NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:55.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

FENG LI NAN SAKIT

Pria tampan itupun segera pergi dari tempat itu dengan kemarahan di dadanya . Dia tak menyangka kalau wanita muda yang sudah mereka rawat belasan tahun ternyata menginginkan kematian mereka . Ternyata semua ucapan hati Adik Kandungnya benar adanya.

Sedangkan Guang Manyue sendiri, terlihat masih berada di tempat itu. Setelah agak lama berdiam diri, dan merasa Feng Li Nan sudah tidur, Dia melompat kearah jendela Kamar Feng Li Nan perlahan Dia membuka Jendela kamar tersebut. dan segera masuk kedalam kamarnya.

perlahan Jendela kamar Feng Li Nan terbuka. . Terlihat gadis itu telah tidur lelap tanpa menyadari kalau bahaya mengancam nyawanya. Perlahan Guang Manyue berjalan mendekati gadis itu.

"Kau ingin membunuhku..? apakah kalian bisa..? Kalian fikir aku masih Guang Manyue yang dulu..? Gadis lemah yang selalu kau fitnah dan kau aniaya..?. Dasar wanita tak tahu diri. Lebih dari lima belas tahun tempat hidupku kau tempati, Tapi ternyata kau malah menginginkan lebih. Kalian ingin memiliki semua yang bukan milik kalian . Baiklah karena kau selalu ingin membunuhku, Dan karena aku orang yang sangat baik, aku akan memberimu hadiah yang tak akan bisa kau lupakan . Sebenarnya aku ingin sekali membunuhmu saat ini , tapi aku merasa itu terlalu enak untukmu. Aku ingin melihat kau merasakan apa yang pernah aku rasakan dulu. Lagi pula aku tidak boleh memutus alur cerita. Dan mungkin aku terlahir di dalam buku cerita ini hanya untuk merubah alur cerita saja . mencegah dan menghindarkan keluarga Feng dari petaka yang sengaja kalian buat . Tapi malam ingin aku ingin memberimu sedikit hadiah terlebih dahulu. Anggap saja ini bunga penderitaan yang pernah kamu dan orang tuamu berikan padaku selama lebih dari lima belas tahun ini. Kau harus mengucapkan terimakasih padaku ya..." Lalu Guang Manyue menusuk jarum akupuntur pada dada Feng Li Nan. terlihat gadis itu diam saja. setelah itu Manyue segera memasukkan pil berwarna hijau tua kedalam mulut Feng Li Nan . Lalu menaburkan sedikit bubuk putih ke wajah dan leher Feng Li Nan. Setelah itu dia mencabut jarum akupuntur dari tubuh wanita di depannya. setelah melakukan semua itu, Manyue menatap wajah Feng Li Nan dengan senyum dingin di bibirnya.

"Mengingat apa yang kau lakukan pada Guang Manyue selama ini...ingin rasanya aku membunuhmu saat ini juga gadis licik..tapi sekarang belum saatnya kau mati . Lihat saja besok, kau pasti akan sangat senang melihat hadiah yang ku berikan padamu .. " Ucapnya dingin. Setelah menatap wajah licik itu sekali lagi, Guang Manyue segera keluar dari dalam kamar tersebut. Setelah menghapus jejak dan menutup kembali Jendela rapat- rapat, Guang Manyue melompat kembali ke atas atap rumah, tak lama terlihat bayangannya meninggalkan rumah kediaman Feng Li Nan. Dia kembali masuk kedalam kamar melalui Jendela kamarnya . Setelah sampai di kamarnya kembali, Guang Manyue langsung masuk ke dalam Dunia Kecil miliknya. Dia ingin melihat keadaan kedua bayi singa emas yang dia dapatkan dari hutan gelap ( dingin) . Saat dia sudah berada di dalam Dunia kecil, Liuli segera terbang menyambut kedatangannya.

" Tuanku..kau sudah datang kembali ..." Serunya gembira.

" Bagaimana keadaa dua bayi itu..?" Tanya Guang Manyue sambil melangkah masuk kedalam menara.

