NovelToon NovelToon
Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Kesabaran Cinta Pak Ustadz

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alfian Rosyadi

Mansur (29 tahun) adalah seorang ustadz yang bekerja menjadi guru TPQ yang didirikan keluarganya. Mansur dijodohkan dengan seorang gadis bernama Risma(18 tahun) yang baru tamat SMA.Mansur terpaksa menerima perjodohan ini karena merasa ibah dengan permohonan keluarga Risma yang menginginkan Risma terhindar dari pergaulan bebas disaat kuliah diluar kota.
Bagaimanakan kisah cinta mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfian Rosyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. MASA LALU MANSUR

--- Di Rumah Mansur dan Risma"

Malam ini, Risma dan Mansur tidur bersama satu ranjang. Tetapi Risma memberi pembatas guling di tengah ranjangnya. Risma mengajak Mansur tidur diranjang sebenarnya karena dirinya takut saja, bukan karena keinginanya ingin tidur bersama. Karena takut suaminya salah paham Risma memecahkan keheningan dan berbicara terang terangan pada Mansur.

"mas, aku mau bicara sesuatu ,tapi janji mas jangan marah" ucap Risma

"iya mas nggak akan marah, katakan saja" saut Mansur

"Mas, aku ngajak mas tidur bersamaku karena aku takut saja sendiri, aku belum mencintaimu mas, bayang bayang penghianatan di cinta pertamaku membuat aku susah membuka hati untuk orang lain termasuk kepadamu mas" jawab Risma

"hmm...mas mengerti, jangan dipaksa biarkan waktu berjalan, sekarang tidurlah besok kamu kuliah" saut Mansur dengan lembut

"mas, aku ikhlas kok jika mas mau menceraikanku karena aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk mas, aku minta maaf sudah membebanimu, mas pasti terpaksa kan dengan kehidupan ini? " ucap Risma

Mansur sebenarnya kecewa 2 bulan lebih menikah istrinya masih belum menerimanya. Mansur tidak marah pada istrinya, dirinya akan selalu menunggu cinta dari istrinya.

"stttt...." ucap Mansur dengan jari telunjuknya menutup mulut Risma

"Percayalah...biarkan waktu terus berjalan, mas akan selalu menunggumu, mas bahagia telah memilikimu. mas ingin kamu jangan ngomong tentang perceraian, mas sedih mendengarnya, mas nggak akan melepaskanmu karena mas cinta sama kamu" jawab Mansur

"mas, apakah kamu punya masa lalu tentang cinta" tanya Risma

"Sejak dari kecil mas hidup di keluarga pesantren yang didirikan almarhum abi. Saat mas lulus SMA, mas kuliah di Mesir lalu mengejar gelar magister di jakarta. Setelah mendapat gelar magister mas mengajar TPQ dipesantren abah, dan semenjak di Surabaya mas memutuskan jadi dosen. Masalah cinta mas tidak pernah pacaran sebelumnya. Abi selalu mengingatkan mas dan hakim bahwa pacaran itu haram karena perbuatan itu mendekati zina yang sangat dibenci Allah. Dan jujur kamu adalah cinta pertamaku, sebelumnya mas dulu sebelum menikah tidak pernah bicara sama wanita, selain kalau ada urusan penting saja" jawab Mansur

Risma tertegun dan takjub dengan jawaban suaminya. Dugaan Risma benar bahwa Masur tidak pernah berpacaran. Risma yang mulai mengantuk mengajak suaminya tidur

"hmm...mas ayo tidur" ajak Risma dengan langsung memunggungi suaminya

"hmmm baik" jawab Mansur

Mansur dan Risma akhirnya tidur bersama satu ranjang dengan pembatas guling ditengah. Namun beberapa jam mereka tertidur, Mansur terbangun merasa ada sentuhan di dadanya. Mansur hanya tersenyum saat membuka matanya, dirinya melihat istrinya merangkul dadanya. Mansur membiarkan ulah istrinya itu dan melanjutkan mimpinya.

---- Di kampus Risma ----

Hari ini adalah hari yang paling dibenci oleh Risma dan teman-temanya. Pagi setengah siang yang cerah seakan akan menjadi mendung karena dikelas EP 1C ada jam mata kuliah Matematika Ekonomi yang diajar oleh Pak Bambang. Mata kuliah ini dianggap horor , karena di hari pertama kuliah Pak Bambang sudah memberi tugas dan deadline mendadak.

Risma dan Windi duduk saling bersebelahan. Risma sungguh muak dan bosan dengan mata kuliah ini yang isinya hitungan matematika yang sungguh rumit.

20 menit kemudian, jam mata kuliah ini berakhir, Risma dan teman teman satu kelasnya merasa bahagia dan senang tidak ketulungan. Sorak riuh, meloncat loncat, berjoget itulah luapan bahagia Risma dan teman temannya ketika jam mata kuliah ini berakhir.

