Aku terlahir dari keluarga yang bahagia, tetapi setelah mama meninggal aku selalu mendapatkan perlakuan yang kasar dari papa, bahkan papa membuang ku dan sudah tidak mau mengurusiku lagi, dan sekarang aku tidak bisa lagi kembali ke rumah, apa salahku, apa yang membuat papaku menjadi kejam seperti ini?
Mama?
Hiks....
Hiks....
Hiks....
Seandainya mama masih ada, aku tidak akan seperti ini
Papa sudah tidak sayang lagi denganku, aku jelas-jelas anak kandungnya, tapi dia lebih memilih perempuan yang tidak jelas itu daripada aku
Apa yang harus aku lakukan? aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi disini
Arggghhhhhhh hidupku hancur bagaikan kaca yang jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tia M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GB - Mall
Andreta dan Nathan Masuk ke dalam mall, hati Andreta bahagia sekali setelah beberapa lama dia tidak menginjakkan kaki di mall akhirnya Nathan bisa membawanya kesini
"Terima kasih Nat" sambil mengembangkan senyumnya
"Terima kasih kembali ta, sengaja aku membawa kamu kesini, agar kamu tidak terlalu sedih, aku tidak bisa melihat wanita bersedih"
"Iya Nat, aku juga maunya seperti itu, tidak terlalu bersedih, tapi apa boleh di buat alam bisa saja mengingatkan kita tentang banyak hal"
"Ya, mulai sekarang berjanjilah padaku, kalau di depanku kamu tidak akan bersedih"
Andreta memanggukkan kepalanya "Iya aku berjanji"
"Sekarang ayo kita bersenang-senang, belanjalah sesuka mu nanti aku yang bayar"
"Beneran?" Tanya Andreta dengan penasaran
"Iya ta"
Andreta dan Nathan kembali berjalan mengelilingi pusat perbelanjaan, sampai mata Andreta tertuju ke sebuah boutique, Andreta berjalan masuk ke dalam boutique tersebut di ikuti Nathan di belakangnya, Andreta melihat-lihat gaun yang harganya hampir mencapai puluhan juta
"Kamu suka dengan gaun itu?"
Andreta terkejut saat mendengar ada yang berbicara di belakangnya
"Hmm?"
"Kamu suka dengan gaun itu?" Tanya Nathan sekali lagi
"Iya aku suka dengan gaun ini, desainnya klasik Indonesia, jadi aku lebih tertarik dengan gaun seperti ini"
"Ambillah, dan coba di kenakkan, aku mau lihat apakah kamu cantik menggunakan gaun ini atau lebih cantik menggunakan ini" sambil menunjukkan gaun yang di pilihnya
"Baiklah, aku akan ke ruang ganti sebentar, tunggulah disini"
"Baik"
Andreta berjalan menuju ke arah ruang ganti, sedangkan Nathan menunggu Andreta di depan ruang ganti
Andreta mencoba gaun yang di pilih Nathan untuk dirinya, setelah mencoba gaun tersebut Andreta melihat dirinya sendiri di depan cermin yang sudah di siapkan, Andreta merapihkan rambutnya sedemikian rupa agar terlihat cantik jika di pandang mata
Tidak lama kemudian Andreta keluar dari ruang ganti dan mendapati Nathan sedang asik bermain dengan ponselnya
"Nat?" panggil Andreta
Nathan mengangkat kepalanya secara perlahan, melihat dari ujung kaki Andreta sampai ujung kepala Andreta, Nathan terpukau dengan kecantikan Andreta
"Aku pikir Andreta kelihatan cantik ketika dia memakai pakaian yang biasa-biasa saja, ternyata aku salah Andreta terlihat lebih cantik jika menggunakan gaun seperti ini, make up yang natural, dan postur tubuh yang ideal, wow I like" batin Nathan
"Nat?"
"A...aahhhh i...iyaa maaf aku melamun tadi"
"Bagaimana? apakah aku cocok pakai gaun ini?" Tanya Andreta
"Cocok, sangat cantik"
"Terima kasih"
"Sayang kamu sudah mempunyai Daniel, coba kalau tidak pasti aku sudah melamarmu Andreta" dengan suara pelan
Nathan berbicara dengan suara pelan, tapi tetap saja Andreta yang masih berdiri di depannya mendengarkan apa yang di katakan Nathan kepada dirinya
"Apa yang kamu katakan Nat?" Tanya Andreta
"Tidak, aku hanya berkata kamu sangat cantik menggunakan gaun itu"
"Ah seperti itu, baiklah aku akan kembali untuk mencoba gaun yang satunya lagi"
"Ok"
Andreta kembali masuk ke dalam ruang ganti untuk mencoba gaun yang di pilihnya, tidak membutuhkan waktu lama Andreta mengenakkan gaun tersebut dan keluar menemui Nathan
"Bagaimana dengan gaun yang ini Nat?" Tanya Andreta
Untuk yang kedua kalinya, Nathan harus terpukau dengan kecantikan Andreta
"Perfect girl" Kata Nathan
tidak banyak bicara lagi, Andreta langsung berjalan menuju ruang ganti untuk mengganti pakaian yang digunakan sebelumnya, setelah itu Andreta keluar dari kamar ganti dan membawa Dua gaun yang di coba tadi
"Jadi bagaimana? kamu mau gaun yang mana? Tanya Nathan
"Aku suka dengan gaun yang kamu pilih, tapi aku lebih tertarik dengan gaun yang aku pilih"
"Ya sudah ambil keduanya saja, gaun yang aku pilihkan nanti kamu kenakkan saat akan ada undangan, kebetulan satu minggu kedepan sahabatku akan tunangan jadi aku memintamu untuk mendampingiku"
"Baiklah"
"Ayo kita ke kasir, setelah membayar semuanya kita akan ke restorant untuk makan"
Nathan berjalan menuju kasir di boutique tersebut dan membayar beberapa gaun yang di pilih Andreta
"Ini kartu Saya"
"Mohon di tunggu ya"
"Baik"
5 Menit kemudian petugas mengembalikan kartunya kepada Nathan
"Ini tuan kartu anda, terima kasih sudah berbelanja di boutique kami, jika punya kesempatan bisa mampir lagi kesini"
"Iya, kami akan sering-sering kesini, terima kasih, kami permisi dulu"
Pelayan tersebut mengembangkan senyumnya kepada Nathan dan Andreta, kembali Andreta dan Nathan mengelilingi pusat perbelanjaan di mall tersebut, tak terasa hari sudah mulai gelap, namun mereka masih bersenang-senang di dalam mall tersebut, tapi kebahagiaan itu tak berlangsung lama karena Andreta melihat seorang pria bersama dengan seorang wanita di kenalnya berada di dalam restorant yang sedang bermesaraan
"Papa? Tante Fero?" Kata Andreta
"Hmm?" Tanya Nathan dengan penasaran
Tidak menunggu waktu lama lagi, Andreta berjalan memasukki restorant tersebut
Tak...