" Baik- baik saja Tuan.. Setelah di beri air suci, mereka berdua tertidur lelap..." Jawab Liuli melaporkan.

" Baguslah, besok aku baru bisa mencarikan makanan untuk mereka. Mungkin di pasar ada orang yang menjual S**u sapi. Kalau tidak, aku akan membeli sapi perah atau kambing betina agar bisa di ambil air s**u nya .." Ucap Guang Manyue.

"sepertinya air suci sudah cukup untuk mereka, tua..." kata Liuli.

"Itu sangat bagus Li...tapi tambahan makanan lain juga lebih baik kan...?" kata Guang Manyue lagi.

"Benar sekali ucapan anda Tuan..." jawab Liuli.

Tak terasa langkah kaki Guang Manyue sampai di ranjang tempat kedua hewan itu tidur. Terlihat kedua bayi singa tersebut tidur lelap di atas pembaringan. Samar masih terlihat cahaya keemasan keluar dari tubuh kedua singa kecil tersebut .

" Kasihan sekali kedua bayi ini. Setelah lahir keduanya tidak dapat melihat wajah ibu mereka.." Ucap Guang Manyue perlahan.

"Namun mereka masih beruntung Tuan.. Di ujung kematian sang ibu, anda sempat menolong mereka.." Ucap Liuli yang terbang di atas tubuh kedua bayi Singa emas.

" Mungkin takdir nasib mereka memang harus terlahir ke dunia ini Li..."Ucap Guang Manyue perlahan. tangannya mengusap kedua kepala kecil itu bergantian.

"Lalu di mana aku harus mencari keluarga binatang kecil ini. . Bukankan induk Singa adalah mahluk legendaris peliharaan para Dewa.. Hidupnya tentu di alam Dewa..." Ucap Guang Manyue kebingungan.

" Mungkin ini memang takdir yang di berikan Dewa Pada anda. Dewa memberi anda keduanya untuk anda miliki.. Yang hamba ketahui Singa emas merupakan mahluk tingkat dewa hampir setara dengan burung Phoenix dan mahluk mitos lainnya...Dan sekarang abda memiliki dua mahluk tersebut sekaligus..." Ucap Luili dengan nada bangga .Terlihat Guang Manyue terdiam. Tak lama Dia berkata.

" Mungkin juga Li...lagi pula Aku sudah berjanji pada induk singa untuk merawat mereka. Dan aku harus melakukannya. Ya sudah kita keluar dulu Li.. Aku ingin berlatih sebentar.." Ucap Guang Manyue.

.." Apakah anda tidak ingin memurnikan pil ramuan ,Tuan..? Hamba melihat kekuatan mental anda dan kekuatan elemen api milik anda semakin meningkat pesat... " Kata Liuli lagi . Dia sangat senang melihat Tuanya memurnikan Pil ramuan. apalagi beberapa hari lalu, Sang Tuan telah membuat beberapa racun buatannya sendiri. dan Dia yakin kalau bukan tuannya, taka akan ada yang bisa menawarkannya.

" Tidak untuk hari ini, aku ingin memperkuat ilmu pedang ku. Masih banyak ilmu pedang dari roh pedang yang belum selesai aku pelajari .." Ucap Guang Manyue. Segera mereka berdua pergi keluar dari dalam menara. Guang Manyue segera melangkah ke halaman belakang menara. Tempat biasanya dia berlatih. Tak berapa lama terlihat Guang Manyue serius berlatih ilmu pedangnya.

🍁🍁🌹🍁🍁

Di kediaman Jendral Feng *

Sedangkan di tempat kediaman Feng, tepatnya di kediaman Nyonya Lu , terlihat kedua putranya sedang berada di rumahnya. Kedua pria muda itu entah kenapa malam- malam mengetuk Pintu rumahnya.

"Ada apa kalian datang kenari...? " Ucap sang Ibu setelah mendudukkan mereka di kamarnya. Sebab kedua Putranya meminta mereka berbicara di dalam kamar sang ibu saja . Karena berita yang ingin mereka sampaikan tidak ingin di dengar orang lain. Karena itu Nyonya Lu membawa mereka berdua ke kamarnya .

