NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: @Pipin

Ditinggalkan tanpa harta yang sebenarnya adalah haknya, membuat Shella tidak mempunyai apapun, tapi siapa sangka, dia malah di dekati oleh pria yang lebih berkuasa dari suami lama nya, yang sudah ditemani nya sejak NOL..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Pipin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita Tanpa Apa-apa, Itu Aku

"Yah... setidaknya masih ada AC-nya. Dan kamarnya cukup bersih," ujar Shella lirih, mencoba menghibur hatinya sendiri sambil menatap bangunan kecil di depannya.

Rumah kontrakan petakan ini sangat minimalis—atau lebih tepatnya, sempit. Namun, Shella bersyukur kondisinya tidak sekotor yang ia bayangkan.

Lantai bawah, berisi satu kamar mandi mini dan dapur kecil, dan sedikit ruang serbaguna—ruangan yang mungkin berfungsi untuk menyambut tamu, jika nanti ada orang yang sudi bertamu ke tempat kumuh ini.

Dilantai atas untuk menuju ke sana, Shella harus menaiki tangga kayu yang selalu mengeluarkan suara berderit setiap kali diinjak. Di lantai atas inilah area tidurnya berada. Ruangan tanpa sekat tembok itu hanya ditutup oleh selembar papan kayu tebal yang dibentuk menyerupai pintu sorong. Sebuah trik cerdas dari pemilik kontrakan agar hawa dingin AC tidak bebas mengalir terbuang ke lantai bawah.

BIIIP... BIIIP...

Bunyi token listrik yang baru dia isi mendengung pelan, menandakan dayanya sudah bertambah. Di sudut lain, saat tangki air (toren) di langit-langit mulai terisi penuh, mesin pompa air yang terletak di bawah tangga langsung berbunyi nyaring dan bergetar hebat.

Suara itu sangat bising dan mengganggu telinga, namun Shella justru mengembus napas lega. Ia tahu, dengan harga sewa 1,2 juta rupiah per bulan, fasilitas kontrakan mandiri seperti ini sudah merupakan kemewahan tersendiri bagi seorang wanita terusir sepertinya.

"Apa kos-kosan sebenarnya jauh lebih murah, ya? Tapi kalau kosan, aku harus berbagi kamar mandi dengan orang asing..." Shella menggantung kalimatnya.

Ia duduk di tepi kasur lantai tanpa ranjang, lalu membuka ponsel untuk memeriksa aplikasi m-banking miliknya. Angka yang tertera di layar datar itu seketika membuat dadanya terasa sesak.

Jika dalam satu bulan ke depan dia tidak segera mendapatkan pekerjaan, boro-boro bisa membayar sewa kontrakan untuk bulan berikutnya, tagihan akun Paylater-nya yang jatuh tempo minggu depan pun tidak akan sanggup ia lunasi. Selama ini, Bram yang selalu membayar semua tagihan otomatis dari ponselnya. Kini, semua fasilitas itu diputus total.

Ketakutan akan masa depan mulai merayapi kepalanya, memicu bayang-bayang ejekan Saskia.

'Jangankan makan di restoran, untuk sarapan di pinggir jalan pun kamu akan kesulitan!'

"Ya ampun... lihat, Saskia! Aku belum jadi gelandangan seperti yang kamu sumpahkan!" seru Shella parau pada kesunyian kamar, mencoba menantang takdirnya sendiri.

"Dengar, Saskia! Aku masih punya rumah. Aku masih bisa bernapas dengan bebas. Lihat... bahkan aku punya ruangan kecil yang ber-AC ini! Aku tidak kalah darimu!"

Namun, kalimat pembelaan itu perlahan runtuh. Pertahanan tegar yang sejak tadi siang ia pasang kuat-kuat di depan mantan suaminya dan keluarga besarnya kini hancur lebur tanpa sisa di dalam kesendirian.

Tes... Tes...

Tangis Shella pecah seketika. Tubuhnya perlahan merosot dari tepi kasur, terduduk di atas lantai kayu yang dingin. Ia memeluk lututnya erat-erat, menyembunyikan wajahnya di sana sementara bahunya berguncang hebat oleh isak tangis yang menyayat hati.

Di dalam ruangan sempit itu, untuk pertama kalinya setelah badai pengkhianatan melanda, Shella menangis sejadi-jadinya. Ia meratapi nasib buruk, uang warisan ayahnya yang dirampas, dan cinta lima tahunnya yang dibalas dengan hinaan mandul.

Namun, di sela-sela isak tangisnya yang pecah, Shella bertekad."Ayo, Shella... kamu bisa. Kamu pasti bisa melewati neraka ini," bisiknya di tengah sisa tangis, mencoba memungut kembali serpihan harga dirinya yang telah diinjak-injak.

1
Adinda
lebih baik shella sama vian Kalau sama reygan gak menjamin shella bahagia apalagi punya mertua yang Sangat Benci sama dia,semoga reygan bisa bahagia sama gladys
Adinda
terima Nasib aja Dari awal Kamu sudah memilih Gladis Dan merendahkan shella
Pipin
rasain noh 🤣🤭
Adinda
Dari awal Kamu pilih gladys maka nikmatin aja pilihanmu reygan 🤣
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
emang reygan ini plin plan jd cowok, gk bisa tegas apa lg di depan ibu nya 🤦‍♀️ shella sebaiknya kamu terima lamaran vian dan menjauh dr keluarga mu yg toxic itu
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪: banget kak pengen getok kepala nya biar sadar 🤣🤣
total 3 replies
Adinda
shella sama vian aja,reygan aja gak Ada pendirian apalagi ibunya gk suka sama shella
Adinda
terima aja shella Daripada sama reygan yang Ada Kamu menderita karena orangtuanya gak suka sama kamu
Ratiabil Ibrahim
up datenya lama
Pipin: maaf kak, kdg sibuk di dunia nyata 😌
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
udah si shella mending kamu resign aja
Adinda
kamu resign aja shella kerja tempat Arsen aja,kamu sama Arsen aja biarin reygan menyesal
Pipin
siap kak😍
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Pipin: siap kak😍
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
bagusss banget ceritanyaa kak😍
Anisa Nur Afifah
seruu kakk, sampai sini dulu tar ku mampir lagi
Lili Inggrid
lanjut..
Pipin: mksih udh mmpir kk, siap ☺
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
semoga shella dpt yg lebih² segalanya dari reygan
Pipin: Kedepan kita liat alur nya kak 😍
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
shella shella bucin emang bikin orang bego sih
Pipin: Dmana aja sama kk 😂
total 1 replies
Adinda
semoga shella didekatin CEO ganteng biar Reagan cemburu
Pipin: kwkwkwk, apa msukin tokoh lain ya 😍
total 1 replies
Firmahadi
halo bos ku izin mampir
Pipin: hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!