Jam menunjukan waktu istirahat Risma dan Windi bergegas kekantin untuk makan siang. Saat sampai di kanti Risma dan Windi memesan nasi ayam geprek dan minuman es teh. Namun sayangnya nasi ayam gerpek nya tinggal satu porsi karena sudah satu porsi lain dipesan oleh seseorang.

"yah kok habis sih, gimana dong tinggal satu porsi" ucap Risma

"kamu pesan satu porsi itu aja, aku pesan nasi soto aja ris" jawab Windi

"hmm..ok makasih wid" saut Risma

Risma dan Windi duduk berhadapan menyantap makananya. Windi merasa tak lengkap makan soto tanpa kerupuk. Windi izin meninggalkan Risma sebentar untuk membeli kerupuk. Saat berjalan tiba tiba Windi tersandung dan tubuhnya terlempar. Namun sebelum Windi terjatuh ke lantai ada seorang pria yang memegang tubuhnya dari samping. Windi dan pria itu saling bertatapan hingga kemudian pria itu mendudukan Windi di kursi dan menegurnya tiba tiba.

"eh, kalau jalan lihat lihat dong" tegur pria

"ih gak ikhlas banget nolong...namanya juga gak sengaja," jawab Windi

"heh, gadis sombong kau tidak tahu terima kasih ya" ucap pria itu

"eh ngapain terima kasih, kamunya gak ikhlas nolong, udah ya aku gak suka debat aku mau beli kerupuk" jawab Windi meninggalkan pria itu

Saat membeli kerupuk, Windi terkejut ternyata 1 porsi nasi ayam gerpek itu dipesan oleh pria yang menegurnya tadi

"ini, den Yuda nasi ayam geprek pesananya" ucap ibu kantin

"makasih bu" jawab Yuda menuju meja yang tak jauh dari tempat Risma dan Windi

"Oh jadi namanya Yuda. nasi ayam geprek ku di pesan duluan oleh dia, ih sebel" batin Windi kesal

Risma melihat sahabatnya Windi sedang kesal menatap pria yang duduknya tak jauh dari mereka. Risma penasaran dengan tingkah Windi melihat pria itu dengan ekspresi kesal

"eh win ada apa kamu menatap terus pria itu ? kamu naksir?" tanya Risma menggoda

"ih apaan sih, aku tuh kesel sama dia, iya emang tadi dia nolongin aku pas kesandung, eh bukanya bicara baik baik malah dia negur aku, dan parahnya lagi seseorang yang udah pesen nasi ayam geprek itu dia. gih..." jawab Windi kesal

"hati hati lo win, benci bisa jadi cinta" goda Riama denga tawa kecil

"ih soory ris, dia bukan tipe aku" jawab Windi kesal

"haha...lanjutkan makanmu makananku sudah habis" saut Risma

"hmm..ok kamu tunggui aku makan dulu" jawab Windi

@@@@@

Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

1
Lala Fitriana
Luar biasa
Suliyati Ati
bagus ceritany
آية
cerita ini bagus BANGETT
abdan syakura
Assalamu'alaikum
Pak Ustadz...Boleh mampir kah?
☺️👍
Lilik Soeyanti
risma orangnya suka maksakan kehendak
Lilik Soeyanti
umar sambil kerja jualan siomay mgkn laku keras, apalagi siomay buatannya enak banget.
thor buat umar tetap semangat yaa
Lilik Soeyanti
pembantu kok bisa kurang aja gitu siih..gitu kok msh dipakek
Lilik Soeyanti
cantikan art dr pada risma
Lilik Soeyanti
kok asisten RT nya msh muda yaa..dan ganjen banget..gk cocok masak pak rudi cari asisten seperti itu
Lea
Novel ter ga masuk akal
Safira Auliannisa
seru
Vivi Bidadari
Risma kolokan banget kamu sdh kuliah juga ga usah manja
Wiwinani
thour apa Risma itu wanita normal ngak yaa masak Uda bersuami masih tetap ngak mau melakukan kewajiban nya sebagai istri
Wiwinani
apa yang ditakutkan kalo ditinggalkan cari wanita lagi baru nangis kamu ris
Dira
ma syaa Allah gntngny🙂
Erna Ajha
dari,,Probolinggo ya.. saya juga dari probolingo.
ciru
masyaa Allah ...ganteng² & syantix² visualnya
ciru
knapa pada mudah pingsan ya...🤔🤗
ciru
waduh parah banget...dah gede blm bisa wudhu & sholat. Orang tuanya kurang membekali ilmu agama
ciru
ceritanya menarik...lanjut baca bab2 berikutnya👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!