"Ada apa kalian berdua datang malam- malam begini..? Apa yang terjadi...? " Tanya nyonya Lu sambil menatap kedua Putranya dengan wajah cemas dan juga heran .

"Ibu.. Kami membawa berita yang sangat mengejutkan kami..." ucap Feng Bau Yang.

"Berita mengejutkan..? berita apa...?" tanya Sang Ibu semakin penasaran. kedua Putranya saling berpandangan . Sebab mereka tadi telah bertemu di depan kediaman Sang ibu dan mengetahui tujuan mereka yang ternyata sama.

"Ternyata apa yang di katakan Yue'er benar adanya Bu.... " Ucap Putra Pertama.

"Apa maksud kalian..?" tanya Nyonya Lu dengan wajah tanya.

Lalu Putra Pertama Feng Hao Yu segera menceritakan apa yang telah mereka dengar tadi di rumah kediaman Feng Li Nan. mendengar ucapan Sang Putra, terlihat kemarahan di wajah Nyonya Lu.

"Dasar wanita tak tahu diri... ternyata semua ini karena ulah Dia.. aku tak menyangka kalau keluarga Kakek kalian telah merawat ular beracun. Dasar wanita tak tahu diri.. aku pasti akan memberi tahu kakek dan Nenek kalian.. Benar- benar wanita jahat...! " setuju Nyonya Lu fengan wajah merah karena marah. Tanpa dia sadari air mata mengalir di pipinya. dia merasa sakit hati mendengar penderitaan Putri kandungnya selama ini.

"Sebenarnya dendam apa yang terjadi antara ibu dan Bibi Lu Siran...? " tanya Bay Yan.

"Dia mencintai Ayah kalian , tapi Ayah kalian malah memilih ibu.. dan suatu hari, Bibi kalian itu mendatangi ibu. dengan terus terang dia meminta Ayahmu agar dia bisa menggantikan ibu menikah dengan Ayah kalian..." jawab Nyonya Lu dengan wajah marah.

"Dasar wanita jahat. jikapun ibu mau, mana mau Ayah menikah dengan wanita itu. dan jika saat itu terjadi pertukaran pengantin, Apakah Ayah diam saja... apakah Ayah tidak akan marah... " ucap Feng Hao Yu dengan wajah marah.

"Lalu apa yang harus kita lakukan Bu... apakah kita langsung mengusir gadis itu...? " tanya Feng Bay Yan.

"Jangan... jangan dulu.. biarkan dia tetap do sini . dengan Dia di sini kita bisa mengawasi pergerakan gadis itu dan kedua orang tuanya.. tapi kita tidak boleh sampai dia curiga... " ucap Putra Pertama.

"Benar kata kakakmu . biarkan dulu dia tetap di sini. Mulai saat ini kita lebih ketat mengawasi Dia... " ucap Nyonya Lu. setelah menemukan kesepakatan, akhirnya kedua putranya segera kembali ke Kediaman mereka masing-masing.

##@@##

Keesokan harinya, saat Guang Manyue baru keluar dari Dunia kecil dan berada di kamarnya, terdengar ketukan pelan di pintu kamarnya. Terdengar suara Ansi memanggil dari luar kamarnya .

"Nona.. Apakah anda sudah bangun..? " Panggil Ansi perlahan. Gadis itu mendengar pergerakan dari dalam kamar sang Nona.

" Masuklah An.. " Ucap Guang Manyue. Segera terlihat pintu kamar terbuka perlahan . Dan gadis itu datang bersama kedua pelayan kepercayaan yang lain . Masing-masing orang membawa bak berisi air. Dan mereka berjalan langsung kearah kamar mandi. Walaupun dia sudah mandi di Dunia kecilnya, tapi demi tidak ingin mereka menganggap dia gadis Jorok, terpaksa Guang Manyue mandi kembali.

