapan tari musnah ditelan angin saat dirinya mendengar suara teriakan dari tuan Angga,

" tari !!!! "

" iya tuan "

jawab tari guyub lalu segera keluar dari dalam rumah menghampiri sumber suara yang memanggil namanya, tari hanya tertunduk takut melihat air muka tuan Angga yang sudah memerah menahan marah sambil berdiri ditengah tengah tangga

" ngapain kamu ? "

" maaf tuan saya terlambat bangun dan ...... "

" dasar pembantu pemalas!, baru bekerja sedikit saja sudah mengeluh,! aku tidak mau tahu dalam waktu setengah jam aku ingin semuanya beres mengerti !kalau tidak ......... "

tuan Angga mendekati tari lalu menangkap wajah tari dengan tangannya dan menekannya sehingga tari meringis merasakan sakit pada pipinya

" jika kau masih malas aku akan menghukum mu dengan berat "

" i iii iya tuan "

jawab tari ketakutan lalu tuan Angga melepaskan cakupannya dengan sedikit mendorong tubuh tari kebelakang dengan kasar

* sial kerja rodi hari ini *

tuan Angga kembali naik keatas sambil diikuti oleh tari yang ikut masuk kedalam kamar tuan Angga untuk menyiapkan pakaian serta semua perlengkapan kerja tuan Angga di atas kasur

waktu tari berada di ruang ganti untuk mengambilkan pakaian tuan Angga tari sedikit kebingungan karena dia tidak hapal betul apa warna asesorisnya yang harus tuan Angga pakai hari ini,

sehingga dengan asal tari mengambil keputusan dan memilih warna barang barang yang akan tuan Angga pakai seperti warna bajunya yaitu abu abu

tari sudah pasrah apapun yang terjadi nanti dia sudah merelakan tubuhnya kena pukul hari ini setelah selesai lalu tari keluar dari dalam kamar tuan Angga sembil membawa keranjang pakaian kotor dan meletakkannya diatas mesin cuci

tari menyiapkan air panas untuk membuat kopi kemudian menyiapkan bahan bahan dari kulkas dan memulai memasak sarapan untuk tuan Angga dengan cepat setelah matang tari meletakkannya diatas piring lalu bergegas menuju ruang makan

tari menumpuk sisa piring bekas makanan tadi malam menjadi satu dia tidak perduli piring itu kosong atau berisi semua tari kemas dan meletakkannya di wastafel lalu segera mengambil lap untuk menghilangkan bekas noda di meja makan sebelum dia menghidangkan sarapan pagi untuk tuan Angga

tak berapa lama saat tari tengah memasukkan sampah botol minum kedalam kantong sampah tuan Angga turun dan duduk dikursi ruang makan dengan cepat tari berjalan masuk kedalam dapur lalu keluar sambil membawa secangkir kopi dan sepiring makanan untuk tuan Angga

" ini tuan "

ucap tari sembari menghidangkan kopi dan makanan itu dihadapan tuan Angga lalu mundur beberapa langkah kebelakang

untuk melihat tuan Angga menikmati sarapannya

" apa ini ? "

guman tuan Angga pelan dengan nada tidak suka

tiba tiba tari harus merasakan panas yang menyentuh kulitnya dari air kopi dan juga makanan yang tuan Angga lempar kearahnya dengan kasar

" ah !!!! AW AW !!!"

prang!! !!!!!!!!!

suara jeritan kesakitan yang tari rasakan bersama suara piring dan gelas yang pecah secara bersamaan memenuhi tempat itu

" dasar pembantu tidak berguna !! sepertinya pinalti yang aku berikan padamu tidak berarti apa apa ya !!!! aku peringatkan sekali lagi jika kau masih bekerja dengan asal aku akan menyiksamu lebih kejam dari ini "

ancam tuan Angga sambil menarik rambut tari dengan kasar kebelakang

" dasar pemalas "

caci tuan Angga sambil menghempaskan tubuh tari kesamping sehingga membuat tari terjatuh diatas pecahan kaca dan sisa makanan yang bercampur kopi dilantai

tari hanya menangis meratapi nasibnya yang malang dan rasa sakit di tangannya yang terkena kaca dan panas kulit perutnya akibat air kopi yang tuan Angga lemparkan padanya

tuan Angga pergi dari tempat itu begitu saja meninggalkan tari yang terluka karena perbuatannya dan harus menerima setiap perlakuan buruk dari tuan Angga bila dia salah menjalankan tugas

