Lisa adalah perempuan janda muda yang terpaksa mengadu nasib di ibu kota demi merubah hidupnya dari masa lalu yang pahit.
Perpisahan yang dikarenakan pengkhianatan membuatnya tidak sudi berhubungan kembali dengan sang mantan suami yang sudah menghancurkan hidupnya.
Apakah Lisa bisa beradaptasi dengan pekerjaan baru di ibukota yang hanya sebagai seorang pengasuh sekaligus ART?
Dikarenakan ia harus merawat seorang pria beristri sebagai majikannya yang menderita stroke dan harus duduk dikursi roda.
Bagaimanakah kisah mereka?Yuk diikutin alur ceritanya.😁
Follo me IG :Mitha_shin 🌸
☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16 - Bermain Api
Setelah perseteruannya dengan Lala,Eva pun bergegas meminta Damar untuk menemuinya.
Damar pun dengan sigap langsung pergi menemui Eva di kost-kost nya.Bukan disambutnya dengan seperti biasanya,Damar justru harus menerima sambutan ketus dari Eva.
"Ada apa sayang?Kenapa dengan wajah mu??Kenapa cemberut?" tanya Damar sambil mencoba mengusap rambut Eva.
Bukannya meluluh,Eva justru langsung menepis tangan Damar dari rambutnya.
"Hari ini aku sangat kesal.!" jawab Eva dengan nada ketus.
"Kenapa??Apa yang membuat mu kesal?" tanya Damar penasaran.
"Aku tadi bertemu dengan adik mantan istri mu.!!" jawab Eva memberitahu Damar.
"Lalu?" tanya Damar lagi.
"Dia sudah mempermalukan ku didepan umum.!!Mengatai ku sebagai wanita pelakor.!!Aku tidak terima dengan ucapannya,ini penghinaan.!" jelas Eva dengan nada kesal.
"Mengatai mu wanita pelakor??Berani sekali dia bilang seperti itu." ujar Damar yang kaget.
"Yah..Aku sudah tidak terima,Dia berbau menghina ku didepan umum.!!Kau harus kasih pelajaran pada gadis sialan itu,Damar.!" hardik Eva yang masih tidak terima.
"Sudah sayang,kau tenang saja.Nanti aku akan membereskan dia.Jangan pikirkan apa pun yang sudah dia katakan padamu.Karena aku tetap berada di pihak mu.Mengerti?" ujar Damar yang mencoba menghibur dan menenangkan Eva.
Eva hanya mengangguk tanpa menjawab.Dan tetap memasang wajah yang cemberut.
...****************...
"Ini semua foto kegiatan yang dilakukan Belinda di luar kota." ujar Darius sambil menunjukkan beberapa foto Belinda bersama pria lain yaitu Dean.
Henry yang begitu serius melihat foto tersebut,langsung meremas foto tersebut sambil menunjukkan tatapan yang tajam.
"Bajingan,Brengsek.!!Sudah ku duga wanita sialan itu pasti bermain api dibelakang ku." tukasnya dengan nada kesal.
"Aku turut prihatin.Tapi aku tidak menyangka jika istri sampai harus sejauh ini.Ku kira selama dia terus mendampingi mu,dia wanita yang tulus.Tapi ternyata.-" sahut Darius yang sesaat berkomentar sambil mengangkat kedua bahunya yang tidak melanjutkan kalimatnya.
"Dari kondisi ku seperti ini,aku memang sudah lama mencurigainya.Hanya saja dia berusaha menunjukkan sikap pedulinya pada ku agar kebusukannya tidak kelihatan." ujar Henry.
"Tapi sepertinya aku pernah melihat pria ini.Hanya saja aku lupa dimana aku pernah melihatnya." ujar Darius yang sesaat merasa pernah melihat Dean.Pria yang ada di foto tersebut.
"Cari tahu tentang bajingan ini.Dan aku punya tugas lain untuk mu." kata Henry langsung memberi perintah pada Darius.
"Oke..Bisnis ber cuan siap laksanakan.Hehe.." jawab Darius langsung menyanggupi perintah Henry.
Sebab dia mengerti jika sudah berurusan dengan perintah Henry,akan sangat menguntungkan baginya.
Henry pun hanya memandang tajam ke arah foto-foto tersebut.
"Ya sudah,aku pulang dulu.Tapi bolehkah aku 1 permintaan dari mu?" tanya Darius sebelum akan pergi.
Henry hanya memandang penasaran ke arah Darius.
*
*
Menjelang sore hari,Henry keluar dari kamarnya setelah seharian beristirahat.
Ia pun mengarahkan kursi rodanya menuju pintu depan.Namun,saat akan mendorongkan kursi rodanya dengan tangan.Tanpa sengaja,Henry melihat Lisa yang tengah sibuk mengepel di ruang tamu.
Lisa tampak begitu serius saat ia sedang mengepel lantai dengan tangannya sendiri.Sesaat Henry pun memandangi Lisa dari kejauhan.Dan melihat kondisi wajah Lisa yang basah karena keringatan.
Henry tampak terpaku kala memperhatikan wajah polos Lisa yang terlihat berkeringat.Dan ia baru menyadari jika wajah Lisa tampak begitu manis saat berkeringat.
Pantas saja si bodoh itu tergila-gila pada gadis itu. Batin Henry yang tanpa sadar terus memperhatikan Lisa.
𝗻𝘆𝗮..👍👍
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗸𝗮𝗻𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂..😘😘
𝘀𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸..
𝗶𝘁𝘂 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗺𝘂 𝗗𝗮𝗺𝗮𝗿..