Tak lama Ansi datang untuk mengatakan kalau air mandi untuknya telah selesai disiapkan. Gadis ini tahu kebiasaan baru sang Nona setelah kembali dari kuil tempo hari. sang Nona selalu ingin mandi setiap bangun tidur.

Segera Guang Manyue melangkah ke arah kamar mandi. Setelah berendam sebentar, Guang Manyue terlihat keluar dari kamar mandi. Dan Ansi telah menyiapkan baju ganti untuknya. Sambil sibuk membantu sang Nona, Ansi berkata.

" Nona..tadi pagi ada kehebohan di kediaman Nona Feng Li Nan . " Ucap Ansi sambil menyisir rambut sang Nona.

" Kehebohan di rumah Feng Li Nan.. ? Memang ada apa di sana.?" Tanya Guang Manyue. Walaupun dalam hati Dia ingin tertawa. Namun dia berusaha menekan keinginannya. Dia tahu apa yang terjadi pada gadis licik itu. .

"Saat bangun pagi, Nona Li Nan berteriak nyaring, membuat kaget para pelayannya. Dan hamba mendengar kalau wajah Nona besar Feng Li Nan penuh ruam dan jerawat. Dan dia juga tak bisa bangun. Karena itulah dia berteriak ketakutan..." Ucap Ansi mulai bergosip. Gadis itu bercerita dengan wajah gembira . Melihat itu, Guang Manyue tersenyum. Walaupun badan dan wajahnya masih penuh lebam . tapi Dia tetap ingin membantu Guang Manyue menyisir rambutnya Terlihat kegembiraan di wajah gadis itu melihat penderitaan Feng Li Nan.

" Dasarnya kau ini, jangan perlihatkan rasa dendammu pada gadis itu di depan orang lain. " Ucap Guang Manyue

"He He He...baik Nona...tapi Ansi benar - benar sangat gembira. Terbalas sudah sakit hati Ansi. Walaupun kemarin Nona sudah membalaskan sakit hati Pelayanan ini.." Ucap Ansi dengan gembira. Mendengar ucapan Ansi, Guang Manyue tersenyum sekilas.

"Lalu apakah tabib telah datang memeriksa...?" Tanya Guang Manyue .

"Sudah Nona ...Tabib telah di panggil untuk memeriksa Nona besar,.. " Jawab kembali Ansi.

" Lalu apa kata tabib..?"Tanya Guang Manyue kembali.

" Kata tabib Hanya alergi makanan.. Tapi anehnya hanya wajahnya saja yang timbul Ruam . Bukankah kalau alergi makanan seluruh tubuh akan terkena juga kan.. ?" Kata Ansi dengan wajah kepo nya.

" Kau pintar sekali gadis cerewet...lalu apakah nyonya Lu datang juga kesana..? " Tanya Guang Manyue.

"Datang hampir bersamaan dengan tabib. Namun setelah tabib pulang, Nyonya juga kembali ke kediaman Lili tanpa banyak bicara ..malah terlihat wajahnya datar...." Jawab Ansi. Guang Manyue terdiam. Dalam hati dia berkata

( Ini hanya hadiah kecil untukmu Li Nan. Hanya seperti ini saja kau sudah ketakutan, lalu bagaimana kalau seluruh tubuhmu membusuk. He he he ... Aku belum melakukan itu, aku masih belum puas menyiksamu. Kau akan baik- baik saja kali ini . Jangan khawatir, baru lima hari lagi kau akan mendapatkan kejutan yang akan membuatmu takut dan cemas . Kau tidak tahu kalau ada racun di dalam tubuhmu . Racun itu akan membuat Dentian mu rusak parah . Dan kau tak akan bisa menjadi kultivator lagi. ..) ucap Guang Manyue dalam hati. lalu terdengar Dia berkata .

" Apakah ketiga kakak juga datang ...?" Tanya Guang Manyue lagi.

" Tidak Nona .. Ketiga Tuan Muda tak satupun yang datang. Tuan ketiga malah belum kembali sejak kemarin , sedangkan tuan pertama dan keempat , kami tidak melihat mereka berdua pergi ke taman Li Nan. " Jawab Ansi lagi.