Tak...
Tak...
Suara langkah kaki Andreta yang langsung menuju ke arah meja makan Denny dan Fero
"Wow, luar biasa pertunjukkannya yaa" Kata Andreta sambil tepuk tangan
"Andreta? kenapa bisa ada disini?" Tanya Denny dengan kebingungan
"Hahaha, kenapa? kaget? inikan tempat umum jadi siapa saja bisa datang" dengan nada suara dingin
"Andreta, tolong dengerin papa dulu, papa bisa jelasin ini semua"
"TIDAK ADA LAGI YANG PERLU DI JELASIN, SEMUA SUDAH JELAS"
"Tolong Andreta dengerin papa kamu dulu" kata Fero
"DIAM TANTE!!! AKU TIDAK PUNYA URUSAN DENGAN TANTE!!, AKU PIKIR TANTE ORANG YANG BAIK TAPI TERNYATA AKU SALAH BESAR, TANTE SUDAH AKU ANGGAP SEBAGAI MAMA AKU SENDIRI, TAPI APA? TANTE MEMENGARUHI PAPA UNTUK BISA AMBIL SEMUA HARTA PAPAKAN? JUJUR SAJA" sentak Andreta
"Bu....bukan seperti itu an"
Belum selesai Fero berbicara Andreta sudah memotong kata-kata Fero
"DASAR WANITA LICIK!!!! TIDAK PUNYA MALU!!!"
"Andreta cukup, sikap kamu sudah keterlaluan, ini tante kamu bisakah kamu bersikap lebih lembut bukan seperti ini" bentak Denny
"Apa? sikap aku keterlaluan? tidak salah? coba lihat sikap papa, apakah sikap papa sudah sempurna? iya sudah sempurna? bisa-bisanya anak gadis di usir dari rumah hanya karena perempuan LICIK ini?, jawab pa? jawab? apa aku salah bicara seperti ini?"
"ANDRETA!!!" Sentak Denny
"Papa mau tampar aku? tampar pa tampar, ayo tampar? kenapa tidak di tampar?, DAN INGAT JANGAN PERNAH CARI ATAU MENCOBA UNTUK MENGHUBUNGIKU LAGI, PAPA ATAUPUN TANTE!!"
Andreta pun keluar dari restorant itu dengan hati yang kecewa karena kenyataan yang ada, Andreta berjalan menuju tempat yang sepi dan duduk untuk menenangkan hatinya, Nathan yang Ada di sampingnya berusaha menenangkan hati Andreta
"Ta, sabar ya" kata Nathan dengan nada suara lembut sambil memegang tangan Andreta
Tidak tega melihat Andreta menangis akhirnya Nathan memeluk Andreta, Andreta pun menangis di pelukan Nathan, Nathan membuatnya senyaman mungkin agar Andreta tidak terlalu bersedih dengan kenyataan ini
* Feronika Adelia adalah adik kandung dari Anna yang merupakan mama dari Andreta
♡♡♡♡♡♡
a reminder : Stay safe, stay healthy, tetap pakai masker untuk yang mau keluar rumah, jaga jarak jika sedang berada di tempat makan, atau sedang ada keperluan, dan rajin cuci tangan. Hanya mengingatkan kepada semua pembaca Gadis Buangan 🙏
Haii-Haii semuanya jangan lupa untuk baca yaa, dan juga jangan lupa untuk meninggalkan sejak dengan cara Like, comment dan juga rate nya yaa + Vote author juga, thank'u. Tuhan Memberkati
Mohon untuk memberikan kritikan, saran, masukan dan apabila ada kesalahan dalam penulisan kata di atas mohon untuk di maafkan, Karena author juga manusia hehehe, Enjoyyy
Salam Kasih
Tia M
Jangan lupa mampir di novelku yang lain yaa
BEST FRIEND
AKU MERINDUKANMU AYAH
GOD'S TIME IS SURELY THE BEST
tinggalkan jejak di sana, aku tunggu 💜💜
Happy reading semuanya, semoga hari ini menyenangkan🤗🤗
Thank'u