dalam tangisannya tari sangat menyesal akan keputusannya bekerja ditempat ini tari pikir tuan Angga akan bersikap seperti nyonya besar yang hanya cerewet di mulut saja tapi ternyata tari salah besar tuan Angga bukan hanya galak tapi juga kasar dan suka main tangan

apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur kabur dari tempat itu juga percuma tuan Angga selalu menghidupkan alarm otomatis setiap pergi dan tari tidak sanggup kalau harus memanjat pagar tinggi yang penuh mata panah diatasnya bukannya selamat bisa bisa cepat mati iya

tari menghapus air matanya dan beranjak bangun, dia berjalan dengan pelan menuju kamarnya sendiri untuk bersih bersih karena tidak mungkin dengan kondisinya yang sekarang kotor dan lengket karena minyak makan

tari mengambil seragam baru setelah mandi untung ada seragam cadangan dan mulai memakainya tari juga menempelkan beberapa plester pada bekas luka kaca yang menusuknya tadi lalu mengoleskan salep anti iritasi pada permukaan kulit perutnya yang sedikit merah

setelah membereskan kotak p3k dan meletakkannya kembali pada tempatnya tari mulai bekerja ekstra keras untuk membersihkan rumah itu

tari mulai dari memasukkan semua sampah bekas botol minuman, kantong snak, tisu, kulit kacang, dan puntung rokok pada kantong sampah yang tersedia lalu mengelap bekas nodanya kemudian mulai membersihkan nya dengan vakum cleaner untuk membersihkan sisa debunya

setelah ruang tamu selesai tari berpindah pada ruang makan yang berantakan tari membersihkan semua kekacauan yang disebabkan oleh tuan Angga dengan bersih rapi dan wangi

mencuci semua piring dan baju lalu menyapu halaman serta menyetrika baju tuan Angga dan membereskan kamar tuan Angga tanpa terasa waktu sudah lewat jam makan siang tari hanya merebus mie instan untuk mengganjal perutnya yang sudah sangat lapar

setelah kenyang tari mencoba membaringkan pinggangnya yang nyeri untuk istirahat sejenak didalam kamar karena lelah dan membaca lagi buku agenda serta berusaha untuk menghapalkannya karena tari tidak ingin dirinya menjadi alat belajar tinju tuan Angga bila sedang marah atau kesal

bila hal itu terus berlanjut maka tari bisa mati konyol disini bukan uang yang dia berikan pada ibunya tapi mayatnya yang akan keluar dari rumah mewah ini oh kenapa nasibnya tidak juga berubah malah makin parah

silakan kasih komen saran apapun untuk penulis dan like dan jempolnya untuk vote terimakasih karena dukungan para pembaca adalah semangat untuk penulis ok

bab selanjutnya lebih seru

1
agustina hulu
Kecewa
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
roti kaya
ocd kok bukan cod
abu😻acii
kok jadi kurang suka dgn tari jorok
Hrrtiana Dewikusreini
good
Sri Tanjung
ganti tor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
Tulisannya di perbaiki lg Thor. Awal kalimat hrs ditulis dg huruf bsr. Nama org jg ditulis dg huruf bsr.
Dewi Nurlela
Thor klu tari ma Angga SDH menikah kasih anak kembar thor
Dewi Nurlela
pasti Angga menikahi tari
Dewi Nurlela
apa Angga bebas
Dewi Nurlela
gimana nasibnya Angga thor
Dewi Nurlela
kamu tidak tau tari Angga tidak menikahi Vita dia malah dijadikan Sandra oleh vita
Dewi Nurlela
calon debay nya kangen ma papa nya🤭🤭
Dewi Nurlela
penyakit Angga misterius apa pernah terjadi sesuatu PD Angga dl sehinggi membuat dia begitu
Erna Pujii
ampun bucin tau rasa... tinggal pergi pas lagi sayang2 nya sukur rin
Erna Pujii
kasihan baget majikan gila....
Denzo_sian_alfoenzo
trnyta authornya punya selera humor yg tinggi tari dgn umur 20 gk cocok itu thor trlalu tua tp y sdh aq hrap critanya gk bertele2
Denzo_sian_alfoenzo
tuan angganya knp berumur skli aq buat visual versi q sja boleh ya author yg baik 😁
Adrifal Setya Wilaga
wow bulu nya thorrrrr hemmm
Ira Richaa
mantap alur cerita yg tidak membosankan setiap perepisod...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!