" Benar Nona..Hamba yang tadi sempat pergi kesana untuk melihat kejadian itu bersama beberapa pelayan lain, tidak melihat kedatangan ketiga Tuan muda. " Ucap Juya yang baru saja masuk kedalam kamar dan mendengar pertanyaan Guang Manyue .

"Lalu Nona dari keluarga Wang, apakah Dia masih ada di sana..? " Tanya Guang Manyue lagi.

" Ada.. Tapi dia hanya sebentar di kamar Nona Li Nan. Dan tak lama kami melihat dia pergi meninggalkan kediaman ini... " Ucap Juya lagi.

"Waah..Kasihan Nona Wang...,dia datang dan sampai menginap di rumah ini ternyata usahanya sia- sia saja. Niat ingin bertemu dengan Tuan Ketiga dan memikat hatinya, ternyata tidak kesampaian juga. Usahanya gagal total .." Ucap Guang Manyue sambil tersenyum.

"Jadi Nona kurus itu datang kemari ingin bertemu Tuan Muda ketiga...?" Tanya Ansi dengan wajah terlihat kaget.

"Benar.. Apakah dia kemarin ikut memukuli kamu.. ? " Tanya Manyue.

"Benar Nona.. Gadis itu sikapnya sangat sombong , Belum menjadi Istri Tuan ketiga saja, lagaknya sudah seperti menantu di rumah ini. Dia yang menampar dan menarik rambut hamba..." Ucap Ansi mengadu.

"Apakah yang lain ikut juga..? " Tanya Guang Manyue. Terlihat ketiganya terdiam sambil menundukkan kepalanya. Dalam ingatan Guang Manyue tergambar tiga teman Feng Li Nan yang sering mengganggu Guang Manyue saat mereka datang kerumah ini.

"Kenapa kalian diam...? Aku tidak ingin kalian bohong .. " Ucap Guang Manyue datar.

"Benar Nona.. Mereka ikut memukuli Ansi. Malah merekalah yang menahan kami agar tidak menolong Ansi. Merekalah yang menampar kami... " Jawab Yi An.

"An...Lalu apa yang mereka katakan hingga kau marah... ? " Tanya Guang Manyue. Gadis itu kembali menunduk.

"Kau tidak mau mengatakan padaku..? " Tanya Guang Manyue.

"Mereka mengucapkan kata-kata kotor untuk anda. Tapi yang paling membuat hamba marah saat mereka mengatakan... Katanya anda gadis yang sudah tidak berharga lagi. Anda gadis desa yang sudah terjamah banyak laki-laki. Anda gadis murahan dan merupakan budak hina dari desa... anda tak pantas berada di kediaman ini. katanya keberadaan anda merusak nama baik Jendral Feng Ji Dan...." Ucap Ansi sambil menunduk dengan wajah sedih.

"Karena itulah hamba marah.. Hamba tahu siapa anda, hamba tak rela mereka mengatakan kata- kata kotor seperti itu. Karena itu hamba menyangkal ucapan mereka. Dan mereka marah saat mendengar kata- kata hamba.. " Ucap Ansi. Terlihat Guang Manyue terdiam. Namun bibirnya terlihat tersenyum sinis. serta tangannya mengepal erat.

"Dan aku yakin merekalah yang telah menyebarkan rumor tentang diriku di kota ini .. " Ucap Guang Manyue.

( Dan kali ini aku juga akan memberikan hadiah untuk mereka... ) Ucap Guang Manyue dalam hati.

"Ya sudah ayo kita ke tempat nenek, aku ingin melihat kesehatan Nenek... " Ucap Guang Manyue.

"Baik Nona... " Jawab mereka bertiga.

Setelah berpakaian dan berhias sederhana, Guang Manyue mengajak pelayannya pergi ke kediaman sang Nenek. Hari ini dia ingin melihat kesehatan Nyonya Li. Dan juga ingin meminta ijin keluar rumah. Saat mereka sampai di rumah sang Nenek, ternyata nyonya Lu juga sudah berada di sana.

"Salam Nenek, salam ibu.. " Sapa Guang Manyue.

"Kau datang juga sayang...."Sapa sang ibu.

"Manyue ingin melihat kesehatan Nenek, Bu...." Jawab Guang Manyue.

" Marilah nak...lakukan apa yang kau mau " Ucap sang Nenek sambil melambaikan tangannya menyuruh Manyue mendekat.

" Baik Nek... " Dengan perlahan Guang Manyue mendekati Nyonya Li yang duduk di kursi kesayangannya . Bibi Wang segera mengambilkan bantalan kecil untuk alas tangan sang majikan. Lalu menaruh di meja kecil yang ada di samping Nyonya Li. Setelah Manyue duduk di sebelah Sang Nenek, gadis itu mulai memeriksa denyut nadi Nyonya Li . Merasakan kesehatan sang Nenek mulai membaik, dan Racun di tubuhnya telah hilang sepenuhnya , terlihat helaan nafas lega keluar dari mulut Guang Manyue . kini tinggal menyembuhkan luka bekas racun.. Lalu Guang Manyue berkata.

" Tubuh Nenek semakin membaik. Tapi nenek tetap meminum pil dan air ramuan dari Manyue

untuk dua hari lagi. Setelah itu tubuh Nenek akan benar- benar sehat seutuhnya..." Ucap Guang Manyue

(Untunglah ada air suci . hingga racun di dalam tubuh Nenek bisa cepat dihilangkan. Sekarang tinggal pemulihan dan penyembuhan bekas racun di tubuh nenek. Kalau tidak bagaimana aku bisa menyelamatkan Nenek dari kematian... Kini satu tugas telah selesai. Nenek telah terlepas dari mara bahaya karena ulah Feng Li Nan. Sekarang tinggal menyelamatkan tuju anggota keluarga yang lain. Semoga aku bisa melakukannya dan tidak terlambat . Untuk memberi tahu mereka tentang masalah ini , itu tidak mungkin. Mereka pasti menganggap ku gadis licik yang berusaha memfitnah Feng Li Nan. Lebih baik aku lakukan sendiri menolong mereka sebisa mungkin . ) Ucap Manyue dalam hati. Namun di bibir , Guan Manyue berkata.

" Kesehatan Nenek sekarang sudah baik- baik saja. Tapi Nenek harus tetap meminum air ramuan yang Manyue buat. Seperti yang Manyue katakan tadi , hanya saja air ramuan yang nenek minum dikurangi. kali ini cukup satu cangkir kecil saja saat Nenek mau tidur . Air ramuan tersebut untuk kesehatan dan kekuatan Nenek. Setelah dua hari lagi, barulah nenek tidak perlu meminumnya lagi... " Ucap Manyue lembut.

Sedangkan nyonya Lu sangat kaget saat tahu air yang selalu Nenek minum adalah air suci. Setahu mereka air suci tidak ada lagi di Dunia ini. Mereka memang pernah mendengar, di jaman dahulu kala ada air suci yang katanya bisa menawarkan semua jenis racun . Baik itu racun bisa ular, atau racun dari hewan , atau tumbuhan , maupun racun buatan manusia. Baik yang keras maupun yang tingkat kekuatan racun rendah. Dan sekarang mereka medengar kalau Guang Manyue , putri kandungnya memiliki air suci tersebut. Dan Nyonya Li telah minumnya beberapa hari ini seperti meminum air biasa . Mendengar ucapan Guang Manyue, bagaimana bisa Nyonya Lu tak merasa kaget mendengar ucapan gadis itu . Ternyata air yang di katakan air ramuan, ternyata air suci. Terang saja racun jahat di dalam tubuh mertuanya cepat hilang. Sedangkan Nyonya Li yang tahu akan air tersebut, merasakan perasaan haru karena racun di dalam tubuhnya telah hilang. Dia tak bisa membayangkan kalau kematian yang terjadi padanya , gara- gara racun yang di berikan Cucu palsunya. dan kini sudah terlewati. Dengan perasaan haru dan bahagia Dia berkata .

" Trimakasih sayang.. Berkat air ramuan yang kau buat, juga pil kesehatan darimu, semua sakit yang Nenek derita telah hilang sepenuhnya. Tak bisa Nenek bayangkan, kalau setiap hari aku masih merasakan rasa sakit di sekujur tubuh nenek rasa lelah , lemah dan sakit kepala yang Nenek derita tidak kunjung sembuh. Kau tahu... Berpuluh tabib sudah nenek undang . tapi mereka bilang semua ini karena tubuh nenek yang sudah tua. Tapi buktinya setelah kau merawat nenek, tubuh nenek segar kembali. Jadi kalau hanya meminum ramuan itu, pasti nenek akan meminum air ramuan itu sesuai dengan apa yang kau katakan ..Nenek malah merasa kesehatan Nenek semakin kuat saat meminum ramuan itu..." Ucap sang Nenek sambil mengusap kepala Guang Manyue.

"Nenek tak perlu berterimakasih pada Manyue. Karena apa yang Manyue lakukan, semua merupakan kewajiban yang harus Manyue lakukan. Melindungi dan menjaga kesehatan Nenek, merupakan kewajiban seorang Cucu.. " Jawab Guang Manyue.

( Putriku memang gadis baik dan pintar. Selama ini Kenapa aku bisa mengabaikan gadis sebaik ini.. Apa yang telah aku lakukan selama ini padanya...Bukankah seharusnya aku menyayangi Dia yang telah banyak menderita di luar sana . Serta mengembalikan tempatnya yang telah lama di tempati Feng Li Nan.. Ya Dewa.. Maafkan hamba... maafkan hamba yang telah mengabaikan putri pemberianmu. Hamba malah menyiksa Putri yang kau titipkan padaku, maafkan hamba yang banyak berbuat salah pada Putri kandung hamba sendiri.. " Ucap Nyonya Lu dengan hati sakit saat dia mengingat semua perlakuannya pada sang Putri . Apalagi mengingat pembicaraannya bersama kedua Putranya tadi malam. Tanpa terasa air mata mengalir di Pipinya.

Bibi Yi yang berada di samping Nyonya Lu menyadari kalau wajah sang Nyonya besar terlihat sedih. Dan air mata mengalir di pipinya. Dia tahu kalau Penyesalan telah melanda hati sang Nyonya. Sebenarnya Bibi Yi sering menasehati Nyonya Lu tentang sikap Nyonya Lu yang membedakan sikapnya antara Feng Li Nan dan Nona Guang Manyue . Tapi Nyonya Lu malah marah. Bibi Yi berani menasehati Nyonya Lu karena Bibi Yi menyadari kalau Sikap Feng Li Nan sering terlihat di buat- buat. Jelas sekali kalau perbuatan Feng Li Nan hanya untuk mencari perhatian Ibu dan ketiga Kakaknya, atau tingkahnya sering memprovokasi Nyonya Lu juga para Tuan Muda. Bibi Yi juga sering melihat kalau Feng Li Nan sering Memfitnah Nona muda Manyue. Namun Nyonya Lu malah menegur atau memarahi dia.kalau dia mengaduh . Beliau malah sering berkata .

"Jangan membela orang yang bersalah. Jangan membuatku kesal mendengar ucapanmu itu...!" Karena sering di marahi dan malah di salahkan , akhirnya Bibi Yi membiarkan saja. Hanya sesekali mengingatkan. Atau menghibur gadis malang itu. Dan kini entah kenapa Nyonya mulai menyadari kesalahannya. Dan Bibi Yi juga menyadari kalau Nyonya Lu sering menghindari Nona Feng Li Nan. Apalagi setelah kedatangan kedua Tuan Muda tadi malam. Bibi Yi melihat sikap sang Nyonya terlihat dingin pada Feng Lu Nan. Bibi Yi segera memberikan saputangan sutra pada Sang Nyonya sambil berkata.

"Nyonya... Lihat itu, kebaikan Nona muda sangatlah tulus, kebaikannya menurun dari anda. Dan hamba yakin kalau wajah di balik cadar itu, terlihat sangat cantik. Entah kenapa Nona Muda menyembunyikannya.. " Ucap Bibi Yi lembut. Mendengar ucapan sang Pelayan kepercayaannya, Nyonya Lu terlihat kaget.

" Benarkah Bi..? Tapi bukankah selama ini Wajah Yue'er terlihat kusam dan agak hitam..juga banyak bintik- bintik merah dan hitam yang merusak wajahnya...? " Ucap Nyonya Lu.

" Itu dulu nyonya...saat dia baru datang dan kita juga tidak merawat Dia. Kemungkinan wajahnya karena penderitaan yang dia alami selama berada di keluarga Sang. Bukankah dulu kita juga melihat banyak luka di tangan Nona Muda Yue..? Tapi lihatlah sekarang. Saat tadi hamba melihat tangan Nona Yue yang ada di atas nadi Nyonya Tua, tanpa sengaja lengan bajunya terungkap, dan memperlihatkan setengah lengannya. Dan hamba melihat kalau lengan gadis itu sangat lembut , putih bersih dan bercahaya. hamba tidak lagi melihat bekas luka di lengannya.. " Ucap Bibi Yi sambil masih menatap kearah Guang manyue.

Seketika Tatapan Nyonya Lu mengarah ke tangan dan wajah Guang Manyue. Namun sekarang Wajah itu masih tertutup Cadar. Sedangkan tangannya tersembunyi kembali di balik lengan bajunya. Tapi Nyonya Lu mulai menyadari penampilan Guang Manyue memang sangat berbeda dengan penampilan nya yang Dulu. Tatapan mata Sang Putri terlihat sangat tajam. Mata biru kehitaman milik gadis itu sangat indah . Fitur wajahnya memang terlihat indah. Membuat orang yang melihat, bisa menduga kalau wajah di balik cadar itu pastilah sangat cantik. Melihat semua itu, Nyonya Lu menjadi yakin dan percaya omongan pelayan setianya.

Udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Erna Fkpg
pokoknya selalu yg terbaik ceritanya kak🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wwaahh bakal jadi rebutan duo pangeran nih Manyeu 🤣😅🤭
Faizah Muzdalifah
Ditunggu double upnya Kak Res 🙏🙏💪💪💪
Dwi Setyaningrum
ahh so sweett pangeran..😁
@Mita🥰
yeee calon istri 🥰🥰🥰
Mommy Ayu
waaaa.... rupanya pangeran Huang sudah menjatuhkan pilihan hatinya pada Manyue. semakin seru nih ceritanya.
ayo lanjut up lagi Thor..... untuk menambah semangat updatenya aku kirim secangkir kopi nih ...semangat ya thor...... 💪💪
Sekar
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mydar Diamond
💪 upnya thor moga sihat selalu ya
Kusii Yaati
kak Resti tidak bisakah sehari update 2 bab gitu 🤗
Sribundanya Gifran
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Puas kali si kake klp guru Wang abis dimarahin cucu na 😅
keyza formoza
Thor KPN double up lagi
Rosalinda Yo_2
pengumuman itu harus...biar jelas dan semua orang tau....
mari kita liat bagaimana nanti mukanya si anak angkat...🤭🤭🤭🤭
Rosalinda Yo_2
seru Thor 🙏
terimakasih sudah kembali menulis 🥰🥰🥰
@Mita🥰
setuju aku sama pendapat kakek 😍😍😍
Mommy Ayu
kakek fang benar ... memang harus di umumkan tuh siapa sebenarnya Manyue. biar fang Li dan teman temannya tidak semena mena lagi.
ayo lanjut up lagi Thor..... semangat ya 💪💪.... secangkir kopi untukmu
Dwi Setyaningrum
ya perlu pengakuan itu Guang manyue jd ga dibully terus sama fei li nan biar masyarakat juga tau siapa yg anak kandung siapa yg anak angkat..
Sekar
seru💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor
Mydar Diamond
lanjuutt upnya thor 💪 ya
Sekar
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!